Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Science Journalism in the Post-COVID-19 Landscape: A Bibliometric Systematic Review Through the Lens of Post-Normal Science Saputro, Imam; Hastjarjo, Sri; Anggreni, Likha Sari
Jurnal Audiens Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v7i1.741

Abstract

This study aims to explore publication in science communication in collaboration with journalism. Using a Bibliometric-Systematic Literature Review (B-SLR) with the PRISMA protocol, bibliometric data were collected from the Scopus database and analyzed using Bibliometrix and VOSviewer tools to visualize citation networks, co-authorship, and thematic clusters. The analysis covered 85 peer-reviewed articles published between 2007 until 2025. Results reveal a steady rise in publication volume, with a significant surge between 2020 and 2023, coinciding with the COVID-19 pandemic and the heightened need for credible, evidence-based science journalism. Major contributors are concentrated in the Global North, particularly the United States, Germany, and the United Kingdom, while Asia’s participation especially Japan, China, and India are growing. Southeast Asian countries, including Indonesia, remain underrepresented. Thematically, five main clusters emerge: pandemic communication, methodological and public trust studies, science journalism training, media perception, and storytelling approaches. The main finding of this study is that science communication is undergoing a paradigm shift towards a Post-Normal Science model, but this transformation remains dominated by the Global North and has not been balanced by an inclusive epistemic distribution, especially in Southeast Asia. Overall, science communication has evolved into an increasingly inclusive and multidisciplinary international research field. Nonetheless, this study is limited by its reliance on indexed publications, which may introduce geographical and linguistic bias, especially the underrepresentation of non-English publications.
Transformasi Digital Perpustakaan Desa untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Desa Badran dan Bengkal Kabupaten Temanggung Rika Lusri Virga; Likha Sari Anggreni; Yudie Aprianto; Indah Nariyatur Rachmah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2923

Abstract

Kesenjangan antara rendahnya budaya literasi membaca dan tingginya akses internet di Indonesia menunjukkan perlunya strategi inovatif dalam mengembangkan minat baca masyarakat. Transformasi perpustakaan desa menuju digitalisasi menjadi salah satu solusi strategis. Fokus utama dalam penelitian ini diarahkan pada upaya transformasi perpustakaan desa melalui proses digitalisasi dengan menelaah strategi perencanaan, implementasi, serta dampaknya terhadap peningkatan akses bacaan masyarakat di perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Penelitian ini menggunakan konsep teori network society untuk melihat bagaimana transformasi digital perpustakan memengaruhi akses informasi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian participatory action research dengan menjadikan metode observasi dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan datanya. Lokasi penelitian dilakukan di perpustakaan Desa Badran dan Desa Bengkal, Kabupaten Temanggung. Kegiatan terdiri dari pelatihan kepada pengurus perpustakaan di kedua desa terkait media sosial, desain grafis, editing video, dan aplikasi digital perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya transformasi perpustakaan desa melalu proses digitalisasi memberikan dampak positif pada perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Dengan adanya digitalisasi tersebut, perpustakaan Desa Badran terlihat lebih tertata rapi dengan sistem penomoran dan sirkulasi yang jelas. Akses terhadap buku bacaan menjadi lebih mudah, cepat, dan relevan. Selain itu, akun media sosial perpustakaan mulai aktif digunakan sebagai sarana publikasi. Dengan demikian, masyarakat terutama anak-anak meningkat.
Efektivitas Event Solo Art Market Sebagai Wadah Pemberdayaan untuk UMKM Ekonomi Kreatif Prasetya, Aroon Kusuma Jati; Anggreni, Likha Sari
Jurnal Komunikasi Massa Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Komunikasi Massa Volume 8 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkm.v18i2.115350

Abstract

Event berbasis komunitas menjadi salah satu pendekatan strategis dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas event Solo Art Market (SAM) sebagai sarana pemberdayaan UMKM lokal di Kota Surakarta dengan menggunakan dua perspektif teoritis, yaitu teori Difusi Inovasi (Rogers, 2003) dan Efektivitas Kerja (Nakamura & Smallwood, 1980). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap tiga kategori informan: penyelenggara (founder), pelaku UMKM peserta event, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event SAM tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai platform sosialisasi inovasi, pertukaran pengetahuan, dan pembentukan jejaring sosial antar pelaku usaha. SAM berhasil menyebarluaskan inovasi dalam bentuk produk kreatif, penggunaan media sosial, serta strategi pemasaran berbasis pengalaman. Selain itu, efektivitas event juga tercermin dari ketercapaian tujuan program, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta tingkat kepuasan stakeholder. Temuan ini menegaskan bahwa event berbasis komunitas seperti SAM dapat menjadi model alternatif pemberdayaan UMKM melalui pendekatan kultural, partisipatif, dan inovatif yang berkelanjutan.