Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Promosi TikTok Live @sajodosnack Terhadap Minat Beli Konsumen Khairunnisa, Anindia; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi saat ini sangat mempengaruhi seluruh masyarakat di dunia dan membuat seluruh kegiatan menjadi lebih mudah dan praktis terutama dalam bidang ekonomi. Seluruh masyarakat lebih banyak melakukan transaksi jual beli melalui platform online karena dinilai lebih efektif karena menghemat waktu. Ada banyak platform online yang digunakan oleh masyarakat saat ini salah satunya adalah TikTok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh media sosial TikTok @sajodosnack menggunakan live untuk mempromosikan dan memperjualbelikan produknya terhadap minat beli konsumen. Metode peneliain ini menggunakan kuantitatif dengan jenis studi deskriptif dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengaruh promosi TikTok live @sajodosnack terhadap minat beli konsumen, dengan persentase pengaruh sebesar 46,3%, sedangkan sisanya yaitu 53,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 400 responden. Dapat diketahui nilai r sebesar 0,680 dalam penelitian ini, jika interval koefisien berada pada nilai 0,60 – 0,799 maka dinyatakan kuat. Pada penelitian ini dinyatakan kuat karena pada uji koefisien korelasi mendapatkan nilai sebesar 0,680 yang artinya menunjukan adanya hubungan yang kuat antara variabel X (Promosi) dengan variabel Y (Minat Beli).Kata Kunci-TikTok, TikTok Live, Promosi, Minat Beli
Strategi Komunikasi Pemasaran Coffee Shop Arkara Melalui Media Sosial Instagram Dalam Membangun Brand Engagement Aurelia, Renita; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha coffee shop menjadi suatu fenomena yang berkembang pada saat ini. Usaha coffee shop diminati oleh masyarakat, terutama untuk kalangan anak muda. Melihat artikel yang diunggah oleh Medcom.id, bisnis coffee shop meningkat 20 persen pada tahun 2021. Banyaknya kompetitor mengharuskan pebisnis coffee shop meningkatkan strategi pemasarannya agar tetap bertahan dan mampu meningkatkan penjualannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa bagaimana strategi komunikasi pemasaran pada media sosial Instagram. Dengan begitu hasil penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran coffee shop Arkara melalui media sosial Instagram dalam membangun brand engagement. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu strategi komunikasi pemasaran efektif (Machfoedz, 2010) yang telah diaplikasikan oleh coffee shop Arkara melalui media sosial Instagram. Strategi tersebut telah mendorong terbentuknya engagement yang dikemukakan oleh Katie Paine (2011), mulai dari tahapan lurking, casual, active, commited, hingga pada tahapan terakhir yaitu loyalist, dimana followers atau konsumen sudah ter-engaged sepenuhnya dengan coffee shop Arkara.Kata Kunci-Strategi, Komunikasi Pemasaran, Instagram, Brand Engagement, Coffee Shop
Strategi Pengemasan Program Radio dalam Memenuhi Kebutuhan Sumber Informasi serta Hiburan Masyarakat di Era Digital Utomo, Maheswara Sulistyo; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio merupakan media massa yang masih hadir bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi ataupun hiburan. Namun, eksistensi radio kian terkikis akibat kehadiran media baru. Konsep inovatif bisa menjadi solusi bagi radio untuk bertahan, terutama dari sisi program yang ditawarkan. Strategi pengemasan program yang tepat dapat menjadi suatu hal yang penting untuk tetap menjaga ketertarikan dan loyalitas dari para pendengar radio. Bermula dari tekad untuk memberikan pilihan serta meningkatkan kembali daya tarik radio yang siap bersaing dengan media lain, radio Urban 8URang BANdung9 hadir sebagai radio masif dan berfokus pada generasi pop anak muda/generasi muda. Konsep menghibur menjadi penawaran melalui program yang dihadirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengemasan program dalam menjadi sumber informasi serta hiburan di era digital melihat dari program <Happy Pagi=. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan paradigma kontruktivisme serta pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi pengemasan program radio yang dilakukan program <Happy Pagi= dapat memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan dengan berbagai konten yang dihadirkan. Program tersebut juga aktif dalam sosial media dan peran penyiar dalam membawakan program serta komunitas khusus yang dibuat membentuk loyalitas bagi para pendengar sehingga menjadi program unggulan di Urban radio.Kata Kunci-Radio, Program, Informasi, Hiburan, Digital
Pemanfaatan Instagram Dalam Promosi Budaya Kalimantan Pada Akun @Indizenborneo Magfirotunisa, Oryza; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah media yang cocok bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan produk dan jasa mereka. Instagramadalah salah satu media sosial yang banyak digunakan untuk promosi dengan menampilkan informasi dengan kontenkontenyang cocok bagi audiensnya. Konten yang berisi informasi dalam platform Instagram memanfaatakan fitur-fiturInstagram di dalamnya yang sudah disesuaikan dengan apa yang ingin divisualkan sebagai kegiatan promosi. Padapenelitian ini tujuan utama adalah untuk menggetahui pemanfaatan media sosial Instagram dalam upaya kegiatanpromosi mengenai pengenalan budaya Kalimantan untuk pengikutinya yang terhubung dengan akun @indizenborneo.Penelitian ini memakai metode kualitatif. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasidata yang mengolaborasikan beragam teknik pengumpulan dengan sumber yang ada. Data dikumpulkan melaluiwawancara, dokumentasi dan studi literatur pada Instagram @indizenborneo. Dari penelitian ini disimpulkan bahwakegiatan promosi yang terdapat empat elemen didalamnya pada akun @indizenborneo, memanfaatkan juga fitur-fiturInstagram dan pengikut mendapat informasi yang diinginkan.Kata kunci-promosi, Instagram, fitur Instagram, indizen borneo
KOMODIFIKASI KONTEN VISUAL PEMAIN DIASPORA DI AKUN INSTAGRAM @TIMNASINDONESIA: (Analisis Semiotika Roland Barthes) Melano, Fiqie Lavani; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v8i2.5257

