Claim Missing Document
Check
Articles

REVITALISASI PANGAN LOKAL: PEMBERDAYAAN OMK YMY LILIBA MELALUI INOVASI DODOL JAGUNG DAN EDUKASI KONSUMSI SEHAT Loda, Adelheid Elisabet; Lawalu, Emiliana Martuti; Lengur, Eufrasia Reneilda Arianti; Indrawati, Agnes Susanti; Saru, Joaquina Felicia; Pongge, Maria Immaculata; Gamatara, Maksimilianus Paulus Jati; Banase, Marianus Antonius Deo Datus; Ketmoen, Adrianus; Perseveranda, M.E
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4503

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Orang Muda Katolik (OMK) YMY Liliba melalui inovasi olahan pangan lokal berupa dodol jagung dan edukasi konsumsi sehat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemanfaatan jagung sebagai pangan bernilai ekonomi akibat minimnya pengetahuan diversifikasi pangan dan keterampilan pengolahan. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu edukasi konsumsi pangan lokal dengan metode partisipatif, pelatihan pembuatan dodol jagung dengan variasi rasa dan inovasi kemasan, pendampingan kewirausahaan, serta penguatan identitas budaya dan kemandirian komunitas. Hasil pre-test menunjukkan hanya 35% peserta memahami pentingnya diversifikasi pangan lokal, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 85%. Pelatihan keterampilan menghasilkan produk dodol jagung yang dinilai mudah dibuat, memiliki cita rasa beragam, dan layak dipasarkan. Sebanyak 90% peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan relevan, bahkan beberapa berencana memulai usaha kecil-kecilan berbasis dodol jagung. Selain meningkatkan keterampilan dan peluang ekonomi, program ini juga memperkuat semangat kolaborasi, kebanggaan terhadap pangan lokal, dan kesadaran akan identitas budaya komunitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam penguatan ekonomi, pelestarian budaya, dan peningkatan ketahanan pangan masyarakat. Model program ini berpotensi direplikasi pada komunitas lain di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sosialisasi Bahaya dan Dampak Judi Online Kepada Masyarakat di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat Hendrawan, Mauritsius Sepis; Nama, Ermelinda Palan; Seran, Apriliani Mariche; Dima, Enike Tje Yustin; Gamatara, Maksimilianus Paulus Jati; Ketmoen, Adrianus; Loda, Adelheid Elisabet
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21222

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan memiliki salah satu program kerja yaitu sosialisasi bahaya dan dampak judi online kepada masyarakat setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko yang ditimbulkan oleh praktik judi online, baik secara legal maupun ilegal, serta dampak negatifnya terhadap sosial, budaya, dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah metode jangkauan (outreach) dalam bentuk pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pembimbingan. Hasil kegiatan ini yaoitu memberikan kontribusi informasi dan pemahaman dalam pencegahan penyebaran judi online serta mendorong kesadaran masyarakat untuk menghindari aktivitas perjudian yang merugikan.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL UNTUK BERWIRAUSAHA BERSAMA PEMUDA-PEMUDI RAYON 27 JEMAAT EBENHAEZER OEBA-KOTA KUPANG Tje Yustin Dima, Enike; Ketmoen, Adrianus; Leki, Salomon; Susanti Indrwati, Agnes
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i9.3496-3502

