Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Madaniya

Revitalisasi Desa Wisata Pohsanten Melalui Pengembangan Infrastruktur I Wayan Basi Arjana; Ni Made Ernawati; I Ketut Suarja
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.121

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi Desa Wisata Pohsansten untuk memenuhi kebutuhan wisatawan akan produk wisata dan layanan prima melalui program pengembangan infrastruktur desa wisata. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian kegiatan pengembangan Desa Wisata Pohsanten yang telah dikembangkan sejak tahun 2017. Pada tahun 2020 program pengabdian di Desa Wisata Pohsanten diarahkan untuk mengembangkan produk berupa paket green living education tour disertai pengembangan program pemasaran di website dan berbagai format medsos seperti Instagram, Facebook, YouTube, Google My Business, serta pengembangan branding melalui pemasangan rambu dan atribut di berbagai atraksi wisata yang ada di Desa Wisata Pohsanten. Pokok permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah belum tersedianya fasilitas-fasilitas pendukung yang dibutuhkan wisatawan yang menginap terutama untuk wisatawan yang bergroup yang akan menempati kamar bersama. Solusi yang ditawarkan adalah revitalisasi dalam bentuk pengembangan infrastruktur dormitory di CBT Center Desa Wisata Pohsanten melalui pengadaan fasilitas dormitory berupa matras sebagai bagian penting untuk mendukung layanan prima terutama untuk produk unggulan saat ini yaitu green living education tour.
Pengolahan Sisa Asparagus Menjadi Keripik dan Pemasaran Produk Pada Koperasi Tani Mertanadi di Desa Pelaga Kabupaten Badung Putu Adi Suprapto; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; I Made Anom Adiaksa; I Ketut Suarja
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.316

Abstract

Asparagus merupakan salah satu tanaman yang bernilai ekonomi sangat tinggi dan sangat baik untuk dikonsumsi karena memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Asparagus pada umumnya dapat diolah menjadi seperti steak, sayur, dan soup. Mitra dalam kegiatan ini adalah Koperasi Kelompok Tani Mertanadi. Letak Koperasi Tani Mertanadi berada di Banjar Bukian, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, yang berjarak sekitar 45 km dari lokasi pengusul. Landasan dalam pengembangan asparagus di Desa Pelaga sendiri adalah melalui pendekatan One Village One Product (OVOP) yang bermuara pada koperasi. Perkembangan koperasi yang didirikan pada Tahun 2010 ini sangat didukung dengan status Pulau Bali sebagai tempat pariwisata yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Mitra kegiatan ini menyalurkan produk tani asparagus mereka ke berbagai restoran, hotel dan jasa akomodasi pariwisata lainnya di seluruh Pulau Bali. Pada saat ini, dampak yang dirasakan dengan adanya pandemi COVID-19 yaitu terjadi penurunan pesanan ataupun penjualan asparagus sebanyak kurang lebih 80%. Lebih lanjut, permasalahan lanjutan yang terjadi berupa banyaknya stok asparagus yang terbuang setelah proses sortir. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi dilakukan beberapa kegiatan yang difokuskan pada aspek produksi dan pemasaran dari produk Mitra. Kegiatan dimulai dengan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan kegiatan yang akan dilakukan, pembuatan media pemasaran berbasis digital, pemberian bantuan alat produksi pengolahan asparagus yang tidak terjual, pendampingan dalam pengolahan sisa asparagus sehingga menjadi produk baru, pendampingan pengemasan produk hasil olahan asparagus, pendampingan atau pelatihan penggunaan media pemasaran online serta diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Indikator capaiannya adalah terciptanya 2 produk baru hasil olahan sisa asparagus yang tidak terjual berupa keripik, peningkatan pasar produk sebanyak 50% dan peningkatan penjualan sebanyak 50%, 4 orang karyawan Koperasi Tani Mertanadi dapat melakukan pemasaran produk secara online, mitra mempunyai account media sosial, marketplace dan website ecommerce.
Pelatihan Pembuatan Paket Wisata Asparagus Cooking Class di Desa Wisata Pelaga Kabupaten Badung Bali I Wayan Basi Arjana; I Ketut Suarja; I Wayan Pugra; I Made Sumartana
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.565

