Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : APTEK

Penentuan Nilai Hirarki Rancang Bangun Reaktor Pembuat Foaming Agent Pemadam Kebakaran Lahan Gambut Menggunakan AHP dengan Aplikasi Expert Choice Purwo Subekti
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.533

Abstract

Usaha untuk memudahkan proses pengambilan keputusan dalam rancang bangun pembuatan reaktor pembuat foaming agent pemadam kebakaran lahan gambut, perlu ditentukan bobot struktur setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai masin-masing kriteria dan alternatif untuk mempercepat proses pengambilan keputusan setiap aktivitas kegiatan rancang bangun. Hierarki kriteria tersebut adalah studi referensi, pengembangan data perancangan, gambar dan simulasi, manufaktur, kommisioning dan validasi. Sedangkan untuk hierarki alternatif adalah handal, safety, operasional mudah. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai bobot tersebut adalah menggunakan AHP (Analytic Hierarchy Process), dengan aplikasi Expert Choice. Hasil pengolahan data penilaian bobot prioritas tertinggi adalah kriteria manufaktur nilainya 0.313, kemudian hasil bobot alternatif tertinggi adalah handal nilainya 0.417. Hasil analisis konsistensi tingkat kriteria adalah 4%, karena nilai konsistensinya di bawah 10% maka penilaian prioritas kriteria dapat diterima. Dari hasil tersebut terlihat bahwa kriteria manufaktur merupakan prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam proses rancang bangun pembuatan reaktor pembuat foaming agent, dengan hasil produk yang dihasilkan dituntut memiliki tingkat kehandalan yang perlu diperhatikan.
Kajian Sifat Mekanis Sprocket Gear Sepeda Motor Pada Proses Electroplating CrO3 dan H2SO4 Yose Rizal; Ahmad Fathoni; Heri Suripto; Purwo Subekti; Aprizal; Saiful Anwar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 01, Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i1.1637

Abstract

Sprocket gear atau istilah umum rodagigi penggerak pada sepeda motor yang berfungsi meneruskan putaran ke rodagigi belakang melalui transmisi rantai. Sehingga dalam operasionalnya sprocket gear selalu bergesekan dengan rantai yang menyebabkan keausan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanis Sprocket gear berupa ketahanan aus dan kekerasan HVN (Hardness Vickers Number) setelah electroplating CrO3 dan H2SO4. Metodologi yang digunakan dengan melakuan electroplating menggunakan CrO3 (Kromium Karbida) dan H2SO4 (Asam Sulfat) pada sprocket gear dengan lama waktu pencelupan 30, 45 dan 60 menit, dan pengetsaan mengunakan larutan NaOH (Natrium Hidroksida) dan ZnO (Seng Oksida) kemudian menguji nilai kekerasan HVN menggunakan standard ASTM E92 dan ketahanan aus menggunakan alat uji aus type YC90S-4 standard ASTM G65. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekerasan tertinggi 733 HVN dengan lama waktu 60 menit, dan nilai Ketahanan Aus mengalami penurunan dengan lama waktu pelapisan 60 menit yaitu sebesar 0,00013289 gram/km. Kesimpulan penelitian bahwa perlakuan electroplating terhadap sprocket gear berpengarauh terhadap sifat mekanisnya.
Identifikasi Potensi Sumber Energi Berkelanjutan Berbasis Tanaman Perkebunan dari Suku Arecaceae Menggunakan AHP dengan Aplikasi Expert Choice Purwo Subekti; Defidelwina; Defidelwina; Eddy Elfiano; Arif Rahman Saleh; Siswo Pranoto
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 01, Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i1.1639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber bahan baku untuk energi berkelanjutan berbasis tanaman perkebunan dari suku arecacea, menggunakan AHP dengan aplikasi expert choice. Tanaman yang dipilih sebagai kriteria adalah kelapa dalam, kelapa hibrida, kelapa sawit, pinang, aren dan sagu. Sedangkan untuk komponen tanaman yang dipilih sebagai sub kriteria adalah buah, batang dan pelepah. Sementara itu, struktur tujuan yang diharapkan dari kriteria dan sub kriteria adalah bio oil, bahan bakar langsung, bahan bakar campuran, bio gas, bahan peredam panas dan bio arang. Hasil analisis kriteria adalah kelapa sawit dengan nilai bobot tertinggi sebesar 48%, dilanjutkan tanaman sagu 25%, aren 13%, kelapa dalam 7,3%, kelapa hibrida 4,7% dan pinang 2,1%. Kemudian dari hasil analisis tujuan, bio gas merupakan prioritas utama dengan nilai pembobotan 22,5%, sedangkan untuk prioritas selanjutnya bahan bakar langsung 19,9%, bio arang 18%, bio oil 17,2%, bahan peredam panas 11,2%, dan bahan bakar campuran 10,7%. Sedangkan dari hasil analisis sub kriteria, buah merupakan prioritas utama sebagai sediaan bahan baku dengan nilai bobot sebesar 53,2%, kemudian disusul batang 35,4%, dan pelepah 11,4%. Berdasarkan analisis sensitivitas, metrik penilaian prioritas dari elemen kriteria, sub kriteria dan tujuan bisa diterima dan diandalkan. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai konsistensi kriteria sebesar 0%, konsistensi sub kriteria 8%, dan nila konsistensi tujuan 4%.
Studi Literatur:Mekanika Lagrange Yulinda Ariyanti; Raniati; Purwo Subekti; Hamid Syahropi
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 01, Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i1.1654

