Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELAYANAN SAFARI KB DALAM RANGKA MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI IBU Yuliani, Meda; Ariani, Antri; Mulyani, Yanyan; Rofiasari, Linda; Mulyati, Iceu; Oktafiani, Hani; Margaretha, Putri; Salsabila, Dilla C; Yusrin, Fhani Rahmani; Maulidya, Syaira F
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29402

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan metode medis teknis keluarga berencana yang dicanangkan oleh pemerintah dalam perencanaan Keluarga Berencana yang sudah dapat diterima oleh hampir seluruh masyarakat. Strategi program KB yang digunakan dalam mengembangkan kebijakan pemerintah yaitu MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) melalui kegiatan Safari KB sesuai dengan kebutuhan untuk menunda kehamilan, menjarangkan kehamilan, atau mengakhiri kesuburan yaitu AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) dan kontrasepsi mantap. Program Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk wujud penerapan Ipteks bagi Masyarakat terutama bertujuan tercapainya cakupan akseptor KB dan menjadi salah satu pelayanan dalam rangka wujud bhakti bidan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasam dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kabupaten Bandung diberbagai Lokasi pelayanan bidan mandiri yang berada di wilayah kabupaten Bandung.Safari KB yang dilakukan dalam pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu dengan memberikan pelayanan kontasepsi AKDR (IUD) dan AKBK (Implan). Luaran yang dicapai dalam pengabdian masyarakat melalui penerapan Ipteks bagi masyarakat akseptor KB khususnya dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sehingga cakupannya bisa meningkat.
LATIHAN OLAH NAFAS DAN PENGUATAN KADER POSBINDU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA Wahyudi, Fikri Mourly; Yuliani, Meda; Mulyan, Yanyan; Mulyati, Iceu; Oktafiani, Hani; Wahdana, Wahyu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39665

Abstract

Kota Cimahi merupakan kota terpadat di Jawa Barat. Per tahun 2024, jumlah lansia di Cimahi mencapai 58.509 jiwa atau sekitar 10% dari total penduduk. Persentase yang besar ini tentu membutuhkan pengelolaan program agar kesehatannya tetap terjaga. Upaya kesehatan lansia dan pra lansia oleh masyarakat disebut dengan Posbindu. RW 14 Kelurahan Baros, Kota cimahi memiliki Posbindu Flamboyan yang terbentuk sejak bulan Mei 2024. Sebelum terbentuk, lansia dan pra lansia di wilayah tersebut belum memiliki kegiatan rutin dalam rangka peningkatan derajat kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular. Kader yang menjadi pengurus posbindu belum mendapatkan pelatihan, sehingga masih dalam tahap mengidentifikasi kebutuhan program dan bagaimana program bisa tepat dilaksanakan. Padahal, kader posbindu merupakan agen terdepan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit pada lansia, sehingga penguatan peran kader posbindu menjadi urgensi yang tidak terelakan lagi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mencakup kegiatan pemeriksaan kesehatan dengan konsep 5 meja posbindu dan pembekalan kader melalui penyuluhan mengenai penyakit hipertensi dan konsep organisasional posbindu yang disampaikan oleh perwakilan Puskesmas Cigugur Tengah. Sebagai bentuk upaya keberlanjutan program, tim pengmas menyiapkan kader kit berisi buku saku kader yang berisi materi-materi yang dapat digunakan kader saat kegiatan posbindu, alat-alat pemeriksaan kesehatan (tensimeter, timbangan badan digital, set alat pemeriksaan gula darah, alat ukur tinggi badan, dll.), dan KMS lansia sebagai media pencatatan dan pemantauan perubahan kesehatan lansia serta pemberian edukasi terkait olah nafas pada lansia dalam penurunan tekanan darah serta kesimbangan gula dalam darah. Salah satu perubahan yang terjadi setelah kegiatan pengmas adalah adanya peningkatan signifikan dari kunjungan masyarakat ke kegiatan posbindu, yaitu 17 orang di bulan September, menjadi 52 orang di bulan Desember 2024, diharapkan dengan penguatan posbindu ini dapat meningkatkan kepesertaan Lansia dalam kunjungan serta dengan hal tersebut dapat meningkatkan derajat Kesehatan lansia
Analisis Penatalaksanaan Dismenore Primer pada Remaja Putri dengan Penggunaan Terapi Teh Herbal Chamomile Disalah Satu Sekolah Menengah di Bandung Mulyati, Iceu; Lestari, Sri; Yuliani, Meda
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1911

