Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Fungsi dan Peran Kepemimpinan Kiai dalam Pengembangan Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Sukamiskin dan Miftahul Falah Bandung Muhammad Abdul Rojak; Iing Solihin; Ahmad Halil Naufal
MANAZHIM Vol 3 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v3i1.1072

Abstract

Kyai is a core factor and a central figure in pesantren because all the organizing of pesantren is centered on him. Individual-charismatic leadership in pesantren for certain purposes is needed, but at the same time can also be a weakness of pesantren. Thus, kyai's functions and leadership roles are seen as important to answer the challenges of the times. Pondok Pesantren Sukamiskin and Miftahul Falah are experiencing developments based on the strong leadership role of kiai in pesantren. The purpose of this research is to find out the functions and leadership roles of kyai in sukamiskin boarding school and Miftahul Falah Bandung. This study uses qualitative descriptive methods. The result of this study is known that Pondok Pesantren Sukamiskin and Miftahul Falah have undergone a leadership transformation by applying the tradition of leadership kyai pesantren which aims to develop pesantren. From the existing thing that kyai leadership role has occurred by not eliminating the characteristics of pesantren.
TANTANGAN PONDOK PESANTREN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ihin Solihin; Ahmad Jaelani; Nurwadjah Ahmad E.Q.; Andewi Suhartini
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.805 KB) | DOI: 10.19105/re-jiem.v5i1.4271

Abstract

This study aims to determine the challenges of the As-Syafi'iyah Islamic Boarding School in Pulo Air Sukabumi during the Covid-19 Pandemic. This research uses a qualitative approach in the form of a case study. Data were collected by using observation, interview, field observation, and document study techniques. The validity of the data was obtained through triangulation and referential adequacy. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and verification. The results of the study revealed that the Pulo Air Sukabumi Islamic Boarding School took several appropriate steps in dealing with these challenges, including equating perceptions among Foundation management, implementing budget efficiency, conducting education and training for teachers/clerics in the field of online technology application skills, preparing hardware and shower. needed for online and offline learning, motivating all existing personnel to do something best for the benefit of the pesantren to survive during this pandemic.
QASHR DALAM KITAB UQUDULUJAIN KARYA SYEH MUHAMMAD NAWAWI BIN UMAR AL-JAWI AL- BANTANI (Kajian Ilmu Ma’ani) Cucu Nurkhotimah; Ihin Solihin; Yayan Rahtikawati
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5, No 1 (2022): -
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.14402

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Qashr yang terdapat pada Kitab Uqudulujain Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi Al-Bantani. Kitab tersebut merupakan salah satu kitab yang penting dan terbilang popular baik dikalangan pesantren atau dikalangan luar pesantren. Banyak materi pengajian yang bersumber dari kitab tersebut.  Kitab Uqudulujain merupakan kitab kecil yang mampu menjadikan pondasi keluarga yang sakinah mawadah dan rahmah. Karena dalam  kitab tersebut menjelaskan mengenai peran atau hak-hak dan kewajiban antara suami dan isteri. Dalam kitab tersebut terdapat hadist dan ungkapan-ungkapan yang indah dengan disajikan dalam bentuk Qashr. Oleh karena itu, penulis sangat tertarik untuk membedah kitab tersebut dengan pisau kajian ilmu ma’ani salah satu bagian dari ilmu balaghah.  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sighat qashr, jenis qashr dan tujuan qashr yang digunakan dalam kitab tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis digunakan dengan cara mempelajari, mengkaji dan mengamati hadist-hadist dan ungkapan-ungkapan yang terdapat pada kitab uqudulujain, kemudian dalam upaya mecapai tujuan penelitian, penulis kemudian mendeskripsikannya sesuai dengan sighat yang digunakan, termasuk jenis qashr apa dan tujuan qashr tersebut untuk apa. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian Ilmu ma’ani tentang Qashr Berdasarkan hasil analisis qashr dalam kitab uqudulujain karya syekh Muhammad Umar An-Nawawi, terdapat 36 data yang mana terdiri atas sighat dengan “innama”, “nafi dan istisna” dan “dhomir fashl”. Kemudian terdiri atas jenis qashr idhafi dan haqiqi berserta mausuf ‘ala sifat dan sifat ‘ala mausufnya” kemudian terdiri dari tujuan “takhsis”, “ta’kid”  dan “Takhlis”.
Takhrij and Syarah Hadith of Chemistry: The Law of Treatment with Khamr Uswatun Hasanah; Alfina Febrianty; Reza Pahlevi Dalimunthe; Solihin Solihin; Rizka Fitriyani S
Gunung Djati Conference Series Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadith Studies
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.093 KB)

