Claim Missing Document
Check
Articles

Found 67 Documents
Search
Journal : Solidaritas

KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN RUMAH BACA SANGKRAH DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PEMUDA (studi kasus pada kampung dadapsari kelurahan sangkrah, kota surakarta) Yossa, Damianus; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis secara mendalam tentang komunikasi pemberdayaan yang dilakukan oleh komunitas Rumah Baca Sangkrah dalam meningkatkan kreativitas para pemuda dikampung Dadapsari Sangkrah. Kampung ini dikenal dengan image negative yang dimilikinya. Hal inilah yang menimbulkan salah satu keprihatinan komunitas Rumah Baca Sangkrah untuk berupaya memberdayakan para pemuda sebagai generasi bangsa dikampung Dadapsari Sangkrah dengan program kegiatan dan program pelatihan berdasarkan keinginan para pemuda dan masyarakat sendiri. Jenis penelitian ini adalah,deskriptif kualitatif. Berangkat dari konsep dasar pemikiran, penelitian ini menggunakan teori komunikasi interpersonal yang memberdayakan. Berpijak dari pendekatan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi dimana penggabungan antara wawancara, observasi, dan dokumen. Untuk memilih informan, menggunakan teknik purposive sampling. Lalu teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis model interaktif dari Miles, Huberman dan Sadana (2014 : 14). Lokasi penelitian dilakukan pada Rumah Baca Sangkrah, RT 04 RW 03, Kalurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Hasil penelitian menjelaskan bahwa komunikasi yang dilakukan oleh Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah dimulai dari pendekatan terhadap tokoh masyarakat sekitar untuk meminta ijin mengadakan kegiatan. Lalu Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah melakukan komunikasi interpersonal kepada masing – masing pemuda untuk menemukan potensi diri mereka yang bisa dibentuk dan dikembangkan. Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah juga membentuk pola pikir yang baik dan melatih mental mereka agar tidak „kere‟. Setelah itu, Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah melakukan program pemberdayaan bagi para pemuda dengan pelatihan bakat dan potensi diri dari para pemuda sendiri. KataKunci : Komunikasi pemberdayaan, Rumah Baca Sangkrah, Kreativitas Pemuda.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ELEKTABILITAS CAPRES & CAWAPRES 2019 DI OKEZONE.COM DAN HIDAYATULLAH.COM EDISI TANGGAL 01 APRIL – 15 APRIL 2019 Wibowo, Ardhadhadhali Sena; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memasuki tahun politik, agenda pemilihan umum lima tahunan kembali digelar pada tahun 2019 kali ini. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden memunculkan persaingan antara kedua calon. Terkait hal ini, media dituntut untuk menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, yaitu dengan media online. Media online merupakan salah satu media yang memberitakan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019, mereka meng-update berita terkini setiap harinya. Media online yang selalu memberitakan pemilihan umum secara runtut setiap harinya yaitu Okezone.com dan Hidayatullah.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sudut pandang kedua media online Okezone.com dan Hidayatullah.com dalam membingkai pemberitaan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019. Sehingga dapat diketahui sudut pandang tiap wartawan ataupun media dan keputusan media dalam pelaporan informasi hasil peliputan. Analisis Framing dilakukan dengan model analisis Zhongdang Pan dan Kosicki dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah berita-berita terkait elektabilitas capres dan cawapres di kedua media dari tanggal 01 April – 15 April 2019. Hasil penelitian menunjukkan Framing yang dilakukan Okezone.com terhadap elektabilitas capres dan cawapres lebih menonjolkan pasangan Jokowi-Ma’ruf, karena kinerja Jokowi 5 tahun terakhir terbukti mengalami kemajuan. Sedangkan Hidayatullah.com lebih menonjolkan pasangan Prabowo-Sandiaga, karena dianggap mampu memberikan perubahan diberbagai bidang serta memajukan bangsa ini. Kata Kunci : Analisis Framing, Elektabilitas, Okezone.com, Hidayatullah.com
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR DIKALANGAN SISWA SMK MUHAMMADIYAH 5 SURAKARTA Rosadi, Achmad; Riyanto, Buddy; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif yang berusaha mendeskripsikan Efektivitas penggunaan smartphone dalam mendukung aktivitas belajar di kalangan SMK Muhammadiyah 5 Surakarta. Dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman, hasil penelitian menunjukkan efektifitas penggunaan smartphone di SMK Muhammadiyah 5 Surakarta mendukung aktivitas belajar siswa dalam hal meningkatkan wawasan siswa di bidang tata busana, dan juga memudahkankan siswa dalam belajar, mengerjakan tugas maupun mencari materi pelajaran.Kata kunci : Efektivitas, Penggunaan Smartphone, dan Aktivitas Belajar