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil kajian bahwa haid yang terjadi secara periodik pada seorang perempuan terutama remaja putri memberikan dampak ketidaknyamanan,rasa nyeri saat haid adalah salah satu ketidaknyamanan yang sering remaja putri keluhkan sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar, tidak sedikit remaja yang tidak masuk sekolah atau berakhir di ruang unit kesehatan saat nyeri haid terjadi, sehingga perlunya penatalaksanaan yang aman bagi remaja putri yang tidak memberikan efek samping yang berbahaya seperti penggunaan asuhan komplementer dengan penggunaan teh herbal chamomile, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh teh chamomile pada remaja putri dengan mengukur tingkat nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan teh herbal chamomile. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi dengan analisis yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan one grup pre-post test design. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa teh herbal chamomile dapat menurunkan tingkatan nyeri haid, sehingga teh herbal chamomile bisa dikembangkan menjadi salah satu asuhan dalam penatalaksanaan dismenore atau nyeri haid terutama pada remaja putri, terutama untuk dimenore primer.
Environmental Health Determinants of Stunting Incidence: An Observational Study in Densely Populated Settlements Kurniawati, Ratna Dian; Khoerunnisa, Fitrina; Widjanarko, Bagoes; Nugraheni, Sri Achadi; Mulyati, Iceu; Ariani, Antri
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1483

Abstract

Background:  Stunting, a form of chronic malnutrition manifesting in early childhood, typically becomes apparent by the age of two.  It inhibits physical growth, disrupts brain development, and increases the risk of disease in children, thus affecting the quality of future human resources. Babakan Penghulu sub-district, with 53 cases of Stunting in 2023, has been designated a priority area for stunting control program by ​​the Cinambo Health Center.  As a densely populated and flood-prone area in Bandung, Babakan Penghulu suffers from inadequate environmental sanitation, which adversely impacts toddler health and development. Objective: This study aims to identify environmental factors related to the incidence of stunting in the Babakan Penghulu sub-district. This study employs an analytical observational design with a cross-sectional approach. Method: This research is a quantitative research. The population comprised 458 mothers with toddlers. A sample of 79 mothers was selected using proportional random sampling across 8 neighborhood units. Data were collected through observation sheets, and data analysis was conducted using the Chi-Square Test. Results: The results showed a relationship between drinking water quality (P-value:0.018), waste disposal facilities (P-value:0.044), and access to healthy toilet facilities (P-value:0.001). In contrast, household wastewater disposal facilities (P-value:0.089) not show a significant relationship. Conclusion: Stunting in toddlers is significantly associated with environmental sanitation factors such as the quality of drinking water, waste disposal facilities, and toilet hygiene. However, household wastewater disposal wasn’t significantly related. Strengthening community-based total sanitation infrastructure and promoting community health initiatives, with support and supervision from the local health office and the Bandung City government, are recommended.
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Bagi Warga Cibiru Hilir Bandung Situmorang, Roganda; Jafar, Garnadi; Mulyati, Iceu; Karim, Fatmawati; Muthmainah, Siti Saidah
Karya Kesehatan Siwalima Vol 2, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i2.1088

Abstract

Sasaran mendasar pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia untuk mencapai kesehatan nasional adalah keluarga. Informasi ditemukan bahwa dalam keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung terdapat permasalahan masih banyak keluarga kurang mengetahui penyakit tidak menular (hipertensi). Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan upaya promosi dan preventif kesehatan berbasis kolaborasi antar profesi tentang pemberian pendidikan kesehatan hipertensi pada keluarga wilayah Desa Cibiru Hilir Bandung. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan keluarga tentang hipertensi dari kurang baik menjadi baik. Perlunya sosialisasi secara berkala secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Keluarga diharapkan mengaplikasikan dirumah dan disebar luaskan informasi terkait hipertensi.