p-Index From 2021 - 2026
7.978
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan MediaTor: Jurnal Komunikasi Mediator Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Edulib Lentera Pustaka Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF PRofesi Humas Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Jurnal Belantara Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Jurnal Pustaka Ilmiah Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Jurnal Kesehatan Tambusai Information Science and Library Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Informatio: Journal of Library and Information Science ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan LibTech : Library and Information Science Journal Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan Media Pustakawan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Signal PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Social And Economics Research Libraria: Ilmu Perpustakaan dan Informasi MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies journal of social and economic research BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL AKTIVITAS GERAKAN LITERASI BERBASIS KOMUNITAS DI SUDUT BACA SOREANG Yanto, Andri; Rodiah, Saleha; Lusiana, Elnovani
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.265 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11629

Abstract

One of the literacy movements that is currently developing is the proliferation of various communities Taman Bacaan Masyarakat (TBM) which was established by the community to provide access to information to the public in order to realize lifelong learning. Sudut Baca Soreang (SBS) as a TBM by relying on a variety of community is very active in making various activities literacy movements. This study aims to create a model of literacy movement activities undertaken by SBS with the end result was the model of a community -based literacy movement activities so that it can be one model for other TBM in making various activities literacy movements. The research method used in this study is a qualitative research using case study approach. The results showed that the shape of the literacy movement activities SBS driven by volunteers as well as spearhead in carrying out various activities that have been prepared weekly/monthly/yearly with one of the volunteers as person in charge. All activities are always evaluated regularly. This model can move literacy activities, promotional activities and drives the field of literacy advocacy activities. The manager of SBS (founders, trustees and volunteers) to make a wide range of activities aimed at local communities, which involves internal SBS as well as external parties SBS from local communities, students and community leaders and other strategic partners as a driver of literacy programming that has been designed by the manager of SBS, All activities that have been implemented are supported by promotional efforts through social media such as facebook as a primary medium.Salah satu gerakan literasi yang saat ini berkembang adalah menjamurnya berbagai komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang didirikan oleh masyarakat untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat guna mewujudkan pembelajaran sepanjang hayat. Sudut Baca Soreang (SBS) sebagai sebuah TBM dengan mengandalkan berbagai komunitas masyarakat sangat aktif dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Kajian ini bertujuan untuk membuat model aktivitas gerakan literasi yang dilakukan oleh SBS dengan hasil akhirnya adalah adanya model aktivitas gerakan literasi berbasis komunitas sehingga dapat menjadi salah satu percontohan bagi TBM lainnya dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk aktivitas gerakan literasi SBS dimotori oleh relawan serta menjadi ujung tombak dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang telah disusun setiap minggu/bulan/tahunan dengan salah seorang sukarelawan sebagai penanggungjawabnya. Seluruh aktivitas tersebut selalu dilakukan evaluasi secara rutin dan dilakukan evaluasi tahunan pula. Model ini dapat menggerakkan aktivitas literasi, promosi kegiatan dan menjadi penggerak kegiatan advokasi bidang literasi. Para pengelola SBS (pendiri, pengurus dan relawan) membuat berbagai aktivitas yang ditujukan untuk masyarakat sekitar yang melibatkan pihak internal SBS maupun pihak ekternal SBS mulai dari masyarakat sekitar, pelajar ataupun tokoh masyarakat dan mitra strategis lainnya sebagai penggerak kegiatan literasi yang telah dirancang oleh pengelola SBS. Seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan didukung oleh upaya promosi melalui media sosial berupa facebook sebagai media utama.
ANALISIS TINGKAT KUALITAS JASA LAYANAN DI PERPUSTAKAAN DAN PUSAT INFORMASI ILMIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PADJADJARAN Mauladhy, Jevon Joenesty; Damayani, Ninis Agustini; Rodiah, Saleha
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.848 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v2i1.11620

