Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penggunaan Bahasa dan Representasi Identitas dalam Berita Konflik Israel-Palestina dalam Media Sosial X: Studi Sosiolinguistik Ema Amalia Nur R.; Arief Fiddienika
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5863

Abstract

Studi sosiolinguistik ini mengeksplorasi penggunaan bahasa dan representasi identitas dalam berita konflik Israel-Palestina yang disajikan oleh berbagai sumber media sosial. Melalui analisis terhadap lima berita yang dipilih dari sumber-sumber yang berbeda, kami mengevaluasi bagaimana penggunaan bahasa, framing berita, persepsi, dan konteks mempengaruhi representasi konflik tersebut. Temuan kami menunjukkan variasi dalam pendekatan pemberitaan antara sumber-sumber tersebut, yang mencerminkan identitas sosial, budaya, dan politik dari masing-masing entitas pemberita. Misalnya, pemilihan kata yang formal dan diplomatik dalam satu sumber berita dapat menonjolkan stabilitas hubungan diplomatik antara China dan Iran, sementara penggunaan bahasa informal dalam sumber lainnya dapat menggambarkan empati dan dukungan terhadap tindakan kemanusiaan di Gaza. Hasil dari analisis ini memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana bahasa digunakan untuk merepresentasikan identitas dan pandangan dalam konteks konflik yang kompleks, serta implikasinya terhadap pemahaman publik dan persepsi masyarakat tentang konflik tersebut.
Analisis Fonologis Fonem pada Bahasa Daerah Suku Makassar Antara Daerah Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bantaeng Athifa Zahra Al-Munawar; Arief Fiddienika
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5874

Abstract

Bahasa Suku Makassar merupakan budaya dialek bahasa khas yang masih banyak digunakan oleh daerah yang berada di daerah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya pada daerah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Selayar, dan Kabupaten Maros. Bahasa Suku Makassar akan menjadi fokus penelitian ini adalah bahasa yang digunakan oleh daerah Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian akan mendeskripsikan adanya perbedaan dari segi fonem pada unsur bahasa daerah yang ada di daerah tersebut. Adapun yang menjadi objek kajian penelitian dalam penelitian ini adalah fenomena sosiolinguistik yang berhubungan dengan relasi bahasa suku Makassar dengan masyarakat yang berada pada kedua daerah tersebut. Data penelitian komparatif kualitatif ini adalah data lisan yang diperoleh berdasarkan beberapa pertanyaan yang diajukan kepada informan.
Komunikasi Fatik dalam Pemelajaran Bahasa Asing di Perguruan Tinggi Saleh, Nurming; Usman, Misnawaty; Fiddienika, Arief; Nursalam, Nursalam
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah bentuk, jenis dan penggunaan komunikasi fatik dalam pemelajaran bahasa asing di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Bahasa Asing FBS UNM dengan sampel penelitian adalah mahasiswa semester II pada Jurusan Bahasa Asing. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen paling banyak menggunakan komunikasi fatik dalam proses pemelajaran bahasa asing yang difokuskan pada kompetensi berbicara. Setelah itu secara berurut pada kompetensi menulis, mendengarkan dan membaca. Komunikasi fatik diungkapkan dalam tiga bentuk kalimat yakni kalimat pernyataan, kalimat tanya dan kalimat perintah/ajakan. Penggunaan komunikasi fatik dalam pembelajaran bahasa Jerman sebanyak 198 diantaranya kalimat pernyataan sebanyak 89, kalimat tanya sebanyak 73 dan kalimat perintah sebanyak 36. Sementara itu, jumlah penggunaan komunikasi fatik dalam pembelajaran bahasa Arab sebanyak 228 dengan perincian kalimat pernyataan sebanyak 70, kalimat tanya sebanyak 16 dan kalimat perintah sebanyak 142. Pada pembelajaran bahasa Mandarin, penggunakan komunikasi fatik sebanyak 191 dengan klasifikasi kalimat pernyataan sebanyak 19, kalimat tanya sebanyak 92 dan kalimat perintah sebanyak 80. Selama proses pembelajaran berlangsung, komunikasi fatik (small talk) digunakan pada setiap fase baik itu pada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup pembelajaran.  Kata Kunci: Komunikasi Fatik, Pembelajaran Bahasa, Bahasa Asing
Istiḳdāmu Wasāiṭi al-Kutubi al-Munbaṡiqati fī Taḥsīni Itqāni al-Mufradāti li Ṭullābi Madrasati YPS al-Ibtidāiyyati fī Manggarupi Gowa Fiddienika, Arief
Arabia Vol 15, No 1 (2023): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v15i1.20065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, proses, dan hasil peningkatan penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab dengan media pembelajaran pop-up book. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua sesi. Hasil penelitian ini, setelah melaksanakan mata kuliah pertama, mahasiswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan rata-rata nilai mahasiswa yang diperoleh adalah 80,20%. Setelah pelaksanaan mata kuliah kedua, jumlah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan semakin banyak dan semakin rajin. Hal ini berdampak pada hasil evaluasi dengan nilai rata-rata 86,06%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penguasaan kosakata siswa meningkat dengan penerapan media pembelajaran pop-up book.
Delving into Language and Culture into Religious Values Through Video: Sociolinguistic Analysis of the "Maccera Manurung" Tradition in the Villages of Pasang, Maiwa, Enrekang Arsita, Amelia; Fiddienika, Arief
Dinamika Bahasa dan Budaya Vol 19 No 2 (2024): DINAMIKA BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/bb.v19i2.9841