Abstract

Dalam era digital, media sosial, khususnya Instagram, menjadi alat komunikasi penting bagi organisasi olahraga termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Penelitian ini menganalisis komodifikasi pemain diaspora di akun Instagram resmi @timnasindonesia melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokusnya adalah pada konten visual yang menampilkan pemain diaspora setelah pertandingan melawan Filipina, di mana logo sponsor seperti Bank Mandiri sering terlihat. Metode kualitatif digunakan untuk mengkaji makna denotatif dan konotatif dari elemen visual dalam konten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemain diaspora dikomodifikasi sebagai produk komersial dengan nilai ekonomis dan simbolis. Konten visual yang menampilkan logo sponsor dan teks yang mendukung menciptakan narasi yang menekankan dukungan finansial dan prestasi nasional, memperkuat citra pemain sebagai ikon nasional dan duta merek. Penelitian ini juga menyoroti adanya pergeseran fungsi akun Instagram PSSI dari sekadar memberikan informasi netral menjadi platform komersial yang mengintegrasikan kepentingan bisnis. Dominasi konten yang menampilkan pemain diaspora dibandingkan pemain lokal menunjukkan adanya prioritas komersial, yang mengaburkan representasi adil dari pemain lokal. Temuan ini sejalan dengan teori komodifikasi Vincent Mosco, mengindikasikan bahwa nilai informasi diubah menjadi alat pemasaran untuk tujuan komersial, mengubah cara audiens berinteraksi dengan konten dan mengalihkan fokus dari informasi murni menjadi promosi komersial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang strategi komunikasi visual PSSI dan dampaknya terhadap persepsi publik serta nilai komersial konten.
KEEFEKTIFAN PEMERIKSA KOREKSI FAKTA MELALUI GAMBAR DAN SKALA KEBENARAN TERHADAP INTENSI UNTUK MENYEBARKAN HASIL KOREKSI PEMERIKSA FAKTA: (Studi Desain Experimental pada Masyarakat Jawa Barat) Abdullah, Nisa Nurmauliddiana; Melano, Fiqie Lavani; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.5258

