This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pariwisata Pesona Jurnal Ilmu Komunikasi Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Edulib ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Buletin Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jurnal Studi Komunikasi Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Acarya Pustaka Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, informasi dan kearsipan Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi Informatio: Journal of Library and Information Science Literatify : Trends in Library Development Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Dieksis ID Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Citra Multidisiplin
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kualitas Informasi Akun Instagram @museum_geologi dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers Ayumsari, Ratri; Khadijah, Ute Lies Siti; Saepudin, Encang
Literatify: Trends in Library Developments Vol 7 No 1 (2026): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v7i1.61060

Abstract

Phenomenon of content creation has driven the production of more diverse and creative information content. The more information that is produced, the more difficult it becomes for information seekers to sort through and select quality information. The research was conducted to determine the relationship between the quality of information on the Instagram account @museum_geologi and the fulfillment of followers' information needs. The method used was a quantitative research method with a correlational approach. The Instagram followers of @museum_geologi served as the research population with a sample selected using simple random sampling. The sample size was determined based on the Isaac-Michael Table, resulting in 346 sample units. After the data was collected, the data analysis process was conducted through: 1) descriptive statistics analysis and 2) inductive/inferential statistics analysis using IBM SPSS Statistics version 27. The results show that there is a strong and positive relationship between the quality of information on the @museum_geologi Instagram account and the fulfillment of its followers' information needs.
PELATIHAN PENGELOLAAN INFORMASI KEBENCANAAN OLEH PERPUSTAKAAN DESA Encang Saepudin; Ninis Agustini Damayani; Agus Rusmana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.45995

Abstract

Perpustakaan desa sebagai pusat informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan. Namun, dalam praktiknya, masih ada perpustakaan desa yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi infrastruktur, pengelolaan koleksi, maupun penyelenggaraan layanan informasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Pelatihan Pengelolaan Informasi Kebencanaan oleh Perpustakaan Desa bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola perpustakaan desa dalam mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan desa sebagai pusat edukasi dan informasi mitigasi bencana yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk melakukan pemetaan sosial dan mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi partisipatif, dan praktik langsung agar peserta memperoleh pemahaman teoritis dan keterampilan aplikatif secara seimbang. Materi pelatihan yang meliputi strategi mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan telah meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi kebencanaan secara efektif. Para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait proses identifikasi sumber informasi, klasifikasi, serta penyajian informasi melalui layanan perpustakaan yang adaptif. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan desa, khususnya dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber informasi kebencanaan yang mampu menjangkau dan memberdayakan masyarakat.
Penerapan Struktur Tiga Babak Sebagai Pendekatan Naratif dalam Penulisan Naskah Film Pendek “Rumah Tanpa Atap” Nazwa Salsabila; Muchammad Ikmal Abdillah; Encang Saepudin; M. Rifki Adinur Zein
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1597

Abstract

Isu ketidaksiapan orang tua dalam memiliki anak serta dampaknya terhadap pola asuh dan kesehatan mental anak menjadi dasar penulis sebagai penulis naskah dalam merancang film pendek Rumah Tanpa Atap. Laporan tugas akhir ini membahas penerapan struktur tiga babak sebagai pendekatan naratif dalam penulisan naskah film pendek Rumah Tanpa Atap. Tujuan penulisan laporan ini adalah menjelaskan penerapan struktur tiga babak dalam membangun alur cerita, mengelola perpindahan waktu, dan memperlihatkan perubahan cara pandang tokoh utama. Metode penulisan laporan ini menggunakan pemaparan deskriptif atas proses penciptaan karya melalui observasi isu, studi referensi, pengembangan ide, penyusunan struktur tiga babak, penulisan draft, revisi, hingga finalisasi naskah. Sintesis karya menunjukkan bahwa struktur tiga babak membantu cerita bergerak dari pengenalan konflik, perkembangan masalah, hingga penyelesaian. Babak I digunakan untuk mengenalkan konflik dan memicu perpindahan waktu, Babak II memperdalam konflik melalui pengalaman tokoh di masa depan, sedangkan Babak III menjadi ruang klimaks, pengungkapan fakta, dan resolusi. Kesimpulannya, struktur tiga babak membantu naskah Rumah Tanpa Atap memiliki alur yang runtut, padat, dan mudah dipahami, terutama dalam mengemas elemen time travel pada durasi film pendek.
IMPLEMENTASI LAYANAN TANYA PUSTAKAWAN DALAM MENDUKUNG LAYANAN REFERENSI VIRTUAL DI PERPUSTAKAAN NASIONAL RI Nirma Yuniar; Nurmaya Prahatmaja; Encang Saepudin
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 7 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Juli)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i7.7242

Abstract

Layanan tanya pustakawan merupakan salah satu bentuk layanan referensi virtual yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk membantu pemustaka memperoleh informasi tanpa harus datang langsung ke perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi layanan tanya pustakawan dalam mendukung layanan referensi virtual di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara kepada pustakawan layanan tanya pustakawan serta observasi langsung terhadap pelaksanaan layanan. Penelitian ini melibatkan empat orang pustakawan sebagai informan. Jumlah tersebut dipilih karena keempat informan tersebut memiliki pengalaman langsung dalam pelaksanaan layanan tanya pustakawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan tanya pustakawan dilaksanakan melalui dua media komunikasi berbasis teks, yaitu live chat menggunakan aplikasi tawk.to dan e-mail, dengan alur kerja yang terstruktur mulai dari penerimaan pertanyaan, sapaan pembuka, penelusuran informasi, hingga penutupan percakapan. Pustakawan berperan tidak hanya sebagai penjawab pertanyaan, tetapi juga sebagai fasilitator dan pendamping informasi yang membantu memperluas akses layanan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia kepada masyarakat di luar wilayah Jabodetabek. Kendala yang ada pada layanan referensi virtual yaitu kendala teknis dan kendala komunikasi.
Implementasi Teknik Sinematografi oleh Director Of Photography dalam Pembuatan Video Feature “Kopi Semangka” Nadhirotus Sofia; Encang Saepudin; Nurmaya Prahatmaja
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 3 No. 4 (2026): Juli : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v3i4.1168

