Claim Missing Document
Check
Articles

KONSERVASI TUMBUHAN SECARA IN SITU, EX SITU DAN INOVASINYA UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-15 Fikri, Irvan Maulana; Nabila, Chelsea Eka Putrista; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu negara dengan megabiodiversity terbesar di dunia, Indonesia menghadapi ancaman deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim yang menyebabkan banyak spesies tumbuhan menghadapi risiko kepunahan, bahkan sebagian besar belum teridentifikasi secara ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan strategi konservasi yang efektif untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati. Artikel ini bertujuan mengkaji strategi konservasi tumbuhan melalui pendekatan in situ dan ex situ serta menelaah berbagai inovasi berbasis riset mutakhir dalam mendukung pencapaian SDGs ke-15 atau Life on Land. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konservasi in situ efektif dalam melindungi spesies di habitat alaminya dengan tetap mempertahankan interaksi ekologi, sementara konservasi ex situ sangat penting dilakukan agar pelestarian dalam menjaga spesies tanaman ini tidak punah sebab memungkinkan pelestarian plasma nutfah secara efektif melalui kebun raya, bank benih, dan kebun botani. Inovasi mutakhir seperti kultur jaringan, kriopreservasi, DNA barcoding, serta pemanfaatan teknologi digital dan remote sensing terbukti meningkatkan efektivitas konservasi tumbuhan. Penelitian ini menegaskan keterkaitan konservasi dengan SDGs 15, yakni mendukung upaya menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati, melindungi ekosistem daratan, dan mendorong pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan. Strategi in situ dan ex situ memiliki sifat saling melengkapi, sementara dukungan inovasi riset memperkuat efektivitas konservasi. Dengan demikian, konservasi tumbuhan berperan penting dalam menjamin kelangsungan hidup tumbuhan, khususnya spesies endemik Indonesia yang memiliki nilai ekologis tinggi.
PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MANIFESTASI RESPONSIBLE PRODUCTION UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-12 Rohman, Farid Fadhlu; Mariyam, Siti Neng; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor pertanian yang pesat berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan global, tetapi juga menimbulkan tantangan serius berupa akumulasi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Penerapan Responsible Production diperlukan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) ke-12. Penelitian ini bertujuan mensintesis literatur ilmiah, kebijakan pemerintah, dan regulasi nasional maupun internasional terkait pengelolaan limbah pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadappublikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan peraturan selama 2015–2025. Analisis difokuskan pada tiga tema utama: strategi daur ulang limbah menjadi kompos, biochar, bioplastik, dan bioenergi; inovasi teknologi seperti pirolisis dan digestasi anaerobik; serta peran kebijakan dalam mendorong praktik berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian melalui pendekatan tersebut mampu menekan emisi gas rumah kaca, memperbaiki kualitas tanah, menghasilkan energi terbarukan, dan memberikan nilai tambah ekonomi sebagai wujud implementasi Responsible Production.
Optimalisasi Rootstock dan Manajemen Pembibitan Alpukat Deana sebagai Upaya Pengembangan Sentra di Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal, Jawa Tengah Amin Retnoningsih; Enni Suwarsi Rahayu; Moh. Solehatul Mustofa; Fitarahmawati; Bintang Faisal Akbar; Danissa Wirna Karmesti; Safira Pramudya Wardani
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7987

