Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran RICOSRE terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Elemen UUD 1945 di Fase B Sindiawati, Mita Putri; Rengganis, Ira; Murron, Faisal Sadam
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37732

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik khususnya aspek kognitif pada pelajaran Pendidikan Pancasila elemen UUD 1945 terkait materi hak dan kewajiban, yang salah satunya disebabkan karena pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif yang kerap menghambat perkembangan kemampuan kognitif. Oleh karena itu, peneliti menerapkan model pembelajaran RICOSRE, yang bertujuan untuk menguji dan mencari tahu efektivitas model tersebut terhadap hasil belajar peserta didik pada elemen UUD 1945 di fase B sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe One Group Pretest Posttest Design. Sampel yang terpilih sebanyak 23 peserta didik kelas IV salah satu sekolah dasar di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan yaitu tes tertulis dengan jenis soal pilihan ganda dan uraian. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji hipotesis, dan uji N-Gain. Berdasarkan data, rata-rata hasil pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 36,09. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan. Pada uji N-Gain diperoleh nilai 0,78 yang berada pada kategori tinggi dan efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RICOSRE efektif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila Elemen UUD 1945 di fase B. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan model pembelajaran RICOSRE pada cakupan yang lebih luas. Kata kunci: RICOSRE, Hasil Belajar, Elemen UUD 1945
Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Pendekatan CTL untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Nilai-Nilai Pancasila Fase A Sekolah Dasar Wening, Farah Adya; Hendriani, Ani; Murron, Faisal Sadam
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4062

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya peserta didik fase A yang belum memahami konsep materi nilai-nilai Pancasila khususnya di lingkungan keluarga. Permasalahan ini terjadi karena pembelajaran masih dilaksanakan secara teacher centered tanpa adanya bahan ajar yang dibuat secara khusus sesuai dengan kebutuhan materi dan materi pembelajaran yang belum dihubungkan dengan kehidupan nyata peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar berbasis pendekatan CTL dalam meningkatkan pemahaman konsep materi nilai-nilai Pancasila peserta didik fase A Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pre-experimental design tipe One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas II yang berjumlah dua puluh lima peserta didik. Hasil yang diperoleh berdasarkan perhitungan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga, H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan rerata antara hasil pretest dan posttest uji pemahaman konsep peserta didik. Hasil uji N-Gain sebesar 0,786 menunjukkan kategori tingkat efektivitas yang tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis CTL terbukti efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep materi nilai-nilai Pancasila peserta didik fase A Sekolah Dasar.
Efektivitas model LAPS-Heuristic berbantuan media flashcard terhadap kemampuan penyelesaian masalah matematis peserta didik Fathonah, Muthia Nurul; Murron, Faisal Sadam; Mufliva, Rosiana
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v14i2.7892

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu belum optimalnya kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematis yang disebabkan oleh pemilihan model pembelajaran serta media yang belum sepenuhnya memfasilitasi untuk mengembangkan kemampuan penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat efektivitas model Laps-Heuristic berbantuan media Flashcard dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah matematis pada peserta didik kelas V pada materi keliling persegi dan persegi panjang. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel yang digunakan yaitu peserta didik kelas V di salah satu SD Negeri Kota Bandung berjumlah 24 orang. Teknik dalam pengumpulan data terdiri dari tes berupa soal uraian non-rutin sebanyak 5 soal dan observasi. Analisis data yang dilakukan yaitu melalui statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan bahwa model Laps-Heuristic berbantuan media Flashcard cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah matematis peserta didik kelas V. Hal ini dibuktikan dengan skor N-Gain sebesar 0,63 termasuk pada kategori sedang dan persentase N-Gain sebesar 63,07% menunjukkan kategori cukup efektif.
METODE MIND MAPPING DIGITAL: EFEKTIFKAH TERHADAP HASIL BELAJAR? Mufidah, Zalfa; Arie Rakhmat Riyadi; Faisal Sadam Murron
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29795

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the digital mind mapping method on students' learning outcomes in Grade IV Phase B on the topic of rules and norms in elementary school. This research uses a quantitative approach with a pre-experimental method, and the sample was selected using purposive sampling consisting of 19 students. The research instruments used were pre-tests and post-tests, and the data were analyzed using linear regression analysis, paired t-test, and the N-Gain score difference test. The results of the study showed a linear regression result of 67%, a paired t-test value of p = 0.001, and an N-Gain score difference of 0.74. These findings indicate that the mind mapping method is effective significantly improving students' learning outcomes in the topic of rules and norms in Grade IV Phase B of elementary school.
ANALISIS PEMANFAATAN UMPAN BALIK DALAM PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI DI FASE C SEKOLAH DASAR Intan Budi Komara; Rina Heryani; Faisal Sadam Murron
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29879

