Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penerapan Pra Rujukan Menggunakan Lembar Balik Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Maternal Di Beberapa Puskesmas Kabupaten Subang Fatmawati Karim; Suryani Soepardan; Sri Komalaningsih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25658

Abstract

Upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) sudah dilakukan seoptimal mungkin oleh tenaga kesehatan seperti upaya peningkatan kualitas pelayanan, cakupan layanan, pemantapan kerjasama lintas program maupun lintas sektoral sampai dengan peningkatan kapasitas manajemen pengelola program. Rasio kematian Ibu di Indonesia tahun 2015, 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pra rujukan menggunakan lembar balik terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap bidan dalam deteksi dini risiko tinggi maternal. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pretest postest control group design untuk menganalisis penggunaan lembar balik pra rujukan maternal. Subjek penelitian adalah bidan di wilayah kerja Puskesmas Legonkulon dan Puskesmas Binong sebanyak 100 bidan yang terdiri dari 50 kelompok intervensi dan 50 kelompok kontrol. Uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov, selanjutnya karena data distribusi tidak normal maka digunakan uji Wilcoxon. Pada kelompok intervensi setelah perlakuan menggunakan lembar balik terdapat peningkatan pengetahuan (p=0,001), peningkatan sikap (p=0,001) dan kelompok kontrol menggunakan buku KIA  terdapat peningkatan pengetahuan   (p=0,019), dan peningkatan sikap (p=0,001). Simpulan menunjukan terdapat pengaruh pra rujukan menggunakan lembar balik terhadap pengetahuan dan sikap dengan nilai p=0,001.Kata Kunci: Lembar balik pra rujukan,  pengetahuan, sikap bidan
Efektivitas Digitasi Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan Anak usia 3 bulan− 2 tahun di Puskesmas Cipayung Jakarta Timur Tahun 2019 Lina Herlina; Ma'mun Sutisna; Roni Rowawi; Hidayat Wijayanegara; Herry Garna; Herri Sastramihardja
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 3 (2020): Volume 5 Nomor 3 Maret 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i3.28774

Abstract

Latarbelakang: Pemantauan perkembangan anak umumnya dilakukan di fasilitas kesehatan (puskesmas) menggunakan lembar pemantauan manual. dalam  Pelaksanaannya mengalami keterbatasan akan  jumlah tenaga kesehatan (bidan), kendala  orangtua sibuk bekerja. Digitasi merupakan proses mengubah informasi grafis yang tersedia dalam kertas ke format digital, sehingga dapat menjadi solusi mengatasi keterbatasan.Metode: Penelitian kuasi eksperimen ini menganalisis efektivitas digitasi deteksi dini penyimpangan perkembangan anak usia 3 bulan−2 tahun menggunakan rancangan post test control group design. Responden 37 ibu balita yang mempunyai anak usia 3 bulan s/d 2 tahun sesuai kriteria inklusi. Pengambilan sampel dengan purposive sampling.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni‒Juli 2019 di Puskesmas Cipayung Jakarta Timur. Analisis uji beda menggunakan Uji Mann Whitney.Hasil: berdasarkan hasil pengujian efektivitas penggunaan digitasi, jumlah responden menyatakan efektif sebanyak 35 orang dan kelompok manual 31 orang dengan selisih mean 15,68 (p=0,001). Responden menyatakan praktis pada kelompok digitasi dan manual masing-masing 34 dan 27 responden dangan selisih mean 19,7 (p=0,000) berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok digitasi dan kelompok yang menggunakan lembar manual.Simpulan: Penggunaan digitasi lebih efektif dan lebih praktis untuk deteksi dini penyimpangan perkembangan anak.Kata kunci: Digitasi deteksi dini penyimpangan perkembangan, efektivitas, Kepraktisan
Pengaruh Kalender Penanda Menstruasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Perubahan Perilaku Wanita Usia Subur Dalam Menandai Tanggal Hari Pertama Haid Terakhir Nike Arta Puspitasari; Herri Sastramihardja; Yeni Mahwati; Hidayat Wijayanegara; Suryani Soepadan; Ma'mun Sutisna
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 4 (2020): Volume 5 Nomor 4 Juni 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i4.31286