Abstract

This study aimed to measure how far the library service quality in Academic Library using LibQual+™ instrument, the measurement model of service quality based on perceptions and expectations of the three dimension consist Affect of Services (the attitude and the ability of library staff on serving students), Information Control (quality and availability of the information source in library), Library as Place (library as place and surrounding). Respondents were ask to rate the three criteria, namely the minimum expectations, desired expec- tations, and perceived. Service quality is a gap between the perceptions (perceived) with the minimum or desired expectations. Respondents were asked to assess the scale of 1 – 9, the lowest value is 1 and the highest is 9. Through a questionnaire that has been distributed, have generally showed that users feel satisfaction with the services that have been provided by the P2I2 FEB Unpad librarys.­­­­­­­Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kualitas layanan perpustakaan di Perpustakaan Akademik meng- gunakan instrumen LibQual+™, model pengu- kuran kualitas pelayanan ini berdasarkan persepsi dan harapan tiga dimensi yang terdiri dari Pengaruh Layanan (sikap dan kemampuan staf perpustakaan pada melayani siswa), Pengendalian informasi (kualitas dan ketersediaan sumber informasi di perpustakaan), Perpustakaan sebagai sebuah tempat (perpustakaan sebagai tempat dan sekitarnya). Responden meminta untuk menilai tiga kriteria, yaitu harapan minium, harapan yang diinginkan, dan dirasakan. Kualitas pelayanan merupakan kesenjangan antara persepsi (di- rasakan) dengan minimum atau harapan yang diinginkan. Responden diminta untuk menilai skala 1-9, nilai terendah adalah 1 dan tertinggi adalah 9. Melalui kuesioner yang telah didis- tribusikan, umumnya menunjukkan bahwa peng- guna merasakan kepuasan dengan layanan yang telah disediakan oleh P2I2 Februari Unpad perpustakaan.
LITERASI INFORMASI MASYARAKAT PESISIR DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Komariah, Neneng; Yusup, Pawit M; Rodiah, Saleha; Saepudin, Encang
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.817 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9997

Abstract

This research examined information literacy in coastal community towards  woman empowerment program in Cipatujah District – Tasikmalaya Regency. It used mixed methods and technique of collecting data were questionnaire, interviews, focus group discussion, observation and literature study. The research aims to determine the level of information literacy in coastal community towards woman empowering program, started from planning, executing, benefit decision, and evaluation of woman empowerment program. The benefit of this research is a form of evaluation, especially against government policy implementation of Tasikmalaya Regency. The results showed levels of community literacy towards woman empowerment program started from planning, executing, benefit decision, and evaluation can be categorized as positive. It means the community have been already literate. It is based on a statistical calculation results illustrate that the median value is smaller than the value of the score and the value of score is less than the value of the third quartile. Based on the results of data processing, it can be concluded that the coastal community in the Cipatujah District – Tasikmalaya Regency already literate towards woman empowerment program.     Penelitian ini mengkaji mengenai Literasi Informasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya. Dengan menggunakan mixed methods dan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat. Manfaat penelitian ini yakni sebagai bentuk evaluasi program terutama terhadap im-plementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Tasik-malaya.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat  literasi masyarakat Pesisir terhadap program pemberdayaan perempuan baik pada tahap pe-rencanaan, pelak-sanaan, pengambilan manfaat, dan  evaluasi  program dapat dikategorikan positif artinya masyarakat sudah literat. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan statistic yang menggambarkan bahwa nilai median lebih kecil dari nilai skor dan nilai skor lebih kecil dari nilai kuartil III. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Masyarakat Perisisir di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya sudah literat terhadap program pemberdayaan perempuan. 
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN PUSKESMAS DTP TAROGONG KABUPATEN GARUT Saleha Rodiah; Evi Rosfiantika; Andri Yanto
Sosiohumaniora Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.666 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v18i1.9357