Abstract

Metode Lagrange merupakan suatu metode yang terdiri dari Energi Kinetik dan Energi Potensial. Dalam perumusannya koordinat yang digunakan adalah posisi dan kecepatan. Dalam mekanika Lagrange, alur benda didapat dengan mencari jalur yang meminimkan aksi, sebuah kuantitas yang merupakan integral dari Lagrangean sejalan dengan waktu. Lagrangean untuk mekanika klasik dibedakan dengan energi kinetik dan energi potensial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dari hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan Mekanika Lagrange. Melalui penelitian dengan metode studi pustaka yang terkait, diharapkan artikel ini dapat dikembangkan dan menjadi rujukan bagi penulis berikutnya. MekanikaLagrange merupakan suatu metode penyelesaian persoalan mekanika yang tidak mudah diselesaikan dengan Mekanika Newton. Posisi partikel di dalam satu ruang dapat ditentukan melalui 3 koordinat. Koordinat tersebut dapat berupa koordinat kartesan, koordinat bola atau koordinat silinder.
Optimasi Pembuatan Briket Berdasarkan Analisis Kalor Menggunakan Arang Tempurung Kelapa Dan Hazelnut Oil Heri Suripto; Purwo Subekti; Yose Rizal; Saiful Anwar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 02, Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i2.1929

Abstract

Briket telah dikembangkan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan energi di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya energi konvensional seperti listrik atau gas alam. Briket ini merupakan alternatif energi yang lebih terjangkau dan tersedia secara lokal. Biasanya, briket dibuat dari limbah biomassa seperti biomassa, limbah pertanian, serbuk kayu, atau tempurung kelapa. Untuk meningkatkan nilai kalor atau kandungan energi briket sebagai sumber energi alternatif, beberapa langkah dapat diambil, seperti memilih bahan baku dengan nilai kalor yang tinggi, menggunakan bahan tambahan yang memiliki sifat pembakaran baik, meningkatkan densitas briket, dan mengatur parameter proses produksi seperti suhu, tekanan, dan waktu pembakaran. Dalam penelitian ini, tahapannya melibatkan pembuatan briket dengan kombinasi arang tempurung kelapa dan hazelnut oil dalam perbandingan 3:1, serta menggunakan komposisi perekat 90:10%, 85:15%, 80:20%, dan 75:25%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kalor optimal terdapat pada sampel B, yaitu sebesar 6061 kJ. Hal ini menunjukkan bahwa sampel B memiliki potensi energi yang paling tinggi dibandingkan dengan sampel lainnya. Briket tersebut memiliki kandungan debu sebesar 4,3% dan kandungan air sebesar 4,7%. Waktu bakar untuk briket tersebut adalah 1,6 g/menit.
Trial of Utilization of Biogas from Palm Oil Mill Effluent on Household Gas Burner Purwo Subekti; Defidelwina; Ikhsan Gunawan; Heffi Christya Rahayu; Pada Lumba; Yuliana Susanti; Laily Fitriana; Budi Irwansyah; Januar Kaswari
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 02, Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i2.1933

Abstract

The utilization of biogas produced from the liquid left over from palm oil mill enffluent (POME) needs to be increased, so far the use of biogas from POME for large-scale is new for the purpose of fueling power plant generators (PLTBg). Another increase in the use of biogas is among others as fuel for household-scale gas burner. The trial was carried out by utilizing biogas from the PLTBg purification unit and modifying commercial gas burner. Based on the results of trials, the flame produced is blue and can be used for cooking as the color of the fire from a stove that uses commercial gas. These results prove that apart from being PLTBg fuel, biogas from POME can be used as fuel for domestic purposes and possibly as fuel for other purposes.
Effect of Pyrolysis Temperature of Glass Packaging Plastic Mineral Water Waste on Alternative Fuel Production Purwo Subekti; Heri Suripto; Riszki Hidayat
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 01, Desember 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i1.2221