Abstract

The utilization of student feedback in differentiated instruction plays a critical role in supporting adaptive teaching strategies that meet individual learning needs. However, in practice, this aspect is often not fully optimized. This study aims to analyze the forms of feedback delivery, the differences in feedback characteristics, and the teacher's strategies in responding to student feedback within the context of differentiated learning at Phase C of Primary School. The study employed a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through classroom observations, interviews, and open-ended questionnaires involving one teacher and 17 sixth-grade students at a public elementary school in Sukabumi City, Indonesia. The findings reveal that students provided feedback in both informal oral forms and written formats, including manual and digital submissions. Distinct feedback characteristics were identified based on students’ levels of understanding: lower-level students requested visual aids, mid-level students suggested collaborative strategies, and higher-level students offered ideas such as grouping based on learning pace and task personalization. The teacher responded to the feedback by adjusting instructional processes—such as teaching pace, methods, and mediabut had not yet implemented differentiaion in content or product. While the teacher’s feedback responses were generally responsive and fostered student participation, they were not yet systematically structured. This study emphasizes that student feedback is an essential foundation for developing responsive differentiated instruction centered on individual learning readiness.
Efektivitas Media QRTURAL CARD Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi “Keragaman Budaya Indonesiaku” Pendidikan Pancasila Fase C Nuralvianti, Vema; Mulyasari, Effy; Murron, Faisal Sadam
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media QRTURAL CARD dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik Fase C dalam materi “Keragaman Budaya Indonesiaku” pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Pre-eksperimental Design dengan desain One Group Pre-test-Post-test Design. Sampel penelitian terdiri dari 26 peserta didik fase C di SDN Kecamatan Bojongloa Kaler. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik test berupa pre-test dan post-test. Instrumen tes yang digunakan adalah tes berupa pilihan ganda sebanyak 12 soal yang telah divalidasi oleh ahli. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, sedangkan uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dan uji terhadap skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji normalitas menggunakan uji shapiro-wilk menunjukan data pre-test berdistribusi normal karena nilai sig. sebesar 0,207 > 0,05 dan post-test menunjukan bahwa nilai sig. sebesar 0,095>0,05 yang dimana diketahui bahwa kedua hasil pre-test dan post-test berdistribusi normal. Hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai sig (2-tailed) adalah 0,00 < 0,05 maka maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat efektivitas media QRTURAL CARD dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Selanjutnya yaitu uji perbedaan terhadap skor N-Gain untuk mengetahui tingkat efektivitas media diperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,60 yang termasuk kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas media QRTURAL CARD dalam meningkatkan pemahaman konsep materi “Keragaman Budaya Indonesiaku” pada pendidikan Pancasila Fase C dengan taraf pada kagetogi cukup efektif.
Empowering elementary school teachers in garut regency to implement deep learning-based differentiated learning for civic literacy Faisal Sadam Murron; Shahris Haikal; Sendi Fauzi Giwangsa; Mubarok Somantri; Fatih Nur Farhan; Azmi Nurbarlian Ramadhan; Waysqotnie Pramuditya
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i3.109336

Abstract

The implementation of Merdeka Curriculum in Indonesia demands significant pedagogical transformation, particularly in developing civic literacy through student-centered approaches. This study aims to analyze the effectiveness of teacher empowerment programs in enhancing elementary school teachers' competencies to implement deep learning-based differentiated learning for civic literacy development. This research employed a mixed-methods approach combining quantitative and qualitative data collection within an action research framework following the Kemmis and McTaggart model. The study involved 21 elementary school teachers in Garut Regency selected through purposive sampling. Data were collected using validated questionnaires (Cronbach's Alpha = 0.89) measuring 15 indicators of teacher understanding, complemented by in-depth interviews and classroom observation protocols. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics and N-Gain analysis, while qualitative data underwent thematic analysis following Braun and Clarke's framework. Results demonstrated significant improvements in teachers' competencies, with differentiated learning implementation scores increasing from 3.38 to 4.80 (N-Gain = 0.88, high category) and deep learning-based instruction from 3.95 to 4.70 (N-Gain = 0.71, high category). The study concludes that participatory empowerment programs integrating theoretical foundations with practical implementation effectively enhance teachers' pedagogical competencies.
Efektivitas Modul Ajar Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Materi Hak dan Kewajiban di Fase B Sekolah Dasar Nur Septiani Navisa Zahraa; Ani Hendriani; Faisal Sadam Murron
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107408

