Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA HOMESCHOOLING (Studi Kasus Pada Siswa SMA Kelas X Homeschooling Berkemas) Gemala Ranty; Wirda Hanim; Louise Siwabessy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai self regulated learning pada siswa homeschooling setara SMA di komunitas Homeschooling. Penelitian ini melibatkan dua subjek penelitian siswa SMA kelas X yang mengikuti komunitas Homeschooling Berkemas, yang terdiri dari subjek pertama seorang laki-laki (AV) dan subjek kedua seorang perempuan (FZ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam serta observasi dengan menyusun pedoman wawancara dan observasi terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan subjek pertama (AV) sudah dapat mengelola dirinya dengan baik, subjek sudah memiliki self regulated learning yang baik, subjek memiliki organizing & transforming, goal setting & planning, rehearsing & memorizing, self evaluating, self consequenting, seeking information, keeping records & self monitoring, environmental structuring, reviewing records. namun subjek belum dapat memaksimalkan pencarian bantuan sosial (seeking social assistance). Hasil penelitian terhadap subjek pertama bertentangan dengan subjek kedua (FZ). FZ belum dapat memaksimalkan self regulated learning dalam dirinya, strategi yang belum dimiliki oleh subjek, diantaranya pengorganisasian & transformasi, mengulang dan mengingat, pencarian informasi, membuat catatan dan memonitor diri, mengatur lingkungan, dan peninjauan kembali catatan, akan tetapi subjek memiliki strategi tujuan dan perencanaan, evaluasi diri, konsekuensi diri, dan pencarian bantuan sosial.
DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP EMOSI ANAK (Studi kasus pada dua anak yang memiliki orang tua yang bercerai di SDN Gembong I Kab. Tangerang) Sri Widha Haryanie; Retty Filiani; Wirda Hanim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.894 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai dampak perceraian orang tua terhadap kondisi emosi anak, sehingga peneliti dapat melihat gejala-gejala yang timbul sebagai dampak bagi anak yang diakibatkan oleh perceraian orang tua. Gambaran emosi anak dari korban perceraian orangtua inilah yang diteliti dengan mendalam. Penelitian ini dilakukan di SDN Gembong I Kec. Balaraja – Kab Tangerang dengan dua responden dengan jenis kelamin laki-laki di kelas II dan perempuan di kelas III yang memiliki orang tua bercerai. Responden diambil berdasarkan wawancara serta pengamatan yang dilakukan oleh peneliti. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawan-cara, observasi dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus yang menyajikan data menggunakan narasi. Implikasi dari penelitian ini adalah perceraian sudah berdampak negatif terhadap kondisi emosi anak dalam masa perkembangannya dan tidak jarang sering menunjukkan perilaku-perilaku yang agresif bahkan mungkin ada yang suka berkelahi, atau sebaliknya, mungkin juga ada anak yang pendiam atau sulit bergaul. Anak-anak yang menjadi korban perceraian mengalami masalah karena perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh orang tua sudah tidak lengkap lagi.
Gambaran Pencapaian Tugas Perkembangan Siswa SMK Insan Global Jakarta Eka Noviri Wijayanti; Wirda Hanim; Dharma Setiawaty R
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.06 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.022.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencapaian tugas perkembangan pada siswa SMK Insan Global Jakarta. Metode yang digunakan adalah survey yang bersifat deskriptif, sampel dan populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Insan Global Jakarta. Teknik sampel yang digunakan adalah Proportional stratified random sampling dengan sampel sebanyak 63 responden. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah Inventori Tugas Perkembangan (ITP) tingkat SMA yang dikembangkan oleh Kartadinata, dkk. Data penelitian dikategorikan sebagai tingkatan perkembangan yang dikemukakan Loevinger untuk siswa tingkat SMA, yaitu Konformitas, Sadar diri, Seksama, dan Individulitas. Hasil penelitian yang diperoleh dianalisa menggunakan program aplikasi khusus ATP (Analisa Tugas Perkembangan) versi 3,5. Secara keseluruhan siswa memiliki skor rata-rata profil tugas perkembangan sebesar 4,67 yang berarti mencapai tingkatan Sadar diri. Dengan demikian siswa memiliki ciri-ciri (1) mampu berpikir alternatif, (2) melihat harapan dan berbagai kemungkinan dalam situasi, (3) peduli untuk mengambil manfaat dari kesempatan yang ada, (4) orientasi pemecahan masalah, (5) memikirkan cara hidup, serta (6) penyesuaian terhadap situasi dan peranan. Adapun tugas perkembangan dengan rata-rata skor tertinggi yang dicapai responden adalah Kematangan Hubungan Dengan Teman Sebaya 4,88, skor ini diasumsikan termasuk pada tingkat pencapaian Seksama. Sedangkan tugas perkembangan dengan skor rata- rata terendah yang dicapai responden adalah Kematangan Emosional 4,53, skor ini mencerminkan responden berada di tingkat Sadar diri. Lebih jauh lagi, skor profil tugas perkembangan yang dicapai kelas X sebesar 4,67, kelas XI sebesar 4,68, dan kelas XII sebesar 4,66. Pencapaian skor ini mencerminkan responden dari seluruh strata berada pada tingkat Sadar diri. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran pencapian tugas perkembangan siswa SMK Insan Global Jakarta berada pada tingkat Sadar Diri menuju Seksama, maka diperlukan upaya bantuan, agar siswa dapat mencapai tingkatan ideal yang hendaknya dicapai pada masa remaja.
