Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN AKHLAK TERHADAP MAHASISWA Novialdi, Novialdi; Khoiroh, Imma Lailatunil
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal At Tasyri'i Januari Juni 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak merupakan perilaku yang tertanam kuat dalam jiwa seseorang,melahirkan perbuatan tanpa adanya paksaan. Pada penyelidikan adat istiadat,tidak dapat digunakan sebagai ukuran dan pertimbangan,karena sebagian dariperintah-perintahnya tidak masuk akal dan setengah merugikannya. Banyakperbuatan-perbuatan yang salah, tetapi lain bangsa yang menyatakankebaikannya; seperti mengubur anak perempuannya hidup-hidup dilakukanoleh sebagian bangsa arab pada zaman jahilliyah. Mereka menganggapperbuatan itu tidak tercela dan tidak salah. Ilmu akhlak pada dasarnya termasukilmu yang terkandung di dalam ilmu hikmah. Hikmah itu sendiri sebagaimanaistilah para ahli hukum adalah ungkapan ketika mengetahui kebenaran yangsesungguhnya dan kebaikan untuk diamalkan. Pendidikan agama di lembagapendidikan baik sekolah maupun perguru-an tinggi merupakan bagianintegral dari pelaksanaan pendidikan yang di-selenggarakan di lembagapendidikan formal dan sekaligus menjadi bagian dari pendidikan nasional.Pendidikan agama di lembaga penndidikan baik sekolah maupun perguru-antinggi merupakan bagian integral dari pelaksanaan pendidikan yang diselenggarakan di lembaga pendidikan formal dan sekaligus menjadi bagiandari pendidikan nasional. Pada UUD 1945 pasal 31 ayat 2 dinyatakan bahwapemerintah menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang diaturdengan undang-undang
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NON MUSLIM DALAM MENJADI NASABAH DI PT. BPRS MENTARI PASAMAN SAIYO Arisna, Arisna; Budiman, Fajar; Novialdi, Novialdi
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi non muslim dalam menjadi nasabah di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Pasaman Barat. Hal ini dapat dilihat dari beberapa faktor yang ada yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengambil tempat di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Pasaman Barat dengan subjek penelitian adalah 2 orang nasabah non muslim yang aktif bertransaksi di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Pasaman Barat, Pimpinan Direktur, Account Officer,Funding Officer dan Teller PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Pasaman Barat. Untuk Teknik Analisis data adalah teknik analisis kualitatif dengan menggunakan metode berfikir deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hal-hal yang mempengaruhi non muslim untuk menjadi nasabah di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo dapat dilihat dari faktor internal yaitu dari segi pekerjaan,gaya hidup,sosial budaya,sikap dan keyakinan. Sedangkan dalam faktor eksternal nya dapat dilihat dari segi promosi, fee, lokasi dan pelayanan. Dari beberapa hal faktor tersebut, yang lebih dominan karena nya promosi, lokasi yang memadai, fee yang telah ditetapkan dan disepakati kemudian pelayanan yang baik yang telah di sediakan oleh pihak bank PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Pasaman Barat.
STRATEGI PELESTARIAN GULA AREN SECARA TURUN – TEMURUN DI JORONG HARAPAN TINGGAM Novialdi, Novialdi; Dwi Abadi, Ikhsan; Eriawati, Yossi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Al Karim : September 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.35 KB)

Abstract

Industri kecil mempunyai peranan yang penting dalam penyerapan tenaga kerja,pemerataan pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Industri kecilgula aren di Kejorongan Harapan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Masalah dalampenelitian ini adalah bagaimana strategi pengembangan industri kecil gula aren diKejorongan Harapan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau. Tujuan yang ingin di capaidalam penelitian ini adalah mengetahui bagaiman strategi pengembangan industri kecilgula aren di Kejorongan Harapan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau. Pengambilansampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan sampelterpilih sejumlah 2 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakananalisis matrik SWOT. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan analisis matrik SWOT,strategi yang dapat dilakukan untuk memberdayakan industri kecil gula aren diKejorongan Harapan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau adalah dengan strategikonsentrasi melalui integrasi horizontal. Artinya strategi yang diterapkan lebih defensif,yaitu menghindari kehilangan penjualan dan kehilangan profit yang disebabkan olehancaman-ancaman. Saran yang diberikan adalah dengan mempertahankan ciri khas citarasa produk dan meningkatkan kualitas produk dengan cara menciptakan inovasi dalampengemasan produk, penambahan jenis produk agar memiliki daya tarik yangtinggi agar tetap mampu bersaing dengan produk lain.
MENCARI KETENRAMAN JIWA DALAM AJARAN TASAWUF Nur Rohmawati, Suci; Novialdi, Novialdi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Al Karim : Maret 2020
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.96 KB)

