Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE GAME-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Galuh, Galuh; Rahmawati, Anayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.102032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh metode game-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun. Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experiment Designs dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 17 anak usia 5-6 tahun , dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, serta tes pretest dan posttest. Setiap indikator menunjukkan peningkatan, yaitu: memahami masalah meningkat dari 1,94 menjadi 2,64, membuat rencana dari 1,47 menjadi 2,00, melaksanakan rencana dari 1,29 menjadi 2,06, dan melihat kembali dari 1,17 menjadi 2,06. Indikator dengan nilai tertinggi pada posttest adalah memahami masalah (88%), sementara nilai terendah saat pretest terdapat pada indikator melihat kembali (39%). Uji paired sample t-test menunjukkan signifikansi 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh yang signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode game-based learning efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Nihaya, Fina; Rahmawati, Anayanti; Nurjanah, Novita Eka
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.65867

Abstract

Anak usia 5-6 tahun berada pada masa emas (the golden age) yang memiliki rasa ingin tahu dan tanggap terhadap lingkungan serta perlunya stimulasi bagi perkembangan anak. Masa pandemi memunculkan kebijakan stay at home yang mengharuskan pembelajaran secara online dan terbatasnya interaksi sosial. Fenomena yang muncul dari hasil observasi diantaranya kecanduan penggunaan gadget, kesulitan berinteraksi dengan orang lain, perubahan kontrol diri pada anak dengan menirukan objek yang dilihat anak dalam gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada perilaku sosial anak usia 5-6 tahun.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian meliputi orang tua, guru, dan anak usia 5-6 tahun. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua dan guru sebagai informan, narasumber, atau partisipan terkait dampak penggunaan gadget pada perilaku sosial anak usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan time sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi dan member checking. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis data menurut Van Kaam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak sangat mengenal gadget untuk mengerjakan tugas, menonton video, atau bermain game. Gadget dapat mempengaruhi perilaku sosial anak sesuai dengan porsi pengawasan secara tegas oleh orang tua dan dukungan lingkungan sekitar.
PENGARUH MEDIA FLASHCARD BERBASIS DIGITAL TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA 5-6 TAHUN Novitasari, Danella Ayu; Rahmawati, Anayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.99509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami anak usia 5–6 tahun dalam menirukan, menyebutkan, menghafal, dan mencocokkan kosakata bahasa Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard berbasis digital terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 13 anak berusia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik non-probability sampling atau sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan, dokumentasi, dan wawancara, yang kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji Paired Sample t-Test pada taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard berbasis digital memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig < 0,05). Penggunaan media ini juga menyebabkan peningkatan rata-rata nilai pre-test dari 7,23 menjadi 14,23 pada post-test. Berdasarkan data tersebut, media flashcard berbasis digital terbukti berpengaruh dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini mengacu pada indikator teori Cameron dan Chaer, yaitu meniru, menyebutkan, mencocokkan suara, serta menghubungkan gambar dan tulisan kata dalam bahasa Inggris.
PENGARUH CIRCLE TIME ACTIVITY TERHADAP PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PENGENALAN EMOSI ANAK 5-6 TAHUN Malau, Berliana; Rahmawati, Anayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.100305

Abstract

Perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini penting untuk keterampilan sosial dan kesiapan anak dalam menghadapi berbagai situasi lingkungan secara positif. Circle time activity menjadi salah satu metode dengan pendekatan berbasis diskusi kelompok yang mendorong anak untuk mengenali, mengekspresikan, dan memahami emosi dirinya sendiri maupun orang lain yang dapat digunakan untuk mendukung perkembangan kemampuan emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh circle time activity terhadap kemampuan pengenalan emosi pada anak usia 5-6 tahun. Menggunakan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 14 anak dari TK PAUD di Surakarta. Data dikumpulkan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) untuk mengukur kemampuan anak dalam mengenali dan mengekspresikan emosi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pengenalan emosi anak setelah penerapan circle time activity, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 2,07 dan post-test sebesar 8,00. Circle time activity menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan inklusif, mendorong anak-anak mengenali emosi melalui diskusi, bermain peran, dan aktivitas kolaboratif. Penelitian ini memperkuat relevansi teori Piaget, Vygotsky, dan Bandura yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan pengalaman langsung dalam pembelajaran emosional. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis aktivitas sosial-emosional yang dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan kecerdasan emosional.
Keterlibatan Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini Ramah Anak di Gugus Budi Mulia II Sukoharjo Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Rahmawati, Anayanti; Hafidah, Ruli; Palupi, Warananingtyas; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera; Syamsuddin, Muhammad Munif
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 1 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i1.67052

