Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERDAHAP KUALITAS ALBUMEN TELUR ASIN RENDAH SODIUM Putri, Mayla Sari; Septinova, Dian; Nova, Khaira; Riyanti, RR
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.277-285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan larutan daun kersen dan konsentrasi larutan daun kersen yang berpengaruh terbaik terhadap nilai haugh unit (HU), indeks albumen, dan pH albumen telur asin rendah sodium. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2022 di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (penambahan 0%, 10%, 20%, dan 30% larutan daun kersen) dan diulang sebanyak 5 kali. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 butir telur ayam ras, sehingga jumlah telur yang digunakan yaitu 60 butir. Peubah yang diamati meliputi haugh unit (HU), indeks albumen, dan pH albumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan larutan daun kersen konsentrasi 0%, 10%, 20%, dan 30% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai haugh unit (HU), indeks albumen, dan pH albumen. Perlakuan penambahan larutan daun kersen sampai konsentrasi 30% masih memberikan hasil kualitas haugh unit (HU), indeks albumen, dan pH albumen telur asin rendah sodium yang relatif sama.
PENGARUH LAMA PENGASINAN DENGAN PENAMBAHAN KETUMBAR (Coriandrum Sativum L.) TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK TELUR AYAM HERBAL Pratama, Rizki Adi; Septinova, Dian; Nova, Khaira; Riyanti, Rr
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.252-257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengasinan terbaik dalam telur ayam herbal dengan ketumbar (Coriandrum sativum L.) terhadap kualitas organoleptik (rasa, aroma, dan kemasiran). Penelitian ini dilaksanakan pada 14 Agustus--6 September 2021 bertempat di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan lama pengasinan yaitu 1, 7, 14, dan 21 hari, serta 25 panelis sebagai ulangan, sehingga memakai 100 butir telur. Data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam. Bila terdapat peubah yang nyata dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5% dan atau sangat nyata 1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan lama pengasinan telur herbal memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap rasa keasinan yolk, rasa ketumbar yolk, dan kemasiran, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma keharuman ketumbar telur. Lama pengasinan 21 hari memberikan pengaruh terbaik terhadap rasa dan kemasiran, sedangkan aroma terbaik didapat pada lama pengasinan 14 hari.
PENGARUH PEMBERIAN ACIDIFIER CUKA APEL MELALUI AIR MINUM TERHADAP KONSUMSI RANSUM TOTAL, BOBOT AKHIR, DAN INCOME OVER FEED AND COST (IOFC) AYAM ULU Ananda, Rizki; Septinova, Dian; Tantalo, Syahrio; Nova, Khaira
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.491-502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian acidifier cuka apel terhadap konsumsi ransum total, bobot akhir, dan Income Over Feed Cost (IOFC) dan mengetahui level pemberian terbaik kadar penambahan acidifier cuka apel terhadap konsumsi ransum total, bobot akhir, dan Income Over Feed Cost (IOFC), pada ayam ULU. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 – Januari 2024 di Kandang Open House, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertaniaacn, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: P0 tanpa penambahan acidifier (kontrol), P1 penambahan acidifier cuka apel 0,25%, P2 penambahan acidifier cuka apel 0,5%, P3 penambahan acidifier cuka apel 0,75% dan 5 ulangan, setiap satuan percobaan terdiri dari 10 ekor ayam ULU sehingga penelitian ini menggunakan 200 ekor ayam ULU. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA). Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan maka analisis dilanjutkan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian acidifier cuka apel tidak berpengaruh nyata (P>0,05), sehingga belum diketahui level pemberian yang terbaik yang dapat mempengaruhi konsumsi ransum total, bobot akhir, dan Income Over Feed Cost (IOFC) pada ayam ULU.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Konsumsi Ransum, Bobot Telur, dan Henday Production Ayam Ras Petelur Umur 73--79 Minggu Legowo, Ahmad Bambang; Riyanti, Rr; Tantalo, Syahrio; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.601-611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap konsumsi ransum, bobot telur, dan hen-day production ayam petelur fase produksi II. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu pada Januari 2024-Februari 2024 di perusahan peternakan ayam petelur CV. Margaraya Farm, Dusun Sukananti, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Pada setiap ulangan terdiri atas 9 ekor ayam ras petelur. Peubah yang diamati meliputi konsumsi ransum, bobot telur, dan hen-day production. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam pada taraf 5% apabila berpengaruh nyata akan dilanjutkan dengan uji lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun kelor (Moringa oleifera) dengan level 1%, 2%, dan 3% dalam ransum ayam ras petelur, berpengaruh relatif sama (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, bobot telur, dan hen-day production.
FEEDING LOCAL FERMENTED WITH EM-4, AMMONIUM SULFATE, AND UREA ON THE BLOOD FAT LEVEL OF MALE DUCK Septinova, Dian; Arti, Aisyah Yuli; Sutrisna, Rudy; Tantalo, Syahrio; Hartono, Madi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 14, No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v14i2.16501

