Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Kajian Kinerja Guru Dalam Mendukung Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan Turina Wenda; Robert Masreng; Urip Wahyudin; Petrus Irianto; Mingsep Rante Sampebua; Ida Mariati Hutabarat
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2478

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan dalam merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih siswa, melaksanakan tugas tambahan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah informan sebanyak 4 orang terdiri dari kepala sekolah, 1 orang guru mata pelajaran, 1 orang guru bimbingan konseling dan 1 orang siswa. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan kecermatan data penelitian dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh kinerja guru 1) Perencanaan pembelajaran atau pembimbingan berpedoman pada kurikulum merdeka dalam menyusun RPP atau modul ajar berdasarkan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kondisi nyata lingkungan sekolah. 2) Pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik dan selaras dengan perencanaan pembelajaran sistematis, menggunakan metode yang bervariasi, mengelola kelas secara kondusif, serta memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. 3) Penilaian hasil pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan, objektif, dan mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 4) Pembimbingan dan pelatihan siswa telah dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan, baik pada aspek akademik maupun nonakademik. 5) Pelaksanaan tugas tambahan guru dilaksanakan berdasarkan kebijakan sekolah yang mengacu pada peraturan yang berlaku dan mempertimbangkan kompetensi serta beban kerja guru. 6) Faktor pendukung kinerja guru meliputi kebijakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, supervisi akademik, variasi metode dan media pembelajaran, pemberian umpan balik serta remedial dan pengayaan, koordinasi antar guru, serta pelaksanaan tugas tambahan guru yang mendukung pembinaan siswa. Faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa, keterbatasan waktu guru, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, beban administrasi, kurangnya dukungan orang tua, serta kondisi geografis sekolah yang menantang.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KECAKAPAN HIDUP SISWA MELALUI IMPLEMENTASI P5 TERINTEGRASI DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN Ni Wayan P. Susanti; Happy Lumbantobing; Juliana Waromi; Ewendi W. Mangolo; Mingsep R. Sampebua; Yulius Mataputun
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10743

Abstract

This research aims to analyze the school principal's leadership in developing students' life skills through the implementation of the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5), integrated with the eight dimensions of the graduate profile at SMP Negeri Anotaurei Serui, Papua. These eight dimensions include Faith and Piety, Citizenship, Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Independence, Health, and Communication, in accordance with the Permendikdasmen Regulation Number 10 of 2025. This study employed a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews with the principal, teachers, school committee, and students, as well as documentation studies. Data analysis followed the Miles, Huberman, and Saldaña model, involving data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the principal successfully functioned as a driving force through a participative and innovative leadership style by contextualizing P5 themes based on Papuan local wisdom, such as catfish aquaculture and medicinal gardens. The scaffolding leadership strategy proved effective in fostering the independence of both teachers and students despite limited digital infrastructure and extreme weather challenges in the 3T (Frontier, Outermost, and Disadvantaged) region. The study concludes that the principal's role modeling, two-way communication, and transparent accountability are the primary keys to realizing students' resilient life skills (personal, social, and vocational) towards the Golden Generation 2045 vision. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan kecakapan hidup siswa melalui implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang terintegrasi dengan delapan dimensi profil lulusan di SMP Negeri Anotaurei Serui, Papua. Delapan dimensi tersebut meliputi Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, serta Komunikasi sesuai dengan regulasi Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, komite, dan siswa, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berhasil menjalankan peran sebagai penggerak melalui gaya kepemimpinan partisipatif dan inovatif dengan mengontekstualisasikan tema P5 berbasis kearifan lokal Papua, seperti budidaya lele dan apotek hidup. Strategi scaffolding leadership terbukti efektif menumbuhkan kemandirian guru dan siswa di tengah keterbatasan infrastruktur digital dan tantangan cuaca ekstrem di wilayah 3T. Penelitian menyimpulkan bahwa keteladanan, komunikasi dua arah, dan akuntabilitas transparan pimpinan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kecakapan hidup (personal, sosial, dan vokasional) siswa yang tangguh menuju visi Generasi Emas 2045.  
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat Di SMP Negeri 1 Poga Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan Eita Kogoya; Ewendi W. Mangolo; Mingsep Rante Sampebua; Albaiti Albaiti; Monika Gultom; Ida M. Hutabarat
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2276