Abstract

Child-Friendly Schools (SRA) prioritize children's rights in learning to actualize individuals who need to be educated with good treatment. The SRA concept is intended to create a safe and enjoyable learning atmosphere at all levels of education, including early childhood education. A comfortable learning atmosphere for students positively impacts physical and psychological well-being, which leads to optimal developmental tasks. There are six components in the implementation of child-friendly PAUD, namely 1)policy, 2)curriculum implementation, 3)educators and education staff, 4)infrastructure, 5)child participation, and 6)parent and community participation. The group needs help realizing child-friendly PAUD, one of which is that the activity programs carried out by these PAUD institutions must meet the SRA indicators. The activity program in question is more specifically an effort to involve parents in realizing SRA. Parenting activities that have been carried out so far have yet to be in harmony with the activities carried out by schools, especially in fulfilling children's rights. Therefore it takes school principals' and teachers' knowledge and skills to design parenting activity programs aligned with school activities to realize SRA. This community service aims to carry out training in preparing parenting activity programs. The method for implementing this activity program consists of five stages, namely: 1)analysis of problems in partner institutions; 2)socialization (brainstorming and equalization of perceptions); 3)workshops; 4)assisting the implementation of child-friendly PAUD activity programs; 5)evaluation.
PEMBENTUKAN PERAN GENDER ANAK BERDASARKAN PERSPEKTIF POLA ASUH ORANG TUA SUKU JAWA Nurhaliza, Ayuputri Ekka; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi pengasuhan di suku jawa terkait dengan pemberian informasi mengenai peran gender kepada anak. Menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi, penelitian ini dilakukan dengan 2 kali pertemuan yaitu wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah 8 responden (4 pasang orang tua), dan 4 anak usia 4-5 tahun yang berasal dari Desa Banyudono, Kecamatan Kuwiran, Kabupaten Boyolali. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan triangulasi teknik. Menunjukan bahwa responden yang lahir, besar, dan menetap di jawa sudah memiliki kecenderungan patriarki yang menurun.
PENGARUH SCIENCE ACTIVITIES UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Mutsana, Anti Nafisatul; Rahmawati, Anayanti; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.117205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh science activities untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre test post test. Populasi penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kartasura. Sampel yang dipilih adalah 20 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Validitas instrumen menggunakan teknik analisis pearson product moment. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan analisis statistik parametrik melalui uji paired sample t-test dengan bantuan SPPS 25 for windows. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan melalui science activities untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak ditunjukkan dari hasil perolehan nilai pretest dan posttest yaitu 23,00 dan 34,25 dengan signifikansi 0,000.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENGENALKAN BANGUN DATAR Puspitasari, Eva Febriana; Rahmawati, Anayanti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif Articulate Storyline dalam mengenalkan bangun datar pada anak usia 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Plomp. Penelitian dan pengembangan model Plomp terdiri dari 5 langkah yaitu tahap investigasi awal, tahap desain, tahap realisasi, tahap tes, evaluasi dan revisi, serta tahap implementasi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak dengan usia 3-4 tahun di KB Pelita Bunda Benowo. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, angket dan unjuk kerja anak. Analisis data menggunakan analisis data desktiptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif Articulate Storyline mendapatkan hasil penilaian sebesar 98,3% dari ahli materi, 99,18% dari ahli media, 88,85% dari guru, 91,96% dari hasil uji coba pengembangan, dan 95,12% dari hasil implementasi produk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif Articulate Storyline layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan’ bangun datar pada anak usia 3-4 tahun.
PENGARUH DIGITAL STORYTELLING TERHADAP DRESSING SKILLS ANAK USIA DINI Salsabila, Aqila Tsabita; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102247

