Claim Missing Document
Check
Articles

BED PORTABLE MASSAGE OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN DAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM Metaliasari, Metaliasari; Septiani, Leri; Sastramihardja, Herri S; Sutisna, Ma’mun; Sugih, Siti; Rowawi, Roni
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i1.2756

Abstract

Pemberian ASI masih menjadi tantangan global, dengan hanya 31 dari 194 negara yang berhasil mencapai target pemberian ASI eksklusif sebesar 50%. Salah satu cara untuk meningkatkan kelancaran dan produksi ASI adalah dengan merangsang hormon prolaktin dan oksitosin melalui perawatan payudara, pemijatan, serta pijat oksitosin. Pijat oksitosin dikenal sebagai metode efektif untuk mengatasi kesulitan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bed portable massage oksitosin terhadap kelancaran dan produksi ASI pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah ibu postpartum yang melahirkan pada periode 1 Juli – 30 Juli 2024, dengan total 72 orang. Sampel sebanyak 60 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling, yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok (intervensi dan kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung terhadap ibu postpartum dari hari ke-1 hingga hari ke-7, dan analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bed Portable Massage Oksitosin meningkatkan frekuensi menyusui (>8–12 kali per hari) dengan nilai p = 0,012 (<0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan. Selain itu, setelah penggunaan bed portable massage oksitosin, hampir seluruh responden (28 dari 30 orang) mengalami produksi ASI penuh, dengan nilai p= 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan efek signifikan terhadap kelancaran ASI. Terdapat pengaruh signifikan penggunaan Bed Portable Massage Oksitosin terhadap kelancaran dan produksi ASI pada ibu postpartum.
Perbandingan Efektifitas Antara Warm Pack Belt Dengan Kompres Air Hangat Dalam Menurunkan Demam Anak Usia 1 ̶ 5 Tahun Di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang Tahun 2021 Karimah, Karimah; Wijayanegara, Hidayat; Mahwati, Yeni; Sutisna, Ma’mun; Komalaningsih, Sri; Sastramihardja, Herri S
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 4 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v4i2.46

