Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PANGAN

Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Hayati untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan (Studi Kasus Kabupaten Aceh Selatan - NAD) Mustafril, Mustafril; Budindra, Setiawan; Purwanto MYJ, Purwanto MYJ; Prasetyo LB,, Prasetyo LB; Martianto D, Martianto D
JURNAL PANGAN Vol 18, No 4 (2009): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.298 KB) | DOI: 10.33964/jp.v18i4.221

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi penduduk di suatu daerah ditentukan oleh ketersediaan, kecukupan serta konsumsi pangan suatu daerah yang selanjutnya dibandingkan dengan potensi sumberdaya hayati, sarana dan prasarana produksi yang tersedia di daerah tersebut. Produksi bahan pangan optimum dan luas lahan yang optimum untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk diprediksi dengan pendekatan optimasi kebutuhan (demand) dan produksi (supply) sumberdaya hayati untuk pangan dan gizi. Proyeksi kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan suatu daerah dapat dioptimasi menggunakan perangkat lunak OptifoodPlus. Ketersediaan energi pangan Kabupaten Aceh Selatan sampai tahun 2020 diproyeksikan jauh melebihi dari proyeksi kebutuhan energi pangan. Proyeksi ketersediaan energi pangan dari kelompok bahan pangan serealia jauh melebihi proyeksi kebutuhan energi pangan dari serealia, sedangkan rata-rata ketersediaan energi pangan dari serealia masih berada di atas rata-rata konsumsi serealia perkapita nasional sejak tahun 2005. Demikian juga proyeksi ketersediaan produksi padi sawah jauh melebihi proyeksi produksi optimum padi sawah dari tahun 2001-2020. Ketersediaan lahan padi sawah berdasarkan luas baku lahan sawah Kabupaten Aceh Selatan seluas 17.713,50 ha dan berdasarkan kesesuaian lahan untuk tanaman pangan lahan basah mencapai luas 39.971,78 ha yang terdiri dari 1.350,15 ha (cukup sesuai) dan 38.621,63 ha (sesuai marjinal), ternyata jauh melebihi proyeksi kebutuhan lahan optimum (luas panen) untuk memproduksi padi sawah sampai tahun 2020 yang hanya 9.785,27 ha. Berdasarkan hasil optimasi ketersediaan pangan dan kebutuhan pangan, dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Aceh Selatan mempunyai potensi ketahanan pangan dan berpotensi sebagai daerah mandiri pangan.
Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Hayati untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan (Studi Kasus Kabupaten Aceh Selatan - NAD) Mustafril Mustafril; Setiawan Budindra; Purwanto MYJ Purwanto MYJ; Prasetyo LB Prasetyo LB,; Martianto D Martianto D
JURNAL PANGAN Vol. 18 No. 4 (2009): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v18i4.221