Abstract

The objective of this study was to determine the effect of commercial ration by the addition of ammonium sulfate and urea fermented feed ingredients on the blood fat levels of local male ducks. This study used a completely randomized design with 32 male ducks which weredivided into four groups namely R0, R1, R2, R3, and R4. Each group was given the following treatment: R0 only given commercial ration;R1 was given 80% commercial ration + 20% fermentation of EM-4 + 1.5% urea); R2 was given 80% commercial ration + 20% EM-4 + 1.5%ammonium sulfate fermentation; and R3 was given 80% commercial ration + 20% EM-4 + 1.5% urea + 1.5% ammonium sulfate. Variablesin this study were blood fat consisting of cholesterol, triglyceride, High-Density Lipoprotein (HDL), and Low-Density Lipoproteins (LDL).The data obtained were analyzed by using 5% real level and LSD. The results showed that the provision of commercial ration added withlocal feed fermented with ammonium sulfate and urea had a significant effect on cholesterol levels (P0.5), but not significant (P0.05) ontriglyceride, HDL, and LDL levels. Furthermore, the ration that gave the best effect on the blood fat levels of male ducks blood was the ration given to R3 group.
Pengaruh Penambahan Larutan Asam Sitrat sebagai Acidifier pada Air Minum terhadap Profil Darah (Eritrosit, Hemoglobin, Hematokit) Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Ningrum, Tiara Arnenda Diah; Septinova, Dian; Muhtarudin, Muhtarudin; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.680-687

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of citric acid acidifier solution in drinking water on blood profile (Hemoglobin, Erythrocytes and Hematocrit or Packed Cell Volume (PCV) and to determine the supplementation level of citric acid acidifier solution up to a dose of 1.5% in drinking water for KUB chickens. The method used in this study was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replicates, namely P0; drinking water without the addition of citric acid (Control), P1; drinking water with the addition of 0.5% citric acid, P2; drinking water with the addition of 1% citric acid and P3; drinking water with the addition of 1.5% citric acid. Data were analyzed using analysis of variance with a level of 5% if the treatment is significantly different (P < 0.05) then tested further with the BNT test. The results showed that the addition of citric acid had a significant effect (P<0.05) on blood erythrocyte levels, but no significant effect (P>0.005) on blood hemoglobin levels and blood hematocrit levels. The conclusion from the research that has been done is that the provision of acidifier supplementation in the form of citric acid in drinking water up to a dose of 1.5% does not affect the amount of hematocrit and the amount of hemoglobin, but does affect the number of erythrocytes in KUB chickens aged 1--8 weeks.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR(Moringa oleifera) DALAM AIR MINUM TEHADAP KONSUMSI RANSUM, PRODUKSI TELUR, DAN KONVERSI RANSUM PADA AYAM RAS PETELUR Santoso, Agus; Riyanti, Riyanti; Nova, Khaira; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.688-695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum pada ayam ras petelur strain Isa Brown. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari—Maret 2023 di di kandang CV. Margaraya Farm, Sukananti II, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap petak berisi 5 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak daun kelor (P0), air minum dengan 0,5% ekstrak daun kelor (P1), air minum dengan 1% ekstrak daun kelor (P2) dan air minum dengan 1,5% ekstrak daun kelor (P3). Peubah yang diamati konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum. Data dianalisis menggunakan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum. Perlakuan pemberian ekstrak daun kelor sampai kadar 1,5% di air minum masih memberikan hasil konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum yang relatif sama.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Air Minum Terhadap Bobot Kerabang, Bobot Albumen Dan Bobot Yolk Telur Ayam Ras Petelur Saputra, Rio; Riyanti, Riyanti; Septinova, Dian; Nova, Khaira
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.696-701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk dan (2) level terbaik pemberian ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari—Maret 2023 di CV Margaraya Farm, Dusun Sukananti, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap satuan percobaan berisi 5 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak daun kelor (P0), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 0,5% (0,5ml ekstrak + 99,5ml air) (P1), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1% (1ml ekstrak + 99ml air) (P2), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1,5% (1,5ml ekstrak + 98,5ml air) (P3). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan apabila hasil pengamatan menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor dengan dosis yang berbeda dalam air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur.
PENGARUH PERBEDAAN LAMA SIMPAN TELUR AYAM RAS DAN TELUR AYAM RAS HERBAL PADA SUHU RUANG TERHADAP pH ALBUMEN, INDEKS ALBUMEN, DAN HAUGH UNIT Mukhadiq, Nuha Aliful; Nova, Khaira; Riyanti, Riyanti; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.623-631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis telur dan lama simpan pada jenis telur ayam ras dan telur ayam ras herbal, serta mengetahui jenis telur terbaik dan lama simpan yang dapat mempertahankan kualitas telur yang meliputi pH albumen, indeks albumen, dan haugh unit. Penelitian ini dilaksanakan pada 26 Januari--22 Februari 2024, di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Bahan-bahan yang digunakan adalah 40 butir telur ayam ras dan 40 butir telur ayam ras herbal strain Isa Brown umur 65 minggu yang ransumnya ditambahkan daun kelor sebanyak 2%. Penelitian ini dilakuan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola tersarang 2x4. Faktor utama yaitu jenis telur (J1: ayam ras dan J2: Ayam ras herbal) dan lama penyimpanan (P0: 0 hari, P1: 9 hari, P2:18 hari, dan P3: 27 hari) sebagai faktor tersarang. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan jenis telur ayam ras dan telur ayam ras herbal berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH albumen, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai indeks albumen dan nilai haugh unit; lama simpan pada telur ayam ras dan telur ayam ras herbal berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH albumen, indeks albumen, dan haugh unit; telur ayam ras herbal lebih baik dibandingkan dengan telur ayam ras. Telur ayam ras herbal dapat mempertahankan nilai haugh unit sampai hari ke-18 penyimpanan.
Moringa Leaf Powder Utilization in Feed to Improve the Egg Quality of ISA Brown Chickens Riyanti, Riyanti; Septinova, Dian; Nova, Khaira; Tantalo, Syahrio; Urba, Musyarofah Rahmah; Salsabilla, Annisa; Hasiib, Etha 'Azizah
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p229-241

