Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Pedagang Di Pasar Liu Kabupaten Wajo Afiana Rahmi; Nurul Ulfah Mutthalib; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i1.354

Abstract

Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus (Covid-19) yang menyebabkan gangguan pada system pernapasan. Masih ditemukan pedagang pasar yang tidak paham pentingnya pencegahan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran perilaku pedagang pencegahan Covid-19 di Pasar Liu Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel dengan metode accidental sampling sebanyak 78 responden. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sekitar 60% perilaku pedagang kurang baik dalam menerapkan pencegahan Covid-19 dan sekitar 40% perilaku pedagang baik dalam menerapkan pencegahan Covid-19, karena masih banyak pedagang yang kurang pengetahuan tentang pentingnya pencegahan Covid-19. Penelitian ini menyarankan kepada petugas kesehatan dan pengurus pasar untuk memperbanyak melalukan penyuluhan kepada pedagang tentang pencegahan Covid-19 sehingga dapat meningkatkan pengetahuan pedagang tentang pencegahan Covid-19.
Analisis Faktor Determinan Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Stunting Di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros Aulia Almukarramah; Hasriwiani Habo Abbas; Arman; Wardiah Hamzah; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.373

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang sering menyebabkan motorik halus anak terganggu dan terlambat. Motorik halus merupakan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh sebagian otot-otot kecil tubuh. Prevalensi stunting di Kabupaten Maros menempati urutan ke empat tertinggi (>40,0%).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perkembangan Motorik Halus pada balita stunting di Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi sebanyak 98 balita stunting. Pengujian hipotesis dengan uji Chi-Square. Instrumen yang digunakan kuesioner dan microtoice. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17,3% balita stunting memiliki motorik halus normal dan sebanyak 82,7% balita stunting memiliki motorik halus suspect. Terdapat hubungan pola makan (p=0,036), riwayat penyakit infeksi (p=0,032) dan pemberian ASI (p=0,003) dengan motorik halus balita stuntingsedangkan tidak terdapat hubungan pengetahuan ibu (p=0,604) dengan motorik halus balita stuntingdi Puskesmas Mandai Kabupaten Maros.Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan pola makan, riwayat penyakit infeksi, pemberian ASI dan tidak terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan motorik halus balita stunting.Penelitian ini menyarankan kepada orang tua agar selalu memperhatikan tumbuh kembang anak sejak lahir agar tidak mengalami kelambatan pertumbuhan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Computer Vision Syndrome (CVS) Dengan Karyawan Pengguna Komputer Di PT. Waskita Karya Dian Utami Putri; Nurul Ulfah Mutthalib; Andi Sani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.392

Abstract

Hasil riset yang dilakukan National Institute of Occupational Health (NIOSH) menunjukkan hampir 88% dari seluruh pengguna komputer mengalami Computer Vision Syndrome (CVS). Hampir 45 juta pekerja menggunakan komputer dengan menatap layar secara terus menerus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Computer Vision Syndrome (CVS) pada karyawan pengguna komputer di PT. Waskita Karya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 34 orang  yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada responden. Data di analisis dengan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dan nilai α = 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan gejala Computer Vision Syndrome (CVS) adalah jarak pandang (p-value = 0,002) sedangkan yang tidak berhubungan yaitu durasi kontak (p-value= 1,000). Diharapkan kepada karyawan yang mengalami Computer Vision Syndrome (CVS) agar memperbanyak istirahat, memaksimalkan kedipan dan sesekali pindahkan arah pandangan dari layar monitor komputer.
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Personal Hygiene Organ Reproduksi Eksterna Remaja Putri di SMP Negeri 30 Makassar Sibua, Nanda Fitriyah; Arman; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.499

