Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui Pelatihan Google Form di Kelurahan Mampang, Kota Depok Valentine, Hany Maria; Zulkarnain, Iskandar; Fauziyah, Fauziyah; Kurnia, Mega Tri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i08.2527

Abstract

Adaptasi teknologi di seluruh lapisan masyarakat, salah satunya organisasi PKK yang menghadapi kesenjangan digital dalam pengelolaan data dan administrasi kegiatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital anggota PKK Kelurahan Mampang, Kota Depok melalui pelatihan Google Form. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis praktik dengan 15 peserta anggota PKK. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Mei 2025 di Aula Serbaguna Kelurahan Mampang melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan teknis peserta dalam menggunakan Google Form untuk digitalisasi sistem pendaftaran kegiatan, survei kebutuhan komunitas, dan koordinasi organisasi. Program ini berhasil mendorong transformasi sosial dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya data dalam pengambilan keputusan, transparansi organisasi, dan motivasi pembelajaran berkelanjutan di tingkat komunitas.
Edukasi Kejahatan Siber (Cybercrime) Pada Warga Kelurahan Pademangan Barat Di Era Digital Zulkarnain, Iskandar; Lestari, Dwi; Whendasmoro, Raditya Galih; Fauziyah, Fauziyah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1159

Abstract

Kejahatan siber pada era digital saat ini menyerang seluruh lapisan masyarakat yang rentan karena kurangnya edukasi terkait kejahatan siber. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan agar masyarakat semakin sadar dan melindungi data diri, sehingga dapat mengurangi angka kejahatan siber. Edukasi kejahatan siber sebagai bagian dari pengabdian dosen dan mahasiswa bidak sistem informasi kepada masyarkat. Perkembangan teknologi tidak hanya memberikan dampa positif namun juga dampak negatif karena kejahatan berpindah dari kejahatan tradisional kearah kejahatan digital.
META ANALISIS: EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Hanna Syajidah; Iskandar Zulkarnain; Rahmita Noorbaiti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.18789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi dampak yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, khususnya siswa yang ada di jenjang SMP. Metode yang dipakai ialah systematic review dengan teknik meta analisis. Artikel didapat melalui penelusuran menggunakan Google Scholar dengan rentang tahun antara 2019 dan 2023. Didapat sebanyak 16 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Software Comprehensive Meta-Analysis (CMA) V3.0. dipakai sebagai alat bantu dalam melakukan analisis penelitian ini. Ukuran efek dihitung menggunakan persamaan Hedges dan ditentukan berdasarkan pada model estimasi efek-acak. Temuan dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa ukuran efek secara keseluruhan dari penerapan model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP ialah sebesar 1,260, menempatkannya dalam kategori efek besar. Analisis variasi dalam studi dilakukan dengan mempertimbangkan dua variabel moderator, yaitu tingkatan kelas dan materi yang diajarkan. Temuan dari analisis ini menegaskan bahwa penerapan model pembelajaran PBL memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika. Berdasarkan tingkatan kelas model pembelajaran PBL paling efektif diterapkan di kelas IX dan berdasarkan materi yang diajarkan model pembelajaran PBL paling efektif diterapkan pada materi Teorema Pythagoras. Kata kunci: Meta-analisis, Problem Based Learning, Effect Size, kemampuan pemecahan masalah matematis Abstract: This research aims to analyze the significant impact of the problem-based learning (PBL) model on the mathematical problem-solving abilities of junior high school students. The method used is a systematic review with meta-analysis techniques. Articles were obtained through searches using Google Scholar with a range of years between 2019 and 2023, resulting in 16 scientific articles that met the eligibility criteria for analysis. The tool used to analyze this research is the Comprehensive Meta-Analysis (CMA) V3.0 software, and the effect size index from the Hedges-g equation obtained is determined based on the estimation of the random-effects model. The research findings revealed an overall effect size of 1.260 for the implementation of the PBL learning model on the mathematical problem-solving abilities of junior high school students, indicating a large effect category. Analysis of the study's variation levels was conducted by considering two moderator variables in terms of class levels and the taught material. The analysis findings indicate that the implementation of the PBL learning model has a significant impact on the mathematical problem-solving abilities of junior high school students. Based on class levels, the PBL learning model is most effective when applied in Grade IX, and based on the taught material, the PBL learning model is most effective when applied to the material of the Pythagorean Theorem. Keywords: Meta-analysis, Problem-Based Learning, Effect Size, Mathematical Problem Solving Abilities.
REKONSTRUKSI PASAL 78 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG TINDAKAN DIREKSI YANG TIDAK MELAKSANAKAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PALING LAMBAT 6 BULAN SETELAH TAHUN BUKU BERAKHIR Zulkarnain, Iskandar; Satory, Agus; Mahipal, Mahipal
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22721

