p-Index From 2021 - 2026
5.646
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Dasar Jurnal Ilmu Perpustakaan Muamalah PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Biologi Tropis Majalah Farmaseutik Jurnal Informatika Universitas Pamulang Building of Informatics, Technology and Science Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Walisongo Journal of Information Technology International Journal of Business, Economics, and Social Development JUSIE (Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi) Jurnal Ekonomi Bulletin of Information Technology (BIT) Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Kandang : Jurnal Peternakan Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi ELIT JOURNAL Electrotechnics And Information Technology Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Journal Community Service Consortium Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kedokteran Hewan Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Jurnal Karya Generasi Sehat INTER TECH Nomico Scientificum Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam Educational Journal of Learning Technology Nusantara Economics and Entrepreneurships Journals Journal of Tropical Crop Science and Technology Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis LoroNG Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity MCSIJ (Marine, Coastal and Small Islands Journal) : Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Ilmu Kelautan Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting International Journal of Economics and Management Research Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LoroNG

Analisis Vegetasi dan Pendugaan Cadangan Karbon Tersimpan pada Tanggul Lumpur Lapindo Setiawan, Bagus
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 3 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v3i1.242

Abstract

The dike area has been 7 years up to now. During this time, there has been a natural process of succession as marked by the emergence of new vegetation. Mud area has considerable potential to store carbon reserves. This study was conducted to assess levee vegetation in the area through the analysis of vegetation carbon stocks and savings on necromassa and undergrounds plants. Line transects sampling and carbon reserve deposits with allometric equation are used as the research methods. Results showed succession in the Lapindo hot mud dike beginning class or competition and reaction. 35 different types of plants with 324 as the number of species in a 0,001 acre (324.000 species/ha). The highest diversity index is seen at station 7 (2,58498) and the lowest at station 1 (0,96336). The highest dominance index is emerged at station 2 (0,447488) and the lowest at station 7 (0,090868). The amount of stored carbons in the underground plant reaches 242,597 tons and necromassa plant reaches 193,743 tons. Umur areal tanggul hingga sekarang kurang lebih 7 tahun. Selama waktu tersebut telah terjadi proses suksesi secara alami dengan ditandai munculnya vegetasi baru. Areal lumpur memiliki potensi yang cukup besar dalam menyimpan cadangan karbon. Penelitian ini dilakukan untuk mendata tumbuhan di areal tanggul melalui analisis vegetasi dan simpanan cadangan karbon pada tumbuhan bawah dan nekromassa. Metode sampling penelitian menggunakan transek garis dan simpanan cadangan karbon dengan persaman Allometrik. Hasil menunjukkan proses suksesi di tanggul lumpur panas Lapindo pada tahap awal atau kompetisi dan reaksi. Ditemukan 35 jenis tumbuhan bawah dengan jumlah spesies sebanyak 324 dalam 0,001 hektar (324.000 spesies/ha). Indeks keanekaragaman tertinggi pada stasiun 7 (2,58498) dan terendah pada stasiun 1 (0,96336). Indeks dominansi tertinggi pada stasiun 2 (0,447488) dan terendah pada stasiun 7 (0,090868). Jumlah cadangan karbon tersimpan pada tumbuhan bawah mencapai 242,597 ton dan nekromassa mencapai 193,743 ton.
Efektivitas Pemanfaatan Endapan Lumpur Lapindo di Sungai Porong Sebagai Media Tanam Jagung (Zea mays L.) Setiawan, Bagus
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 2 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v2i2.248