Abstract

Demam merupakan kondisi suhu tubuh yang meningkat melebihi 36°C. Demam pada anak dapat diatasi secara non farmakologi dilakukan dengan Warm Pack Beltdan kompres air hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan sebelum dan sesudah diberikan Warm Pack Belt dan kompres air hangat dalam menurunkan demam serta menganalisis efektifitas Warm Pack Belt dengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang tahun 2021. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang pada tanggal 11-31 Maret 2021. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group dengan responden sebanyak 80 orang usia 1-5 tahun yang mengalami demam. Efektifitas diukur menggunakan Uji N-Gain, variabel terikat Demam diukur memakai skala ukur nominal, sedangkan perbandingan efektifitas antara Warm Pack Beltdengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun dianalisis menggunakan Uji Paired Sampel T Test. Hasil penelitian menunjukkan pada hari ke 1-3 nilai p value = 0,000 semua nilai p value kurang dari 0,05 menunjukkan adanya perbedaan efektifitas antara Warm Pack Belt dengan kompres air hangat dalam menurunkan demam anak usia 1-5 tahun. Dimana penurunan suhu tubuh anak sebelum diberikan kompres air hangat pada yaitu 37,91°C dan setelah diberikan menjadi 36,63°C, sedangkan pada kelompok Warm Pack Belt yaitu sebelum diberikan suhu tubuh anak 37,79°C dan setelah diberikan menjadi 35,83°C. Terdapat perbedaan penurunan yaitu 1,28°C untuk kelompok kompres hangat dan 1,96°C untuk kelompok Warm Pack Belt. Simpulan, terdapat perbedaan suhu tubuh anak usia 1-5 tahun yang diberikan treatment. Warm Pack Belt lebih efektif dibandingkan dengan kompres air hangat terhadap demam pada anak usia 1-5 tahun di Puskesmas Legon Kulon Kabupaten Subang.
EFEKTIVITAS HERBAL CREAM MASSAGE KOMBINASI SEREH DAN KENCUR TERHADAP PENURUNAN NYERI IBU BERSALIN Nur Aini; Hidayat Wijayanegara; Meti Widiya Lestari; Herri S Sastramihardja; Anita Deborah Anwar; Ma’mun Sutisna
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labor is a manifestation of uterine muscle contractions. Efforts to overcome pain are by non-pharmacological methods with “Herbal Cream massage BundaCare” is one product that utilizes natural ingredients from plants such as kencur (Kaempferia galanga) and lemongrass (Cymbopogon citratus) to help reduce pain in laboring mothers. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of massage with “Herbal Cream Massage Bundacare” compared to massage therapy alone on reducing pain in laboring women at Made Surya Cipayung Midwife Independent Practice. This type of research is a quasi-experiment (pseudo-experiment) with a two group pretest-post test design approach, the total sample of 84 laboring women in the first phase of the active phase is divided into intervention (BundaCare) and control (regular massage) groups. The research was conducted at Made Cipayung Midwife Independent Practice Center, East Jakarta on October 24, 2024-December 24, 2024. Sampling using accidental sampling and measuring pain with NRS (Numeric Rate Scales). Univariate analysis of respondent characteristics using descriptive statistics. Bivariate test using Wilcoxon test and Independent T test and effectiveness test using Gain score. The results of statistical tests using the Wilcoxon test showed a significant decrease in pain in both groups (p<0.05). The BundaCare group experienced a decrease from moderate to mild pain, while the regular massage group remained at moderate pain. The results of the effectiveness test in the “Herbal cream massage Bundacare” group obtained a Gain score of 68% which means the category is quite effective while in the massage therapy group alone obtained a Gain score of 40% which is included in the less effective category. In conclusion, there is a difference in reducing labor pain between massage therapy with “Herbal cream massage Bundacare” compared to massage therapy alone and “Herbal cream massage Bundacare” therapy is more effective in reducing labor pain compared to massage therapy alone at the Made Cipayung Midwife Independent Practice Place, East Jakarta, 2024.
The Effect of Using KBS1B IEC Videos on Ease, Knowledge, and Attitudes of One-Month Injectable Contraceptive Acceptors Sitanggang, Novtarina; Sugih, Siti; Sastramihardja, Herri S.; Herawati, Yanti; Nurlatifah, Teni
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4449

Abstract

According to the World Health Organization (WHO) in 2022, the use of family planning in Asia has increased. In Indonesia, the coverage of contraceptive methods within family planning programs is substantial. The role of family planning programs has a significant impact on both women's and men's reproductive health. This study aims to assess the effectiveness of video media in influencing the convenience, knowledge, and attitudes of one-month injectable contraceptive acceptors at PMB I in Sumedang Regency. The study used research (quasi experimental research) with pre and post test design with control group. This research was conducted in July - August 2024 at PMB I Sumedang Regency. The sample in this study consisted of mothers who had attended more than two follow-up visits for 1-month injectable contraceptives. The sampling technique uses total sampling, with a total of 60 respondents, divided between intervention and control groups, with pretest and posttest conducted. An Independent Sample t-test was used for data analysis. The respondents were predominantly between 31-45 years old (63.3%). In both the intervention and control groups, 50% of respondents were aged 30 years or younger. The majority of respondents had an education level of elementary, middle, or high school, and most were unemployed or homemakers. The normality test results were found to be insignificant, prompting the use of non-parametric analysis. The results showed that respondents' knowledge about 1-month family planning (p=0.000), attitudes (p=0.095), and ease of use (p=0.000) were better in the intervention group using video compared to the control group using leaflets. The conclusion of this study is that video media proved more effective in improving user convenience, knowledge, and attitudes compared to leaflets. Thus, video is a more readily accepted form of media in the community.
THE EFFECT OF DOUCHING TREATMENTS USING MANJAKANI SEEDS (QUERCUS INFECTORIA GALL) BOILED INTO WATER TO TOTAL COLONY OF STREPTOCOCCUS SP AND ESCHERICHIA COLI AMONG IUD ACCEPTORS WHO EXPERIENCED VAGINAL DISCHARGE Wijayanti, Ika; Shahib, M. Nurhalim; Sastramihardja, Herri
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 2 No. 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v2i3.5904