STUDI KASUS DAMPAK PSIKOLOGIS BULLYING PADA SISWA TUNARUNGU DI SMK NEGERI 30 JAKARTA Ria Damayanti; Wirda Hanim; Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.399 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.022.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap berbagai fakta tentang dampak psikologis bullying pada siswa tunarungu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 30 Jakarta. Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 30 Jakarta, dengan dua responden yaitu BA siswa kelas XI Busana 2 dan RNH XII Boga 3. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus, adapun penyajian data menggunakan narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data yaitu dengan pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data yaitu responden, wali kelas, guru BK dan teman sebaya. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan adanya perilaku bullying yang berdampak secara psikologis anak tunarungu. Dampak psikologis yang dialami BA pada aspek dikucilkan, aspek reaksi emosional dan aspek kehadiran. Sedangkan RNH mengalami dampak psikologis bullying pada aspek dikucilkan, aspek reaksi emosional, aspek dampak dalam pendidikan dan aspek bunuh diri
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER TOLERANSI (Studi Pre-Experiment Pada Siswa Kelas VII SMP Labschool Jakarta) Rina Astiasari; Wirda Hanim; Aip Badrudjaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.724 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.042.17

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling terhadap peningkatan karakter toleransi siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2013. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group time pre test-post test design, yaitu tanpa menggunakan kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta, yang berjumlah 240 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana jumlah subjek penelitian yang terpilih adalah 11 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test yang dilakukan dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution 16.0 for Windows, diperoleh nilai Asymp.Sig = 0.003 < nilai signifikansi α = 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terjadi peningkatan karakter toleransi yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk diterapkan dan terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan karakter toleransi siswa. Semakin tinggi penguatan dan motivasi yang diberikan, maka dimungkinkan semakin baik siswa dengan karakter toleransi rendah dapat meningkat karakter toleransinya. Kerjasama dengan orangtua serta penanaman nilai karakter toleransi pada setiap mata pelajaran merupakan faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan karakter toleransi. Kata Kunci : bimbingan kelompok, teknik modeling, karakter toleransi
GAMBARAN COPING STRESS MAHASISWA BK DALAM MENGIKUTI PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Anies Andriyati Devi; Retty Filiani; Wirda Hanim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.687 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran coping stress mahasiswa BK dalam mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa BK dari angkatan 2013, 2012, 2011, 2010, dan 2009 dengan sampel 20% dari populasi, dengan teknik proportionate stratified random sampling. Populasi keseluruhan Mahasiswa BK pada semester ganjil tahun 2013 adalah 378.Sehingga sampel yang diambil sebanyak 76 responden. Analisa data hasil penelitian digunakan dengan menggunakan teknik deskriptif kuatitatif. Berdasarkan analisa data, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden 39,47% yaitu mahasiswa BK di Universitas Negeri Jakarta cenderung memiliki kemampuan coping stress yang cukup baik dalam mengikuti perkuliahan. Hal ini terlihat dari hasil perhitungan data keseluruhan bahwa persentase pada kategori sedang mendapatkan persentase tertinggi. Jika dilihat per aspek, persentase tertinggi ada pada aspek atau bentuk coping yang berfokus pada penilaian atau appraisal focused coping, itu artinya bahwa responden cenderung menggunakan bentuk coping tersebut. Jika dilihat per angkatan, masing-masing angkatan yaitu 2013, 2012, 2011, dan 2009 lebih cenderung menggunakan appraisal focused coping atau coping yang berfokus pada penilaian sedangkan 2010 lebih cenderung menggunakan problem focused coping atau coping yang berfokus pada masalah.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN ADLERIAN TERHADAP PENGENDALIAN DIRI SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI JATINEGARA 10 PAGI JAKARTA TIMUR Rika Fitriana; Wirda Hanim; Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.448 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Adlerian terhadap pengendalian diri siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Jatinegara 10 Pagi pada bulan Oktober sampai denga November 2014. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan bentuk Pretest – Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 16 orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan penggunaan pendekatan Adlerian dilakukan dalam bentuk konseling kelompok. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen pengendalian diri berdasarkan teori dari Thomas Lickona. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas yang telah dilakukan, instrumen ini memiliki 32 item pernyataan yang valid dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,915, yang berarti instrumen tersebut layak digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis pada penelitian ini adalah Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh hasil nilai Asymp. Sig = 0.010. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi α = 0.05 atau dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, maka Nilai Asymp. Sig = 0.010 < nilai signifikansi α = 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan Adlerian berpengaruh secara positif terhadap pengendalian diri siswa kelas VI SDN Jatinegara 10 Pagi.