Abstract

Setiap manusia mendabakan ketentraman jiwa dalam kehidupandalam ajaran tasawuf dikenal dengan Mahabbah dan senantiasadidampingi oleh ma'rifah. Mababbah dan mari'fah merupakan kembardua yang selalu disebut bersama. Keduanya menggambarkanhubungan rapat antara sufi dan Tuhan. Sebagaimana halnya denganmababbah, mari'fah juga terkadang dipandang sebagai maqam.Hubungannya dengan maqamat, tentang urutan antara mahabbah danma'rifah terjadi perbedaan. Ada yang mendahulukan mahabbah, adapula yang mengatakan ma'rifah datang lebih dulu. Sufi yangmendahulukan mahabbah menganggap bahwa mari'fah adalah maqamyang tertinggi, yang bisa dicapai oleh orang yang telah cinta yangikhlas kepada Allah. Allah tidak akan membukakan hijab-Nya jikaseorang sufi belum benar-benar ikhlas cinta kepada-Nya.Khauf dan Raja’ adalah sarana pengendali lain bagi seorangmuslim untuk lebih memahami Allah. Khauf adalah takut secara positifyang sangat bermanfaat dalam ketaatan yang hakiki serta menjauhkanAllah dalam perspektif ada dan tiada dengan jalan mengagumi ciptaanNya.
KONSEP PENGUNAAN FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Novialdi, Novialdi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.268 KB)

Abstract

Very good learning requires careful planning, careful planning needs to think deeply about the teaching process in accordance with the plan, so that the teaching and learning process can be achieved optimally as planned. Education is very influential on the people closest to the child's life, the family environment has a very large influence on the growth and development of children's intelligence. The learning principles of Private Islamic Madrasahs are goal-oriented, activity, individuality, integrity, interactive, inspiring, fun, challenging, motivational. Meanwhile, models of child-centered learning approaches are: the Montesori approach, the Street bank approach, the High Scope approach, the Creative curriculum approach, and the Regio Emillia approach.
KAJIAN FILSAFAT DALAM POLA PENDIDIKAN ISLAM DI RAUDATUL ATFAL Novialdi, Novialdi; Septiana, Yulda; Fawzi, Rahmat
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep filsafat pendidikan dalam pendidikan anak usia dini didesain dalam menggunakan Logika. Dalam pendidikan anak usia dini, guru perlu menekankan pentingnya kecerdasan logis bagi anak didiknya. Dalam hal ini guru perlu memperhatikan bahwa setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dalam tingkat dan indikator yang beda. Hal ini menunjukkan bahwa setiap anak cerdas. Perbedaan ini terletak pada setiap indikator kecerdasannya. Pendidik yang baik mampu mengenali kecerdasan yang dimiliki oleh setiap anak didiknya. Estetika. Sikap estetis nampak pada perilaku anak yang peduli dan menghargai keindahan diri sendiri, karya sendiri atau orang lain, alam dan lingkungan sekitar, senang menjaga kerapian diri, dan menghargai hasil karya baik dalam bentuk gambar, lukisan, pahat, gerak, atau bentuk seni lainnya, dan merawat keutuhan benda mainan. Dalam pendidikan anak usia dini penerapan nilai estetika berupaya untuk menggali dan mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan bakat dan minatnya. Mengajarkan konsep estetis dan percaya diri di PAUD merupakan salah satu pembelajaran yang ada di Paud. Etika. Etika adalah studi mengenai tingkah laku terpuji (teladan) yang dianggap sebagai ilmu pengetahuan yang nilainya tinggi. Etika (dalam Islam dikenal akhlaq) adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Dalam upaya pendidikan berjalan dengan baik, maka diperlukan beberapa elemen, tidak terkecuali dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di mana salah satu elemen yang penting keberadaannya adalah pendidik.
Pengaruh tonsiloadenoidektomi terhadap kadar insulin-like growth factor-1 pada anak dengan obstructive sleep apnoea syndrome Hafiz, Al; Novialdi, Novialdi; Yerizel, Eti; Bachtiar, Hafni
Oto Rhino Laryngologica Indonesiana Vol. 45 No. 2 (2015): Volume 45, No. 2 July - December 2015
Publisher : PERHATI-KL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32637/orli.v45i2.115