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) is a safe, effective, and reversible device made of plastic or metal which is inserted into the uterus through the cervical canal to prevent pregnancy. One of side effects of IUD is leucorrhoea or fluoralbus that is a whitish, intermittent and increased amount of discharge from vagina. Leucorrhoea is the most common complaint of women using IUD as it may cause uterus reactions to a strange object with excessive vaginal discharge characterized by increased amount of vaginal mucus, yellowish or gray, itchy, smelly, and causing inconvenience. A Moist condition and discharge in vagina among IUD acceptors is a good environment for pathogenic bacteria growth including Streptococcus sp and Escherichia coli. One of alternative treatments from herbal remedies is manjakani seeds (Quercus infectoria gall).  Empirically, manjakani seeds have been used to clean genital organs for prevention and treatment of vaginal discharge. The active subtances of the seeds are tannin, saponin, alkaloid, steroid, flavonoid, and trapezoid that are believed as an antibacterial effect. This study aimed to determine the effect of douching treatments using manjakani seeds (Quercus infectoria gall) boiled into water to the total colony of Streptococcus sp and Escherichia coli among IUD acceptors who experienced vaginal discharge. The research methods of the study utilized quasi experiments with one group pretestpostest design. The sampling technique was consecutive sampling with IUD acceptors suffering vaginal discharge in puskesmasSukajadi and ledeng, Bandung as the samples. The results showed based on statistical test, there was a significant difference between the number of colonies of Escherichia coli, streptococcus sp and complaints of leucorrea pre-test and posttest test of douching of boiled manjakani seeds with p value <0.05.
The EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025: EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Fitri Hanriyani; Herry Garna; Siti Sugih; Herri S Sastramihardja; Yanti Herawati
Jurnal Medika Cendikia Vol 12 No 02 (2025): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : Karsa Husada Health Institute Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmc.v12i02.341

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita gizi kurang dilakukan sebagai upaya meningkatkan status gizi. Pemberian makanan tambahan ini berbentuk biskuit yang diperkaya zat gizi mikro dan makro. Namun, efektivitasnya terkendala bentuk, rasa dan jumlah yang terlalu banyak sehingga kurang disukai oleh balita menyebabkan konsumsi tidak optimal. Berdasarkan inovasi terbaru, “sereal 4-Fit” dirancang sebagai alternatif PMT berbahan susu kambing, madu, telur, dan edamame untuk meningkatkan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit” untuk meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan pemebrian PMT standar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest design dengan jmlah sampel sebanyak 42 balita stunting. Penelitian dilaksanakan di posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut pada bulan Juli 2025. Pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisis univariat berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan “Sereal 4-Fit” dan PMT standar di puskesmas menggunakan statistik deskriptif. Analisis bivariat dilakukan terhadap dua variabel, yaitu variabel independen dan variabel dependen. Tujuannya penelitian ini untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit”. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Independent samples test didapatkan ? value = 0,032 dan 0,008, dengan nilai ? =0,05 (? < ?), maka perbedaan rata-rata berat badan antara kedua kelompok sebelum dan sesudah intervensi adalah signifikan secara statistic. Berarti pemberian minuman “sereal 4-Fit” dan pemberian makanan tambahan (PMT) standar di Posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut berpengaruh dalam meningkatkan berat badan balita stunting. Perhitungan uji N-Gain untuk mengetahui efektifitas pada kelompok eksperimen berada pada nilai 0,644 dengan kategori sedang, sedangkan pada kelompok kontrol berada pada nilai 0,22 dengan kategori rendah (0,3 ? N-Gain <0,7). Hal itu berarti bahwa pemberian “Sereal 4-Fit” lebih efektif dalam meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan PMT standar di posyandu puskesmas Guntur Kabupaten Garut tahun 2025.
Efektivitas Aromaterapi Fresh Oil terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dalam menghadapi Persalinan di Puskesmas Sukaluyu Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Rustandi, Indri Gustiani; Leri Septiani; Herri S Sastramihardja; Mamun Sutisna
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6912