Abstract

Alpukat Deana memiliki potensi menjadi komoditas unggulan di Jawa Tengah. Ngesrepbalong sebagai salah satu wilayah di provinsi ini direncanakan sebagai sentra alpukat unggul tetapi masih terkendala oleh keterbatasan ketersediaan rootstock (batang bawah). Hal ini karena buah alpukat hanya memiliki satu biji. Kelompok Tani Alpukat “Gunung Berkah” di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kendal telah merintis pembibitan dan top working alpukat Deana, tetapi skala produksinya masih terbatas dan rumah bibit kondisinya rusak. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mempercepat kesiapan Ngesrepbalong sebagai sentra alpukat Deana melalui: (1) inovasi perbanyakan rootstock berbasis teknik pembelahan biji/embrio; dan (2) penguatan manajemen pembibitan, termasuk perbaikan rumah bibit dan pelatihan manajemen usaha bibit. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis, renovasi rumah bibit, pelatihan manajemen dan pemasaran, serta monitoring–evaluasi. Sekitar 90 biji sehat menghasilkan 360 potongan biji yang ditanam sebagai calon rootstock, sehingga ketersediaan batang bawah meningkat hingga empat kali lipat. Renovasi rumah bibit memperbaiki mikroklimat pembibitan dan kapasitas tampung bibit. Pelatihan teknis dan manajerial meningkatkan pemahaman petani tentang hubungan rootstock–entres, teknik pembelahan biji, perawatan bibit, pencatatan produksi, dan strategi pemasaran. Kegiatan ini memberikan landasan teknis dan kelembagaan bagi percepatan pengembangan Ngesrepbalong sebagai sentra alpukat Deana berbasis ekonomi hijau.
Diversity of Mangrove Plants in Karimunjawa National Park Subiyati; Amin Retnoningsih; Enni Suwarsi Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9212

Abstract

Karimunjawa National Park (TNK) area is ± 111,625 hectares covering 27 islands located in Jepara Regency, Central Java at the northern tip of Java Island. Karimunjawa became Karimunjawa National Park (TNK) based on the Decree of the Minister of Forestry and Plantation No.78/Kpts-II/1999 because it has high diversity. The complexity of ecosystems in TNK is interesting to study, such as coral reef ecosystems, mangrove forests, lowland tropical rainforests, seagrass meadows, seaweed, and coastal forests. The mangrove forest in Karimunjawa National Park is a unique ecosystem because it consists of many mangrove species. However, data on the diversity of mangrove species on this island has not been widely described. This study aims to reveal mangrove diversity in Karimunjawa National Park as a rescue strategy and explore the potential of mangrove biodiversity. This research is a descriptive study using the cruising method to explore mangrove species diversity. The location of mangrove diversity exploration is mangrove forest in Karimunjawa National Park. The results found 14 families consisting of 38 mangrove species. Among the 38 species, 24 species are true mangroves, while the other 14 species are associated with mangroves.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN TENTANG TEKNIK ECO-PRINT BAGI GURU-GURU BIOLOGI MADARASAH ALIYAH KOTA SEMARANG Yustinus Ulung Anggraito; Pramesti Dewi; Enni Suwarsi Rahayu; Ibnul Mubarok; Ahmad Agus Prasetyo
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1353-1363

Abstract

Guru Biologi Madrasah Aliyah Kota Semarang yang mengajar Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) mengeluhkan semakin menurunnya kreativitas peserta didik. Mereka cenderung mereplikasi atau menduplikasi karya kakak kelas, sehingga nilai kreativitas dan inovasinya rendah. Kecenderungan ini harus segera diminimalkan. Teknik eco-print merupakan salah satu jawaban terhadap permasalahan tersebut karena hasilnya bersifat unik atau ekslusif. Oleh karena itu perlu dikenalkan dan dilatihkan keterampilan teknik eco-print kepada guru-guru Biologi MA Kota Semarang. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah mengenalkan, menambah pengetahuan dan keterampilan teknik eco-print pada guru-guru Biologi MA Kota Semarang. Mitra kegiatan ini adalah MGMP Biologi MA Kota Semarang dan diikuti oleh 10 guru terpilih. Kegiatan pengabdian pada masyarakat diawali dengan pretest, pengenalan tentang teknik eco-print, praktik teknik pounding, praktik teknik steaming, fiksasi warna, diskusi, posttest, dan tugas mandiri. Dari segi pengetahuan diperoleh N-gain= 0,502 (kategori sedang). Semua peserta aktif dalam kegiatan dan mampu menghasilkan eco-print dengan teknik pounding dan steaming menggunakan kain Primisima, dan berhasil membuat totebag eco-print dengan teknik pounding secara mandiri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dari segi pengetahuan teknik eco-print peserta mengalami peningkatan. Dari segi keterampilan semua peserta mampu membuat kain eco-print dengan teknik pounding maupun steaming. Secara mandiri, peserta sudah mampu membuat totebag eco-print dengan teknik pounding. Keterampilan peserta masih harus ditingkatkan dengan secara mandiri atau berkelompok dengan mencoba berbagai variasi untuk melatih kreativitas serta inovasi, sehingga mampu menularkan pengetahuan dan keterampilannya kepada para siswa.
Diversity of Edible Fruit Species in Gunung Leuser National Park Area, Aceh Tamiang Albian Mubarak; Enni Suwarsi Rahayu; Amin Retnoningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6164