Abstract

Umur kehamilan dapat ditentukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT), namun di lapangan tidak sedikit wanita usia subur (WUS) yang tidak ingat tanggal HPHT karena tidak pernah mencatat/menandai tanggal HPHT. Survei yang dilakukan di Klinik Pratama Sahabat Ibu dan Anak Kota Bandung hampir seluruh wanita yang disurvei tidak ingat tanggal HPHT-nya dan tidak pernah mencatat tanggal HPHT-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kalender penanda menstruasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku WUS dalam menandai tanggal HPHT. Untuk mengetahui pengaruh terhadap pengetahuan, digunakan rancangan one group pretest-posttest design, sedangkan untuk mengetahui pengaruh terhadap perilaku digunakan rancangan posttest only design (deskriptif). Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampel dengan 32 responden dan dilaksanakan pada bulan Januari-April Tahun 2019 di Klinik Pratama Sahabat Ibu dan Anak Kota Bandung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pengetahuan yang signifikan dari 6 (median pretest) menjadi 8 (median posttest), (p<0,05). Terdapat juga peningkatan perubahan perilaku dari 0% menjadi 81,3%  (secara deskriptif) setelah mendapat intervensi. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh kalender penanda menstruasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku WUS dalam menandai tanggal HPHT.Kata Kunci : Hari Pertama Haid Terakhir, Kalender, Pengetahuan,  Perilaku, Wanita Usia Subur
EFEKTIVITAS KANTUNG PENAMPUNG DARAH DIBANDINGKAN DENGAN ALAT PENAMPUNG DARAH KONVENSIONAL DALAM UPAYA PENAMPUNGAN DARAH PADA PERSALINAN Anita Fitriaturohmah; Ruswana Anwar; Ma&#039;mun Sutisna; Hidayat Wijayanegara; Adjat Sedjati Rasyad; Herri Sastramihardja
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25659

Abstract

World Health Organization mendefinisikan perdarahan pascasalin yaitu ≥ 500 mL pada persalinan normal, pengukuran jumlah darah pada proses persalinan sangat sulit dilakukan, karena belum terdapat alat yang tepat untuk menampung jumlah darah pada proses persalinan. Kantung penampung darah merupakan alternatif alat untuk menampung jumlah darah lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas kantong penampung darah dibandingkan dengan alat konvensional. Metode penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian posttest only with two group design untuk melihat hasil observasi keefektifan dan kepraktisan alat. Subjek I penelitian adalah ibu bersalin yang melahirkan di ruang ponek RSUD Kelas B Kabupaten Subang sebanyak 60 responden dan subjek II penelitian ini adalah bidan yang bertugas di ruang ponek RSUD Kelas B Kabupaten Subang. Hasil penelitian menunjukan rata-rata jumlah darah yang ditampung oleh kantung penampung darah pada persalinan normal yaitu, sebanyak 360.6 mL sedangkan dengan cara konvensional rata-rata 214.5 mL. Simpulan, Penggunaan kantong penampung darah lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan alat konvensional dengan Nilai p-value 0,000 < 0,05.Kata kunci: Efektivitas, Kantung penampung darah, Kepraktisan, Penggunaan alat konvensional
Perbandingan Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Lemon dan Vitamin B6 Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Primigravida Trimester I Selvi Puspan Sari; Udin Sabarudin; Siti Sugih Hartiningsih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Ma&#039;mun Sutisna
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.282 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v5i1.23919

Abstract

Emesis gravidarum disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Penanganan emesis gravidarum selama ini dengan menggunakan vitamin B6. Lemon minyak esensial adalah salah satu yang dapat digunakan untuk mengatasi emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh inhalasi aromaterapi lemon dan vitamin B6 terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum ibu primigravida trimester I. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental dengan metode pretest posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling secara consecutive sampling dengan jumlah sampel 80 ibu primigravida trimester I. Penelitian dilaksanakan di Wilayah kerja Puskesmas Babelan I Kabupaten Bekasi pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Pengukuran frekuensi mual muntah dengan menggunakan skala Pregnancy Unique Quantification of Emesis Scale (PUQE), analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test, Independent T-Test dan normalized gain (N-Gain). Nilai SD posttest pada kelompok intervensi 1,19, nilai SD posttest pada kelompok kontrol 1,61. Hasil uji Independent T-Test didapatkan nilai p 0,004 < 0,05 artinya terdapat perbedaan antara kedua kelompok. Hasil uji N-Gain pada penggunaan vitamin B6 didapatkan nilai rerata adalah 0,59 dalam kategori sedang, sedangkan pada penggunaan inhalasi aromaterapi lemon didapatkan hasil nilai rerata adalah 0,71 dalam kategori tinggi. Simpulan bahwa inhalasi aromaterapi lemon dapat menurunkan frekuensi emesis gravidarum lebih baik dibanding vitamin B6.Kata Kunci : Emesis gravidarum, inhalasi aromaterapi lemon, vitamin B6
Pengaruh Penggunaan Teknik Digital Teenager Health Care Service(Thecars) Dalam Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (Pkpr) Terhadap Perubahan Perilaku Sehat Remaja Putri Tentang Infeksi Menular Seksual (Ims) Di Sma Negeri 1 Ciseeng Kabupaten Bogor Della Erriani Akaputri; Ma&#039;mun Sutisna; Siti Sugih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25660