PEMBINGKAIAN BERITA HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR (Analisis Framing Wacana Hukuman Mati Untuk Koruptor di Tempo.co Periode 10 – 15 Desember 2019) Risdianto, Danang; Wangi, Maya Sekar; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

December 9, commemorated World Anti-Corruption Day, President Jokowi won the drama stage titled "Achievement Without Corruption" at SMK N 57 Jakarta. Jokowi said that the death penalty for corruptors could be applied if the people wanted. Related to this, of course, received attention from various media. Online media is one of the media that preaches the discourse of death penalty for corruptors, they update the latest news at each meeting. The online media which always preaches the discourse on death penalty for corruptors coherently in every meeting, Tempo.co This study aims to describe how Tempo.co frames the reporting of the death penalty discourse for corruptors. Release of Information about Coverage. Framing analysis was performed using the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki analysis models using qualitative methods. The object of this research is Tempo.co with the unit of analysis of news related to the discourse of death penalty for corruptors from December 10-15, 2019. The results of the research show that Tempo's framing of the discourse on death penalty for corruptors puts forward not - disliked, because the death penalty would otherwise keep Indonesia from a more humane civilization. Keyword : framing analysis, death sentence for corruptors, Tempo.co
UPAYA RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENDENGAR MELALUI PROGRAM SIARAN PRO 1 DI RRI SURAKARTA Irawati, Aci Diana Ayu; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan jumlah stasiun radio siaran meningkat di seluruh Indonesia termasuk di Kota Surakarta, Dengan banyaknya jumlah stasiun radio siaran membawa konsekuensi logis munculnya kompetisi antar media radio. Saat ini persaingan radio di Surakarta sangat banyak, namun RRI radio yang menyandang nama negara yang siarannya ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara yang menempati peringkat 4 dari 9 top radio in Surakarta. Maka penulis tertarik untuk meneliti Upaya RRI Surakarta meningkatkan jumlah pendengar melalui program siaran PRO 1. Untuk mendapatkan pendengar, RRI Surakarta menggunakan strategi program acara yaitu kualitas acara, lagu serta; metode penyajian materi acara siaran. Tujuan diadakan penelitian untuk mendeskripsikan upaya yang digunakan RRI Surakarta untuk meningkatkan jumlah pendengar melalui program acara siaran PRO 1. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun teori yang digunakan yaitu pendapat Susan Tyler Eastman dan Douglas A. Ferguson yang menyatakan lima elemen penting dalam programming yaitu Compability (kesesuaian), habit formation (membangun kebiasaan), control of audience flow (mengontrol arus pendengar), concervation of program resources (pemeliharaan sumber daya program), breadth of appeal (daya tarik yang luas). Hasil penelitian menjelaskan bahwa program acara siaran PRO 1 sesuai dengan segmentasinya, penjadwalan program acara dapat membentuk kebiasaan pendengar, kesinambungan antar program siaran dapat mengontrol arus pendengar, dalam pemeliharaan sumber daya program Materi yang disajikan merupakan hasil produksi dari RRI PRO 1 sendiri, selebihnya PRO1 mendapatkan materi yang di relay dari RRI pusat, berita yang aktual dan terpercaya, informasi-informasi yang mendidik menjadi daya tarik RRI PRO 1.Kata kunci : Radio, Program Acara, Upaya
KEMENARIKAN PROGRAM KIPRAH DESA DI RRI PRO 1 SURAKARTA Hendriyanto, M; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya program siaran pedesaan “Kiprah Desa” pada radio RRI Pro 1 Surakarta ini, masyarakat pedesaan berharap wawasannya semakin bertambah mengenai pemberdayaan masyarakat pedesaan. Manfaat program siaran radio sangat penting pada perkembangan teknologi seperti sekarang ini, mengingat kurangnya penyuluhan terkait dengan pemberdayaan masyarakat pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kemenarikan program Kiprah Desa di RRI PRO 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemenarikan program Kiprah Desa bagi pendengar tidak lepas dari enam unsur yaitu unsur informatif, entertainment, persuasif, kreatif, inovatif, dan interaktif. Unsur informatif program siaran Kiprah Desa diketahui dari adanya informasi yang bermanfaat bagi pendengar. Entertainment atau hiburan dalam siaran program Kiprah Desa