Abstract

 Latar belakang: Infeksi kronis pada tonsil palatina disertai pembesaran tonsil palatina, dapat menyebabkan sumbatan pada jalan nafas bagian atas. Gangguan pertumbuhan banyak ditemukan pada kelompok pasien ini. Tujuan: Mengetahui apakah ada pengaruh tindakan tonsiloadenoidektomi terhadap kadar serum insulin-like growth factor-1 (IGF-1) dan nilai body mass index (BMI) pada anak yang menderita hipertrofi tonsil palatina dan adenoid, dengan gejala obstructive sleep apnoea syndrome (OSAS). Metode: Desain penelitian adalah eksperimental dengan studi pre- dan post-trial, dengan membandingkan kadar IGF-1 dan nilai BMI dalam serum anak dengan gejala OSAS, sebelum dan tiga bulan setelah dilakukan tonsiloadenoidektomi. Hasil: Sesuai protokol penelitian terdapat 14 subjek penelitian, menunjukkan peningkatan nilai kadar IGF-1 dan nilai BMI. Tindakan tonsiloadenoidektomi terbukti dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan, yang tergambar dari peningkatan kadar IGF-1 dan nilai BMI. Kesimpulan: Tindakan tonsiloadenoidektomi berpengaruh terhadap peningkatan kadar hormon pertumbuhan, yang disimpulkan melalui pengukuran kadar IGF-1 dan nilai BMI dalam serum anak dengan gejala OSAS. Kata kunci: tonsiloadenoidektomi, insulin-like growth factor-1, obstructive sleep apnoea syndromeABSTRACT Background: Chronic infection with the enlargement of the palatine tonsil, could cause blockage of the upper airway. Growth disorders are common in this patient group. Purpose: To determine the effect of tonsilloadenoidectomy on the level of serum IGF-1 in children with palatine tonsil and adenoid hypertrophy and obstructive sleep apnoea syndrome (OSAS) symptoms. Methods: The study design was experimental, pre-and post-study, by comparing the serum levels of IGF-1 and the value of Body Mass Index (BMI) in children with OSAS symptoms, before and three months after tonsiloadenoidectomy. Result: According to the study protocol, there were 14 subjects showed increased levels of IGF-1 and BMI values. Tonsilloadenoidectomy was shown to increase the growth hormone levels, which was reflected from the increased levels of IGF-1 and BMI. Conclusion: Tonsiloadenoidectomy affected the increased levels of growth hormone, which was concluded through the measurement of the levels of IGF-1 and the value of BMI in the serum of children with symptoms of OSAS. Keywords: tonsilloadenoidectomy, insulin-like growth factor-1, obstructive sleep apnea syndrome
Konsep Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan Model Integratif yang Realistis di Madrasah Ibtidaiyah iswandi, iswandi; Novialdi, Novialdi; Syofrianisda, Syofrianisda
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2024): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v4i2.729

