Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Katolik I Woloan Ade F. Tarigan; Deysti T. Tarusu; Kartini Ester
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.119

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengoptimalkan prestasi belajar matematika siswa kelas V di SD Katolik I Woloan dengan menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Metode yang dipergunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan pada satu siklus, dengan melibatkan 20 orang siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dijalankan melalui observasi serta tes untuk mengukur hasil belajar. Temuan penelitian membuktikan jika pada siklus pertama, rerata capaian belajar siswa mencapai 85% dan telah memenuhi standar ketuntasan. Dengan demikian, bisa ditarik simpulkan bahwa implementasi model PjBL terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa.
Penerapan model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Katolik I Woloan Ade F. Tarigan; Deysti T. Tarusu; Kartini Ester
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.119

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengoptimalkan prestasi belajar matematika siswa kelas V di SD Katolik I Woloan dengan menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Metode yang dipergunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan pada satu siklus, dengan melibatkan 20 orang siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dijalankan melalui observasi serta tes untuk mengukur hasil belajar. Temuan penelitian membuktikan jika pada siklus pertama, rerata capaian belajar siswa mencapai 85% dan telah memenuhi standar ketuntasan. Dengan demikian, bisa ditarik simpulkan bahwa implementasi model PjBL terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Gmim VI Tomohon Hanna Frelian Tompunu; Deane Umboh; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.523

Abstract

Kajian ini bertujuan memaparkan sekaligus menguji dampak penerapan PjBL terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada pokok bahasan operasi hitung campuran penjumlahan dan pengurangan bagi siswa kelas III SD GMIM VI Tomohon. Rancangan penelitian menggunakan PTK yang berjalan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data mengandalkan teknik observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan rumus ketuntasan klasikal untuk menilai capaian belajar siswa secara menyeluruh dan rumus persentase untuk mengukur keberhasilan aktivitas guru serta siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal tercatat sebesar 60%, lalu meningkat tajam menjadi 92% pada siklus II. Dari temuan ini, PjBL terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III di sekolah tersebut.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri II Tomohon Diana Sari Br Tarigan; Joulanda A. M. Rawis; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SD Negeri II Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V-B yang terdiri 14 peserta didik perempuan dan 13 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melalui kegiatan eksperimen gunung meletus dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada Siklus I, ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 55,5%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 88,8%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Gmim VI Tomohon Hanna Frelian Tompunu; Deane Umboh; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.523

Abstract

Kajian ini bertujuan memaparkan sekaligus menguji dampak penerapan PjBL terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada pokok bahasan operasi hitung campuran penjumlahan dan pengurangan bagi siswa kelas III SD GMIM VI Tomohon. Rancangan penelitian menggunakan PTK yang berjalan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data mengandalkan teknik observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan rumus ketuntasan klasikal untuk menilai capaian belajar siswa secara menyeluruh dan rumus persentase untuk mengukur keberhasilan aktivitas guru serta siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal tercatat sebesar 60%, lalu meningkat tajam menjadi 92% pada siklus II. Dari temuan ini, PjBL terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III di sekolah tersebut.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri II Tomohon Diana Sari Br Tarigan; Joulanda A. M. Rawis; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SD Negeri II Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V-B yang terdiri 14 peserta didik perempuan dan 13 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melalui kegiatan eksperimen gunung meletus dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada Siklus I, ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 55,5%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 88,8%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CERITA PENDEK KELAS IV SD KATOLIK V ST. AGUSTINUS TOMOHON Sulvian Sulvian; Non Norma Monigir; Deysti Trifena Tarusu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Katolik 5 St. Agustinus Tomohon Cooperative Integrated Reading And Composition. Metode penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan/Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan tes. Teknik Analisa data dijalankan dengan mempergunakan perhitungan persentase serta nilai rerata dari hasil belajar yang didapat siswa. Bertambahnya hasil belajar serta kompetensi dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memperbandingkan capaian hasil belajar yang diperoleh. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu siklus I memperoleh 52% dimana hasil ini belum mencapai nilai standar KKTP 75 sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 80% sudah mencapai bahkan melebihi standar ketuntasan belajar yaitu 75. Jadi kesimpulannya penggunaan model Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition pada mata BAHASA INDONESIA dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Katolik I Woloan Ade F. Tarigan; Deysti T. Tarusu; Kartini Ester
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.119

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengoptimalkan prestasi belajar matematika siswa kelas V di SD Katolik I Woloan dengan menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Metode yang dipergunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan pada satu siklus, dengan melibatkan 20 orang siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dijalankan melalui observasi serta tes untuk mengukur hasil belajar. Temuan penelitian membuktikan jika pada siklus pertama, rerata capaian belajar siswa mencapai 85% dan telah memenuhi standar ketuntasan. Dengan demikian, bisa ditarik simpulkan bahwa implementasi model PjBL terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Katolik I Woloan Ade F. Tarigan; Deysti T. Tarusu; Kartini Ester
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.119

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengoptimalkan prestasi belajar matematika siswa kelas V di SD Katolik I Woloan dengan menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Metode yang dipergunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan pada satu siklus, dengan melibatkan 20 orang siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dijalankan melalui observasi serta tes untuk mengukur hasil belajar. Temuan penelitian membuktikan jika pada siklus pertama, rerata capaian belajar siswa mencapai 85% dan telah memenuhi standar ketuntasan. Dengan demikian, bisa ditarik simpulkan bahwa implementasi model PjBL terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa.
Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila pada Siswa Kelas V SDN Inpres Pinabetengan Fatimah Dolok Saribu; Norma N. Monigir; Deysti Trifena Tarusu
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri Pinabetengan Inpres. Profil Pelajar Pancasila menekankan enam dimensi utama, yaitu beriman dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter diwujudkan melalui pembiasaan keagamaan, pembelajaran tematik, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Dimensi gotong royong, kemandirian, dan kreativitas menjadi aspek yang paling menonjol. Kegiatan seperti doa bersama, ibadah, kebersihan lingkungan, dan proyek kolaboratif berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana serta perbedaan pemahaman orang tua. Secara keseluruhan, program ini efektif dan berdampak positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri Pinabetengan Inpres. Profil Pelajar Pancasila menekankan enam dimensi utama, yaitu beriman dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter diwujudkan melalui pembiasaan keagamaan, pembelajaran tematik, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Dimensi gotong royong, kemandirian, dan kreativitas menjadi aspek yang paling menonjol. Kegiatan seperti doa bersama, ibadah, kebersihan lingkungan, dan proyek kolaboratif berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana serta perbedaan pemahaman orang tua. Secara keseluruhan, program ini efektif dan berdampak positif.