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya Pusat Kesehatan Masyarakat Dengan Tempat Perawatan (Puskesmas DTP) Tarogong Kabupaten Garut dalam kegiatan strategi promosi kesehatan ditinjau dari : 1)pemberdayaan, 2) bina suasana, 3) advokasi dan 4) kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan berupa wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik purposif, informan penelitian ini berjumlah 9 orang. Kesimpulan penelitiannya adalah: 1) strategi promosi kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dilakukan berjenjang oleh petugas kesehatan Puskesmas DTP Tarogong serta kader pemberdayaan masyarakat (KPM) kepada individu, kelompok dan masyarakat dalam bentuk penyuluhan, konseling, demonstrasi dan dialog; 2) Bina suasana diupayakan melalui kegiatan promosi kesehatan di luar gedung dan di dalam gedung, dengan pengunaan media promosi serta perilaku petugas kesehatan; 3) advokasi ditujukan dan melibatkan komitmen serta dukungan seperti Pimpinan Kecamatan Tarogong Kaler dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dalam upaya pembuatan kebijakan/ regulasi dan pengadaan sumber daya; dan 4) kemitraan saat ini masih mengandalkan kehadiran mitra yang menawarkan kegiatan tertentu untuk ikut sertadalam kegiatan promosi kesehatan.
PENGUATAN PERAN PERPUSTAKAAN DESA DALAM DISEMINASI INFORMASI KESEHATAN LINGKUNGAN Saleha Rodiah; Agung Budiono; Neneng Komariah
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.574 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.19350

Abstract

Informasi kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat agar masyarakat memiliki kesadaran dan berpartisipasi aktif dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu diseminasi informasi kesehatan sangat penting untuk dilakukan bukan hanya oleh Dinas Kesehatan, tetapi juga oleh institusi sosial baik formal maupun nonformal. Perpustakaan desa merupakan salah satu unit kerja di bawah pemerintah desa yang berfungsi sebagai sarana belajar masyarakat melalui sumber-sumber informasi yang tersedia. Oleh karena itu sangat tepat apabila perpustakaan desa berperan aktif dalam diseminasi informasi kesehatan. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan wawasan pengetahuan mengenai upaya penguatan perpustakan desa dalam aspek fasilitas, koleksi sumber-sumber informasi, staf perpustakaan, dan kebijakan yang mendukung   dari pemerintah desa berkaitan dengan dana, staf perpustakaan, dan sosialisasi perpustakaan pada masyarakat. Perpustakaan desa yang sudah optimal dapat berperan dalam diseminasi informasi kesehatan melalui penyediaan koleksi tentang kesehatan, dan staf perpustakaan berperan sebagai fasilitator informasi kesehatan.
PENDIDIKAN LITERASI LINGKUNGAN SEBAGAI PENUNJANG DESA WISATA AGRO KECAMATAN PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN Neneng Komariah; Pawit M Yusup; Encang Saepudin; Saleha Rodiah
Dharmakarya Vol 6, No 2 (2017): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.648 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i2.14781