Abstract

Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) memiliki tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam pencegahan masalah kesehatan pada remaja, dilaksanakan dengan menyenangkan, menerima remaja secara terbuka, menghargai remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya. Untuk menunjang pelaksanaan PKPR, telah dibuat teknik digital teenager health care service (THECARS). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh teknik digital THECARS terhadap perubahan perilaku sehat remaja putri tentang Infeksi Menular Seksual.Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group untuk melihat hasil pengaruh dan kepraktisan alat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 remaja, pada kelompok intervensi menggunakan aplikasi Teenager Health Care Service (THECARS) dan kelompok kontrol yaitu PKPR konvensional. Penelitian dilaksanakan tanggal 30 April – 27 Juni 2019 di SMA Negeri 1 Ciseeng Kabupaten Bogor. Analisis data menggunakan uji t test berpasangan, wilcoxon, uji independent t test dan mann whitney.Hasil penelitian menunjukkan teknik digital THECARS memengaruhi perubahan perilaku sehat remaja putri dilihat dari pretest-posttest meningkat sebesar  90,02%, yang terdiri atas pengetahuan sebesar 92,96%, Sikap sebesar 89,21% dan tindakan sebesar 88,17%, kepraktisan sebesar 93,75%, dengan nilai p = 0,000. Perubahan tersebut lebih besar dibandingkan PKPR standar Puskesmas.Simpulan, teknik digital THECARS lebih memengaruhi perubahan perilaku sehat remaja putri tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) dan lebih praktis di bandingkan dengan PKPR konvensional. Kata kunci : Perilaku Remaja, PKPR, Teknik Digital THECARS.
Pengaruh Kombinasi Akupresur Pada Titik Sp6 (San Yin Ciau) Dan Gb21 (Jian Jing) Terhadap Pemendekan Kala I Fase Laten Pada Primigravida Muayah Muayah; Leri Septiani; Udin Sabarudin; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Tania Novy
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 September 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v6i1.35635

Abstract

Akupresur titik SP6 dan GB21 merangsang produksi hormon endorfin yang dapat mengelola nyeri persalinan dan merangsang peningkatan hormon oksitosin dalam tubuh secara alami sehingga dapat mempersingkat waktu persalinan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi akupresur titik SP6 dan GB21 terhadap pemendekan kala I fase laten pada primigravida. Metode rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan posttest only design with nonequivalent groups. Tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 62 primigravida, kontrol (n=31) dan intervensi (n=31). Penelitian dilaksanakan Juni - Juli 2019 di wilayah kerja Puskesmas Kronjo dan Puskesmas Mekar Baru Kabupaten Tangerang. Penekanan Akupresur dimulai dari SP6 kemudian GB21 masing-masing 15 kali selama 15 menit dengan cara pemberian 30 detik kemudian jeda 30 detik (1 kali). Cara pengukuran lama kala I fase laten menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi kala I fase laten kelompok kontrol dan intervensi (403,03 dan 337,9 menit) dengan nilai p 0,016, sehingga kelompok intervensi lebih singkat 66,13 menit (1 jam 1 menit) dibanding kelompok kontrol. Simpulan terdapat pengaruh kombinasi akupresur titik SP6 dan GB21 terhadap pemendekan kala I fase laten pada primigravida.Kata kunci: Akupresur, kala I fase laten, primigravida, titik SP6, titik GB21.
Perbandingan Pengaruh Ikat Pinggang Relaksasi Dengan Kompres Air Hangat Dalam Menurunkan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Arsita Pratiwi; Ardini Saptaningsih Raksanagara; Herri Sastramihardja; Hidayat Wijayanegara; Ma&#039;mun Sutisna; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25657