Abstract

Desa Pelaga terkenal dengan asparagus sebagai hasil pertanian unggulan dengan kualitas baik yang berpotensi untuk dikemas menjadi paket wisata untuk menguatkan keberadaan Desa Wisata Pelaga. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan penguatan Desa Wisata Pelaga melalui pelatihan pembuatan paket wisata Asparagus Cooking Class. Metode pelatihan yang digunakan adalah mengelompokan peserta menjadi Kelompok Packaging dan Kelompok Cooking, penyuluhan dan demonstrasi pembuatan paket wisata Asparagus Cooking Class diberikan kepada kelompok packaging, penyuluhan, dan demontrasi memasak diberikan kepada Kelompok Cooking, melakukan evaluasi untuk menidentifikasi kondisi awal dan akhir peserta. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta baik dalam kelompok packaging maupun Kelompok Cooking. Kelompok Packaging mampu membuat paket wisata dengan memasukkan unsur atraksi memasak asparagus sebagai daya tarik utama paket wisata Asparagus Cooking Class dengan baik, Kelompok Cooking mampu mendemonstrasikan pembuatan menu masakan berbahan dasar asparagus dengan baik. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberi penguatan pada Desa Wisata Pelaga dalam penyediaan pilihan produk yang dapat menarik minat wisatawan untuk melakukan kunjungan ke desa Pelaga. Membuat kemasan potensi lokal hasil pertanian unggulan asparagus menjadi paket wisata cooking class memberi kontribusi pilihan produk unik penciri khas Desa Wisata Pelaga. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan penting adanya untuk mendukung keberadaan desa wisata sebagai aset milik warga desa dalam bingkai pariwisata berbasis masyarakat.
Co-Authors Ari Asih Purnamawati Dewi Ari Asih Purnamawati Dewi Budi Susanto Cokorda Istri Sri Widhari Denok Lestari Dewa Ayu Indra Dewi Dewa Made Suria Antara Elvira Septevany I Gde Agus Jaya Sadguna I Gede Eka Suryawan I Gede Eka Suryawan I Gusti Agung Bagus Mataram I Gusti Agung Istri Mas Pertiwi I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sari I Gusti Agung Mas Krisna Komala Sari I Gusti Agus Mas Krisna Komala Sari I Gusti Made Wendri I Gusti Putu Sutarma I Ketut Astawa I Ketut Astawa I Ketut Suarta I Ketut Suja I Ketut Suja I Ketut Sutama I Made Anom Adiaksa I Made Sumartana I Putu Astawa I Putu Budiarta I Putu Gde Jayendra Praditya I Putu Krisna Arta Widana I Wayan Basi Arjana I Wayan Deny Pranayasa I Wayan Jendra I Wayan Pugra I Wayan Pugra Ida Ayu Dwi Gangga Laraswati Ida Ayu Elistyawati Kadek Boby Mahardika Luh Eka Armoni Made Suardani Made Sudiarta Made Sudiarta Made Sudiarta Nararya Narottama Ni Gusti Nyoman Suci Murni Ni Gusti Nyoman Suci Murni Ni Kadek Anik Evryastuti Ni Kadek Anik Evryastuti Ni Kadek Cita Sari Ni Kadek Helen Kusuma Dewi Ni Kadek Ulan Prasiska Yanti Ni Ketut Bagiastuti Ni Ketut Bagiastuti Ni Ketut Bagiastuti Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja Ni Luh Eka Armoni Ni Luh Evi Cahyani Putri Ni Made Ernawati Ni Made Sudarmini Ni Made Sudarmini Ni Made Wulan Dwi Artini Ni Nyoman Sri Astuti Ni Nyoman Triyuni Ni Putu Dian Prabawati Devi Ni Putu Nadira Pebriyanti Ni Putu Somawati Ni Putu Wiwiek Ary Susyarini Ni Wayan Trisnayanti Nyoman Indah Kusuma Dewi Nyoman Mastiani Nadra Nyoman Mastiani Nadra Nyoman Winia Putu Adi Suprapto Putu Astawa Swabawa, Anak Agung Putu