Pengaruh penggunaan media komik dalam layanan informasi karir untuk meningkatkan kematangan karir: Studi kuasi eksperimen terhadap peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta Wening Cahyawulan; Wirda Hanim; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.559 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.032.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta melalui layanan informasi karir menggunakan media komik. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan melalui konstruk Inventori Kematangan Karir yang dikemukakan Crites tahun 1973. Inventori kematangan karir terdiri dari dua pengukuran yaitu pengukuran terhadap sikap karir dan kompetensi karir. Teknik analisis data untuk memperoleh gambaran kematangan karir menggunakan statistik deskriptif berupa presentase dan teknik analisis data untuk uji hipotesis menggunakan t-test berupa independent sample t-test. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows yang menunjukkan bahwa pada sikap karir diperoleh Sig = 0,000 dan pada kompetensi karir diperoleh Sig = 0,000, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada sikap karir maupun kompetensi karir diperoleh Sig < 0,05. Oleh sebab itu, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kematangan karir peserta didik yang mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik lebih tinggi dibandingkan peningkatan kematangan karir peserta didik yang tidak mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik, baik pada sikap karir maupun kompetensi karir.
PENGARUH TEKNIK PERMAINAN ‘PASS THE COMPLIMENT’ DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN SELFESTEEM SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Kuasi Eksperimen di Kelas III SDN Jatinegara 10 Pagi Jakarta Timur) Sillvy Januarty; Michiko Mamesah; Wirda Hanim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.808 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik permainan ‘pass the compliment’ dalam layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan self-esteem siswa kelas III SDN Jatinegara 10 Pagi.Metode penelitian berupa Kuasi Eksperimen dengan desain one group pre test-post test, dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen self-esteem, instrumen dikembangkan oleh peneliti mengacu pada teori Natanhiel Branden.Sampel penelitian ini ialah siswa kelas IIIA SDN Jatinegara 10 Pagi yang memiliki self-esteem dengan kategori rendah, sejumlah enam siswa.Hasil uji hipotesis menggunakan teknik Wilcoxon Match Pair Test, menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig sebesar 0.028, yang berarti lebih kecil dari nilai signifikansi α 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu terjadi peningkatan self-esteem siswa kelas IIIA SDN Jatinegara 10 Pagi secara signifikan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan ‘pass the compliment’.Skor gain ternormalisasi self-esteem keenam responden adalah 0,44. Artinya, teknik permainan ‘pass the compliment’ berpengaruh cukup sedang dalam peningkatan self-esteem keenam responden.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER BAIK PESERTA DIDIK Trianita Safitri; Wirda Hanim; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.955 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.23

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran empirik mengenai pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan metode bercerita untuk meningkatkan karakter baik peserta didik kelas III-B SD Negeri Jatinegara 10 Pagi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Jatinegara 10 Pagi, dengan populasi kelas III-B. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling purposive. Terdapat lima orang peserta didik pada kategori karakter kurang baik dan dua peserta didik pada kategori tidak baik. Metode penelitian adalah Kuasi Eksperimen dengan menggunakan desain One-Group Pre-test Post-test. Pengumpulan data menggunakan instrumen karakter baik dengan validitas menggunakan rumus Product Moment dengan rtabel sebesar (0.344) yang menghasilkan 54 item valid dan 28 item drop. Reliabilitas instrumen dihitung menggunakan rumus Alpha menunjukan 0.888 dengan klasifikasi sangat tinggi. Perhitungan hipotesis menggunakan Wilcoxon Match Pair Test. Hasil pengujian hipotesis menunjukan nilai asymp. Sig = 0,017 < nilai Signifikansi α = 0,05, artinya layanan bimbingan kelompok dengan metode bercerita berpengaruh positif untuk meningkatkan karakter baik peserta didik. Kesimpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dengan metode bercerita berpengaruh positif untuk meningkatkan karakter baik peserta didik kelas III SD. Implikasi penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dengan metode bercerita mampu meningkatkan karakter baik peserta didik. Saran dari penelitian ini adalah: pertama, bagi guru, hendaknya mampu menjadi role model dalam menyontohkan perilaku yang baik. Kedua, bagi Kepala Sekolah, hendaknya dijadikan bahan pertimbangan penyusunan program sekolah dengan memasukan nilai-nilai karakter baik, dan menyusun program pelatihan untuk guru dan treatment yang dapat digunakan untuk meningkatkan karakter baik peserta didik. Ketiga, bagi peneliti selanjutnya, hendaknya melakukan penelitian pada jenjang SMP dan SMA. Keempat, memodifikasi metode bercerita yang disesuaikan dengan tahap perkembangan peserta didik. Kelima, menggunakan kelompok kontrol untuk mengukur variabel lain yang mempengaruhi karakter peserta didik.