Abstract

Dressing skills merupakan salah satu keterampilan dalam self care skills yang sangat penting bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills pada anak usia 4-5 tahun. Digital storytelling merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran anak usia dini termasuk untuk mengembangkan dressing skills anak. Penggunaan digital storytelling dalam penelitian ini berupa video mengenai cara memakai pakaian dan melepas pakaian. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Kartasura. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 anak yang berusia 4-5 tahun, sampel dalam penelitian ditentukan dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian sebagai kelas eksperimen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain penelitian jenis One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes unjuk kerja yang dilakukan dua kali yaitu pretest dan posttest untuk mengukur dressing skills anak. Analisis data menggunakan statistik parametik yaitu uji normalitas menggunakan teknik Shapiro Wilkdan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test . Hasil penelitian menunjukkan perbandingan yang signifikan anatara hasil nilai pretest dan posttest, serta adanya peningkatan dressing skills pada anak sesudah penggunaan media digital storytelling, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills anak usia 4-5 tahun TK Negeri Pembina Kartasura.
ANALISIS KEDISIPLINAN ANAK USIA 4-5 TAHUN Saputri, Felicia Rahma; Rahmawati, Anayanti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.117864

Abstract

Kedisiplinan pada anak usia dini adalah sikap tertib dan patuh terhadap suatu peraturan, tidak hanya peraturan tertulis, tetapi juga peraturan yang tidak tertulis. Sangat penting bagi anak untuk mengingat peraturan tertulis dan tidak tertulis. Guru dan orang tua memiliki peran dalam menerapkan kedisiplinan pada anak saat di sekolah maupun saat di rumah. Peran guru dan orang tua dilakukan melalui beragam  strategi dan metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 35 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas instrumen penelitian menggunakan validitas isi dan konstruk berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif persentase yaitu untuk mendeskripsikan status variabel kemudian menyajikannya dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta secara umum termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan data persentase 89,75%.
Co-Authors -, Galuh A'yun, Anisa Rosilawati Qurotul Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas, Adriani Rahma Agustin, Ika Wahyu Aini, Syifa Ainun Nur Cahyani, Agnes Dhear Nur Estikhomah, Emmi Fadhila, Candeni Laila Firmansyah, Hamka Fitrianingtyas, Anjar Galuh, Galuh Hapsari, Pudagiwa Nur Fitri Harjanti, Sinta Dwi Hidayah, Dilla Nailil Indrawan, Aulia Fadhilah jumiatmoko jumiatmoko K.P., Alyana Suciparasati Khasanah, Farida Nur Kusumawati, Nyla Arum Kusumawati, Wingga Malau, Berliana Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsudin, Muhammad Munif Munawaroh, Febry Ratna Sari Munif Syamsuddin, Muhammad Mutsana, Anti Nafisatul Nawangsari, Nur Ainy Fardana Nihaya, Fina Ningrum, Indah Widiyastuti Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Novitasari, Danella Ayu Nugraha Arif Karyanta Nugraheni, Anindya Nurhaliza, Ayuputri Ekka Nurul Kusuma Dewi, Nurul Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Nurul Kusumadewi Oktaviana, Hanifah Dwi Pahlevi, Yarista Lis Panggung Sutapa Priyono, Felani Henrianti Puspitasari, Eva Febriana Rahma Pudyaningtyas, Adriani Rahmadani, Chairun Nisa Rahmasari, Anggita Dewi Rahmawati, Frisma Fani Ricardos, Glenn Webforges D. Riezky Maya Probosari Risqi, Vera Ruli Hafidah Salsabila, Aqila Tsabita Saputri, Felicia Rahma Sari Munawaroh, Febry Ratna Setiawan, Margaretha Jessica Winda Setiyaningrum, Dwi Setoresmi, Anugrah Sari Sholeha, Vera Siti Wahyuningsih Tairas, Mareyke Maritje Wagey Tri Winarni Upik Elok Endang Rasmani Usada Usada Warananingtyas Palupi Winarji, Bambang Wulandari, Ika Aprilia Zuhro, Novita Shofiatin Zuhro, Nurul Shofiatin