Abstract

Tindakan Personal Hygiene organ reproduksi eksterna merupakan tindakan awal menjaga kesehatan reproduksi. Personal hygiene organ reproduksi eksterna yang tidak baik dapat menyebabkan terjadinya penyakit infeksi pada organ reproduksi seperti Flour albus, vaginitis bacterial, endometritis, Non Gonococcal Urethtritis (NGU), candidiasis, servisitis, dan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui faktor – faktor yang berhubungan dengan tindakan personal hygieneorgan reproduksi eksterna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar sebanyak 196 orang dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukan sikap diperoleh nilai p value= 0,000 ≤ 0,05, pengetahuan diperoleh nilai p value= 0,642 > 0,05, sumber informasi nilai p value= 0,367 > 0,05, Ketersediaan Sarana WASH dengan nilai p value=0,792 > 0,05. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan personal hygiene organ reproduksi eksterna remaja putri di SMP Negeri 30 Makassar.Pihak SMP Negeri 30 Makassar diharapkan dapat bekerjasama dengan berbagai sektor termasuk sektor kesehatan sebagai upaya penyuluhan kesehatan khususnya tentang kesehatan reproduksi kepada siswa – siiswi di sekolah dan meningkatkan ketersediaan fasilitas sarana WASH guna meningkatkan tindakan personal hygiene para siswa/siswi.
Pengaruh Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anak Usia 8-13 Tahun Rustam, Ermi; Mutthalib, Nurul Ulfah; Rahman, Harpiana
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.516

Abstract

Mitigasi adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Usia 8-13 Tahun Di Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian “pra experimental” yang bersifat analitik dengan menggunakan metode penelitian “One-group pra-post test design”. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang bertempat tinggal di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara sebanyak 626 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebesar 244 anak. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisa data penelitian ini dilakukan uji secara kuantitatif pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak sebelum diberikan edukasi yaitu 200 (82,0%) memiliki pengetahuan kurang. dan tingkat pengetahuan anak setelah diberikan edukasi termasuk dalam kriteria tinggi yaitu 221 (90,6%) memiliki pengetahuan cukup. Sikap anak sebelum diberikan edukasi memiliki sikap negatif 204 (83,6%) dan sikap anak setelah diberikan edukasi memiliki sikap positif sebanyak 221 (90,6%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi mitigasi bencana banjir melalui video animasi terhadap pengetahuan dan sikap anak.
EFIKASI DIRI MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS Safruddin, Safruddin; Ulfah Mutthalib, Nurul
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v16i1.316

Abstract

Hemodialysis therapy is routinely conducted on end-stage chronic kidney disease patients approximately 2-3 times a week for the patient's survival. However, numerous physical, psychological, and socio-economic problems arise in patients due to routine hemodialysis, thereby impacting the patient's quality of life. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and the quality of life of end-stage renal disease (ESRD) patients undergoing hemodialysis (HD). The research employs an analytical observational design with a cross-sectional study approach. The study population includes all end-stage renal disease patients, and the sampling technique is accidental sampling, with a sample size of 80 patients. Data analysis involves univariate and bivariate analyses to examine the relationships among variables using statistical tests, specifically the Spearman correlation test. There is a positive correlation between self-efficacy and quality of life in the physical domain with a p-value 0.001, in the psychological domain with a p-value 0.001, in the social domain with a p-value 0.001, and in the environmental domain with a p-value 0.001.Self-efficacy has a significantly positive correlation with the improvement of the quality of life in the physical, psychological, social, and environmental domains among hemodialysis patients, with a p-value < 0.005
Pengolahan Daun Kelor oleh Kelas Ibu Fatayat NU untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Takalar Mutthalib, Nurul Ulfah; Sididi, Mansur
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v1i2.1746

Abstract

Stunting adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan, dan kurang gizikronik. Stunting dapat terjadi sebelum kelahiran disebabkan oleh asupan gizi yang sangatkurang saat masa kehamilan, pola asuh makan yang sangat kurang, rendahnya kualitasmakanan. Kabupaten Takalar masuk dalam 1 dari 10 Kabupaten yang berkontribusiterhadap tingginya angka stunting di Sulsel sebesar 44 % di tahun 2018 dan turun menjadi25 % di tahun 2019 (Dinkes Takalar 2019). Kurangnya kesadaran tentang pentingnya giziibu akan berdampak pada kurangnya upaya yang dilakukan untuk pencegahan stunting.Kondisi ini tentunya akan berlanjut sampai dengan anak lahir. Diperlukan peningkatanpengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan ibu menyusui dalam upaya pencegahanstunting melalui penyuluhan dan pengolahan daun kelor menjadi jus kelor. Hasil akhirkegiatan ini diharapkan menghasilkan luaran berupa produk bahan pangan alternatif daridaun kelor untuk pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui dalam pencegahan stunting.Metode berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi. Sebelum dilakukan penyuluhan terlebihdahulu menilai tingkat pengetahuan peserta dengan cara pretest, begitupun dengan pelatihanpengolahan daun kelor menjadi jus kelor dilakukan dengan cara evaluasi kemampuan padasaat pengolahan dilaksanakan.
Hubungan Faktor Individu Dan Faktor Pekerjaan Dengan Nyeri Punggung Bawah pada Nelayan di Desa Beru-Beru Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Nawiraeda, Citra; Ikhram Hardi S; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2000