Abstract

UUPT mengenal dua macam RUPS, Pasal 78 ayat (1) UUPT menyebutkan bahwa RUPS terdiri atas RUPS tahunan dan RUPS lainnya. RUPS lainnya ini dalam praktik dikenal sebagai RUPS Luar Biasa (RUPS-LB). RUPS-LB dapat dilaksanakan sewaktu-waktu atas permintaan dari Direksi ataupun pemegang saham dengan hak suara minimal 10% dari total hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Sedangkan Pasal 78 ayat 2 UUPT menyebutkan RUPS tahunan wajib diadakan dalam jangka waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. Dalam praktiknya banyak Perseroan Terbatas tidak menyelenggarakan RUPS tahunan. Dalam UUPT terkait tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan dalam waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir tidaklah diatur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif untuk menelaah rekonstruksi Pasal 78 ayat (2) UUPT mengenai Tindakan Direksi yang tidak melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan paling Lambat 6 Bulan Setelah Tahun Buku Berakhir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 78 ayat (2) UUPT terdapat kelemahan normatif yaitu implikasi signifikan terhadap kepastian hukum, stabilitas tata kelola, dan efektivitas operasional perseroan. Norma yang tidak disertai mekanisme sanksi maupun ruang diskresi yang jelas berpotensi menimbulkan ketidakpatuhan, inkonsistensi penerapan, dan ketidakpastian bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, ketentuan ini membutuhkan pembaruan normatif agar lebih responsif terhadap kebutuhan praktik dan memiliki kekuatan mengikat untuk menjamin kepastian hukum dalam tata kelola Perseroan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA YAYASAN NURUL FALAH SURADITA KABUPATEN TANGERANG Heli Suhaeli; Iskandar Zulkarnain
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i2.9021

Abstract

Abstract. The purpose of this research is to determine the effect of leadership and the physical work environment on employee performance at Yayasan Nurul Falah Suradita, Tangerang Regency. This study uses a quantitative approach with a saturated sampling technique involving 54 respondents. Data analysis methods include validity testing, reliability testing, classical assumption tests, regression analysis, correlation coefficient analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results show that leadership has a significant effect on employee performance, indicated by the linear regression equation Y = 19.640 + 0.534X1, with a correlation coefficient of 0.524 and a coefficient of determination of 27.5%. Hypothesis testing also shows that t-count is greater than t-table (4.438 > 1.675). The physical work environment also has a significant effect on employee performance, with the regression equation Y = 16.959 + 0.594X2, a correlation coefficient of 0.568, and a coefficient of determination of 32.3%, where t-count is greater than t-table (4.981 > 1.675). Simultaneously, leadership and the physical work environment significantly influence employee performance, with a correlation coefficient of 0.680 and the regression equation Y = 6.827 + 0.398X1 + 0.474X2. The coefficient of determination is 46.3%, while the remaining 53.7% is influenced by other factors not examined in this study. Keywords: Leadership, Physical Work Environment, Employee Performance
REKONSTRUKSI PASAL 78 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG TINDAKAN DIREKSI YANG TIDAK MELAKSANAKAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PALING LAMBAT 6 BULAN SETELAH TAHUN BUKU BERAKHIR Zulkarnain, Iskandar; Satory, Agus; Mahipal, Mahipal
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22721