Abstract

The aim of this research is to obtain information on the effect of pyrolysis temperature of plastic waste from mineral water glass packaging on the production of liquids that can be used as alternative fuels (BBA). The material used to obtain BBA is plastic waste from xx brand mineral water glass packaging, which is heated using a pyrolysis reactor at a temperature of 255 to 280 ⁰C for 3 hours. Through the pyrolysis process, 369 to 404 mL of BBA liquid is produced. Based on the results of production data analysis, differences in combustion temperatures affect the yield of BBA liquid, the higher the combustion temperature will increase the BBA production produced.
Analisa Variasi Pembukaan Dumper Pada Primary dan Secondary Air Fan Terhadap Pembakaran Black Liquor Pada Recovery Boiler PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Fatariqsyah, Denny Achly; Eddy Elfiano; Purwo Subekti
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 17, No. 02, Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v17i2.3339

Abstract

Primary air fan berfungsi untuk mengontrol seberapa banyak udara yang akan masuk ke dalam runag furnace. Secondary air fan berfungsi untuk menekan udara masuk ke dalam furnace untuk membantu proses pembakaran black liquor di dalam furnace. Dumper berfungsi untuk menciptakan aliran udara dari lingkungan luar yang akan digunakan untuk membantu proses pembakaran black liquor yang terjadi di dalam furnace sekaligus mengontrol seberapa banyak udara yang dibutuhkan dalam proses pembakaran black liquor. Black liquor merupakan limbah industri yang di manfaatkan dengan mencampurkan dengan senyawa kimia seperti garam sodium, 50% lignin, NaOH dan Na2S. Nilai kalor adalah jumlah energi panas yang terdapat didalam suatu bahan bakar dan di tentukan oleh pembakaran sempurna dengan jumlah tertentu pada tekanan konstan dan dalam kondisi normal. Penelitian ini dilakukan di PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan tujuan penelitian melihat kualitas smelting dan bentuk charbed pada black liquor di dalam furnace. Nilai dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai flow dan pembukaan dumper dapat mempengaruhi kualitas dan bentuk dari hasil pembakaran black liquor. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh flow dan pembukaan dumper pada proses pembakaran black liquor dapat mempengaruhi kualitas smelt dan bentuk charbed pada black liquor dan selalu melakukan perawatan preventive.
Pembuatan dan Pengujian Alat Uji Sistim Perpipaan Skala Laboratorium Fathoni, Ahmad; Subekti, Purwo; Hakim, Legisnal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1280

Abstract

Perhitungan dilakukan pada sistem perpipaan yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa parallel. Dari pembuatan dan pengujian yang dilakukan penurunan tekanan yang terjadi cenderung mengalami peningkatan bila panjang pipa yang digunakan besar dan jumlah komponen perpipaan yang digunakan semakin banyak. Dengan adanya perhitungan yang matang dari segi bahan pipa dan komponen perpipaan yang digunakan serta perhitungan yang tepat maka akan diperoleh hasil pembuatan yang baik. Proses pembuatan alat uji di bagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama fokus kepada pembuatan meja kerja, dan bagian yang ke dua fokus kepada pembuatan rangkaian sistem perpipaan. Dimana setelah proses ini semua selesai barulah kita posisikan bak penampung airnya sesuai dengan posisi yang telah di tentukan sehingga dapat kita isi dengan fluida cair sesuai dengan  ukuranya, setelah itu baru kita lakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang di lakukan diperoleh bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada pipa lurus dan memiliki sedikit komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan lebih kecil dibandingkan dengan sistem perpipaan yang memiliki belokan dan banyak komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan baik yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa paralel. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa penggunaan pipa yang lurus atau sedikit belokan dan sedikit pemasangan komponen perpipaan lebih baik dan efektif
Desain dan Studi Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Berbasis Energi Matahari dan Energi Hidro Suripto, Heri; Purwo Subekti
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1337

Abstract

Teknologi Energi hybrid berbasis energi alternatif terus berlanjut untuk pengembangannya. Pemanfaatan energi hybrid dapat meningkatkan efisiensi output daya yang dihasilkan, hemat dalam perakitan dan murah dalam perawatan. Penelitian ini akan mendesain serta menganalisis kelayakan secara ekonomi dari pembangkit listrik tenaga hybrid yang berbasis energi matahari dan energi hydro. Analisis ini meliputi perhitungan secara numerik berdasarkan formula yang digunakan untuk menentukan kelayakan teknologi yang telah dikembangkan. Hasil desain dari energi hybrid tersebut menghasilkan daya total 2 energi hybrid sebesar 1450 watt DC, hasil perhitungan nilai ekonomi dengan biaya investasi awal sebesar Rp.14.400.000 dengan nilai NPV sebesar Rp. 28.498.408 sedangkan nilai IRR pembangkit sebesar 47 %, IRR ini lebih besar dari IRR awal sebesar 12 % maka pembangkit ini layak untuk dikembangkan. Pembangkit ini akan direncanakan beroperasi selama periode 10 tahun