Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Effectiveness of Contextual-based Instructional Materials of Elements of Group 15 For Inorganic Chemistry Wulandari, Agtri; Dasna, I Wayan; Wonorahardjo, Surjani
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 26, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um047v26i12019p028

Abstract

The purpose of research is determine the effectiveness of teaching materials based contextual elements of group 15 for the course of inorganic chemistry. The research design is one group pretest-posttet only. Subjects were students of Chemistry Education University of Palangka Raya as many as 47 people. Based on the research results, is obtained percentage of graduated postes amounted to 93.6%, mean of  n-gain score is 0,54 (moderate), and the probability value (p) is 0,000, showed no significant difference between the pretest and posttest. Therefore, teaching materials element of group 15 based on contextual for inorganic chemistry course effective to improve student’s learning result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar unsur golongan 15 berbasis kontekstual untuk mata kuliah kimia anorganik. Desain penelitian yaitu one group pretest-posttet only. Subyek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Palangka Raya sebanyak 47 orang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persentase jumlah lulus postes sebesar 93,6%, rata-rata n-gain score sebesar 0,54 kategori sedang, dan nilai probabilitas (p) yaitu 0,000 yang menunjukkan ada perbedaan secara signifikan antara nilai pretes dan postes. Oleh karena itu, bahan ajar unsur golongan 15 berbasis kontekstual untuk mata kuliah anorganik efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
Coffee Chemistry, as Microlearning Content for Public Courses at Universities’ MOOC System, A Preliminary Attempt Wonorahardjo, Surjani; Zakia, Neena; Rusdi, Hanumi Oktiyani; Kusumaningrum, Irma Kartika
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 30, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um047v30i12023p32-36

Abstract

An attempt to have a scientific course for the public from higher education institutions was done by preparing a good set of contents for one particular topic of interest, which is also a science topic. Coffee chemistry is the topic chosen and some content was developed, including videos, audio-embedded social media, infographics and motion graphics packed with 8 topics. The choice of coffee amongst many sciences’ topic is considered strategic in bringing science to all audiences of society. Science content must explain nature as the object in wholistic concepts, starting from smaller parts of each division, including chemistry. The microlearning approach is employed in the MOOC platform from The State University of Malang, Indonesia. This also is one of the three main tasks of higher education institutions which can be delivered in the MOOC system. 
Pemanfaatan Pigmen Tanaman sebagai Pewarna Alami dalam Edukasi Pembuatan Lipstik Zakia, Neena; Wonorahardjo, surjani; Marfu'ah, Siti; Utomo, Yudhi; Ilham, Hilda Srivaliana
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p138-142

Abstract

Lipstik merupakan kosmetik dasar kaum hawa yang membuat wajah penggunanya menjadi segar berseri. Komponen lipstik yang beraneka macam merupakan bahan sintetis yang dapat membahayakan kesehatan. Di alam tersedia banyak pigmen alami yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna yang aman bagi pengguna. Oleh sebab itu diperlukan edukasi kepada masyarakat untuk membuat lipstik yang berbahan dasar pigmen alami. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat supaya mempunyai wawasan tentang lipstik, komponen yang mendasari, dan memberi keterampilan kepada masyarakat untuk membuat lipstik menggunakan pigmen tanaman. Diharapkan dari kegiatan ini, masyarakat dapat mengembangkannya sebagai produk unggulan UMKM. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok ibu PKK yang umumnya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Metode pengabdian meliputi penyajian materi dan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah semua peserta sangat antusias terhadap pelatihan edukasi pembuatan lipstik dan berharap agar dilakukan pelatihan tentang produk kosmetik lainnya. Kata kunci— Lipstik, Pigmen alami, Ibu PKK wilayah Malang Abstract Lipstick is a basic cosmetic for women that makes the user’s face look fresh and radiant. The various components of lipstick are synthetic materials that can be harmful to health. In nature, many natural pigments can be used as safe dyes for users. Therefore, educating the public about making lipsticks made from natural pigments is necessary. This community service aims to inform the public so that they have insight into lipsticks. The underlying components provide the community with skills to make lipstick using plant pigments. From this activity, the community can develop it as a superior product for small-medium enterprises (SMEs). This activity targets a group of women (PKK) who generally work as housewives. The service method includes the presentation of materials and training. The result of this activity is that all participants are enthusiastic about the educational training on lipstick making and hope there will be training on other cosmetic products. Keywords— Lipstick, Natural pigments, Women society in Malang
Characterization of Organic Soap Synthesized from Samia cynthia ricini Cocoon Extract and Its Antibacterial Potential Rusdi, Hanumi Oktiyani; Wonorahardjo, Surjani; Kusumaningrum, Irma Kartika; Maisulah; Pribadi, Riza Agung; Putri, Adela Syiddah; Endang Ciptawati
Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Vol. 14 No. 3 (2024): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v14i3.725