Abstract

This research examines the interaction of the Maccera Manurung tradition in Pasang Village, Maiwa Enrekang District with Islamic education using a qualitative approach and case study methodology. The main focus of this research is to understand the meaning, customs and context that local communities give to this tradition, as well as its interaction with Islamic teachings. The research results show that the Maccera Manurung tradition has undergone evolution since the arrival of Islam, where people began to integrate Islamic values ​​into their traditional practices, such as appropriate behavior towards animals, harvest parties as a form of gratitude, and morals. lessons that are in line with Islamic teachings. This research also found that this tradition plays a role in strengthening adherence to Islamic principles, showing how integration between custom and religion can take place in harmony. The implications of this research for understanding Islamic education and cultural syncretization offer new insights into how local traditions and religion can influence and support each other in the context of the Pasang community. Keywords: Maccera Manurung, Islamic traditions, Cultural integration, Pasang village
Interferensi Fonologi dan Morfologi Bahasa Makassar terhadap Bahasa Indonesia dalam Podcast Warung Kopi Azzahrah, Siti Fatimah; Fiddienika, Arief
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v17i2.22456

Abstract

This research aims to describe the manifestation of interference by Makassar speakers towards Indonesian at the phonological and morphological levels that occurs in one episode of the Podcast Warung Kopi. This type of research is descriptive qualitative, and the data collected are words recorded after listening to the Podcast Warung Kopi, not data that is numbers. As a result of the research, it was found that speakers often made mistakes in phonology and morphology, because they incorporated elements of the Makassar language into Indonesian in their speech. The research findings on phonological interference include 22 data which are divided into three categories: reduction of phoneme sounds, addition of phoneme sounds, and replacement of phoneme sounds. In this study, there were 6 morphological interferences found, where the morphological interference occurred at the affixation level
ANCAMAN PERGESERAN BAHASA DAERAH DALAM ERA GLOBALISASI: TINJAUAN KASUS DI KABUPATEN BARRU Rani, Inriani; Arief Fiddienika
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.533