Abstract

Tantangan ekonomi yang dihadapi generasi muda di wilayah Kota Kupang semakin besar mengingat minimnya lapangan kerja formal dan informal yang disediakan pemerintah dan swasta. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman, pelatihan, dan pembekalan keterampilan berwirausaha kepada pemuda-pemudi Rayon 27 Jemaat Ebenhaezer Oeba-Kota Kupang dengan memanfaatkan potensi lokal dengan bijak dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun semangat kewirausahaan, meningkatkan keterampilan teknis, serta memperkenalkan pemuda-pemudi pada konsep manajemen usaha yang efektif. Hasil dari terlaksananya kegiatan pengabdian ini yakni telah terbentuknya kelompok-kelompok usaha mandiri sesuai jenis dan bidang usaha, peningkatan keterampilan berwirausaha di bidang industri kreatif dan sektor jasa yang mendukung perekonomian masyarakat sekitar pada umumnya. Kegiatan ini juga memperkuat peran pemuda gereja dalam menciptakan perubahan positif di komunitas mereka melalui kewirausahaan sosial yang berbasis pada potensi lokal.
ECO-YOUTH LEADERS: MEMBANGUN KESADARAN GENERASI MUDA TENTANG BLUE ECONOMY DAN PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK EKONOMI WILAYAH BERKELANJUTAN Susanti Indrawati, Agnes; Perseveranda, ME; Martuti Lawalu, Emiliana; Imakulata Pongge, Maria; Ketmoen, Adrianus; Wada Betu, Kristina; Alfira Nay, Yustina; Leki, Salomon; Tje Yustin Dima, Enike; Elisabet Loda, Adelheid; Paulus Jati Gamatara, Maksimilianus; Masri, Marius; Firmansyah, Mariano
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.%p

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta peran generasi muda, khususnya siswa OSIS SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemahaman konsep blue economy dan pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan meliputi penyusunan modul, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, serta pendampingan pembentukan Eco-Youth Leaders sebagai motor penggerak kesadaran lingkungan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun pemahaman awal siswa terhadap blue economy masih terbatas, setelah dilakukan sosialisasi terjadi peningkatan pengetahuan dan komitmen untuk menginisiasi program ramah lingkungan, termasuk rencana pembentukan pojok sampah dan kampanye pengurangan sampah plastik yang dilakukan oleh OSIS. Pengabdian ini membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, mahasiswa, dan perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan lingkungan hidup yang aplikatif. Dengan dukungan berkesinambungan, generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan sekolah dan ekonomi wilayah yang berkelanjutan.
Revitalisasi manajemen badan usaha milik desa (BUMDes) Ketmoen, Adrianus; Leki, Salomon; Lawalu, Emiliana Martuti; Indrawati, Agnes Susanti; Pongge, Maria Imaculata; Lado, Ferida Agata Kale
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.22190

Abstract

Dalam undang-undang desa, pengertian BUMDes adalah badan usaha yang seluruh bagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang terpisahkan guna mengelola asset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Revitalisasi adalah upaya untuk mendaur ulang (Recycle) dengan tujuan untuk memvitalkan kembali fungsi utama dengan kata lain mengembalikan pada vitalitas fungsi utamanya yang telah pudar. Tujuan dari terlaksananya kegiatan ini yakni dilakukannya revitalisasi manajemen BUMDes Kotiom Desa Tunoe dikarenakan keadaannya saat ini yang sedang “mati suri” berdasarkan wawancara awal dengan Kepala Desa Tunoe. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini terlaksana dengan metode ceramah dan pendampingan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah outreach methods sehingga terjadi kontak langsung dengan Masyarakat dalam hal ini manajemen pengelola BUMDes Kutiom. Rencana tindak lanjud kegiatan ini yakni dengan melakukan proses pendampingan dilakukan secara langsung maupun memanfaatkan teknologi system informasi yang tersedia dengan membuat WA Group sehingga manfaat kegiatan bukan hanya bersifat pendampingan, tetapi sampai eksekusi lapangan berupa perubahan manajemen BUMDes, perumusan model usaha, dan pemetaan potensi lokal yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, BUMDes Kutiom dan Desa Tunoe dijadikan desa binaan sehingga pendampingan dan pembinaan terjadwal. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman aparatur desa maupun manajemen pengelola BUMDes tentang fungsi, peran, dan manfaat keberadaan BUMDes. Hasil revitalisasi dirumuskan manajemen pengelola BUMDes yang baru dengan pemahaman dan praktek pemanfaatan potensi lokal desa yang pemanfaatannya menjadi kekuatan bagi perkembangan BUMDes.
Model Pengembangan Usaha Wisata Kuliner Oepoi Dalam Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Kupang: Model Pengembangan Usaha Wisata Kuliner Lawalu, Emiliana Martuti; Ketmoen, Adrianus; Taneo, Brian
Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2023): Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jep.v5i2.4428