Abstract

Nyeri persalinan merupakan sumber ketidaknyamanan selama melahirkan, sehingga menghasilkan tingkat rasa sakit yang sering melebihi batas ketahanan fisik. Tujuan penelitian menganalisis perbandingan pengaruh ikat pinggang relaksasi dengan kompres air hangat dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian pretest posttest control group design dengan sampel 80 ibu bersalin kala I fase aktif primigravida. Penelitian dilaksanakan bulan November sampai Desember 2018. Teknik pengambilan sampel non probability sampling secara consecutive sampling  dengan 40 responden kelompok intervensi (ikat pinggang relaksasi) dan 40 responden kelompok kontrol (kompres air hangat). Analisis karakteristik responden menggunakan uji Shapiro Wilk, perbedaan skor skala nyeri menggunakan uji Wilcoxon. perbandingan perbedaan rerata dua kelompok menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian nilai rerata kelompok intervensi 34,40 dan rerata kelompok kontrol 46,60 terdapat perbedaan skala nyeri persalinan kala I dimana kelompok intervensi skor penurunan nyeri 39,6% dengan kenyamanan 100% dan kelompok kontrol skor penurunan nyeri 29,8% dengan kenyamanan 87,5%. Nilai Z -2,763, nilai P 0,006 <  0,05 maka terdapat perbedaan pengaruh kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Simpulan penelitian ini ikat pinggang relaksasi lebih baik dibanding dengan kompres air hangat dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase Aktif.Kata kunci : Ikat Pinggang Relaksasi, Kompres Air Hangat, Nyeri Persalinan, Kala I Fase Aktif
Pengaruh Aplikasi Deteksi Dini Risiko Kehamilan (DDILAN) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Risiko Kehamilan Devie Ismayanty; Siti Sugih; Alamsyah Aziz; Herri Sastramihardja; Herry Garna; Hidayat Wijayanegara
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 3 (2020): Volume 5 Nomor 3 Maret 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i3.28773

Abstract

Risiko kehamilan merupakan keadaan ibu hamil yang dapat menyebabkan bahaya kemungkinan terjadi komplikasi bahkan kematian pada ibu dan janin. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung, dari sepuluh ibu hamil seluruhnya belum mengetahui mengenai risiko kehamilan. Upaya yang dilakukan adalah memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan. Metode penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre - post test control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei  ̶ Juli 2019 di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Pengambilan sampel ibu hamil menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sample 78 orang ibu hamil trimester 1-3 yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 39 orang kelompok intervensi dan 39 orang kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan chi square dan uji-t. Hasil penelitian didapatkan terdapat pengaruh aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan (p=0,000). Simpulan, penggunaan aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan.Kata kunci: DDILAN, faktor risiko kehamilan, KSPR, pengetahuan, sikap
Soursop Effect in Cervical Cancer Apoptosys Mechanism Lelly Yuniarti; Herri S. Sastramihardja; Wida Purbaningsih; Maya Tejasari; Titik Respati; Enggar Hestu; Agly Adithya
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3993.352 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v2i1.1524

