Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akut di Puskesmas Kajen II Periode Januari-Desember 2020 Naili Alfi Karimah; Nila Oktaviani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4: Maret 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i4.1422

Abstract

Pravelensi ISPaA (Infeksi Saluran Pernafasan atas Akut) di Indonesia mencapai angka 25%, yang umumnya terjadi pada anak dan orang dewasa biasanya ditandai dengan gejala batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan atau radang. Salah satu obat yang biasa digunakan untuk peresepan penyakit ISPA yaitu antibiotik. Antibiotik digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sehingga penggunaannya harus rasional untuk menghindari terjadinya resistensi mikroorganisme terhadap antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerasionalitasan penggunaan antibiotik pada pasien yang di diagnosis ISPaA dengan melihat tepat indikasi, tepat obat, teat pasien, dan tepat dosis. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan mengambil data secara retrospektif dari data rekam medis di Puskesmas Kajen II dengan sampel 98 data rekam medis yang terdiagnosis pasien ISPaA dengan pemberian antibiotik, pada periode Januari-Desember 2020. Yang akan dibandingkan dengan Permenkes RI No.5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Berdasarkan hasil yang diperoleh, jenis antibiotik pada pasien ISPaA yang paling banyak digunakan yaitu Amoxicilin tab 80,6%, dengan ketetapan obat yaitu tepat indikasi 38,8%, tepat pasien 33,7%, tepat obat 33,7%, dan tepat dosis 21,4%.    
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Paten dan Obat Generik di Desa Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan Desi Ida Risqiyana; Nila Oktaviani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4: Maret 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i4.1452

Abstract

Obat paten merupakan obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar atas nama si pembuat serta dijual dalam bungkus asli dari pabrik yang memproduksinya. Sedangkan obat generik merupakan obat atas nama resmi International Non-proprietary Names (INN) yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia atau buku standar lainnya untuk zat berkhasiat dikandungannya. Adapun masyarakat yang menganggap bahwa kualitas obat paten dengan harga lebih mahal memiliki kualitas mutu yang baik dibandingkan dengan obat generik. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang obat paten dan obat generik di Desa Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non-eksperimental menggunakan metode survai dengan rancangan deskriptif analisis serta metode pengumpulan data berupa kuesioner dan teknik pengambilan data secara random sampling yaitu mengambil data secara acak. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Simbang kulon dengan usia 15-65 tahun, bukan tenaga medis dan bersedia menjadi responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan dari 140 responden memiliki pengetahuan tentang obat paten dan obat generik yang masuk dalam kategori kurang dengan presentase 76%.
Gamabaran Penggunaan Obat Analgesik dan Antipiretik Paracetamol di Apotek Kelapa Tiga Kota Pekalongan Lailatul Chasanah; Nila Oktaviani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5: April 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i5.1487

Abstract

Parasetamol (asetaminofen) merupakan salah satu obat analgesik dan antipiretik yang banyak digunakan di dunia sebagai obat lini pertama sejak tahun 1950 (Sari, 2007). Analgetik antipiretik adalah obat yang mengurangi rasa nyeri dan serentak menurunkan suhu tubuh yang tinggi. Senyawa yang berkhasiat sebagai analgetik-antipiretik diperlukan untuk mengatasi masalah nyeri dan demam. Obat-obatan analgesic-antipiretik tersedia dalam golongan bebas dan bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep serta golongan keras yang dapat dibeli hanya dengan resep dokter (Anief, 1997). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan kuisioner yang telah di validasi, kepada sample dari populasi masyarakat yang datang ke apotek kelapa tiga Kota Pekalongan, Jumlah pasien atau konsumen yang datang keapotek kelapa tiga di kota pekalongan adalah 250 pasien atau konsumen rata- rata per bulan, Dengan menggunakan presentase kelonggaran (15%) pasien atau konsumen maka dari populasi sebanyak 250 pasien atau konsumen, sampel yang diambil paling sedikit 100 pasien atau konsumen. menggunakan Teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner berisi beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan Analisa presentase dan kemudian dideskripsikan setiap pertanyaan.