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil dapat berdampak serius pada ibu dan janin. Penanganan nonfarmakologi seperti aromaterapi fresh oil dinilai lebih aman untuk mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas aromaterapi fresh oil terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, tahun 2025.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain true experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III di Puskesmas Sukaluyu kabupaten Cianjur pada bulan Mei – Juni 2025. Sampel berjumlah 86 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 43 kelompok eksperimen dan 43 orang kelompok kontrol. Tekhik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Tekhnik analisa data yang digunakan adalah uji T Ttest dan uji NGain dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan kelompok eksperimen memiliki nilai mean sebesar 14,84 sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai mean sebesar 18,8, terdapat pengurangan kecemasan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan selisih nilai mean 3,97. Hasil uji efektivitas menunjukkan angka 70% pada kelompok eksperimen, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan 43,86% yang berarti bahwa fresh oil lebih efektif menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan dengan grapeseed oil pada ibu hamil trimester III.
Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui Dini dan Stabilisasi Suhu Tubuh Bayi Ambar Susilawati; Herry Garna; Yeni Mahwati; Herri S Sastramihardja
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6937

Abstract

Proses IMD merangsang pelepasan oksitosin pada ibu yang mendukung stabilisasi suhu tubuh bayi selama kontak kulit ke kulit. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh bedong Chibeb dibanding dengan bedong tradional terhadap keberhasilan IMD dan stabilisasi suhu tubuh bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang. Modifikasi Prosedur Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb Untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui Dini dan Stabilisasi Suhu Tubuh Bayi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan Quast exsperimental dengan desain penelitian posttest nonequivalent control group design, Populasi adalah bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini meggunakan purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji chi square. Waktu penelitian dilaksanakan periode 20 Februari–15 Maret 2025. Hasil penelitian pada bedong Chibeb sebanyak 31 dari 33 bayi berhasil dilakukan inisiasi menyusu dini, sedangkan pada bedong tradisional hanya 15 dari 33 bayi yang berhasil (p=0,001). Simpulan, Modifikasi Prosedur Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb terhadap inisiasi menyusu dini lebih baik dari pemakaian bedong tradisional, sedangkan kedua pemakaian bedong tidak memengaruhi stabilisasi suhu tubuh bayi baru lahir dan bedong Chibeb tidak lebih baik daripada bedong tradisional.  
EFFECTIVENESS OF SIMP KS3B APPLICATION IN IMPROVING FAMILY PLANNING SERVICE QUALITY Herlina, Lusi; Sutisna, Ma'mum; Aziz, M Alam Syah; Sastramihardja, Herri S; Septiani, Leri; Wijayanegara, Hidayat
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v15i1.9971