Abstract

The purpose of this research is to discuss the hadith of the Prophet. about the law of treatment with khamr. This research method is qualitative through the takhrij and sharah hadith approaches with chemical analysis. The results and discussion of this research is that khamr is not only in the form of a drink but everything that makes you lose your mind. The conclusion of this research is takhrij and syarah hadith of the Prophet regarding the law, treatment with khamr is haram, but when in a state of extreme emergency it is permissible in moderation.
Penerapan Moderasi Beragama di Masyarakat Plural Desa Kertajaya Solihin Solihin; Adnan Adnan
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.533 KB) | DOI: 10.15575/socio-politica.v12i2.21807

Abstract

Pluralisme merupakan fenomena yang tak terhindarkan terutama dalam persoalan keagamaan. Agama hadir dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam kehidupan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan moderasi beragama di masyarakat plural yang, yakni yang menjadi kasus ini yaitu di Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Di Desa Kertajaya tersebut telah terjadi kerukunan antar umat beragama melalui terjalinnya silaturahmi yang ada di sana. Hal tersebut didapati pada penemuan penelitian bahwa adanya kegiatan sosial keagamaan di Desa Kertajaya, sebagai contoh, mereka tidak memaksakan pandangan agama mereka pada orang lain dan Interaksi ataupun Hubungan Muslim-Kristen di Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, sangat inklusif. Hal tersebut didorong oleh beberapa faktor diantaranya: faktor historis, faktor teologis, faktor sosiologis dan faktor politis. Kesimpulannya yaitu penerapan moderasi seperti ini cocok untuk diadopsi oleh masyarakat plural yang berada di wilayah lain untuk meningkatkan kerukunan beragama sehingga terciptanya harmonisasi antar umat beragama.
EFFECT OF VARIATION OF MAGNETIC INDUCTION SOLENOID VALUES ON TENSILE AND IMPACT STRENGTH FOR WELDING BETWEEN LOW CARBON STEEL AND MEDIUM CARBON STEEL Pribadi , Aries Fajar; Alamsyah, Fikrul Akbar; Hidayat , Wahyu; Prayudi , Makrusy Eko; Masykur , M Alfin; Solihin, Ihin; Raharjo, Rudianto
International Journal of Mechanical Engineering Technologies and Applications Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Mechanical Engineering Department, Engineering Faculty, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/MECHTA.2024.005.02.3

Abstract

The use of solenoid magnets in welding processes has attracted attention due to their potential to influence the properties of welded joints. This research investigates the effect of the size of the magnetic induction solenoid on the tensile strength and impact toughness of welds between mild steel and medium carbon steel. Welding experiments were carried out using various sizes of solenoid magnets (0; 1.71mT; 2.11mT; 2.31mT; 2.60mT), and the welding results were tested for tensile strength and impact toughness. The findings show that the size of the magnetic induction solenoid has a significant effect on the mechanical properties of the weld. The larger induction size in this study increased the tensile strength of the welded joint, namely 431.576 N/mm2 without induction and 533.33 N/mm2 with induction. Meanwhile, the impact toughness of welded joints also increases, namely 95.92N.m without treatment and 217.35N.m with induction.
Analysis of Farmers' Independence Strategies in Land Conservation and the Implementation of Flood Management Models in Pandeglang Regency solihin, Ihin; Handoko, Pryo; Hendrarso, Panji
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v14i2.66173