Abstract

UUPT mengenal dua macam RUPS, Pasal 78 ayat (1) UUPT menyebutkan bahwa RUPS terdiri atas RUPS tahunan dan RUPS lainnya. RUPS lainnya ini dalam praktik dikenal sebagai RUPS Luar Biasa (RUPS-LB). RUPS-LB dapat dilaksanakan sewaktu-waktu atas permintaan dari Direksi ataupun pemegang saham dengan hak suara minimal 10% dari total hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Sedangkan Pasal 78 ayat 2 UUPT menyebutkan RUPS tahunan wajib diadakan dalam jangka waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. Dalam praktiknya banyak Perseroan Terbatas tidak menyelenggarakan RUPS tahunan. Dalam UUPT terkait tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan dalam waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir tidaklah diatur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif untuk menelaah rekonstruksi Pasal 78 ayat (2) UUPT mengenai Tindakan Direksi yang tidak melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan paling Lambat 6 Bulan Setelah Tahun Buku Berakhir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 78 ayat (2) UUPT terdapat kelemahan normatif yaitu implikasi signifikan terhadap kepastian hukum, stabilitas tata kelola, dan efektivitas operasional perseroan. Norma yang tidak disertai mekanisme sanksi maupun ruang diskresi yang jelas berpotensi menimbulkan ketidakpatuhan, inkonsistensi penerapan, dan ketidakpastian bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, ketentuan ini membutuhkan pembaruan normatif agar lebih responsif terhadap kebutuhan praktik dan memiliki kekuatan mengikat untuk menjamin kepastian hukum dalam tata kelola Perseroan.
AL JAMIATUL WASHLIYAH : DALAM SINGKATAN DAN AKRONIM KAJIAN PERSPEKTIF MORFOLOGI Deliani, Susy; Azwar Lubis, M. Syukri; Zulkarnain, Iskandar; Harahap, Muhammad Haekal
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.226-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis singkatan dan akronim yang ada dalam teks Al Jamiatul Washliyah.Pemilihan data dari Teks AL’Washliyah. menarik karena sejak lahir 1930 sampai sekarang singkatan dan Akronim menjadi dinamika proses pembentukan kata yang ada dalam teks Alwashliyah  Focus penelitian ini mengkaji bahwa singkatan dan akronim telah digunakan sejak tahun 1930, tahun berdirinya al jamiatul Washliyah sampai sekarang. Singkatan dan akronim yang fungsinya adalah untuk memudahkan  mengingat kata kata yg Panjang dan keenakan bunyi kata. Singkatan dan akronim  juga merambah ke dalam teks Al’ washliyah.  Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk data yang lebih besar lagi ( penelitian lanjutan / Tahap 2 ) , kajian ini menemukan 40 singkatan dan akronim yang menjadi dinamika struktur setara kata dalam teks Al jamiatul washliyah, baik dari buku buku, artikel dan berbagai web yang ada dalam lingkup Al jamiatul washliyah. Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif yang mengamati data apa adanya.Kajian Morfologi ( pembentukan kata ). Dengan pendekatan Linguistik , yaitu menganalisis suatu struktur Bahasa dalam hal ini singkatan dan akronim. Setelah data terkumpul di klasifikasi berdasarkan struktur bentuk masing masing kategori: yaitu singkatan dan akronim yang merupakan bahagian dari Abreviasi. Hasil dan pembahasan dari kajian ini menemukan adanya singkatan yang telah di pakai sejak berdirinya Al Jamiatul Washliyah pada tahun 1930 yang berfungsi untuk menyingkat kata yang Panjang seperti MIT = Mahtab Islamiyah Tapanuli, dan agar mudah untuk diingat. Serta AL’ Wshliyah merupakan akronim singkatan dari AL jamiatul Washliyah, selain untuk menyingkat juga untuk keenakan bunyi dan mudah di ucapkan . Sedangkan Singkatan dan akronim yang ada akhir akhir ini, seperti BEM  merupakan Badan eksekutif Mahasiswa ( Singkatan ). Dan SIAKAD merupakan Akronim dan singkatan dari   Sistem Informasi Akademik.
Restorasi Indonesia sebagai Visi dan Strategi Komunikasi Politik Surya Paloh di Era Digital Tanjung, M. Taufiq Hidayah; Zulkarnain, Iskandar; Mailin, Mailin
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v10i1.13046