Abstract

Injectable contraception is a hormonal contraceptive method administered through injection and consists of two types, namely DMPA (Depo Medroxy Progesterone Acetate) and combination. Monitoring and management of data on participants in the 3-month injectable contraception program is carried out through the SIMP KS3B application so that health workers can provide more targeted services. This study aims to assess the effectiveness of using the SIMP KS3B application in improving the quality of family planning services in the working area of the Denkesyah Garut Clinic. The research method used a quasi-experimental design with a posttest nonequivalent control group. The research population consisted of midwives in the working area of the Denkesyah Clinic, with purposive sampling technique. Univariate data analysis used frequency distribution, while bivariate analysis used the Mann Whitney test and multivariate analysis used logistic regression. The study was conducted from December 30, 2024, to January 17, 2025. The results showed that the dimensions of ease, usefulness, interest, and actual use had a value of ρ = 0.000. Multivariate analysis showed that the dimension of actual use was the most influential with a beta coefficient value of 2.310 (ρ = 0.000). In conclusion, the SIMP KS3B application is more effective than manual family planning records in improving the quality of family planning services. It is recommended that this application be recommended by the Health Office as a medium for recording and reporting family planning services.
Co-Authors A/P Nayagam, Vasanthi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Afiati Afiati Afiati Afiati Afiatin Afiatin Agly Adithya Agly Adithya, Agly Alamsyah Aziz Ambar Susilawati Anas Subarnas Andriane, Yuke Anggia Skynta Ani M Maskoen Anita Deborah Anwar Anita Fitriaturohmah Annisa Rahmah Furqaani Ardini Saptaningsih Raksanagara Arief Budi Yulianti Armaya Ariyoga Arsita Pratiwi Asep Sukohar Aziz, M Alam Syah Della Erriani Akaputri Dicky Santosa Dida Akhmad Gurnida Djanuarsih Iwan Djanuarsih Iwan, Djanuarsih Djatnika Setiabudi Dwi Prasetyo Eman Sutrisna Enggar Hestu Enggar Hestu, Enggar Fajar Awalia Yulianto Fatmawati Karim Fenda Khafidhotenty Fitri Hanriyani Gembong Soeyono Putro Haifa Nur Bilqis Sahnella Hartanto Bayuaji Hartiningsih, Siti Sugih Heda Melinda Nazaruddin Nataprawira Herlina, Lusi Herman Susanto Herry Garna Hidayat Wijayanegara Ida Parwati Ika Wijayanti, Ika Ike Rostikawati Husen Ismayanty, Devie Ismet Muchtar Nur Julius Gunadi Julius Gunadi, Julius Karimah, Karimah Karmelia, Mela Kartika Malahayati Komalaningsih, Sri Lazuardhi Dwipa Lelly Yuniarti Leri Septiani Lestari, Meti Widya Lestari, Mia Dwi Lina Herlina M. Nurhalim Shahib M. Rizki Budiman Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Malahayati, Kartika Mamun Sutisna Maya Tejasari Ma’mun Sutisna Meike Rachmawati Meta Maulida Damayanti Metaliasari, Metaliasari Meti Widiya Lestari Miranti Kania Dewi Muayah Muayah MUCHTAN SUJATNO Muhamad Al Hadi A A Muhamad Faishal Ramadhan Muhamad Risdan Hardani Muhamad Risdan Hardani, Muhamad Risdan Muhammad Alief Abdul ‘Aziiz Muhammad Ilham Halim Muthiana Rizky Muthiana Rizky, Muthiana Nabhan Komara Nabhan Komara, Nabhan Nadira Fajriani Nike Arta Puspitasari Nina Susana Dewi Novita Arya Cahyani NUR AINI Nurhalim Shahib Nurlatifah, Teni Putro, Gembong Soeyono Ratu Intan Permatasari Robby Hermawan Rowawi, Roni Rudi Supriyadi Rustandi, Indri Gustiani Ruswana Anwar Ryandini, Gessyla Salma Raudhatusabrina Basuki Santun Bhekti Rahimah Selvi Puspan Sari Siska Nia Irasanti Sitanggang, Novtarina Siti Aminah Abdurachman Siti Sugih Siti Sugih Sri Komalaningsih Sugih, Siti Suryani Soepadan Suryani Soepardan Suryani Suryani Sutisna, Ma'mum Sutisna, Ma’mun Suwendar Suwendar Tania Novy Tarsikah, Tarsikah Titik Respati Toni Praditya Irwansyah Tri M. Andayani Tri Murti Andayani Trully D. Sitorus Trully Detty Sitorus Udin Sabarudin Udin Sabarudin Vasanthi A/P Nayagam WaOde Nur Syuhada Wida Purbaningsih Winni Maharani Wiwiek Setiowulan Yanti Herawati Yeni Mahwati Yuktiana Kharisma Zahra Noerjanah Usmany