Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

INOKULASI BIONODULIN DAN PUPUK KOTORAN SAPI TERHADAP KARAKTERISTIK FISIOLOGIS, KOMPONEN HASIL DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) PADA ULTISOLS Rahni, Nini Mila
CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH Vol. 4 No. 2 (2013): CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to increase growth and yield of peanut on Ultisols series by inoculation of bionodulin and cow manure. The field experiment was carried out at the Kendari, South-East Sulawesi. The experiment was arranged Randomized Block Design in a factorial with three replications. The first factor were inoculation of bionodulin (0,1, 2 and 3) g 150 g-1seeds and the second factor was manure (0, 5, 10 and 15) ton ha-1. The result showed that inoculation of bionodulin and application manure had significant on LAI, CGR, NAR and RSS of plant. Bionodulin and manure application until certain level, increased yield components and yield. The inoculation of 1 g 150 g-1 seeds biofertilozer and application 15 ton ha-1 manure gave a maximum yield of 5,26 ton ha-1.
EFEK FITOHORMON PGPR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) Rahni, Nini Mila
CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH Vol. 3 No. 2 (2012): CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is hyper Rhizobakteri growingplants, which are groups of beneficial bacteria that actively colonize rizosfir. Plantgrowth hormones will meet their needs through the ability to get from rizosfir and filosfiras a result of the activity of PGPR in synthesising fitohormon. In the rhizosphere zone,the interaction of plants with PGPR has a very important role in maintaining soilbiological environment. One of the most common ways how PGPR increase nutrientcapture by plants that alter plant hormone levels. The purpose of this article shows theeffect of PGPR on plant growth fitohormon corn. Some of the genus Pseudomonas,Azotobacter, Bacillus, and Seratia identified as PGPR fitohormon producer that canimprove plant growth and yield of maize.
INOKULASI BIONODULIN DAN PUPUK KOTORAN SAPI TERHADAP KARAKTERISTIK FISIOLOGIS, KOMPONEN HASIL DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) PADA ULTISOLS Rahni, Nini Mila
CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH Vol. 4 No. 2 (2013): CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to increase growth and yield of peanut on Ultisols series by inoculation of bionodulin and cow manure. The field experiment was carried out at the Kendari, South-East Sulawesi. The experiment was arranged Randomized Block Design in a factorial with three replications. The first factor were inoculation of bionodulin (0,1, 2 and 3) g 150 g-1seeds and the second factor was manure (0, 5, 10 and 15) ton ha-1. The result showed that inoculation of bionodulin and application manure had significant on LAI, CGR, NAR and RSS of plant. Bionodulin and manure application until certain level, increased yield components and yield. The inoculation of 1 g 150 g-1 seeds biofertilozer and application 15 ton ha-1 manure gave a maximum yield of 5,26 ton ha-1.
EFEK FITOHORMON PGPR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) Rahni, Nini Mila
CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH Vol. 3 No. 2 (2012): CEFARS : JURNAL AGRIBISNIS DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is hyper Rhizobakteri growingplants, which are groups of beneficial bacteria that actively colonize rizosfir. Plantgrowth hormones will meet their needs through the ability to get from rizosfir and filosfiras a result of the activity of PGPR in synthesising fitohormon. In the rhizosphere zone,the interaction of plants with PGPR has a very important role in maintaining soilbiological environment. One of the most common ways how PGPR increase nutrientcapture by plants that alter plant hormone levels. The purpose of this article shows theeffect of PGPR on plant growth fitohormon corn. Some of the genus Pseudomonas,Azotobacter, Bacillus, and Seratia identified as PGPR fitohormon producer that canimprove plant growth and yield of maize.
Pemanfaatan Limbah Organik Pertanian sebagai Bioteknologi Pupuk Ramah Lingkungan untuk Produksi Tanaman Pangan di Anggaberi, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Rahni, Nini Mila; Madiki, Abdul; Hijria, Hijria; Febrianri, Eka; Hasan, Rachmi Hariaty; Awaluddin, Andi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): IJPM - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.740

Abstract

Kecamatan Anggaberi, yang terletak di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara masih menggunakan pupuk kimia yang berlebihan dalam meningkatkan produksi tanaman pangan. Petani harus menanggung biaya produksi tambahan dan tanah tidak sehat dalam jangka panjang. Pelatihan pembuatan pupuk organik yang memanfaatkan limbah organik dilakukan guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk membuat pupuk organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode pelatihan pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu sosialisasi dan edukasi, dengan beberapa tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan pelatihan yang terdiri dari: penyampaian materi, demonstrasi pembuatan pupuk organik padat (kompos), praktik mandiri dan tanya jawab, tahapan selanjutnya yaitu monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami tentang pupuk organik, lebih mampu membuat pupuk secara mandiri, dan mengetahui bagaimana menggunakannya di lahan pertanian guna meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya penggunaan sumber daya lokal dan pengurangan limbah organik, yang secara keseluruhan dapat membantu pertanian di Anggaberi menjadi lebih berkelanjutan. Meskipun masih ada beberapa masalah dalam proses pembuatan dan distribusi bahan baku, pelatihan ini berhasil mendorong langkah awal menuju kemandirian dan keberlanjutan dalam praktik pertanian desa, dengan hasil nilai evaluasi kegiatan mencapai 85 %.
Bioteknologi Pupuk Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Organik di Desa Jati Bali Rahni, Nini Mila; Boer, Dirvamena; Hadini, Hamirul; Febrianti, Eka; Awaluddin, Andi
Lebah Vol. 19 No. 1 (2025): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i1.433

Abstract

Vegetasi sekunder memiliki nutrisi yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, namun masyarakat cenderung menganggap sebagai limbah dan melakukan pembakaran/dibuang saja ketika pembukaan lahan atau kegiatan pembersihan. Pembakaran menghasilakn gas emisi rumah kaca dan dapat mengakibatkan percepatan perubahan iklim jika terus dilakukan. Selain itu juga, metode pembakaran akan menyebabkan terganggunya unsur hara, kandungan BO dan komponen biologi tanah, sehingga menurunkan kesuburannya. Pengabdian ini merupakan salah satu bentuk mitigasi iklim dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengubah vegetasi sekunder/gulma maupun limbah pertanian menjadi pupuk organik (bokashi) untuk meningkatkan kesuburan tanah. Pengabdian dilakukan di Desa Jati Bali, Kec. Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan terdiri atas persiapan, sosialisasi, penyuluhan/pelatihan dan bimbingan teknis terkait dengan pengubahan vegetasi/gulma/limbah pertanian menjadi pupuk bokashi yang dapat membantu dalam menyuburkan tanah dan tanaman. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan Petani, mulai dari mengetahui bahan yang dapat digunakan sebagai pupuk ramah lingkungan hingga pembuatannya. Tingkat keberhasilan kegiatan ini sebesar 98%, yang diperkuat dengan kehadiran kelompok Petani dan banyaknya pertanyaan yang ditujukan. Kegiatan PKM ini merupakan langkah nyata dalam meminimalisir limbah dan suplai gas emisi guna mewujudkan kegiatan pertanian berkelanjutan berbasis konsep bioteknologi ramah lingkungan