Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik Di Kabupaten Bangkalan Menggunakan Model Waterfall Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari; Naila Nataswa Juniar; Ahmad Noor Alfinuha Shidiqqi Al Dafian; Halimah, Nor
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 18 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v18i2.3242

Abstract

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.
Pengaruh Indeks Massa Tubuh, Beban Kerja, dan Gerakan Berulang terhadap Kejadian Carpal Tunnel Syndrome di CV. Subur Makmur Kota Malang Cahyani, Septia Dwi; Sari, Devita; Rupiwardani, Irfany
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.960

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan pada lengan tangan akibat penyempitan terowongan karpal, baik akibat edema fasia maupun akibat kelainan pada tulang-tulang kecil tangan sehingga terjadi penekanan terhadap nervus medianus. Gangguan pada saraf ini berhubungan dengan pekerja yang terpapar getaran dalam waktu lama secara berulang. Penelitian pada pekerjaan dengan risiko tinggi pada pergelangan tangan dan tangan melaporkan prevalensi CTS antara 5,6% sampai dengan 15%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks massa tubuh, beban kerja dan gerakan berulang terhadap keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di CV. Subur Makmur Kota Malang. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Data akan dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simpel random sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan gerakan berulang berpengaruh terhadap kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dengan nilai signifikansi sebesar < 0,05, dan variabel beban kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dikarenakan nilai signifikannya > 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh variabel IMT dan Gerakan Berulang berpengaruh terhadap keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya indeks masa tubuh (IMT), beban kerja dan gerakan berulang. Agar risikonya berkurang sebaiknya perusahaan memberikan waktu istirahat bagi pekerja untuk melakukan peregangan tangan sebelum beraktifitas.
Analisis Penyebab Rendahnya Pemahaman Nilai Islam pada Generasi Z: Perspektif Individu vs Sistem Pendidikan Sari, Devita; Nurseha, Dwi Elsa; Mariam, Gita; Nofriendsyah, Harvan; Sari, Intan Permata; Hidayati, Parihani; Suresman, Edi
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ze33rf75

Abstract

Generasi Z tumbuh di era digital dengan ketergantungan tinggi pada media sosial, yang memengaruhi pola pikir dan proses internalisasi nilai keagamaan. Penelitian ini menganalisis rendahnya pemahaman nilai Islam melalui faktor individu dan sistem pendidikan, menggunakan teori Bloom, Kohlberg, Prensky, dan Johnson untuk merumuskan pendekatan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan relevan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal dan artikel ilmiah melalui kata kunci terkait budaya scroll, literasi, nilai agama, Generasi Z, dan pendidikan agama Islam pada basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan SAGE Journals (2021–2026). Dari 80 artikel, diseleksi 58 pendukung dan 6 utama, lalu dianalisis secara deskriptif melalui klasifikasi, interpretasi kritis, dan sintesis temuan. Scroll culture mendorong rendahnya literasi spiritual Generasi Z melalui pola konsumsi informasi singkat yang melemahkan refleksi dan internalisasi nilai Islam. Di sisi lain, sistem Pendidikan Agama Islam masih menghadapi kendala metode konvensional, kurikulum kurang integratif, dan minim inovasi digital. Solusi menekankan penguatan literasi individu, peran keluarga, reformasi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi teknologi pembelajaran. Kesimpulannya, rendahnya pemahaman nilai Islam pada Generasi Z dipengaruhi oleh faktor individu dan sistem pendidikan yang saling berkaitan. Dominasi scroll culture membentuk pola pikir instan dan dangkal sehingga melemahkan refleksi serta internalisasi nilai. Sementara itu, pembelajaran PAI yang konvensional, kurang inovatif, dan minim relevansi memperparah kondisi tersebut. Solusi memerlukan penguatan literasi individu serta reformasi pendidikan yang kontekstual, dialogis, adaptif, dan berbasis pengalaman.
PELATIHAN HOLISTIK GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI LAYANAN PRIMA UNTUK SISWA SMK PRODUKTIF AL-ISLAM MALANG Sari, Devita; Joegijantoro, Rudy
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.66

Abstract

Pelatihan holistik kompetensi layanan prima ini bertujuan meningkatkan keterampilan soft skills siswa SMK Produktif Al-Islam Malang dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor jasa. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa pelatihan soft skills yang ada masih parsial, tidak terstruktur, dan kurang praktik nyata, sehingga kompetensi komunikasi, empati, dan kepercayaan diri siswa tergolong cukup. Metode yang digunakan adalah pendekatan holistik dan experiential learning, meliputi analisis kebutuhan, pelatihan interaktif, simulasi praktik, pengembangan modul cetak dan digital, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan layanan prima, dengan 98,6% siswa mencapai kategori baik pada post-test dan penguasaan praktik layanan mencapai 91,4%. Pelatihan ini juga menanamkan nilai Islami dan mindset pelayanan yang memperkuat karakter profesional. Pengembangan modul berkelanjutan memudahkan akses pembelajaran dan integrasi dalam kurikulum. Pelatihan holistik ini berhasil menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional, siap memberikan layanan pelanggan yang melebihi ekspektasi dan membangun loyalitas positif
Dari Panggung Lisan ke Ruang Digital: Konstruksi Humor dalam Pertunjukan Madihin di Kanal YouTube NF Televisi Official Sari, Devita; Elmustian, Elmustian; Sinaga, Mangatur
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.13