Abstract

Aceh Tamiang Regency, located in the northern part of Sumatra Island with an area of 1.957.02 km², is part of the Leuser Ecosystem, famously known as the Gunung Leuser National Park-TNGL. The remarkable biodiversity in TNGL has earned it recognition as a national park and wildlife sanctuary. Threats to this biodiversity include illegal logging, land conversion, hunting, and wildlife trafficking. This study aimed to identify the diversity of edible fruit species in the Aceh Tamiang region of TNGL as an initial step in conservation and utilization efforts for fruit biodiversity. The genetic resources of edible fruit plants in this area hold significant potential for enhancing the quality and quantity of fruits in Indonesia. Hence, conservation and sustainable management are crucial for fruit plant development. The research was conducted in Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, and Tenggulun. The exploration discovered 81 species of edible fruits from 27 families. Tenggulun had the highest number of species (61 species), followed by Bandar Pusaka (53 species) and Tamiang Hulu (44 species). Species like Mangifera odorata Griff., Garcinia mangostana L., Pometia pinnata J.R. Forst. & G. Forst., and others were found in all locations. The highest diversity index was in Tenggulun (HI 3.31), followed by Bandar Pusaka (2.88), and the lowest in Tamiang Hulu (2.39). Species evenness ranged from 0.63 to 0.81, indicating moderate and stable evenness levels. Species dominance was low, with values ranging from 0.007-0.009. 
Development of e-Booklets making nata de pina as a learning resource for Biology Technology Innovation material in the Merdeka Phase E curriculum in high school Hanifatul Umami; Enni Suwarsi Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.9476

Abstract

Research Development of e-Booklet Making Nata De Pina Research-Based Research as a Learning Source of Biological Technology Innovation Material in the Merdeka Phase E Curriculum in High School aims to analyze the influence of the concentration of sprouts extract on the quality of thickness and weight of nata de pina, as well as analyzing the validity, feasibility, and readability of E-Booklet Making Nata De Pina Developed. The development research design uses the Addie model, which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. In this study the implementation stage was not implemented. The results of this study were the provision of sprouts in the process of making nata de pina had a significant effect on the thickness of thickness and weight of nata de pina. The best results of the five treatments for the concentration of sprouts extract tested are trial in the K4 treatment with a concentration of sprouts of 100 ml for 500ml of media. The e-Booklet of making Nata de Pina is considered very valid with the acquisition of material validation scores of 90.90% and the validation score of media experts of 93.53%. The e-Booklet making Nata de Pina was declared very feasible with the acquisition of the teacher response score of 96.66% and the student response was 89.52%. As well as the results of the e-Booklet readability test making Nata de Pina is considered high with the acquisition of the Rumpang test score of 98.38%.
Literature Review: Pemanfaatan Jenis-Jenis Syzigium di Indonesia Ajeng Mudaningrat; Betty Shinta Indriani; Naila Istianah; Amin Retnoningsih; Enni Suwarsi Rahayu
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 10 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v10i2.20815