Abstract

Cervical cancer is the fifth leading cancer cause of women death in Indonesia. Acetogenin, flavonoids, and tannins in sour sop leaves have anti-cancer effects through regulated genes which involved in apoptotic process such as in caspase-3. This study aimed to determine the effect of ethanol extract of sour sop leaves to apoptosis and caspase-3 gene expression in HeLa cell cultures. This was an in vitro study using HeLa cell culture samples divided into 4 groups in Laboratory of Biological Science Center Institute Technology Bandung. The first group was HeLa cell cultures without  sour sop leaves ethanol extract. The 2nd,3rd, and 4th group were HeLa cells cultures which were given sour sop leaves ethanol extract with concentration of 60 μg/mL, 120 mg/mL, and 240 mg/mL respectivelly. Apoptosis in each group was examined using terminal deoxynucleotidyl transferase-mediated (TUNEL) method and the expression of the caspase 3 gene by reverse transciptase-polimerase chain reaction (RT-PCR). One way analysis of varians (ANOVA) with confidence level of 95% were used as statistical analysis. The result showed the effect of the sour sop leaves ethanol extract increased the apoptosis percentage in HeLa cells culture but did not affect the gene expression of caspase-3. EFEK DAUN SIRSAK DALAM MEKANISME APOPTOSIS KANKER SERVIKSKanker serviks adalah penyebab kematian kelima untuk wanita di Indonesia. Asetogenin, flavonoid, dan tanin dalam daun sirsak terbukti mempunyai pengaruh antikanker melalui regulasi gen melalui proses apoptosis seperti pada caspase-3. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek ekstrak etanol daun sirsak untuk apoptosis dan ekspresi gen caspase-3 dalam kultur sel HeLa. Penelitian ini adalah penelitian in vitro menggunakan sel kultur HeLa yang dibagi menjadi 4 kelompok dilakukan di Laboratorium Biological Science Center Institut Tehnologi Bandung. Grup pertama adalah sel kultur HeLa tanpa ekstrak etanol daun sirsak sedangkan grup dua, tiga dan empat adalah sel kultur HeLa yang mendapat ekstraks etanol daun sirsak dengan konsentrasi 60 μg/mL, 120 mg/mL, dan 240 mg/mL secara berturut-turut. Apoptosis dalam setiap kelompok diperiksa dengan menggunakan metode terminal deoxynucleotidyl transferase-mediated (TUNEL) dan ekspresi gen caspase-3 dengan menggunakan reverse transciptase-polimerase chain reaction (RT-PCR). One way analysis of varians (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% digunakan untuk analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak meningkatkan persentase apoptosis dari kultur sel HeLa tetapi tidak berpengaruh pada ekspresi gen caspase-3.
Co-Authors A/P Nayagam, Vasanthi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Afiati Afiati Afiati Afiati Afiatin Afiatin Agly Adithya Agly Adithya, Agly Alamsyah Aziz Anas Subarnas Andriane, Yuke Anggia Skynta Ani M Maskoen Anita Deborah Anwar Anita Fitriaturohmah Annisa Rahmah Furqaani Ardini Saptaningsih Raksanagara Arief Budi Yulianti Armaya Ariyoga Arsita Pratiwi Asep Sukohar Della Erriani Akaputri Dicky Santosa Dida Akhmad Gurnida Djanuarsih Iwan Djanuarsih Iwan, Djanuarsih Djatnika Setiabudi Dwi Prasetyo Eman Sutrisna Enggar Hestu Enggar Hestu, Enggar Fajar Awalia Yulianto Fatmawati Karim Fenda Khafidhotenty Gembong Soeyono Putro Haifa Nur Bilqis Sahnella Hartanto Bayuaji Hartiningsih, Siti Sugih Heda Melinda Nazaruddin Nataprawira Herawati, Yanti Herman Susanto Herry Garna Hidayat Wijayanegara Ida Parwati Ika Wijayanti, Ika Ike Rostikawati Husen Ismayanty, Devie Ismet Muchtar Nur Julius Gunadi Julius Gunadi, Julius Karimah, Karimah Karmelia, Mela Kartika Malahayati Komalaningsih, Sri Lazuardhi Dwipa Lelly Yuniarti Leri Septiani Lestari, Meti Widya Lestari, Mia Dwi Lina Herlina M. Nurhalim Shahib M. Rizki Budiman Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Malahayati, Kartika Mamun Sutisna Maya Tejasari Ma’mun Sutisna Meike Rachmawati Meta Maulida Damayanti Metaliasari, Metaliasari Meti Widiya Lestari Miranti Kania Dewi Muayah Muayah MUCHTAN SUJATNO Muhamad Al Hadi A A Muhamad Faishal Ramadhan Muhamad Risdan Hardani Muhamad Risdan Hardani, Muhamad Risdan Muhammad Alief Abdul ‘Aziiz Muhammad Ilham Halim Muthiana Rizky Muthiana Rizky, Muthiana Nabhan Komara Nabhan Komara, Nabhan Nadira Fajriani Nike Arta Puspitasari Nina Susana Dewi Novita Arya Cahyani NUR AINI Nurhalim Shahib Nurlatifah, Teni Putro, Gembong Soeyono Ratu Intan Permatasari Robby Hermawan Rowawi, Roni Rudi Supriyadi Ruswana Anwar Ryandini, Gessyla Salma Raudhatusabrina Basuki Santun Bhekti Rahimah Selvi Puspan Sari Siska Nia Irasanti Sitanggang, Novtarina Siti Aminah Abdurachman Siti Sugih Sri Komalaningsih Sugih, Siti Suryani Soepadan Suryani Soepardan Suryani Suryani Sutisna, Ma’mun Suwendar Suwendar Tania Novy Tarsikah, Tarsikah Titik Respati Toni Praditya Irwansyah Tri M. Andayani Tri Murti Andayani Trully D. Sitorus Trully Detty Sitorus Udin Sabarudin Udin Sabarudin Vasanthi A/P Nayagam WaOde Nur Syuhada Wida Purbaningsih Winni Maharani Wiwiek Setiowulan Yeni Mahwati Yuktiana Kharisma Zahra Noerjanah Usmany