Abstract

Mud Deposition Lapindo is the result of the waste from the Lapindo mud embankment into the River Porong to have the deposition on the banks of the River. Consequently Porong River experienced siltation at the edges due to waste sludge. Assessed the content of mudflow deposition is not always bad, there are some good elements in it a case of 0.1155% N, P and K 14.991 20.706 mg/100 mg/100. This study aims to make the mudflow deposits as corn planting medium for 21 days with different treatments and pendektan CRD (Completely Randomized Design). The result of all corn grown and there is no real difference in the statistical analysis, the best recommendation is the treatment of 1 with mudflow deposition Humus 25% and 75% with an average height of plants reached 39.45 cm. Endapan Lumpur Lapindo merupakan hasil limbah buangan lumpur lapindo dari tanggul menuju Sungai Porong hingga mengalami pengendapan di tepi Sungai.Akibatnya Sungai Porong pada bagian tepinya mengalami pendangkalan akibat buangan lumpur. Kandungan Endapan Lumpur Lapindo dinilai tidak selamanya buruk, ada beberapa unsur baik di dalamnya sepeti N 0,1155%, P 20,706 Mg/100 dan K 14,991 Mg/100. Penelitian ini bertujuan untuk menjadikan Endapan Lumpur Lapindo sebagai media tanam Jagung selama 21 hari dengan perlakuan berbeda dan pendektan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Hasilnya semua tanaman jagung tumbuh dan tidak ada beda nyata dalam analisis statistik, rekomendasi terbaik adalah perlakuan 1 dengan Endapan Lumpur Lapindo 25% dan Humus 75% dengan rata tinggi tanaman mencapai 39,45 cm.
Co-Authors Achmad Barizi Adelia Rahma Agus Riyanto Aisyah, Nadia Al-Khalifi, Melisa Ref’ni Ali, Fachri Fadillah Amrozi Andriani, Mega Anik Budiati, Anik Arrahman, Muhammad Fiqri Arthur Daniel Limantara, Arthur Daniel astina, ria Astuti, Sri Hartini Juni Ayu Fitriani, Prilia Nurdiah Baihaqi, Kiki Ahmad Bramastha, Gusti Rajhu bustan, novita Cindi Pramita Didik SULISTYANTO Dwi Aries Himawanto Echwan, Chairul Ekasari, Natasya Putri Eko Prasetyo Budiana, Eko Prasetyo Eko Soetjipto , Budi Eny Fuskhah Erminawati Erwanto, Angga Ery Tri Djatmika Rudijanto Wahju Wardhana Faiz, Achmad Nur Fitria, Saripatul Fitriani, Endah Hafifah, Hafifah Hanny Hikmayanti Handayani Hendra Pratama, Hendra Heri, Rif’at Reza Ramadhan Hulbat, Rahmad Imam Kamaluddin Ira Puspita Dewi, Ira Puspita Iva Khoiril Mala Jakiyudin, Ahmad Havid Karno Kartika Senjarini Laily, Dwi Yanti Laksono, Judo Lia Lia M. Irfa'i Mahyunis Mariana Syamsudin Marzuki Marzuki Mecca Arfa, Mecca Mohammad Rofiudin Muhamad Azrino Gustalika Muhammad Husni Muhammad Syahdan Muharir Muhsinin, Iqbal Fawaidhul Nadela, Nadela Nasruddin Nasruddin Ningsih, Dinah Zahra Restia Nurdiana Nurdiana Nurhalisa, Nurhalisa Nurhayati Nurhayati Nurjannah Nurjannah Nurlaelasari, Euis Nuruddaroini, M. Ahim Sulthan Nurussakinah Daulay Osijo, Immanuel Ustradi Pahrurraji, Pahrurraji Paramitha, Nina Pradana Ananda Raharja Pramita, Cindi Pratiwi, Arum Dyah Puji Handayati purwadi joko widodo Purwani, Desy Putri, Vania Santika Rahman, Muhammad Raisa Fitri Raissa Amanda Putri Ramadani, Noor Fatjriansyah Ria Astina Rianda, Rianda Safrizal Safrizal Samsudin Samsudin Samsudin, Samsudin Saputra, Ibra Ganie Satriyo Satriyo Saufiah, Saufiah Solichin, Much. Riyadus Sudarmiatin Sutrisno, Franky Tamsir Ariyadi Wahyuni, Annisa Dwi Warsito, Kabul Wenty Dwi Yuniarti, Wenty Dwi Yopanggi, Randi Zulfikar Ali Zulkifli Lubis Zulmi, Muhammad Nizar Zurrahmi Wirda