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah lanskap pertunjukan tradisional, termasuk madihin sebagai kesenian lisan masyarakat Banjar yang bertumpu pada spontanitas bahasa, musikalitas, dan humor. Dalam ruang digital, humor tidak lagi bekerja semata sebagai pemantik tawa, melainkan turut membentuk pola interaksi baru antara pemadihin dan audiens virtual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi humor dalam pertunjukan madihin pada kanal YouTube NF Televisi Official melalui perspektif teori ketidaksesuaian, keunggulan, dan pelepasan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa sepuluh video pertunjukan madihin yang dipilih berdasarkan intensitas kemunculan humor dan kelengkapan pertunjukan. Data berupa tuturan humoris pemadihin dikumpulkan melalui teknik simak dan transkripsi, kemudian dianalisis secara interpretatif berdasarkan konteks pertunjukan dan respons sosial yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor ketidaksesuaian muncul melalui pembelokan ekspektasi dan pernyataan tidak terduga, humor keunggulan dibangun melalui sindiran, hiperbola, dan penempatan sosial audiens sebagai objek kelakar, sedangkan humor pelepasan hadir sebagai mekanisme pencair suasana dalam interaksi pertunjukan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa transformasi madihin ke media digital tidak menghilangkan karakter interaktif humor, melainkan memindahkan denyut kelisanan ke ruang virtual yang lebih cair dan terbuka. Penelitian ini memperkuat kajian humor dan sastra lisan dengan menunjukkan bahwa medium digital tidak sekadar menjadi saluran distribusi pertunjukan, tetapi turut membentuk cara humor diproduksi, dinegosiasikan, dan diterima oleh audiens.
Co-Authors Abiyu Fathoni Aftoni Sutanto Agustina Yulianti Ahmad Noor Alfinuha Shidiqqi Al Dafian Aidil Ramadhani Akmalia Maylani, Farah Alisa, Ayu Anggela, Thesa Arivina Ratih Yulihar Taher Asral, Asral Astriani Astriani Ayu Zulaica, Widya Brata, Ignatius Oki Dewa Buana, Dewi Sangka Cahyani, Septia Dwi Daniel Antonius Wijaya David Fernando Delvi, Restina Dewi Suryandini Dian Renita Andiani DWI CAHYANI, SEPTIA Edi Suresman Eka Putri Dewi Eka Sofia Agustina Elmustian, Elmustian Ernawati Ernawati Faqihana, Putri Ayyu Fatriani, Rini Fauziyah Almas Janani Widodo Fenty Fauziah Fitroh Adhilla Ghali, Luthfan Ghali Wismaya Halimah, Nor Hamimah, Hamimah Hamonangan Girsang Hasan Bisri Hazainudin, Gilang Dewi Fauziah Hermawan Budi Prasetiyo Hidayati, Parihani I Wayan Suparta . Ilmiyanti, Nika Imelda Febbynatasya intan permata sari Irfany Rupiwardani Ismael Ismael KARTIKA, INTAN WEDY Kurnia Arum Ndani Mangatur Sinaga Mariam, Gita Misbahul Subhi Muhammad Akmal Hasan Muhammad Naufal Anshori Surzai Muhammad Rianto Mukhlis Ainur Rahman Naila Nataswa Juniar Nataswa Juniar, Naila Ni Nyoman Wetty Suliani Nindi Aulia Nindi, Nindia Puteri Nofriendsyah, Harvan Nor Halimah Novitasari, Deltari Nurseha, Dwi Elsa Nurtika, Annisa Dwi Nuru Aini Pandi, Lastriani Astuti Podesta, Ardiana Prayudha Ananta Prita Dellia Purwoko Purwoko Purwoko Purwoko Putra, Denni Yansyah Putri, Silvia Cintia Rahmat Ramadhan Reni Kusumah Wardani Rina Shahriyani Shahrullah Rizky, T. M. Hilal Rudy Joegijantoro, Rudy Safika Sari Saktiawan, Yusup Sarah Jaya Cita Sari, Shintia Widia Savitri, Camelia Selly Libriani Shahana Nur Aini Sabila Siti Nur Khofifah Sri Wahyuni Jamal Sri Wahyuni Lino Susanto, Beni Hari Tahir, Muhlis Taufik Muhtarom Tiara Fitari Vira Aulia Rahmi Wahyuni, Ike Dian Wira Azri Perdana Yustia Wulandari Mirzayanti Zunan Setiawan