Abstract

ABSTRACT Paledah Village, Padaherang District Pangandaran Regency is one of the villages being developed into an agro tourism village. Therefore, environmental maintenance efforts need to be done by all levels of society, because the natural environment which still original and distinctive is an asset for the tourist village. One effort that can be done is   environmental literacy education that can be given to all levels of society including children. It will make the children   understand the importance of environmental maintenance early on. The target audience of this PKM activities are teachers of PAUD and Posyandu cadres in Padaherang Sub-district. They will become facilitators of environmental literacy education and environmental preservation models for children and communities in their respective areas. This PKM activity aims to provide knowledge insight and create awareness on posyandu cadres and PAUD teachers about the importance of environmental literacy education and become human literate environment. The method used in the form of counseling covering three main topics are   environment and village tourism, environmental literacy education for children, and  environmental health. Based on the post-test and monitoring and evaluation that have been done, it can be seen that the   participants have understood the importance of environmental maintenance. PAUD teachers have conducted environmental literacy education on their students, and posyandu cadres have spread their knowledge in their respective working areas.ABSTRAKDesa Paledah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu desa yang sedang dikembangkan menjadi desa wisata agro. Oleh karena itu upaya pemeliharaan lingkungan perlu dilakukan oleh semua lapisan masyarakat, karena lingkungan alam yang masih asli dan khas merupakan asset bagi desa wisata. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan pendidikan literasi lingkungan yang dapat diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk anak-anak, agar mereka  memahami pentingnya pemeliharaan lingkungan sejak dini. Khalayak sasaran kegiatan PKM ini adalah guru-guru PAUD dan para kader Posyandu di Kecamatan Padaherang, agar mereka menjadi fasilitator pendidikan literasi lingkungan dan model pemelihara lingkungan bagi anak-anak dan komunitas yang ada di wilayahnya masing-masing. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan dan menciptakan kesadaran pada para kader posyandu dan guru-guru PAUD  tentang pentingnya  pendidikan literasi lingkungan dan menjadi manusia yang literat lingkungan.  Metode yang digunakan berupa penyuluhan yang meliputi tiga topik utama, yaitu: tentang lingkungan dan desa wisata,  pendidikan literasi lingkungan untuk anak, dan  tentang kesehatan lingkungan. Berdasarkan post-test serta monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa  peserta penyuluhan telah memahami pentingnya pemeliharaan lingkungan. Para guru PAUD telah melakukan pendidikan literasi lingkungan  pada anak didiknya, dan para kader posyandu telah menyebarkan pengetahuannya di wilayah kerjanya masing-masing.     
PEMBERDAYAAN KADER PKK DALAM USAHA PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Saleha Rodiah; Elnovani Lusiana; Merryam Agustine
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.486 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.9923

Abstract

Masalah kesehatan merupakan salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian khusus, dalam hal ini di wilayah Kecamatan Jatinangor, karena semua orang mempunyai hak untuk dapat hidup sehat. Beberapa persoalan yang mengemuka di Jatinangor adalah sarana dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai di daerah pinggiran, kekurangan air saat kemarau dan adanya wilayah yang terkena banjir saat musim hujan yang dapat mempengaruhi kualitas     kesehatan masyarakat. Strategi promosi kesehatan untuk mengatasi persoalan yang terkait dengan kesehatan yaitu pemberdayaan atau empowerment, dengan masyarakat sebagai sasaran utama kegiatan promosi kesehatan. Untuk itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program studi Ilmu Perpustakaan turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan partisipasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Metode pelaksanaannya terdiri dari : (1) Persiapan; (2) Pelaksanaan Diskusi Kelompok Terpusat (FGD); (3) Pelaksanaan Penyuluhan; dan (4) Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya kesamaan persepsi para kader PKK mengenai upaya peningkatan derajat kesehatan melalui penyebarluasan informasi kesehatan dan penguatan partisipasinya. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan kader PKK yang terstruktur dan komprehensif, dapat mendukung terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Jatinangor melalui penyebarluasan informasi kesehatan.
DISEMINASI INFORMASI PEDULI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DESA PALEDAH KABUPATEN PANGANDARAN Neneng Komariah; Pawit M. Yusup; Encang Saepudin; Saleha Rodiah
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.19468