Abstract

Covid 19 caused economic instability of society. In this case is small and middle business sector. It was dealing with the decline of people’s purchasing power because of social distancing and large-scale social restriction policy. The results are happened the termination of employment, the decrease in sale turnover and even close the business. For small and middle business pertaining culinary tour, naturally it encountered the problem because of being empty buyers for their culinary products. The goal of this study is to explore business delineation of culinary tour in Oepoi Kupang and such business strategy in responding Covid 19. While the method used for gaining the goal are qualitative one, such as interview, participant observation, and literature review. The results of study denoted that culinary business are dominated by settler or Javanese entrepreneur, and take charge of the stall at fee IDR 1.500.000 per mounth. Business delineation was dealing with income declining because of government large-scale restriction policy. Even so, the entrepreneurs steady to survive in running the business. The strategi they make to maintain the busniss is selling by E-commerse and digital marketing. It is importan strategic choice to the income improvement and give the easiness to consumer in shoping. Moreover as entrepreneurs they need to improve for the good service through products quality, hygiene guarantee, products safety, and service quality improvement.
EDUKASI GREEN ECONOMY DAN KEWIRAUSAHAAN HIJAU BAGI SISWA SMAK SINT CAROLUS PENFUI KUPANG Maria Imakulata Pongge; Adrianus Ketmoen; M. E. Perseveranda; Salomon Leki; Marius Masri; Emiliana Martuti Lawalu; Agnes Susanti Indrawati; Adelheid Elisabet Loda; Maksimilianus Jati Gamatara; Kristina Wada Betu; Mariano Firmansyah; David Manafe
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34069