Abstract

This study aims to develop exit protocols that promote the autonomy of conservation farmers by applying a Flood Management model in specific river basins within Pandeglang Regency. The present work utilizes the C.I.P.P. (Context, Input, Process, Product) and U.S.G. (Urgency, Seriousness, Growth) methodologies to assess the long-term viability of land conservation initiatives executed by farmers. Contextual input, process, and outcome analysis of implementing the flood management model is conducted using C.I.P.P. At the same time, the Urgency, Severity of the challenges, and prospective growth resulting from this program are assessed using U.S.G. A study revealed that when applied in specific river basin regions, the flooding management program can improve farmers' capacity to adapt and mitigate against flood hazards. Successful application of community-based conservation measures has demonstrated favourable outcomes in land administration and the improvement of food security. However, the long-term viability of the initiative relies on an exit strategy that ensures farmers' autonomy without necessitating external support. This approach entails enhancing the capabilities of farmers, broadening their sources of income, and enhancing their ability to reach markets and employ technology. The findings of this study will likely function as valuable policy suggestions to improve the sustainability of land protection and flood management within the Pandeglang Regency.
MAKNA GRAMATIKAL KATA MA DALAM KITAB ADAB AL-‘ALIM WA AL-MUTA’ALLIM KARANGAN HADROT AL-SYEKH HASYIM ASY’ARI Arifin, Nadin; Nurhasan, Muhamad; Solihin, Ihin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.40136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan tentang makna gramatikal kata “ما”. Pemahaman yang mendalam tentang fungsi kata “ما“ sangat penting bagi para pelajar untuk memahami suatu konteks ucapan dalam bahasa arab. Dalam konteks bahasa Arab, kata “ما“ memiliki berbagai fungsi gramatikal yang mempengaruhi makna kalimat secara keseluruhan. Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya monumental ulama indonesia Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari tidak hanya menjadi pedoman dalam bidang akhlak dan etika, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar bahasa Arab untuk memperdalam ilmu gramatika. Dengan menganalisis penggunaan kata “ما” dalam kitab ini, dapat dilihat jenis suatu kata dan bagaimana gramatika berperan penting dalam membangun struktur dan makna teks, serta memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari serta mengetahui makna gramatikal kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari. Jenis penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan, Objek kajiannya adalah kalimat yang mengandung kata “ما”, adapun sumber data yang penulis gunakan adalah yang digunakan adalah Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari yang dibatasi dari Bab satu sampai Bab tiga.. dan juga menggunakan yaitu buku-buku, jurnal, artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Pendekatan penelitian ini adalah dengan pendekatan ilmu semantik menggunakan analisis makna gramatikal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari dari Bab satu sampai tiga ditemukan sebanyak 64 kata “ما”. Dengan jenis ismiyah berjumlah 39 kata, diantaranya : 22 “ما” ma’rifat naqishoh/maushulah, 12 “ما” nakiroh naqishoh, 4 “ما” istifham dan 1 “ما” ta’ajubiyah. Sedangkan jenis harfiyah ditemukan sebanyak 25 kata, diantaranya : 4 “ما” nafiyah, 10 “ما” masdariyah dan 11 “ما” zaidah. Kata Kunci : Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, Kata Ma, Makna Gramatikal
Medan Makna dan Komponen Makna Al-Thaharah dalam Kitab Kasyifatus Saja Aripin, Amalul; Solihin, Ihin; Rohanda
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i4.65854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis medan makna serta komponen makna dalam istilah-istilah yang berkaitan dengan thaharah yang terdapat dalam kitab Kasyifatus Saja karya Syaikh Nawawi al-Bantani. Memahami istilah-istilah Al-Thaharah dengan mengetahui persamaan dan perbedaannya mampu mencegah ambiguitas dan kesalahan dalam pengaplikasiannya. Penelitian ini termasuk pada penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu konsep medan makna dan komponen makna menurut pandangan Abdul Chaer. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan metode simak dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan intralingual dengan teknik hubung banding membedakan (HBB) dan teknik hubung banding menyamakan (HBS). Adapun hasil dari penelitian ini adalah pengelompokan istilah-istilah yang menjadi medan makna al-thaharah ke dalam dua aspek utama yaitu (1) jenis al-thaharah meliputi الاستنجاء, الوضوء, الغسل, التيمم (2) aktivitas al-thaharah meliputi غسل, مسح, الحث, إزالة. Kedua aspek tadi dianalisis menggunakan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya yaitu unsur aktivitas, keadaan dan sifat, untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dari setiap istilah-istilah.
BENTUK PERINTAH DAN PERTANYAAN DALAM BUKU AL-QIRA’AH ALRASYIDAH JUZ 4 KARYA ABDUL FATAH SHABRI DAN ALI UMAR (KAJIAN ILMU AL-MA’ANY) Ramadhanty, Nur Afifah; Akmaliyah, Akmaliyah; Solihin, Ihin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 4 No 1 (2021): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v4i1.9940

Abstract

Buku al-Qira’ah al-Rasyidah Juz 4 Karya Abdul Fatah Shabri dan Ali Umar adalah kumpulan teks berbahasa Arab fushah yang berisi kumpulan kisah inspiratif  dan edukatif, diantaranya diambil dari kisah sejarah, ayat al-qur’an, dan wasiat Habib Thahir bin Husen kepada putranya, Habib Abdullah bin Thahir. Kumpulan teks tersebut mengandung gaya bahasa yang indah dengan penyampaian makna yang unik dan dalam serta tidak mudah untuk dipahami terutama pada bagian gaya bahasa amr dan istifham sehingga menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna amr dan istifham dalam buku tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah ilmu al-ma’any sebagai ilmu yang mengkaji makna gaya Bahasa Arab berdasarkan konteksnya dan merupakan cabang dari balaghah. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik yang disebut juga deskriptif kualitatif yaitu dengan menganalisis data berupa uslub amr dan istifham dalam buku tersebut kemudian dijelaskan dengan penjabaran yang rinci sesuai ilmu al-ma’any sehingga dapat dipahami maknanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka karena data berupa data kualitatif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat sepuluh makna amr di dalam buku tersebut yaitu: 1) ihanah, 2) ikram, 3) wajib, 4) imtinan, 5) irsyad, 6) ta’dib, 7) tahdid, 8) du’a, 9) takwin, dan 10) i’tibar serta empat makna istifham yaitu: 1) inkary, 2) nafy, 3) taqriry, dan 4) asli.