Abstract

Daerah perkebunan dan perhutanan bisa menjadi tujuan wisata baru yang menawarkan keindahan alam dan pendidikan. Selain itu, dengan berkembangnya agrowisata di satu daerah tujuan wisata akan memberikan manfaat untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah. Agar potensi wisata alam dapat terus dipertahankan dan diwariskan pada generasi di masa mendatang, diperlukan usaha dan kerjasama masyarakat sekitar untuk terus melestarikan alam serta kekhasannya. Salah satunya dengan diseminasi informasi peduli lingkungan pada masyarakat Desa Paledah Kabupaten Pangandaran. Metode pelaksanaan PPM ini dilakukan dengan focus group discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh aparatur desa, pengembang desa agrowisata, para kader PKK, guru PAUD dan tim pelaksana PPM. Dari FGD tersebut dihasilkan upaya diseminasi berupa buku panduan dan infografis mengenai informasi peduli lingkungan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat Desa Paledah memiliki sikap peduli lingkungan yang dapat terlihat dari perilaku sehari-hari dengan selalu menjaga kebersihan, aktif kerja bakti, hemat air dan energi.
SOSIALISASI LITERASI KOMUNIKASI KESEHATAN PENGOBATAN ALTERNATIF ISLAMI DI DESA HEGARMANAH KECAMATAN JATINANGOR Susanne Dida; Evi Novianti; Elnovani Lusiana; Saleha Rodiah; Trie Damayanti; Rostika Yuliani; Moh. Faidol Juddi
Dharmakarya Vol 9, No 3 (2020): September, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i3.23688

Abstract

Perkembangan informasi saat ini semakin meningkat khususnya dalam hal informasi kesehatan. Keberadaan internet, sepaket dengan kebudayaan yang terbangun di dalam ruang publik baru membuat masyarakat sulit membedakan informasi faktual dan hoax. Adapun salah satu informasi kesehatan saat ini adalah informasi mengenai pengobatan-pengobatan alternative berbasis islami. Salah satu jenis pengobatan tradisional berbasis islami yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah pengobatan thibbun nabawi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi komunikasi kesehatan adalah dengan cara memberikan informasi mengenai cara pengobatan alternative berbasis islami kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan contoh-contoh kontemporer dan pemaparan terkait risiko-risiko dari ketersebaran hoax khususnya dalam hal informasi komunikasi kesehatan. Kegiatan ini dimaksudkan merupakan upaya membangun model edukasi dan literasi komunikasi kesehatan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam mengenali dan merespon hoax khususnya dalam hal komunikasi kesehatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk terbentuknya wawasan masyarakat dengan pemilihan pengobatan alternative yang tepat dan terpercaya dan untuk mengetahui dan memahami pentingnya factor-faktor apa saja yang dapat menjadi acuan dalam memilih pengobatan alternatif. Hasil dan pembahasan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta terlihat sangat antusias dan mendapat pemahaman baru mengenai informasi seputar pengobatan alternative sehat serta masyarakat telah mengetahui jenis-jenis pengobatan dan tempat pengobatan alternative sehat yang dapat dipercaya dan tidak ada motif  penipuan. Simpulan dari kegiatan ini adalah wawasan masyarakat akan adanya hoax dalam mencari informasi pengobatan alternative sudah terbentuk dengan baik, hal ini dilihat dari antusias para peserta mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai literasi informasi antara berita hoax dan berita secara resmi terutama dalam hal informasi di bidang kesehatan, mendapat pengetahuan mengenai macam-macam pengobatan alternative sehat.
LITERASI INFORMASI MASYARAKAT PESISIR DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Neneng Komariah; Pawit M Yusup; Saleha Rodiah; Encang Saepudin
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.817 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9997