Abstract

Abstrak: Perubahan iklim dan meningkatnya pencemaran lingkungan menuntut adanya pendidikan green economy dan kewirausahaan hijau untuk membentuk generasi yang peduli keberlanjutan. SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang menghadapi tantangan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep tersebut, yang belum terintegrasi secara optimal dalam kurikulum. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sumber daya berkelanjutan serta pengembangan ide usaha ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, edukasi, dan diskusi interaktif, melibatkan 4 guru dan 40 siswa sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa hingga 80% tentang konsep green economy dan kewirausahaan hijau, serta keterlibatan aktif dalam diskusi. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan potensi kewirausahaan siswa untuk mendukung ekonomi lokal berkelanjutan. Guru dan pihak sekolah menilai kegiatan ini relevan dengan pendidikan karakter masa kini dan berpotensi menjadi langkah awal integrasi tema keberlanjutan ke dalam pembelajaran sekolah.Abstract: Climate change and increasing environmental pollution demand the integration of green economy and green entrepreneurship education to shape a generation that is committed to sustainability. SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang faces the challenge of low student understanding of these concepts, which have not yet been optimally integrated into the curriculum. This community service program aims to enhance students’ knowledge and skills in sustainable resource management and the development of environmentally friendly business ideas. The activities were conducted through socialization, education, and interactive discussions, involving 4 teachers and 40 students as participants. Evaluation was carried out through observation, pre-tests, post-tests, and interviews. The results showed an improvement of up to 80% in students’ understanding of green economy and green entrepreneurship concepts, along with active engagement in discussions. The program not only raised environmental awareness but also fostered character building, creativity, and entrepreneurial potential to support a sustainable local economy. Teachers and school representatives assessed the program as relevant to current character education challenges and a potential starting point for integrating sustainability themes into the school curriculum.
Co-Authors Adelheid Elisabet Loda Adri Gabriel Sooai Agnes Susanti Indrawati Agnes Susanti Indrawati Alfira Nay, Yustina Alfry Aristo Jansen Sinlae Andrian Haro Ang, Clarisa Margaretha Anggelina Delviana Klau Anggraeny Paridy Anselmus Boy Baunsele Aoetpah, Yuan M. Apolinaris Tnesi Apolonia Loda Apryanus Fallo Ayub A. Mautorin Banase, Marianus Antonius Deo Datus Bau Mau, Ignatia Thomasita Baunsele, Anselmus Benurtiana Vevin Boelan, Erly G. Correia, Maria Fatima M.M Damung, Maria Fatima David Manafe Degeovani, Leonardo Emiliana Martuti Lawalu Emiliana Martuti Lawalu Engelbertus G. Ch. Watu Enike Tje Yustin Dima Erly Grizca Boelan Evafgia M. Gratya Bare Firmansyah, Mariano Francisco Pinto Oliviera Fransiskus Algentianus Kato Gani, Elisabeth Adelia Merdeka Wati Gaudensiana Nahak Gerardus Diri Tukan Hedwigh Hendrikus Temai Lejap Hendrawan, Mauritsius Sepis Hildegardis Missa Hironimus Dopo Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imakulata Pongge, Maria Jelatu, Marcelina D. Kelen, Agnes Nirek Klau, Anggelina Delviana Klotilda S. Andi Kolin, Angelina Febriani Krisdayanti, Mariana O. Kristina Wada Betu Kristina Wada Betu Lado, Ferida Agata Kale Langobelen, Oktofian Ama Dudeng Leki, Salomon Lembata, Michael Ciputra Lengur, Eufrasia Reneilda Arianti Leni Marlina Kanadjo Lentisia Gude Leu, Euvemia P. C Loda, Adelheid Elisabet M. E. Perseveranda M. E. Perseveranda M.E Perseveranda M.E. Perseveranda Maksimilianus Jati Gamatara Maksimilianus Paulus Jati Gamatara Manuk, Vinsensia L. Maria Augustin Lopes Amaral Maria Bernadethe Mawarni Gelu Wutun Maria Imakulata Pongge Maria Imakulata Pongge Maria O. Krisdayanti Maria Vianney Meak Mariano Firmansyah Mariano Firmansyah Marius Masri Marius Masri Sadipun Martuti Lawalu, Emiliana Mau, Selviana Maximus M Taek Nahak, Eviana Nama, Ermelinda Palan Nani, Paskalis A. Nawa, Alexandro E. Henuk Nay Nimur, Yohana Priskalia Paskalis Andrianus Nani Paulus Adrianus K. L. Ratumakin Perseveranda, M.E Perseveranda, ME Petronela A. Balol Petrus Fernando Putra Wolla Pongge, Maria Imaculata Pongge, Maria Immaculata Priscilla M. A Hornay Ratumakin, Paulus A. K. L. Renoat, Ronald E. Ridan, Emiliana Rofina M. Rua Rondi, Selviana Muda Sakan, Kornelis Aryanto Salomon Leki Salomon Leki Sape, Natalsya Vandana Sarani M. Tulun Saru, Joaquina Felicia Selfiana Goetha Seran, Apriliani Mariche Silvius Bria Solly Aryza Stanis Man Stefanie Noviega Bribin Burin Susana P. Baso Susanti Indrawati, Agnes Susanti Indrwati, Agnes Taek, Maximus M. Taneo, Brian Taninhelon, Defita Desideria Thaumaet, Barnabas Thomas Ola Langoday Tje Yustin Dima, Enike Turi, Veronika T. D Uri, Falenria Viany Cecilia Pah Wada Betu, Kristina Watu, Engelbertus Gloria Christy Watu, Engelbertus Glory Christy Wella, Bheatrix S. T Yasinta S. Enes