Abstract

This study examines Restorasi Indonesia as a political vision articulated through the political communication strategy of Surya Paloh in the digital era, in response to the increasing mediatization of political discourse within Indonesia’s contemporary democratic landscape. The research addresses how the vision of national restoration is constructed, disseminated, and transformed through digital political communication practices to influence public perception and political engagement. Employing a qualitative approach, this study utilizes discourse analysis to investigate Surya Paloh’s communication strategies across digital platforms, including speeches, social media narratives, and mediated political messaging. The findings indicate that the articulation of Restorasi Indonesia operates not merely as an ideological construct but as a communicative framework that adapts to the dynamics of digital media through symbolic narratives, strategic framing, and audience-oriented messaging. This transformation reflects a shift from conventional political mobilization toward digitally mediated persuasion, enabling the political vision to maintain relevance in a rapidly evolving information ecosystem. The study argues that the effectiveness of Restorasi Indonesia as a political vision is closely linked to its communicative adaptability, where strategic digital engagement becomes central to shaping political legitimacy and sustaining ideological resonance in the public sphere.
THE EFFECT OF ANIMATED VIDEO INTEGRATED WITH SCENARIO BASED LEARNING (SBL) ON SPEAKING PROFICIENCY OF HIGH SCHOOL STUDENTS Ajizah, Aulya; Zulkarnain, Iskandar; Rahmawati, Wiki Tedi
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In Press)
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v12i1.1364

Abstract

This research investigates the influence of animated videos integrated with Scenario-Based Learning (SBL) on the speaking proficiency of Grade X students at SMA Negeri 17 Medan during the 2025/2026 academic year. Speaking proficiency is frequently recognized as a significant challenge for high school students, necessitating innovative pedagogical approaches to effectively foster student engagement and skill acquisition in modern classrooms. The study employed a quantitative true experimental design featuring a pre-test and post-test control group structure. The population comprised parallel Grade X classes, from which 30 students were meticulously selected through a random sampling technique. This sample was divided into an experimental group (n=15), taught using animated videos integrated with SBL, and a control group (n=15), receiving conventional instruction. Speaking proficiency was assessed through oral performance tests evaluating pronunciation, fluency, accuracy, and vocabulary.Data analysis conducted using a paired samples t-test revealed significant improvements across both groups. The experimental group’s mean score rose from 62.7 to 88.1, while the control group’s score increased from 59.4 to 76.1. Testing yielded a t-value of 7.491, exceeding the t-table value of 2.145 (df=14) with a significance value (p) of 0.000. These results indicate that the integration of animated videos with SBL exerts a statistically significant positive effect on students' speaking proficiency. The findings suggest that this integrated approach creates an engaging, interactive, and meaningful environment. By providing contextualized scenarios through visual media, students can better internalize linguistic components. Consequently, this instructional strategy is recommended as an effective tool for educators to enhance communicative competence.
Pengaruh ROA, DER, dan EPS terhadap Harga Saham Minyak dan Gas BEI Nurmalia, Alifia Indah; Zulkarnain, Iskandar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5698

Abstract

Harga saham merupakan indikator penting dalam menilai kinerja dan prospek perusahaan di pasar modal karena mencerminkan ekspektasi investor terhadap profitabilitas dan keberlanjutan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, analisis fundamental melalui rasio keuangan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham, mengingat masih ditemukannya perbedaan hasil pada penelitian terdahulu terkait peran rasio keuangan dalam menentukan nilai saham perusahaan. Perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya kajian empiris lanjutan agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan dan publikasi resmi BEI. Populasi penelitian terdiri dari 12 perusahaan subsektor minyak dan gas, dengan 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui pendekatan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, dengan pemilihan model terbaik menggunakan Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ROA, DER, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun, secara parsial hanya EPS yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan ROA dan DER tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba per saham menjadi indikator utama yang diperhatikan investor dalam pengambilan keputusan investasi.