Abstract

Syzygium is one of the flora from the Myrtaceae family which is used by Indonesian people in various ways. This article is structured to analyze the various roles of the Syzygium species. The method used in preparing this article is a study of literature from various reputable international journals. Several types of Syzygium discussed in this article are S. jambos, S. fibrosum, S. cumini, S. malaccense, S. samarangense, S. densiflorum, S. grande, S. aromaticum and others. Plants belonging to the Syzygium have various roles including as a food ingredient, a role in agriculture, as a bioremediation agent for polluted environments and as a medicinal ingredient. The role of Syzygium in agriculture includes as a natural pesticide and as a weed control agent. The role of Syzygium in the environmental field is as a bioremediation agent for environments polluted by heavy metals, soil polluted by industrial waste and waterlogged soil with high salinity. Phytochemical compounds found in Syzygium cumini have the potential to be used as medicinal ingredients because they have therapeutic effects because they contain anthocyanins, phenols and polyphenols, compounds that function as antioxidants and anti-inflammatories that function to control oxidative stress in preeclampsia. With this article, it is hoped that the public will be able to find out the various roles of plants from members of the Syzygium so that they can make maximum use of them.
PENGEMBANGAN PENGEMBANGAN LABORATORIUM KULTUR JARINGAN TANAMAN SKALA SEDERHANA DI DESA NGESREPBALONG, KENDAL, JAWA TENGAH UNTUK MENDUKUNG KONSERVASI ANGGREK LANGKA Enni Suwarsi Rahayu; Yustinus Ulung Anggraito; Rini K usumawardani; Sriyadi Sriyadi; Melika Citra Tania; Na Dame Maulibulung Sinaga; Fadhila Isnahardiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah telah dilakukan konservasi anggrek spesies alam dari Gunung Ungaran yang langka. Pada tahun 2023 jumlah anggrek langka yang dikonservasi menurun karena beberapa jenis mengalami kematian dan belum dapat dikembangbiakkan. Perkembangbiakan anggrek dapat dilakukan secara efisien melalui kultur jaringan tanaman (KJT). Selama ini teknik KJT belum dapat dilakukan karena 1) masyarakat setempat belum memahami karakteristik, manfaat, dan teknik pengelolaan laboratorium KJT; dan 2) laboratorium KJT belum ada. Metode pemecahan masalah yang dilakukan adalah  1) menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan tentang karakteristik, manfaat, dan teknik pengelolaan laboratorium KJT, dan  2) mengembangkan laboratorium KJT skala sederhana. Kegiatan dilakukan di Desa Ngesrepbalong pada bulan Mei sampai Oktober 2023. Mitra atau khalayak sasaran adalah 10 orang pegiat konservasi lingkungan yang tergabung dalam lembaga sosial “Omah Sawah”. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan mengaktifkan peran serta mitra, meliputi fasilitasi pelatihan, perancangan dan pengembangan laboratorium, pengadaan alat dan bahan laboratorium, pendampingan, monitoring dan evaluasi.  Hasil kegiatan   menunjukkan bahwa 1) 100% mitra sasaran mempunyai pemahaman yang tinggi dan sangat tinggi tentang karakteristik dan manfaat laboratorium KJT; 2) di Desa Ngesrepbalong telah terbentuk laboratorium KJT skala sederhana, dan 3) 80% mitra trampil melakukan pengelolaan laboratorium KJT dan memanfaatkan untuk perbanyakan anggrek. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan laboratorium KJT telah dapat dikembangkan dan mitra sasaran telah memahami karakteristik serta trampil menggunakannya untuk perbanyakan anggrek. Hal ini bermanfaat mendukung kegiatan konservasi anggrek langka dari Gunung Ungaran. Kata Kunci: laboratorium kultur jaringan tanaman, anggrek langka, Ngesrepbalong, konservasi
Ethnobotanical Study on Plants Used As Natural Dye by Handwritten Batik Craftsmen in Cirebon Indonesia Muhammad Abdul Jabar; Enni Suwarsi Rahayu; Sujatha Ramasamy
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 16 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v16i2.10923