Abstract

This research examined information literacy in coastal community towards  woman empowerment program in Cipatujah District – Tasikmalaya Regency. It used mixed methods and technique of collecting data were questionnaire, interviews, focus group discussion, observation and literature study. The research aims to determine the level of information literacy in coastal community towards woman empowering program, started from planning, executing, benefit decision, and evaluation of woman empowerment program. The benefit of this research is a form of evaluation, especially against government policy implementation of Tasikmalaya Regency. The results showed levels of community literacy towards woman empowerment program started from planning, executing, benefit decision, and evaluation can be categorized as positive. It means the community have been already literate. It is based on a statistical calculation results illustrate that the median value is smaller than the value of the score and the value of score is less than the value of the third quartile. Based on the results of data processing, it can be concluded that the coastal community in the Cipatujah District – Tasikmalaya Regency already literate towards woman empowerment program.     Penelitian ini mengkaji mengenai Literasi Informasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya. Dengan menggunakan mixed methods dan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat. Manfaat penelitian ini yakni sebagai bentuk evaluasi program terutama terhadap im-plementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Tasik-malaya.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat  literasi masyarakat Pesisir terhadap program pemberdayaan perempuan baik pada tahap pe-rencanaan, pelak-sanaan, pengambilan manfaat, dan  evaluasi  program dapat dikategorikan positif artinya masyarakat sudah literat. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan statistic yang menggambarkan bahwa nilai median lebih kecil dari nilai skor dan nilai skor lebih kecil dari nilai kuartil III. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Masyarakat Perisisir di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya sudah literat terhadap program pemberdayaan perempuan. 
Co-Authors Adikancana, Hamzah Syarif Agung Budiono Agung Budiono Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Agustine, Merryam Aini, Qurratu Alfaris, Siti Alifia Andri Yanto Andri Yanto Anggun Rismawanti Angie Poetri Febrina Azzahra Anindya, Talitha Apriyana, Fina Aqila Ramadhiani Ariani, Andi Kamila Arsyanda, Diva Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Asep Zainal Abidin Atsilah Sofy Aliah Aulia, Zelin Nur Azzahra, Azizah Balqis Annisa Ramdhani Baok, Simson P. E Berliana, Naresh Aurelia Chelsea Maharani Alkautsar D, Ninis Agustini Dani, Ocxiela Imel Debora Sitorus Debora, Situmorang Dian Pertiwi Diana Saiful Bahry, Farrah Edwin Rizal Elnovani Lusiana Encang Saepudin Encang Saepudin Encang Saepudin Evi Novianti Evi Nursanti R Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Evi Rosfiantika Fachri Rizky Pratama Fajri Hakim Nurliansyah Farida Nurfalah, Farida Fauziyah, Helen Nur Fitri Perdana, Fitri Gabriella Hadjar Utami Ihsaninnisa, Nalurita Ijlal Septian, Falih Ilma Maliha Jevon Joenesty Mauladhy Kartika H, Ainun Khoerunnisa, Lutfi Lutfi Khaerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa M. Zaky Rakhmat Madani, Zukhrufa Aura Malik, Rifki Rizkia Maryani, Eni Mauladhy, Jevon Joenesty Mawaddah, Roudhotul Meigrete, Jean Merryam Agustine Moh Faidol Juddi Muhammad Daffa Hafidzan Mulyana, Graceline Esterini Mustaffa, Normah Nabhilla Adzra Suwandi Nazar, M Azis Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini Ninis Agustini d Ninis Agustini Damayani Nissa, Ervina Nur Noviani, Resti Nuning Kurniasih Nurcahyani, Hestianna Nurfadillah, Shalsa Nurmustafha, Nida Nursari, Tita Pawit M Yusup Prijana Prijana Putri, Salsa Amalia Rafif Ramdhani Rahma , Silkvi Kheir Rahmi, Syahla Nurlaeli Ramdhani, Rafif Ratna Anggraeni Ratna Anggraeni Resti Noviani Rizal , Edwin Rizki Nurislaminingsih, Rizki Rohanda Rohanda Romadona, Rizki Rostika Yuliani Rozaanah Khoerunnisa Rully Khairul Anwar Saepuddin, Encang Sahlia, Malva Salsa Amalia Putri Samson CMS Shalsa Nurfadillah Silvia Fitriani Simson P. E Baok Siti Khodijah, Ute Lies Sri Maryanti Sukaesih, - Sulaiman, Kabir Alabi Susanne Dida Syarif, Najlaa Teguh laksana Thalia Rizky Augustine Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Trie Damayanti Tyas, Zahra Wenning Ute Lies Siti Khadijah Wina Erwina Yunus Winoto Yunus Winoto Zaky Rakhmat, M. Zhafira kenes Yurialvita Zulfikar Akbar, Zulfikar