Abstract

The research was motivated by low ability in understanding the concepts of rights and obligations and the rare application of varied teaching modules in learning Pancasila Education. The research aims to determine the effectiveness of scientific approach teaching modules to improve the ability to understanding the concepts on material of rights and obligations. The method used a quantitative approach with pre-experimental one group pre-test post-test design. This research involved 26 of third grade students in phase B of elementary school as the sample. Data were collected through observation, interview, and tests that had been tested  previously for validity and reliability. Data analysis was conducted using Wilcoxon and N-Gain tests. The results showed that the average score of pre-test 50,40 and post-test 87,65. Based on the results of the average difference test which obtained a significance value of 0,000 < 0,05 which means Ha is accepted, shows that there is a significant increase in a student’s conceptual understanding ability. And then the results of the N-Gain score was 77,44% in the high effectiveness criteria. So it can be concluded that the scientific approach teaching module is effective for improving the ability to understand concepts on the material of right and obligations in phase B of elementary school.Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep pada materi hak dan kewajiban dan masih jarang penerapan modul ajar yang bervariatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas modul ajar berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep materi hak dan kewajiban. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pre-experimental one group pre-test post-test design. Penelitian ini melibatkan 26 peserta didik fase B kelas III sekolah dasar sebagai sampel. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan tes yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre-test 50,40 dan post-test 87,65. Berdasarkan hasil uji perbedaan rerata diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya Ha diterima menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang signifikan. Adapun hasil skor N-Gain sebesar 77,44% berada pada kriteria keefektifan tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis pendekatan saintifik efektif untuk mengembangkan kemampuan pemahaman konsep materi hak dan kewajiban di fase B sekolah dasar.
EDUKASI BAHAYA BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL MELALUI BUKU ELEKTRONIK KEBAL (KENALI EMOSI BERANI ATASI LAPOR) DENGAN PENERAPAN MODEL PBL KELAS IV SDN 03 CIKIDANG Anzal, Nahla Deizha; Fauziah, Azkia Nurul; Farhan, Fatih Nur; Nurjannah, Putri Ajeng Siti; Jamilah, Luthfiyah Al; Hermawan, Faqih Rasyid; Laila, Ida; Murron, Faisal Sadam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan edukasi bahaya bullying terhadap kesehatan mental siswa melalui buku elektronik KEBAL (Kenali Emosi, Berani Atasi, Lapor) dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SDN 03 Cikidang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Pembelajaran dilaksanakan secara klasikal dengan memanfaatkan buku elektronik KEBAL yang ditampilkan melalui Smart TV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan buku elektronik KEBAL mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep bullying, bentuk-bentuk bullying (verbal, fisik, dan sosial), serta dampaknya terhadap kesehatan mental. Siswa menunjukkan kemampuan dalam mengenali emosi korban serta mampu merumuskan solusi yang tepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi buku elektronik KEBAL dengan model PBL efektif sebagai strategi edukasi preventif bullying yang tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga membentuk sikap, kesadaran emosional, dan keterampilan sosial siswa terhadap pentingnya kesehatan mental sejak dini.
Strengthening Early Literacy Based on Local Culture: Design and Validation of The Interactive Multimedia “Si Leungli” for Early Childhood Education Komara, Intan Budi; Murron, Faisal Sadam; Munawarti, Linda; Agustin, Intan Tri
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was driven by the limited availability of basic literacy teaching materials that integrate local cultural values for students in Phase A of elementary school. The research aims to develop and validate the interactive multimedia “Si Leungli” as a digital medium to strengthen basic literacy through West Javanese folklore. Using the Design and Development (D&D) approach with the PPE (Planning, Production, Evaluation) model, the study ensured a systematic and iterative process. In the planning stage, learning objectives were formulated according to the Merdeka Curriculum’s Phase A outcomes, focusing on early reading, basic writing, and text comprehension within a cultural context. The production stage produced an interactive audio-visual flipbook that includes folklore stories, engaging illustrations, and literacy activities such as reading, word guessing, writing, and coloring. In the evaluation stage, three categories of experts subject matter, learning, and media validated the product using a Likert-scale instrument, yielding a 94.8% feasibility score (excellent category). The results indicate that integrating folklore into interactive media enhances engagement, reading interest, and moral values like empathy, cooperation, and responsibility. The study contributes to culture-based emergent literacy theory and offers contextual, character-building learning innovations for early-grade teachers. In practice, this innovation can support Sustainable Development Goal (SDG) number 4 on Quality Education by promoting inclusive, equitable, and responsive early literacy learning.