ditunjukkan dengan diputarkan lagu-lagu Jawa. Adanya hiburan ini menjadikan para pendengar tidak merasa bosan mendengarkan program Kiprah Desa. Unsur persuasif ditunjukkan dengan ungkapan dari penyiar maupun nara sumber mengenai bagaimana caranya berbudidaya, baik bidang pertanian, perikanan, peternakan maupun dibidangbidang yang lain, serta aktif memberikan respon atau tanggapan kepada pendengar. Unsur kreatif dilakukan pada penyampaian materi maupun nara sumber yang dihadirkan. Unsur inovatif ditunjukkan pada pemberian informasi kepada pendengar tentang masalahmasalah yang baru diperbicangkan di masyarakat, seperti penyebab gagal panen, dan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi gagal panen. Interaktif yang dilakukan pihak RRI Surakarta dalam program Kiprah Desa yaitu dengan diadakan dialog interaktif dengan para pendengar yang dilakukan setiap hari Jumat jam 15.00 sampai 16.00 WIB. Selain itu dilakukan pertemuan antar penyiar, nara sumber dan pendengar setiap 3 bulan sekali. Kata kunci: Kemenarikan, Program, Siaran
KOMUNIKASI ANTAR UNIT KEGIATAN MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA DALAM MELAKUKAN KOORDINASI Setiawan, Ardy; Riyanto, Buddy; Nurati, Dian Esti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Meneliti tentang komunikasi antar Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam melakukan koordinasi. Menggunakan analisis interaktif. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Komunikasi antar unit kegiatan mahasiswa berdasarkan penelitian diketahui kurang efektif. Kata kunci : Komunikasi, Komunikasi Organisasi, Organisasi Mahasiswa, Koordinasi
KOMUNIKASI GETOK TULAR (WORD OF MOUTH) SEBAGAI PEMASARAN PRODUK CIU DI DESA BEKONANG KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Akbar, Ichlasul; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi getok tular (word of mouth) sebagai pemasaran produk ciu di Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Peneliti menerapkan metode jenis wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara (interview guide). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah milik Kotler yang bahwa komunikasi getok tular adalah komunikasi pribadi tentang suatu produk antara pembeli sasaran dan para tetangga, teman, anggota keluarga, serta rekannya. Sehubungan dengan hal tersebut, bagaimana pengrajin alkohol atau ciu berhasil mempromosikan produksinya menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Ketua paguyuban pengrajin alkohol 90% di Bekonang tersebut berupaya penuh memperkenalkan dan mempromosikan produknya kepada masyarakat umum, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Yaitu dengan cara melobi kepada seseorang yang hendak menggunakan produksi alkohol atau ciu mereka. Hal serupa juga dilakukan salah satu pelaku usaha atau pengrajin alkohol atau ciu dalam mempromosikan produk alkohol atau ciu. Keputusan pembeli merupakan tahap akhir dari tujuan dilakukannya sebuah pemasaran, di tahap ini dimana calon pembeli menentukan jadi atau tidaknya suatu barang dibeli. Kebanyakan pembeli mengambil keputusan atas dasar dari pengaruh pendapat orang lain dan manfaat apa yang diperoleh dari produk yang diharapkan. Simpulan penelitian ini adalah terjadinya pola hubungan komunikasi yang efektif dan komprehensif dari sebuah fenomena getok tular seorang konsumen kepada calon konsumen yang lain yang membantu pada penentuan keputusan pembeli. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Getok Tular Ciu Bekonang.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA RELAWAN GRIYA SCHIZOFREN DENGAN PASIEN ODMK (ORANG DENGAN MASALAH KEJIWAAN) DALAM TERAPI SOSIAL DI GRIYA PMI PEDULI SURAKARTA Armaretta, Gita Dinda; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) sering dipandang sebelah mata dan dinilai buruk serta ditelantarkan. PMI Kota Surakarta membuat sebuah program kemanusiaan untuk mengayomi dan merawat orang dengan kondisi tersebut yang ditempatkan di Griya PMI Peduli. Perawatan untuk para Pasien ODMK tidak hanya melalui pengobatan oral namun diutamakan melalui perawatan sosial. Relawan Griya Schizofren yang merupakan mahasiswa dan anak muda yang memiliki rasa kepedulian terhadap ODMK melakukan kegiatan manusiawi di Griya PMI Peduli berupa Terapi Sosial. Diperlukan komunikasi interpersonal antara Relawan dengan Pasien ODMK yang efektif untuk dapat merubah dan mempengaruhi perilaku pasien ODMK menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses komunikasi interpersonal Relawan dengan Pasien ODMK dalam kegiatan terapi sosial untuk membantu proses pemulihan pada pasien ODMK di Griya PMI Peduli.Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah deskripktif kualitatif, yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada dilapangan dengan teknik wawancara mandalam dan observasi. Obyek penelitian ini adalah Relawan Griya Schizofren yang melakukan Terapi Sosial di Griya PMI Peduli. Analisis data yang digunakan adalah teori Action Assembly dari John Greene. Hasil penelitian menunjukan komunikasi interpersonal Relawan dengan Pasien ODMK berjalan efektif dengan ditunjukannya perubahan perilaku dan tindakan dari pasien ODMK menjadi positif dan sikap yang ditunjukan berupa mampunya pasien ODMK membuat kerajinan tangan yang dapat dipasarkan dan mampunya pasien bersosialisasi dengan relawan maupun petugas di Griya Peduli. Kata Kunci : Efektivitas, Komunikasi Interpersonal, ODMK, Relawan, Terapi Sosial