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi penduduk di suatu daerah ditentukan oleh ketersediaan, kecukupan serta konsumsi pangan suatu daerah yang selanjutnya dibandingkan dengan potensi sumberdaya hayati, sarana dan prasarana produksi yang tersedia di daerah tersebut. Produksi bahan pangan optimum dan luas lahan yang optimum untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk diprediksi dengan pendekatan optimasi kebutuhan (demand) dan produksi (supply) sumberdaya hayati untuk pangan dan gizi. Proyeksi kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan suatu daerah dapat dioptimasi menggunakan perangkat lunak OptifoodPlus. Ketersediaan energi pangan Kabupaten Aceh Selatan sampai tahun 2020 diproyeksikan jauh melebihi dari proyeksi kebutuhan energi pangan. Proyeksi ketersediaan energi pangan dari kelompok bahan pangan serealia jauh melebihi proyeksi kebutuhan energi pangan dari serealia, sedangkan rata-rata ketersediaan energi pangan dari serealia masih berada di atas rata-rata konsumsi serealia perkapita nasional sejak tahun 2005. Demikian juga proyeksi ketersediaan produksi padi sawah jauh melebihi proyeksi produksi optimum padi sawah dari tahun 2001-2020. Ketersediaan lahan padi sawah berdasarkan luas baku lahan sawah Kabupaten Aceh Selatan seluas 17.713,50 ha dan berdasarkan kesesuaian lahan untuk tanaman pangan lahan basah mencapai luas 39.971,78 ha yang terdiri dari 1.350,15 ha (cukup sesuai) dan 38.621,63 ha (sesuai marjinal), ternyata jauh melebihi proyeksi kebutuhan lahan optimum (luas panen) untuk memproduksi padi sawah sampai tahun 2020 yang hanya 9.785,27 ha. Berdasarkan hasil optimasi ketersediaan pangan dan kebutuhan pangan, dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Aceh Selatan mempunyai potensi ketahanan pangan dan berpotensi sebagai daerah mandiri pangan.
Co-Authors - Reskiana - Rudiyanto - Wiranto Abda Abda Adlan Adlan Agus Sakawuna, Wandira Ahmad Fausan Ahmad Fausan Akfia Rizka Kumala Akfia Rizka Kumala, Akfia Rizka Aldi , Kukuh Allen Kurniawan Amalia Nurul Huda Amalia, Regina Anggara, Heru Anna Farida Ardiansyah -- -- Ari Sugiarto Arief Sabdo Yuwono Arief Sabdo Yuwono Armanto, Muhammad Edi Bagus Rahmansyah Priyoadi Bakri Bakri Bakri Bakri Budiman Minasny Budy Wiryawan Chusnul Arif Deka Trisnadi Munarso Drajat Martianto Edi Susanto Eka Sulaecha Elhamida Rezkia Amien Elokpere, Immanuel Nauk Enan Mulyana Adiwilaga Endang Gunawan Erfiana, Eka Erizal , Euis Kania Kurniawati Fachruddin Fachruddin Fachruddin, Fachruddin Fadli Irsyad Fitry Hedianty, Riska Hadi Susilo Arifin Hanhan Ahmad Sofiyuddin Hanhan Ahmad Sofiyuddin Haris, Abdul Hermantoro . Hidayat Pawitan Hideki Furuya I Dewa Made Subrata Ihsani, Nanda Nashiha Immanuel Nauk Elokpere Joice Ester Manihuruk Joko Sumarsono Julianto, Baskoro Tri Kamarudin Abdulah Kazutoshi Osawa Khusnita Azizah Kukuh Aldi Kunihiko Yoshino Leopold O. Nelwan Lilik B. Prasetyo LILIK BUDIPRASETYO Lismining Pujiyani Astuti Liyantono Liyantono . Lolly M. Martief Luthfi Riady M. Yanuar J. Purwanto Manihuruk, Joice Ester Marimin , Martianto D Martianto D Martianto D, Martianto D Masaru Mizoguchi Masaru Mizoguchi Matsuda, Hiroshi Meiske Widyarti Meiske Widyarti Moch Ridwan Widiansyah Momon Sodik Imanuddin Muh. Sakti Muhammadiah Muh. Taufik Muhamad Askari Muhamad Askari Muhammad Didik Nugraha Muhammad Edi Armanto Muhammad Ihsan Muhammad Ihsan Muhammad Nor Mahmudi Muhammad Nor Mahmudi Muhammad Yanuar J. Purwanto Mustafril . Mustafril Mustafril Mustafril Mustafril Mustafril Mustafril Mustafril, Mustafril Nana Mulyana Arifjaya Naresworo Nugroho Niken Tanjung Murti Pratiwi Nora H. Pandjaitan NP, Ratmini S Nur Aini Iswati Hasanah Nur Aini Iswati Hasanah Nur Aini Iswati Hasanah Nurfaijah Nurwahid Dimas Saputro Oktari Ega P. Perdinan Popi Redjekiningrum Dwi Mustatiningsih Popi Rejekiningrum Pradha Wihandi Sinarmata Prasetyo LB Prasetyo LB, Prasetyo LB,, Prasetyo LB Prastowo Prastowo Prastowo, Prastowo Priyoadi, Bagus Rahmansyah Purwanto MYJ Purwanto MYJ Purwanto MYJ, Purwanto MYJ Rahmat Isnain Ramadan, Risky Ratmini S NP Riani Muharomah Riani Muharomah Riani Muharomah, Riani Risky Ramadan Roh Santoso B. Waspodo Roh Santoso Budi Waspodo Rosmina Zuchri, Rosmina Rudi Yanto Rudi Yanto, Rudi rudiyanto Rudiyanto . Rudiyanto Rudiyanto Rusianto Saputra, Septian Fauzi Dwi Satyanto Krido Saptomo Septian Fauzi Dwi Saputra Slamet Suprayogi Slamet Suprayogi Slamet Widodo Slamet Widodo Soewarso Soewarso Sri Wahjuni Suhardi . Sulaecha, Eka Suroso Suroso Suroso Suwardi Suwardi Tamrin Tamura, Koremasa Tarissa Kristina Teuku Devan Assiddiqi Umi Hanifah Vita Ayu Kusuma Dewi Widiansyah, Moch Ridwan Willy Bayuardi Suwarno Wiranto . Yanto Surdianto Yanuar Chandra Wirasembada Yanuar Chandra Wirasembada Yazid Ismi Intara Yudi Chadirin Yuli Suharnoto