Abstract

Memasuki tahun 2024, Indonesia sedang bersiap menuju Pemilihan Umum Presiden, Wakil Presiden, dan Kepala Daerah 2024-2029. Segala informasi tentang Pemilu 2024 ini mengalir sangat deras, entah itu fakta maupun hoax. Melihat fenomena ini, dibutuhkan lembaga koreksi fakta yang mampu menyaring informasi yang disebarkan sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan tingkat tertinggi persebaran hoax di Indonesia, maka dari itu muncul berbagai institusi ataupun organisasi pemeriksa fakta yang mampu membantu dalam menangkal hoax dan mendistribusikan informasi baik di masyarakat. Terdapat gambar dan narasi dalam hasil koreksi fakta tersebut, namun peneliti ingin melihat bagaimana efektivitas pemeriksa hasil koreksi fakta melalui gambar dan skala kebenaran terhadap intensi untuk menyebarkan hasil koreksi fakta. Teori yang digunakan adalah Effective Use: A Representation Theory Perspective untuk mengukur efektifitas suatu sistem dalam hal ini adalah skala kebenaran dan gambar dalam koreksi pemeriksa fakta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi desain eksperimental faktorial desain 2x2. Sampel pada penelitian ini sebanyak 184 responden masyarakat Jawa Barat yang dibagi menjadi empat kelompok treatment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil koreksi fakta menggunakan skala kebenaran memiliki efektifitas yang signifikan daripada gambar, namun bukan berarti gambar tidak diperlukan dalam proses koreksi fakta. Terdapat interaksi antara skala kebenaran dan gambar dalam efektifitasnya terhadap intensi untuk menyebarkan hasil koreksi fakta.
Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Rachman, Anita; Kusmareza Adim, Adrio
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 1 No. 1 (1): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/.v1i1.6508

Abstract

Dalam anime Jepang berjudul Kiss Him, Not Me, terdapat penggambaran fenomena orientasi seksual lesbian antara dua gadis yang digambarkan sebagai siswa SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana lesbian digambarkan dalam anime yang memiliki rating usia tiga belas tahun ke atas. Dalam penelitian ini,peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu trikotomi tanda yang meliputi objek (ikon, indeks, simbol), representamen (qualisign, sinsign, legisign), dan interpretan (rheme, decisign, argumen). Dalam animenya, kamu bisa menemukan dapat ditemukan beberapa adegan yang menunjukkan fenomena lesbian yang digambarkan oleh penggambaran karakteristik seperti penampilan perempuan tomboi, dua wanita yang melakukan sentuhan fisik yang intens, seperti berciuman, berpegangan tangan, berpelukan, hingga menunjukkan ketertarikan emosional, seperti perhatian dan kecemburuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kegiatan atau perilaku gadis lesbian yang umumnya dilakukan oleh orang heteroseksual atau jenis lawan jenis dalam menunjukkan perasaan suka atau cinta, dalam anime ini juga terdapat gadis yang memiliki ketertarikan seksual lesbian. dianggap normal
Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram Putri, Nabila Cahyani; Kusmareza Adim, Adrio
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 1 No. 1 (1): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/.v1i1.6606