Abstract

Sutradara Fotografi (DoP) memegang peran penting dalam produksi film fitur, khususnya dalam menerjemahkan narasi ke dalam bahasa visual melalui penerapan teknik sinematografi seperti sudut kamera, pergerakan kamera, jenis pengambilan gambar, dan komposisi. Laporan ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi keempat teknik tersebut dalam film fitur "Kopi Semangka", yang menggambarkan inovasi dalam cita rasa kopi yang menampilkan aroma seperti semangka, yang terbentuk secara alami melalui proses alami dan metode pemanggangan tanpa penambahan buah atau perasa apa pun. Metode pembuatan yang digunakan terdiri dari tiga tahap, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sudut kamera, yang terdiri dari setinggi mata, sudut tinggi, dan sudut rendah, diterapkan untuk membangun kedekatan sambil menekankan subjek dan proses yang digambarkan, pergerakan kamera, yang berfokus pada teknik genggam, digunakan untuk menangkap momen secara alami dan intim di lapangan, jenis pengambilan gambar, yang terdiri dari pengambilan gambar jarak jauh, pengambilan gambar jarak menengah, pengambilan gambar jarak menengah dekat, dan pengambilan gambar jarak dekat, diterapkan untuk membangun konteks spasial sambil memperjelas ekspresi dan detail visual, dan komposisi, yang berfokus pada aturan sepertiga, digunakan untuk menghasilkan keseimbangan visual yang harmonis di setiap bingkai. Kesimpulan dari laporan ini menyatakan bahwa penerapan teknik sinematografi secara konsisten mampu memperkuat penyampaian pesan sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang informatif dan bermakna bagi penonton dalam film dokumenter "Kopi Semangka".
Implementasi Struktur Tiga Babak dalam Penulisan Naskah Video Feature “Kopi Semangka” Mutiara Amisyah; Encang Saepudin; Nurmaya Prahatmaja
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 3 No. 4 (2026): Juli : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v3i4.1170

Abstract

 The growth of the specialty coffee industry in Indonesia has driven various post-harvest processing innovations, one of which is coffee with a flavor character resembling watermelon (watermelon notes) produced by Fugol Cafe & Roastery through an anaerobic natural process without artificial flavoring. This phenomenon has not been widely discussed in audiovisual form, prompting the author to create a feature video titled "Kopi Semangka" by applying the three-act structure as a narrative framework in scriptwriting. This work aims to explain the implementation of the three-act structure in the First Act (Set-Up), Second Act (Confrontation), and Third Act (Resolution) in composing the script, referring to the concepts of Syd Field and Robert McKee. The creation process was carried out through pre-production, production, and post-production stages, with production taking place in Bandung and Jatinangor involving six interviewees consisting of a roaster, consumers, and an agricultural technology expert. The First Act builds the premise and hook through a rhetorical question regarding the origin of the watermelon flavor in coffee; the Second Act elaborates the scientific anaerobic natural process that shapes the flavor character gradually, supported by expert validation; while the Third Act presents a resolution in the form of consumer responses as social validation of the innovation introduced. The implementation of the three-act structure proved effective in systematically arranging the storyline, sustaining audience engagement, and conveying scientific information about agricultural product innovation in a narrative and easily understandable manner.
Co-Authors -, Fitriawati Aditya, Farel Admadyana, Rafi Agung Budiono Agung Budiono Agus Rusmana Agus Rusmana Andri Yanto Anjani, Salsabiila Asep Saeful Rohman Aulia, Tengku Nadila Ayumsari, Ratri Azzahra, Tsabitah Siti Chandra, Devita Cshe Sukma Aeni, Via Dani, Ocxiela Imel Devi Rizkyana Dhea Shena Oktaviananda Dhiya, Silvi Alin Diah Sri Rejeki Dwi Nurina Pitasari Edwin Rizal Eka Evriza eka evriza, eka Eleora, Vanessa Valencia Elnovani Lusiana Evi Nursanti Rukmana Fadhilah Muhammad Gumgum Gumilar Jatmiko, Sinta Ary Karrany, Zahra Nurfabella Kokom Komariah Kurnia, Yani M. Rifki Adinur Zein Maharani, Defitria Mas Halimah Maula Siti Sarah Maulina, Ajri Rhaysa McArthur, James M.B. Muchammad Ikmal Abdillah Muhammad Daffa Ramadhani Muthmainnah, Hana Mutiara Amisyah Nadhirotus Sofia Nadia Nur Azizah Nazwa Salsabila Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini Damayani Nirma Yuniar NISA, LUTFIATUN Nuning Kurniasih Nurmaya Prahatmaja Nurmaya Prahatmaja Nursinta, Putri Martina Oktapiyadi, Wandi Oktaviananda, Dhea Shena Pawit M Yusup Pawit Muhammad Yusup, Pawit Muhammad Putri, Anneke Renaldi, Muhammad Reza Ardhian Rinda Aunillah Sirait Rizki Nurislaminingsih Rully Khairul Anwar Saleha Rodiah Sally Amanda Salsabila Maharani Putri Savitri, Regina Srirezeki, Nur Indah Sukaesih Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukaesih, - Suwardi, Adi Tasya Rahmadini Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Toto Sugito Ute Lies Siti Khadijah Vanamamalai, Ratnamala Yani Kurnia Yunus Winoto