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat di SMP Negeri 1 Poga Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan dengan tujuan penelitian untuk menganalisis peran orang tua dan komite sekolah memberdayakan potensi lingkungan sebagai sumber belajar, mensinergikan program pada lingkungan akademisi dan giat pendidikan LSM, faktor pendukung dan penghambat serta dampak implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.. Informan sebanyak 15 orang terdiri dari kepala sekolah, guru, tata usaha, masyarakat, siswa orang tua, komite sekolah dan LSM dari LMA Kabupaten Lanny Jaya. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara dan melakukan keabsahan data melalui kecermatan data penelitian dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat di SMP Negeri 1 Poga 1) melibatkan peran orang tua dan komite sekolah dalam penguatan pendidikan karakter telah berjalan dan menunjukkan dampak positif melalui sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya terprogram secara sistematis dan berkelanjutan. 2) Memberdayakan potensi lingkungan sebagai sumber belajar dengan pemanfaatan potensi lingkungan, kolaborasi dengan akademisi serta LSM, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan telah meningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat, menciptakan iklim serta budaya sekolah yang lebih tertib, nyaman, dan kondusif, serta membentuk perilaku positif dan disiplin siswa. 3) Penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat dengan mensinergikan program pada lingkungan akademisi dan giat pendidikan LSM berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, baik pada proses pembelajaran maupun perkembangan karakter dan akademik siswa secara menyeluruh. 4) Faktor pendukung keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah, kerja sama warga sekolah, komunikasi yang baik, serta dukungan orang tua dan masyarakat, sementara kendala masih ditemui pada keterbatasan waktu, sarana prasarana, pemerataan partisipasi orang tua, dan koordinasi program. Oleh karena itu, keberlanjutan penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat memerlukan perencanaan yang lebih matang, dukungan kebijakan, ketersediaan sumber daya, serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Kajian Kinerja Guru Dalam Mendukung Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan Turina Wenda; Robert Masreng; Urip Wahyudin; Petrus Irianto; Mingsep Rante Sampebua; Ida Mariati Hutabarat
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2478

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan dalam merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih siswa, melaksanakan tugas tambahan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah informan sebanyak 4 orang terdiri dari kepala sekolah, 1 orang guru mata pelajaran, 1 orang guru bimbingan konseling dan 1 orang siswa. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan kecermatan data penelitian dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh kinerja guru 1) Perencanaan pembelajaran atau pembimbingan berpedoman pada kurikulum merdeka dalam menyusun RPP atau modul ajar berdasarkan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kondisi nyata lingkungan sekolah. 2) Pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik dan selaras dengan perencanaan pembelajaran sistematis, menggunakan metode yang bervariasi, mengelola kelas secara kondusif, serta memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. 3) Penilaian hasil pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan, objektif, dan mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 4) Pembimbingan dan pelatihan siswa telah dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan, baik pada aspek akademik maupun nonakademik. 5) Pelaksanaan tugas tambahan guru dilaksanakan berdasarkan kebijakan sekolah yang mengacu pada peraturan yang berlaku dan mempertimbangkan kompetensi serta beban kerja guru. 6) Faktor pendukung kinerja guru meliputi kebijakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, supervisi akademik, variasi metode dan media pembelajaran, pemberian umpan balik serta remedial dan pengayaan, koordinasi antar guru, serta pelaksanaan tugas tambahan guru yang mendukung pembinaan siswa. Faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa, keterbatasan waktu guru, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, beban administrasi, kurangnya dukungan orang tua, serta kondisi geografis sekolah yang menantang.
Pelaksanaan Pemantauan dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar Eka Putra; Yulius Mataputun; Diki Kurniawan; Ida M. Hutabarat; Urip Wahyudin; Mingsep Rante Sampebua
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8222

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kondisi geografis dan sosiologis Kabupaten Lanny Jaya sebagai daerah tertinggal, di mana tantangan kedisiplinan guru, keterbatasan kompetensi pedagogik, dan minimnya kelengkapan administrasi pembelajaran menjadi hambatan utama dalam mencapai standar nasional pendidikan. Penguatan peran supervisi kepala sekolah menjadi sangat mendesak untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berkualitas di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pemantauan serta supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai upaya strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah SD Negeri Yokobak sebagai informan kunci, serta guru-guru di SD Negeri Yokobak sebagai informan utama untuk memvalidasi dampak supervisi terhadap kinerja mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Supervisi akademik dilaksanakan dengan pendekatan bantuan profesional yang adaptif terhadap kendala geografis; (2) Manajemen tugas pendidik mengandalkan kekuatan komitmen sosial dan budaya gotong royong; (3) Pengelolaan sarana prasarana menggunakan skala prioritas keselamatan dan kebutuhan dasar belajar; (4) Pengelolaan anggaran dilakukan dengan prinsip manajemen berbasis realitas yang mengutamakan efisiensi logistik daerah pegunungan; (5) Pelaksanaan supervisi memberikan dampak sistemik pada peningkatan kedisiplinan, kreativitas dalam memanfaatkan alam sebagai media belajar, serta transformasi strategi pembelajaran dari konvensional menjadi kontekstual. Kesimpulannya, supervisi yang konsisten dan adaptif mampu meningkatkan profesionalisme guru di daerah terpencil meskipun di tengah keterbatasan fasilitas.
KERJASAMA SEKOLAH DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Tiwena Wenda; Petrus Irianto; Mingsep Rante Sampebua; Robert Masreng; Monika Gultom; Ewendi W. Mangolo
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10499