Abstract

Dari Survei awal di kalangan pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam aktivitas penangkapan ikan dilakukan setiap hari hingga malam dengan peralatan seadanya dan bantuan tenaga manusia. Dari 8 orang nelayan yang telah diwawancarai 6 orang nelayan diantaranya mengeluhkan nyeri punggung bawah, dengan keluhan lain seperti sakit punggung, bahu, dan kaki. Kemudian proses penangkapan ikan yang tidak optimal, terutama dengan gerakan yang monoton dan berulang, hingga menyebabkan nyeri punggung bawah dalam jangka waktu panjang. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan dengan konsep cross-sectional. Popolasi dalam penelitian ini ialah sekelompok masyarakat nelayan yang berjumlah 70 orang dan sampel penelitian yaitu sebanyak 59 yang berasal dari Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, dengan menggunkan rumus Slovin. Hasil Data dikumpulkan menggunakan skala nyeri dan kecemasan (William J.K Zung, 1993) dan kuesioner Rapid Entire Body Assessment (REBA). Setelah itu, data di uji melalui uji Chi-Square dengan signifikansi 95% (α=0,05). Didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi masa kerja (ρ=0,494 > α=0,05), namun terdapat korelasi signifikan antara sikap kerja (ρ=0,002 < α=0,05), usia (ρ=0,016 < α=0,05) dan lama kerja (ρ=0,002 < α=0,05) pada pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara sikap kerja, usia, dan lama kerja ) pada pekerja nelayan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Kualitas Tidur Dan Asupan Energi Terhadap Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulawesi Selatan Munawarah, Siti; Yuliati; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2041

Abstract

Kelelahan kerja biasa terjadi akibat dari penurunan efisiensi ketahanan tubuh yang dialami setiap individu dengan gejala yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kualitas tidur dan asupan energi terhadap kelelahan kerja pada 93 perawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulawesi Selatan menggunakan kuesioner dan menerapkan analisis univariat chi-square dengan nilai p-value yang ditetapkan sebesar 0,005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kelelahan kerja (p-value = 0,015), sementara tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dan kelelahan kerja (p-value = 0,265). Penemuan ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi kelelahan kerja perawat dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan strategi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja perawat di lingkungan rumah sakit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya perhatian terhadap kualitas tidur perawat dalam mengelola kelelahan kerja, sementara perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami secara lebih mendalam faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi asupan energi dan kelelahan kerja mereka.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Bua Kabupaten Luwu Fitrah Ayu Ramadhani; Arman; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2082

Abstract

Stunting atau disebut juga dengan kerdil adalah keadaan dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya dikarenakan kekurangan asupan gizi pada saat didalam kandungan dan awal kehidupan. Pada saat dilakukan pengukuran tinggi badan dan dimasukkan kedalam growth chart WHO 2006 TB/U didapatkan interprestasi kurang dari - 2SD standar deviasi (Stunted) dan kurang dari - 3SD (Severely Stunted). Kondisi kerdil ini dapat diketahui setelah usia anak 2 tahun dan sudah melewati 1000 HPK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pendekatan cross-sectional adalah metode penelitian di mana pengukuran atau observasi dilakukan pada satu waktu tertentu tanpa melibatkan intervensi atau pengamatan yang berkelanjutan terhadap subjek penelitian Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Teknik purposive sampling, menggunakan rumus Lemeshow, dengan jumlah populasi sebanyak 103 dengan jumlah sampel 77 responden. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengetahuan Ibu Memiliki Hubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Bua. nilai p-value =0,000 yang menandakan bahwa nilai p<0,05 ASI Ekslusif Memiliki Hubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Bua. nilai p-value =0,000 yang menandakan bahwa nilai p<0,05 Dan Riwayat Penyakit Infeksi Tidak Memiliki Hubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Bua. nilai p-value =0,125 yang menandakan bahwa nilai p>0.05 Pemberian Imunisasi Tidak Memiliki Hubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Bua. nilai p-value =0,251 yang menandakan bahwa nilai p>0,05.