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam  dengan model integratif di madrasah ibtidaiyah memungkinkan peserta didik memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan bermakna tentang   perkembangan peradaban Islam. Maka materi Sejarah Kebudayaan Islam Sejarah Kebudayaan Islam diintegrasikan dengan disiplin ilmu lain, seperti Geografi, Ekonomi, dan Bahasa Arab. Integrasi antar mata pelajaran membantu peserta didik melihat keterkaitan antara Sejarah Kebudayaan Islam dengan konteks sosial, ekonomi, dan budaya pada masa perkembangan peradaban Islam, berbasis  ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembelajaran integratif mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis dalam mengkaji perkembangan Sejarah Kebudayaan Islam. Mereka     tidak hanya menghafal fakta-fakta sejarah, tetapi juga mampu menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan Sejarah Kebudayaan Islam. Melalui model pembelajaran integratif, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah dalam konteks interdisipliner. Metode penelitian ini Pembahasan ini mengunakan Penelitian Kepustakaan (Library Research) dengan mengabungkan beberapa pendapat ahli untuk ditarik kesimpulan, Penilaian pembelajaran integratif Sejarah Kebudayaan Islam dilakukan secara komprehensif. Maka guru untuk memperoleh gambaran yang utuh tentang capaian pembelajaran peserta didik madrasah ibtidaiyah. Penerapan model pembelajaran integratif pada Sejarah Kebudayaan Islam membutuhkan perencanaan yang matang, kolaborasi antar guru mata pelajaran, dan kesiapan sumber daya pembelajaran yang penuh  mendukung. Model ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islamdan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik madrasah ibtidaiyah. Secara keseluruhan, penerapan model pembelajaran integratif pada Sejarah Kebudayaan Islam dapat membantu peserta didik memperoleh pemahaman yang lebih holistik dan kontekstual tentang perkembangan Sejarah Kebudayaan Islam madrasah ibtidaiyah.
Application Of Allo Mesenchymal Stem Cells On Chronic Burn Wound: Case Series Report Wardhana, Aditya; Liem, Isabella Kurnia; Feroniasanti, Lauda; Pudjiti, Dyah Juliana; Mujadid, Fajar; Kispa, Tera; Novialdi, Novialdi
Jurnal Plastik Rekonstruksi Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Plastik Rekonstruksi
Publisher : Lingkar Studi Bedah Plastik Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.754 KB) | DOI: 10.14228/jpr.v4i1.217

Abstract

Background : Severe burns are among the commonly occurring trauma with lethal outcome. One of the important aspects of severe burn therapy is to quickly achieve wound healing. Previous reports indicated that mesenchymal stem cells (MSCs) therapy contributes in facilitating better wound healing. In this report, we investigated the effects of MSCs derived from human bone marrow and umbilical cord on wound healing in patients with severe burns and its mechanism. Method : We performed human bone marrow and human umbilical cord MSCs therapy on 3 severe burns patients. Two of the patients had inadequate donor to close raw surface with skin graft, whilst one patient had infected chronic burn wound which have failed to epithelialize despite repeated attempts of skin graft and wound care. Result : We observed that MSCs therapy significantly accelerated wound healing. The effects after MSCs migrated into wound were decreased infiltration of inflammatory cells and faster epithelialization. Conclusion : This study suggests that MSCs therapy has positive effects in improving wound healing in severe burns patients. Data provided by this research may serve as theoretical basis for further study of MSCs application in burn wound therapy.
The Use of Trendelenburg Position in the Management of Retropharyngeal Abscess: A Case Report and Clinical Considerations Emilia Nissa Khairani; Liliriawati Ananta Kahar; Novialdi
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 9 No. 1 (2025): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v9i1.1180

Abstract

Background: Retropharyngeal abscess (RPA) is a serious deep neck space infection that can lead to life-threatening complications such as airway obstruction, mediastinitis, and sepsis. The Trendelenburg position, where the patient's head is lower than their feet, has been traditionally used in the management of RPA to prevent aspiration of pus in case of abscess rupture. However, the optimal positioning for patients with RPA remains a topic of debate. Case presentation: A 51-year-old male patient presented to the emergency room with a 5-day history of progressive dysphagia and neck swelling. He was diagnosed with a ruptured retropharyngeal abscess extending to the mediastinum (descending necrotizing mediastinitis). The patient underwent surgical drainage and was subsequently admitted to the intensive care unit (ICU), where he was intubated and mechanically ventilated in the Trendelenburg position. Five days later, the patient developed pneumonia, suspected to be ventilator-associated pneumonia (VAP). Conclusion: The Trendelenburg position may be considered in the management of RPA to minimize the risk of aspiration. However, it is essential to weigh the potential benefits against the risks, including VAP, and to consider alternative positions such as the lateral Trendelenburg position, which may offer similar benefits with reduced risk. Further research is needed to determine the optimal positioning strategy for patients with RPA.