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI SISWA PELANGGAR TATA TERTIB SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 NOGOSARI Sarwosri, Indah; Riyanto, Buddy; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling dalam menangani siswa pelanggar tata tertib di SMK Negeri 1 Nogosari. Pada teori Wilbur Schramm (1954) dimulai dari pengirim pesan (encoder) yang mengirim pesan (massage) kepada penerima pesan (decoder) yang kemudian secara bergantian mengirim pesan kepada pengirim pesan pertama, terdapat 6 langkah proses komunikasi : 1) keinginan berkomunikasi, 2) Encoding oleh komunikator, 3) Pengiriman pesan, 4) Penerimaan Pesan, 5) Decoding oleh komunikan, dan 5) Umpan balik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada dilapangan dengan teknik wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposiv sampling dengan mengambil informan guru BK dan Siswa SMK N 1 Nogosari Tahun ajaran 2019/2020. Teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal guru BK tidak berjalan dengan efektif sebab tidak tercapainya tujuan bimbingan yaitu untuk membantu merubah perilaku siswa dari yang berperilaku negatif ke perilaku positif dengan menegakkan kedisiplinan melalui arahan atau bimbingan yang diberikan oleh guru bimbingan konseling dan siswa tidak melakukan tindakan yang sama lagi. Karena guru bimbingan dan konseling memberikan arahan dan nasehat diartikan oleh siswa sebagai amarah. Jadi saat komunikasi berlangsung antara guru BK dan siswa tidak berjalan dengan seimbang. Hambatan berupa kesalah pahaman dalam memaknai pesan yang disampaikan oleh guru bimbingan konseling kepada siwa juga tidak optimal. Karena siswa masih menunjukan etiket yang tidak baik dan tidak mematuhi arahan yang diberikan guru BK. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Guru BK, pelanggar Tata Tertib.
Co-Authors Agnestasya, Adhelina Aji, Haryo Kusumo Akbar, Ichlasul Amara, Ayunita Rizky Amelia, Kurnia Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anindia Yulias Putri, Hayu Arief Wicaksono, Arief Arifa Rahma, Zahwa Zanuba Armaretta, Gita Dinda Arumsari, Pasadena Sitoresmi Aryo Paramartha Assalami, Ibnu Fajar Astuti I, Andri Astuti Itasari, Andri Astuti, Fani Nur Astutik, Mellyta Tri Puji Bahari, Puspalangit Pratika Bella Ayu, Mukti Catur Surya Waskitawati Corniawan, Deddy Daffa Saputra, Arigo Damayanti, Septina Danang Risdianto, Danang Devinka, Tri Vena Devira, Agnes Dian Esti Nurati Dita Puspitasari Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwi Lestari Ningsih Fatmawati, Rosiana Fani Febriani, Yesika Amanda Firmandika, Rifky Wananda H.T.S, Yonatan Krisna Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hendrawan, Titan Venus Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Herlambang, Diofanny Herning Suryo Hindra H, Nurnawati Hindra Hastuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Indri Ervani Sihaloho Irawati, Aci Diana Ayu Itasari, Andri Astuti Ja'far Shadiq, Husayn Karisma Putra, Abram Widya Kusuma, Aretha Ratri Kusumawardani, Ria Kusumo Aji, Haryo Luthfi, Atsilia Rofi'atul M Sarungu, Lukas Mahar Rizqi, Fikriana Mahendra, Yoga Dhimas Mahendra, Yushak Marfu'ah, Isgiyanti Maserona, Lukas Maya Sekar Wangi Meilyasari, Monica Melianto Suharno, Okta Mentari Matahati, Pratiwi Monica Puspitaningrum, Veronica Muadz Muadz, Muadz Murti, Nova Wisnu Musthova, Ivan Pambudi, Tata Luhur Pramuwardani, Nur Fitri Dwi Prasetyo, Dhimas Irga Puspitasari, Putri Mia Putranto, Rahardian Cahyo Putri, Okta Tri Rizki Mardiyanti Rizky Puteri Santoso, Salsabilla Natasya Rosadi, Achmad S Siswanto Saiful Bahri Sardjono, Herning Suryo Sari, Nanda Puspita Sarjono, Herning Suryo Sarungu, Lukas Maserona Sarwosri, Indah Sekarwangi, Maya Setiawan, Ardy Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Sudiro, Gerda Putri Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Suryo S, Herning Suryo Sardjono, Herning Triyandartoko, Adhi Tungki Purbo Wicaksono, Bima Umayah Wibowo, Ardhadhadhali Sena Widiyowati, Estu Yossa, Damianus Yuliyanti, Nita