Abstract

In a modern era that increasingly values health and sustainability, the demand for natural and environmentally friendly personal care products continues to grow. One response to this trend is the development of organic soaps produced from various natural ingredients. In this study, organic soap using Samia cynthia ricini silkworm cocoon extract has been synthesized. This study aims to assess the quality of organic soap synthesized from silk cocoon extract based on the Indonesian National Standard (SNI) quality criteria and its antibacterial potential. Silk cocoon soap is made from a mixture of silk cocoon extract with palm oil, coconut oil, olive oil, sodium hydroxide, and water. The quality measurements include organoleptic tests, pH, moisture content, total fat, insoluble substance in ethanol, and free fatty acids, based on SNI No. 4085: 2017 and 3532: 2016. Antibacterial testing is conducted by disc diffusion. The results showed that the synthesized silk cocoon soap has a yellowish-white color, a hard density, and no odor. The quality criteria of the soap meet the established standards, with a pH of 9.66, a water content of 11.47%, total fat of 75.00%, ethanol-insoluble substances of 0.52%, and free fatty acids of 1.58%. The soap also demonstrates antibacterial potential that describes by a larger diameter of the inhibitory area against Staphylococcus aureus bacteria.
Inovasi Pembelajaran IPS: Pengembangan Gimkit pada Materi Hindu Budha Kelas VII Ar Rosyid, Hofi Hannan; Wonorahardjo, Surjani
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p203-210

Abstract

Industri game telah menjadi salah satu sektor yang sangat populer di abad ke-21, dengan pemanfaatan game dalam pendidikan sebagai inovasi yang signifikan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian hasil belajar, tetapi juga menekankan proses pembelajaran yang kreatif dan kolaboratif. Salah satu platform yang menonjol adalah Gimkit, sebuah game online yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam satu server yang sama, menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif dan kompetitif. Penggunaan Gimkit didukung oleh model ASSURE, yang mencakup observasi, perencanaan, hingga implementasi dan evaluasi. Penelitian terhadap Gimkit menunjukkan hasil validasi oleh ahli media dan materi dengan persentase 89 persen, yang menunjukkan bahwa platform ini layak digunakan dalam pendidikan formal. Selain itu, Gimkit memudahkan pendidik dalam melakukan evaluasi secara real-time, memungkinkan guru memantau kemajuan belajar siswa, memberikan umpan balik langsung, dan menyesuaikan strategi pengajaran. Dengan demikian, Gimkit tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu dalam pembelajaran, tetapi juga mendukung keterlibatan aktif siswa serta pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis.
Pengembangan Dan Validasi Metode Untuk Analisis Senyawa Kafein Menggunakan Instrumen Gas Chromatography - Mass Spectrum, Ultra Violet Visible Dan Fourier Transform Infra Red Margareta, Mailinda Ayu Hana; Wonorahardjo, Surjani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1011

Abstract

Kopi merupakan hasil dari biji pohon coffea dengan kandungan berupa kafein, sitosterin, kolin, terpenoid. Kadar kafein pada kopi menjadi indeksi mutu kopi. Kafein mempunyai titik didih 178?C dan bersifat volatil sehingga senyawa ini dapat ditentukan menggunakan metode GC-MS,UV-VIS dan FT-IR. Penentuan kadar kafein dilakukan dengan membuat larutan standar baku dengan standar kafein dengan pelarut kloroform untuk pengujian menggunakan GC-MS dan FT-IR. Kemudian dibuat larutan standar baku kafein dengan pelarut aquades untuk pengujian menggunakan UV-VIS. Untuk penentuan kadar kafein dalam kopi dilakukan dengan cara ekstraksi kafein menggunakan Kloroform. Kemudian hasil ekstraksi kopi tersebut dan larutan stadar kafein yang sudah diketahui kadarnya ditentukan kadarnya menggunakan alat GC-MS dan UV-VIS. Larutan baku standar yang dibuat kemudian diuji menggunakan GC-MS dan UV-VIS dan diperoleh persamaan kurva regresi linear dan % recovery. Pada GC-MS diperoleh persamaan y = 19633,28 x + 177240,7 dan % recovery 134,0840 % dengan suhu injeksi optimum 280?. Untuk UV-VIS diperoleh persamaan y = 0,0005 + 0,0635 x dan % recovery 99,065% dengan ? maksimal 274 nm. Dari kedua data tersebut dapat disimpulkan bahwa penentuan senyawa kafein menggunakan UV-VIS memiliki hasil yang paling optimal karena % recovery mendekati nilai 100. Untuk penentuan kadar kafein pada sampel kopi kedua metode tersebut menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu kopi robusta yang memiliki kadar kafein lebih tinggi dibandingkan kopi arabika. Penentuan gugus fungsi pada sampel kopi arabika maupun robusta menggunakan FT-IR menunjukkan spektrum yang hampir mirip dengan hasil spektrum kafein standar.
Pengujian Aktivitas Antioksidan Vitamin C menggunakan Metode Titrasi Iodometri dan Spectroscopy UVVIS DPPH pada Sampel Minuman Kemasan Mengandung gula (with sugar) dan Tanpa gula ( less sugar ) Sahdiah, Halimahtus; Wonorahardjo, Surjani
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.1015