Abstract

Innovation or nutritional engineering in the process of raising laying hens to produce eggs as a functional product is really needed by society.  The specific objective to be achieved is to optimize the use of Moringa oleifera leaf flour in improving the quality of  eggs.  The research method was carried out experimentally using a completely randomized design, consisting of three treatments of moringa leaf flour (Moringa oleifera) supplementation at 1%, 2% and 3%.  Each treatment was repeated six times and each repetition used 9 Isa Brown 73 weeks laying hens.  The variables observed included egg weight, albumen index, yolk index, yolk color and Haugh Unit score. The research results showed that supplementation of 1-3% Moringa oleifera leaf flour in the diet produced relatively the same egg weight, albumen index, yolk index,  yolk color and HU score
Co-Authors Adhe Rani Pradila Adyan, Haryadi Agus Santoso Agus Santoso Agustin, Nur Aini Alda Nasrul Haq Ali Husni Ali Husni Alisiya, Melina Ambarwaty, Desrizal Tri Apriky, Panca Apriliana, Eva Arif Qisthon Arti, Aisyah Yuli Azizah Hasiib, Etha Barus, Joyevan Giba Dakhlan, Akhmad Damayanti, Revina Deni Hernando Desya Putri Setya Elda Ressi Septika Erwanto Ety Apriliana Fadhlurrahman, M. Panji Fajriko Trysa Gani Fauzan Isnanda Dirgahayu Februreswari, Fani Fitria Tsani Farda Hamim Sudarsono . Hanafi, Riyan Hasiib, Etha 'Azizah Hasiib, Etha ’Azizah Hermawan, Alan Irma Susanti Khaira Nova Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Legowo, Ahmad Bambang Liman Liman, Liman Lusiana Ayu Pradini Madi Hartono Malhan, Malhan May Darmahayanti, Ismalia Meidi, Mas Mita Dewita Sari Mohamad Haekal Mahesa Kadri Muhammad Rafif Nugroho Mukhadiq, Nuha Aliful Nadia Maharani Neka Meliyati Nike Anggrain Nikodemus Prajnadibya Kurniawan Ningrum, Tiara Arnenda Diah Nining Purwaningsih Nugraha, Ega Nugraha, Yoga Indra Nugroho, Muhammad Adhi Nur Aini Nurul Khoirun Nisa Nurwahid, Agus Okta Suwarna Perdana Pangestika, Raina Pramana, Weldi Adi Prasetia, Berly Tenica Pratama, Oza Bhakti Pratama, Rizki Adi Purnama Edy Santosa Putri, Mayla Sari Rahmawati, Nelly Rangga Saputra Ratna Ermawati Ridwan Ririn Angriani Rito, Hardiansyah Faisal Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizki Ananda Rosita Rosita Rr Riyanti Rr Riyanti, Rr Rr. Riyanti Rudy Sutrisna Rudy Sutrisna S Siswanto Safira, Auliya Salsabila, Asri Umniya Salsabilla, Annisa Saputra, Rio Sari, Siska Patika Sari, Siti Hartika Selawati, Diyah Soffiana, Tasyana Luthfi Suhono Suhono, Suhono Sulastri Sulastri Suratno Suratno Surmini, Surmini Syahrio Tantalo Tama, Cheldra Aji Teguh Rafian Tintin Kurtini Tiwi Metasari Tri Haryanto Saputraa Triwidayanti, Okti Ukhrowi, Ilzam Urba, Musyarofah Rahmah Veronica Wanniatie Wafal Hamid, Gangga Alaekamul Widi Astomo Widiawati, Arlintia