Abstract

Cirebon Regency is one of the few Indonesian batik craft center which still use natural dyes in hand-written batik making. The natural dyes are generally extracted from plants. The kind of plants used as natural dyes source for batik in Cirebon Regency are not yet known. This ethnobotanical research aimed to describe the kinds of plants and their characteristics, the frequency of citation by respondents, the parts of the organs used, the sources of obtaining plants, the colors produced, usage technique, as well as the role of using natural dyes in batik to support implementation of green economy. The research approach was exploratory descriptive through observation and interview techniques for data collection. The research was carried out at Kebon Gedang Block, Ciwaringin Village, Cirebon Regency, Indonesia in September 2023. Thirty respondents were selected by purposive sampling method and subjected to the interview. The results showed there were 14 plants species from 12 families used as natural dyes. The most frequently used species were Mangifera indica and Indigofera tinctoria. The organ most widely used was the bark which comes from the purchased, and the color generally produced was brown. The most frequently coloring method used was boiling technique. This research is the first study in this area and useful for providing data and strategic potential for developing local plants as environmentally friendly natural dyes, as well as supporting efforts to use natural dyes in the batik industry.
Co-Authors Afifah, Diana Iffatul Afifah, Diana Iffatul Agus Setiowati, Agus Ahmad Agus Prasetyo Ainun Najib, Mega Rifqi Aisirotul Maisah Ajeng Mudaningrat Akbar, Bintang Faisal Albian Mubarak Amalia, Adninta Husnu Amalia, Isna Rizqi Amin Retnoningsih Amin Retnoningsih Andika, Erlangga Dwi Andreas Priyono Budi Prasetyo Ani Rusilowati Aprilanti, Harmita Ari Yuniastuti Ariesta, Putri Ariesta, Putri Asrizal Wahdan Wilsa Asyrofahnti, Novita Azfa, Zuraida Anissa Betty Shinta Indriani Bintang Faisal Akbar Cahyati, Wahyu Nilam Danissa Wirna Karmesti Desy Irmawati Dinda Melati Dyah Rini Indriyanti Edi Guhardja Ely Rudyatmi, Ely Erni Suharini Erni Suharini F. Putut Martin H.B., F. Putut Fadhila Isnahardiyanti Fahuwa, Istafta Dina Fauziyyah, Alyaa Fikri, Irvan Maulana Fitarahmawati Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Furzani Pa’ee Furzani Pa’ee Ginanjar Puji Rahayu, Ginanjar Puji Hanifatul Umami Hapsari HERU SETIAWAN Hidayah, Laila Nur Hidayah Ibnul Mubarok Ika Puspita Sari Indradewa, Rhian Intan Kurniawati Karmesti, Danissa Wirna Kris D, Yermia Dita Krispinus Kedati Pukan Kumalasari, Mia Lady Rahmawati, Lady Lina Herlina Lina Herlina Lina Herlina Maghfiroh, Ana Nailatul Maghfiroh, Maila Shofa Maila Shofa Maghfiroh Maisah, Aisirotul Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Mariyam, Siti Neng Martien Herna Susanti Melika Citra Tania Moh. Solehatul Mustofa Muhammad Abdul Jabar Muhammad Abdullah Muna, Khusniyyatul Mustofa , Moh. Solehatul Na Dame Maulibulung Sinaga Na Dame Maulibulung Sinaga Nabila, Chelsea Eka Putrista Naila Istianah Nana Kariada Trimartuti Nicky, Dhea Nihayah, Durrotun Ning Setiati Noor Aini Habibah Noor Aini Habibah Noor Aini Habibah Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugroho Edi Kartijono Nur Endah Assalma, Nur Endah Nur Hikmah Nur Kusuma Dewi Nur Kusuma Dewi Nurul Huda Am Zen Arief Parmin - Pramesti Dewi Prayogo, Gogo Priyanti Susanti Priyantini Widiyaningrum Putik Pribadi Putik Pribadi Putra, Ngurah Made Darma Putut Martin HB, Putut Martin Putut Marwoto Rahayu, Reny Retno Sri Iswari Rini K usumawardani Rio Candra, Rio Rohman, Farid Fadhlu Ruhama Desy, Ruhama Safira Pramudya Wardani Sari, Ika Puspita Sarie, Fitria Novita Sarwi Sarwi Sarwi Sarwi Satriyas Ilyas Sholeha, Siti Sigit Saptono Siti Fathonah Siti Fathonah Siti Harnina Bintari Siti Rochmah Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang Sri Ngabekti Sriyadi Sriyadi Subiyati Sudarso - Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sujatha Ramasamy Surya Diantina, Surya Susanti, Priyanti SUTIKNO Talitha Widiatningrum Tri Nurhidayah, Tri Tri Wahyu Setyaningrum, Tri Wahyu Vitradesie Noekent, Vitradesie Wakidah, Koriatun Widi Puji Astuti Widiatningrum, Talitha Widiatningrum Winarti, Yayuk Wiwi Isnaeni Yatin Mulyono Yayuk Winarti, Yayuk Yustinus Ulung Anggraito Yustinus Ulung Anggraito Zahra, Oktavina Nikmatuz Zumroh, Nur Zumroh, Nur