Abstract

Vitamin C atau asam askorbat (C6H8O6) adalah salah satu senyawa yang bersifat antioksidan yaitu senyawa yang dapat menghambat oksidasi dari efek berbahaya radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit penyakit degeneratif. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat mengonsumsi vitamin C menyebabkan munculnya banyak produk minuman kemasan mengandung vitamin C dari yang kadar rendah hingga kadar tinggi. Jenis varian minuman kemasan vitamin C kadar tinggi pun semakin beragam salah satunya varian mengandung gula (with sugar) dan varian tanpa gula ( less sugar ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aktifitas antioksidan vitamin C pada minuman kemasan varian mengandung gula (with sugar) dan varian tanpa gula ( less sugar ). Kadar Vitamin C minuman kemasan varian mengandung gula (with sugar) menggunakan metode titrasi iodmetri adalah sebesar 987,36 mg mendekati kadar pada etiket kemasan yaitu 1000 mg sementara varian tanpa gula ( less sugar ) sebesar 609,84 mg yaitu mengalami penurunan 40% dari kadar pada etiket kemasan. Dan hasil pengujian aktifitas antioksidan menggunakan metode spectroscopy UVVIS DPPH menunjukkan hasil IC 50 varian mengandung gula (with sugar) sebesar 7 ppm dan varian tanpa gula ( less sugar ) sebesar 21 ppm. Sehingga dapat disimpulkan keberadaan gula pada minuman kemasan memiliki potensi mencegah vitamin C teroksidasi sehingga dapat mempertahankan kadar dan sifat antioksidannya.Katakunci: antioksidan, DPPH , vitamin c, Iodomtetri, minuman kemasan, gula
Analisis senyawa volatil dari ekstrak tanaman yang berpotensi sebagai atraktan parasitoid telur wereng batang coklat, Anagrus nilaparvatae (Pang et Wang) (Hymenoptera: Mymaridae) Wonorahardjo, Surjani; Nurindah, Nurindah; Sunarto, Dwi Adi; Sujak, Sujak; Zakia, Neena
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 12 No 1 (2015): Maret
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.505 KB) | DOI: 10.5994/jei.12.1.48

Abstract

Plants produce volatiles as communication cues intra- or inter- species. Infested plants by herbivores will produce volatiles as indirect defense mechanism that attracts natural enemies of herbivores. Analysis of volatiles compounds produced by rice plant as result of infested brown plant hopper (BPH), Nilaparvata lugens Stí¢l, was done to identify compounds in the volatiles that potentially can be used as attractant for egg parasitoids of BPH, Anagrus nilaparvatae (Pang et Wang) (Hymenoptera: Mymaridae). This research was an early stage to develop formulation of parasitoid attractant. The research activities include volatiles extraction of infested rice stem by BPH eggs using acetone, n-hexane as the extraction solvents; analyses of volatile compounds with GC-MS; and bioassay of parasitoid orientation behavior to the volatiles using olfactometer methods. Extraction methods applied were maceration and continuous extraction followed by concentration. Bioassay on the parasitoid orientation behavior was done by using Y-tube olfactometer and every lot of bioassay using 30 parasitoid females with 3 replicates. The results showed that the volatile compounds of extract of infested rice stem by BPH eggs comprise of 16 components. The highest proportion of the components extracted with acetone is 2-Pentanone, 4-hydroxy-4-methyl (19,9%), while those with n-hexane is Hexanedioic acid, dioctyl ester (65%). A. nilaparvatae showed positive response to the volatiles extracted from infested rice plant by N. lugens eggs. Therefore, the volatiles can be used as an attractant for the egg A. nilaparvatae to support rice pest management.