Abstract

Perkembangan teknologi pada era digital saat ini ssemakin canggih ditambah dengan adanya sosial media. Hal tersebut sangat membantu masyarakat salah satunya dalam perekonomian yang ada, seperti sosial media Instagram menjadi tolak ukur bagi masyarakat yang bisa membantu penjualan dibantu dengan adanya Influencer yang mempunyai strategi mengenai pembuatan konten kreatif yang salah satu metodenya dengan melakukan Endorsement. Endorsement secara tidak langsung dapat memberikan nilai-nilai yang dimiliki oleh seorang Influencer kepada brand dengan memberikan feedback yang baik terhadap keberlangsungan Endorsement itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembuatan konten kreatif melalui Instagram yang dilakukan oleh seorang Influencer dalam melakukan Endorsement.
Analisis Bingkai Entman Pada Media Daring Cnbcindonesia.Com Dan Haaretz.Com Tentang Pemberitaan Genosida Di Palestina Al Fadiel, Mochammad Saddam; Adim, Adrio Kusmareza; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang terjadi pada 7 Oktober 2024 di Israel dan Palestina mengundang banyak perhatian dari berbagainegara, tidak hanya ramai di media sosial hal ini juga ramai di perbincangkan di media online seperticnbcindonesia.com dan Haaretz.com. Hal ini ramai diperbincangkan karena selain peperangan yang terjadi di sanaterdapat juga sebuah simbol yang membuat peristiwa ini semakin menarik untuk diikuti, yaitu penyamaan kondisiGaza dengan The Hunger Games. Penyamaan ini dapat terjadi akibat kontrasnya kondisi yang dialami warga Gazadengan selebritis yang menghadiri acara Met Gala di Amerika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanamedia membingkai berita tentang pemberitaan genosida di Palestina yang dikaitkan dengan film The Hunger Gamespada media cnbcindonesia.com dan haaretz.com.com. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis danmetode penelitian kualitatif dengan metode analisis framing model Robert Entman. Hasil Penelitian ini menunjukkanbahwa Cnbcindonesia.com membingkai berita dengan menonjolkan penderitaan warga Gaza, sehingga dapatdisamakan dengan film The Hunger Games. Sedangkan Haaretz.com membingkai berita dengan menonjolkan sifatekstrim dari para pendukung Palestina dan membangun citra buruk kepada warganet dan demonstran pro-Palestina.Kata Kunci: Genosida Palestina, The Hunger Games, Framing Robert Entman, Media Cnbcindonesia.com danHaaretz.com
Analisis Resepsi Perempuan dalam Streaming Love and Deepspace oleh Windah Basudara Izzah, Nurul; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena streaming game otome berjudul Love and Deepspace oleh Windah Basudara, seorang streamer yangidentik dengan audiens laki-laki, telah memicu polemik di komunitas gamer Indonesia. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis bagaimana khalayak perempuan memaknai pesan yang terkandung dalam streaming tersebut. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi dari Stuart Hall. Data diperoleh melaluiwawancara mendalam dengan sembilan informan kunci perempuan yang merupakan penonton streaming tersebut dansatu informan ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya resepsi yang kompleks dan dualistik. Mayoritas informan(lima) menempati posisi dominan-hegemonik, menerima pesan Windah tentang inklusivitas dan hiburan secara utuhkarena dianggap selaras dengan pandangan mereka. Namun, sebagian besar lainnya (empat) berada pada posisinegosiasi, di mana mereka menikmati konten sambil memberikan kritik terhadap performa streamer atau representasigender dalam game. Tidak ditemukan adanya informan pada posisi oposisi. Kesimpulannya, audiens perempuandalam konteks ini adalah pemakna aktif yang menggunakan strategi decoding dominan dan negosiasi secarabersamaan. Hal ini menunjukkan kemampuan mereka untuk menikmati konten hiburan sambil tetap mempertahankankesadaran kritis terhadap pesan yang diterima.Kata Kunci: Resepsi Stuart Hall, Perempuan, Streaming, Love and Deepsace, Windah Basudara
Co-Authors Abdul Fadli Kalaloi Abdurahim, Muhammad Yusuf Achmad Zulfi Nur Khamdani Aditya Sakti Celestion Dewanto Aisha Nabilatun Nasywa Fauziah Al Fadiel, Mochammad Saddam Alila Pramiyanti Allovta Zota Atallah Ridwan Anastasya, Jihan Rahma Anisa Diniati Antika, Frenica Dwi Armida Nova Ariyanti Astri Lestari Agustin Aulia Azzahra Aura Narita Aryadhani Aurelia, Renita Bunga Nur Intan Chairunnisa Widya Priastuty Dimas Fikria Nur&#039;Dai Pratama Dimas Satrio Wijaksono Disty, Nur Annisa Fahtin, Adelia Fauzan, Mochammad Alfi Fidriansyach, Mochammad Gilang Fiqie Lavani Melano Hafada, Muhammad Galuh hakim, Muhammad Naufal al Haqqi Radifan Ahmad Idola Perdini Putri Ikhwan, Nailaturrohma Indria Angga Dianita Ismaniari, Afina IZZAH, NURUL Jale Sita Jayanti, Safa Jessica Caroline Charis Josefine Arela Malika Kirana Karamoy, Angelica Dewi Kevin Athalla Cleosa Khairunnisa, Anindia Laksamana Aidzul Haq Luthfan Wagas Wiratirta Magfirotunisa, Oryza Ma’rifatunnisaa, Anis Mhd Insan Gunawan Lubis Mohamad Syahriar Sugandi MUHAMMAD SURYA Nisa Nurmauliddiana Abdullah Noer, Salma Nofha Rina Nurbani, Tasya Oki Achmad Ismail Pradipta Dirgantara Putri Rachmawati, Putri Putri, Nabila Cahyani Rachman, Anita Raflie, Akbar Ananda Rah Utami Nugrahani Rahmaraina, Aliyah Rajiv Dharma Mangruwa Ramadhan, Muhammad Fahri Fadillah Ramadhan, Rafid Dhiyaulhaq Ramdan, Andry Mochamad Rasyid, Muhammad Ahlam Reni Nuraeni, Reni Rizca Haqqu Rizkyna Mutia Aisyah Roselind Gandi Rusdiana, Nazla Melani Sandwina, Farra Nastya Silva, Amelia Rosa Da Sugiharty, Nabiilah Syarifah, Fadia Anindita Tasya Amelia Putri Diandra Tjoagam, Chelshia Utomo, Maheswara Sulistyo Virza Azzahra Rimbarayani Yadeva, Shaloom Fortuna Yoka Pradana Zahra, Diza Malikah