Abstract

This study aims to describe the threat of language shift occurring among the youth in Barru regency in the era of globalization. the method used is a qualitative approach that combines observation and interviews to explore changes in the use of the Bugis language among the youth in Barru Regency amid the currents of globalization. the data analysis method employed is thematic analysis, where patterns and themes emerging from the observation and interview data will be identified and analyzed. Respondents were deliberately selected, each aged 16, 19, and 21 years old, from Barru Regency. This selection aims to provide a better depiction of age variation within the studied population. The results of the study indicate that the youth in Barru Regency predominantly use the regional language in their daily interactions; however, there is a shift when interacting on social media, where Indonesian or trendy social media languages are more dominant. they also tend to perceive the regional language as less interesting and modern compared to more commonly used languages, such as Indonesian or foreign languages. additionally, the use of foreign words within the regional language has become a trend among the youth in Barru Regency. these findings highlight the influence of social media in altering language preferences and demonstrate the challenges in maintaining the sustainability of regional language usage in the era of globalization.
INTERFERENSI FONOLOGIS PENUTUR BAHASA TAE’ DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI DESA BASSIANG TIMUR KABUPATEN LUWU Fauziyah Ramadhani; Arief Fiddienika
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.534

Abstract

Interference is commonly found in communities that use two languages, often referred to as bilingual communities. The contact between two languages, namely the first language and the second language, leads to this phenomenon. Similarly, in regions in Indonesia that have their own regional languages, Luwu Regency also has its regional language, namely the Tae' language, used as the first language, while Indonesian is used as the second language. In the application of these two languages, some individuals are capable of using them according to the language rules, while others may not be proficient in their application. Therefore, this study aims to describe the phonemes in Indonesian that experience interference due to language contact with the Tae' language. This research adopts a qualitative analysis approach. The data collection techniques used are observation and in-depth interviews with informants. The results of the study reveal three phonological interferences, namely addition interference, reduction interference, and substitution interference.
Kontak Bahasa dan Perubahan Dialektika: Tinjauan Sosiolinguistik di Wilayah Perbatasan Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare Siti Hardianti Kahar; Mujahida Mujahida; Arief Fiddienika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3759

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi fenomena kontak bahasa dan perubahan dialektal di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, dengan pendekatan sosiolinguistik. Melalui metode penelitian kualitatif, kami menganalisis jenis kontak bahasa yang terjadi, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan dampaknya terhadap perubahan dialektal. Berdasarkan tinjauan pustaka tentang konsep kontak bahasa dan teori perubahan dialektal, serta data primer yang kami kumpulkan, kami mengidentifikasi profil komunitas bahasa, kondisi geografis, sosial, dan kultural wilayah perbatasan. Analisis kami menunjukkan adanya perubahan dialektal yang signifikan, terutama dalam penggunaan kosakata dan sintaksis, yang dapat ditelusuri kembali ke kontak intensif antara berbagai kelompok bahasa di wilayah ini. Implikasi sosiolinguistik dari temuan kami menyoroti perlunya perhatian dalam pemeliharaan dan pengembangan bahasa. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dinamika bahasa di wilayah perbatasan dan memberikan sumbangan penting bagi literatur sosiolinguistik regional.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PEMERAN UTAMA ZAINUDDIN DALAM FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK Fiddienika, Arief; Awaliyah, Nur Iffa; Akuba, Annisa Salsabilah
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 3 October 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i3.62392

Abstract

The purpose of this research is to describe the form and factors that cause code switching and code mixing in the movie "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck". This research uses a qualitative descriptive approach, the data in this study is a collection of words that make up the dialog obtained from watching the movie Tenggelamnya kapal Van Der Wicjk, using listening techniques and note-taking techniques. The results showed that Zainuddin, the main character, code-switched and code-mixed when interacting with other people. This research reveals that the use of code-switching and code-mixing reflects the flexibility and adaptability of speakers in conveying messages according to different social and cultural contexts. The movie shows how cross-cultural and linguistic interactions can occur in everyday life, enriching the understanding of sociolinguistic dynamics in a multilingual society.