Abstract

The implementation of education policies in underdeveloped regions of Papua faces geographical barriers, digital limitations, and highly complex sociocultural dynamics. This study aims to analyze in-depth the collaboration mechanisms between schools and parents at SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, to improve student achievement. Using a qualitative approach with a case study design, data was collected from eleven key informants through purposive sampling and validated using a triangulation strategy and sources. The research steps included participant observation at committee meetings, in-depth interviews regarding parenting patterns, and an analysis of the achievement information system. The research findings revealed that integrating WhatsApp communication with traditional methods such as home visits and contact books was highly effective in breaking down distance barriers and strengthening student discipline. Furthermore, family education through religious forums was proven to increase parents' understanding of the importance of daily learning support. The implementation of an informal talent mapping strategy also stimulated the intrinsic motivation of indigenous Papuan students. Quantitative results showed a tangible impact in the form of an increase in students' average academic scores from 70 to 78 and a significant decrease in absenteeism. The main conclusion confirms that a flexible, transparent partnership model based on the local wisdom of the Lani community is a strategic key in maintaining the sustainability of education services while breaking the chain of poverty in the interior of the Papua Highlands. ABSTRAK Penerapan kebijakan pendidikan di wilayah tertinggal Papua menghadapi hambatan geografis, keterbatasan digital, serta dinamika sosiokultural yang sangat kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam mekanisme kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua di SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dihimpun dari sebelas informan kunci melalui teknik purposive sampling dan divalidasi menggunakan strategi triangulasi teknik serta sumber. Langkah penelitian mencakup observasi partisipatif pada rapat komite, wawancara mendalam terkait pola asuh, dan analisis sistem informasi prestasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi komunikasi media WhatsApp dengan metode tradisional seperti kunjungan rumah dan buku penghubung sangat efektif meruntuhkan kendala jarak serta memperkuat disiplin siswa. Selain itu, edukasi keluarga melalui forum keagamaan terbukti meningkatkan pemahaman wali murid mengenai pentingnya pendampingan belajar harian. Penerapan strategi pemetaan bakat secara informal juga mampu membangkitkan motivasi intrinsik siswa asli Papua. Hasil kuantitatif menunjukkan dampak nyata berupa kenaikan rata-rata nilai akademik siswa dari skor 70 menjadi 78 serta penurunan angka absensi secara signifikan. Simpulan utama menegaskan bahwa model kemitraan yang fleksibel, transparan, dan berbasis kearifan lokal masyarakat Lani merupakan kunci strategis dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di pedalaman Papua Pegunungan.  
IOT-BASED HOME AUTOMATION USING NODEMCU ESP8266 Paul K.A Windesi; Mingsep Rante Sampebua; Remuz MB Kmurawak
Jurnal Riset Informatika Vol. 4 No. 4 (2022): September 2022
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34288/jri.v4i4.166

Abstract

Home automation is an automation technology that manages circuits and electronic equipment in homes, offices, and others. Home automation is a form of Internet of Things (IoT) development that allows communication and control through devices connected to the internet. This study aims to design a Home Automation prototype on lighting devices such as lamps, light sensors to activate lights, and several lights controlled using mobile devices. The research method uses the prototype method, where system development is focused on the results of input from customers who will be evaluated for software development. The stages in this research begin with analyzing device requirements, literature study, system design, hardware design, user interface design testing, and arriving at the results. This research output will be made in the form of a prototype, where all components will be placed based on the layout described in the design. This system can help users control the equipment in the house from anywhere and anytime, including using light sensors to provide input to turn the lights on or off.
Analisis Keamanan WLAN pada Kantor Pemerintah Menggunakan Penetration Testing Muhammad Asghar Nazal; Noven Jonathan Tigau; Mingsep Rante Sampebua
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 16, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v16i1.4917

Abstract

Masalah yang sering terjadi terhadap penggunaan akses internet adalah terjadinya kebocoran data atau terganggunya akses jaringan, karena kurangnya kesadaran dari teknisi jaringan terhadap sistem keamanan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan jaringan Wireless LAN di Kantor Kementerian Agama Provinsi Papua dengan menggunakan metode Penetration Testing. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi celah keamanan melalui dua jenis serangan, yaitu Man In the Middle Attack dan Bypassing MAC Authentication. Pengujian dilakukan dengan memanfaatkan sistem operasi Kali Linux dalam lingkungan virtualisasi menggunakan Oracle VirtualBox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan Man In the Middle berhasil dilakukan dengan memblokir akses internet perangkat target tanpa terdeteksi, sedangkan serangan Bypassing MAC Authentication tidak berhasil namun menghasilkan kondisi abnormal pada jaringan. Penelitian ini memberikan evaluasi terhadap sistem keamanan jaringan yang ada dan menyarankan penerapan mitigasi seperti penggunaan WPA2- Enterprise dengan 802.1X, static ARP binding, DHCP snooping, client isolation, serta implementasi sistem IDS/IPS untuk meningkatkan keamanan jaringan secara menyeluruh.