Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENTAHELIX COLLABORATION DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK PRIMA DI KANTOR CAMAT PADANGSIDIMPUAN UTARA Safran Efendi Pasaribu; Nurhamidah Gajah; Soritua Ritonga; Muhammad Darwis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1533-1542

Abstract

Pelayanan publik prima merupakan tolok ukur utama keberhasilan reformasi birokrasi, namun realitas keterbatasan sumber daya di tingkat kecamatan menuntut adanya pendekatan sinergis. Artikel pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis efektivitas implementasi kolaborasi Pentahelix dengan melibatkan akademisi, pemerintah daerah, masyarakat, dan media dalam peningkatan kualitas pelayanan di Kantor Camat Padangsidimpuan Utara. Metode yang digunakan adalah Action Research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil PkM menunjukkan bahwa kolaborasi Pentahelix berhasil memitigasi hambatan birokrasi dan meningkatkan kapasitas aparatur dalam hal penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Intervensi ini secara signifikan meningkatkan indikator kecepatan layanan sebesar 25% dan meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Model kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan output peningkatan kualitas layanan, tetapi juga menciptakan outcome berupa keberlanjutan inovasi dan knowledge-transfer dari akademisi ke pemerintah daerah. Kegiatan ini merekomendasikan Pentahelix Collaboration sebagai kerangka kerja adaptif yang efektif untuk mereplikasi Pelayanan Publik Prima di wilayah pemerintahan setingkat kecamatan
PENINGKATAN PRODUKSI GULA SEMUT AREN MELALUI TEKHNIK PENYADAPAN BUNGA JANTAN DI DESA SIALAMAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Rahmawaty Rahmawaty; Muhammad Darwis; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3028-3035

Abstract

PKM ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penduduk Desa Sialaman dalam meningkatkan produksi gula semut aren melalui teknik penyadapan bunga jantan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pelatihan dan penyuluhan. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sialaman tentang teknik menyadap bunga jantan yang dapat meningkatkan produksi gula semut aren dan secara bertahap meningkatkan tingkat perekenomian masyarakat.
MELAWAN STUNTING DENGAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT DI DESA HUTABANGUN KABUPATEN MANDAILING NATAL Nurmaini Ginting; Melvariani Syari Batubara; Muhammad Darwis; Rizky Ariaji; Andes Fuadi Dharma Harahap; Mahmudin Siregar; Aldi Zulfitra; Muhammad Farhan; Yusril Ananta Siregar; Ronaldi Simanjuntak; Wilda Rohani Daulay; Rima Danti Nasution; Dewi Murni; Erna Harahap; Ari Azhari Siregar; Rahmad Husein Batubara; Hariman Siregar; Irhanuddin Warisman Nasution
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.374-378

Abstract

Kegiatan ini merupakan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) yang dilaksanakan di Desa Hutabangun Kabupaten Mandailing Natal pada 26 Oktober 2022 – 16 Januari 2023. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan  pemahaman tentang stunting. Berdasarkan kegiatan KKN yang dilaksanakan  ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman masyarakat stunting di Desa Hutabangun meningkat dengan diadakannya sosialisasi dan pendampingan. Masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan, pemanfaatan lahan kosong dengan menanam sayur-sayuran, memeriksakan kehamilan dan kesehatan anak di Posyandu.
PEMANFAATAN APLIKASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN DI MTs MUHAMMADIYAH 15 MEDAN Hasrian Rudi Setiawan; Rizka Harfiani; Darliana Sormin; Muhammad Darwis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.347-357

Abstract

Program kemitraan masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan umum, yaitu untuk memberikan keterampilan kepada guru dalam memanfaatkan aplikasi digital dalam melakukan kegiatan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Tujuan dari Program kemitraan masyarakat (PKM) ini, di dasarkan pada: masih banyak guru yang sulit dalam memanfaatkan berbagai media pembelajaran, teknologi informasi dan aplikasi digital dalam kegiatan pembelajaran. Ruang lingkup program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah: Pertama, memberikan keahlian kepada pendidik untuk menguasai teknologi informasi, sehingga dapat membantu dalam kegiatan penyampaian informasi pembelajaran; Kedua, memberikan keahlian kepada pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi; Ketiga, Memberikan keahlian kepada pendidik untuk menguasai berbagai aplikasi digital, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan evaluasi pembelajaran. Program kemitraan masyarakat (PKM) ini, menggunakan metode baik kuantitatif maupun kualitatif. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi digital sebagai media dalam evaluasi pembelajaran di MTs Muhammadiyah 15 Medan, terdapat beberapa tahapan, diantaranya pelaksanaan program ini dimulai dari tahap persiapan program, tahap pelaksanaan program, dan tahap evaluasi program. Hasil dari kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah guru-guru yang ada dilingkungan MTs Muhammadiyah 15 Medan, setelah dilakukan program tersebut 86% guru-guru telah memiliki keterampilan dalam memanfaatkan aplikasi digital dalam melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran dan mengolah data hasil evaluasi pembelajaran. Guru telah terampil dalam membuat soal-soal secara online dan mengolah data hasil evaluasi pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi digital.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCABENCANA MELALUI INTEGRASI AGROEKOLOGI, SOCIALPRENEUR DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL DI DESA HUTAGODANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Muhammad Darwis; Abdul Rahman Suleman; Nor Mita Ika Saputri; Suyanto Suyanto; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui integrasi pendekatan agroekologi, socialpreneur, dan dukungan psikososial di Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh dampak bencana banjir yang mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, penurunan pendapatan masyarakat, serta munculnya gangguan psikologis, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, implementasi kegiatan, serta evaluasi berbasis indikator sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi agroekologi melalui pengolahan tanah, pembuatan bedengan, dan aplikasi bahan organik mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan produktivitas awal lahan. Program socialpreneur melalui pelatihan pengolahan produk pangan lokal, seperti risol dan produk sejenis, berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan masyarakat serta membuka peluang usaha baru dengan potensi peningkatan pendapatan. Sementara itu, kegiatan dukungan psikososial melalui trauma healing berbasis permainan edukatif, seperti mendongeng, bermain lego, dan permainan interaktif, terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan interaksi sosial, serta memperbaiki kondisi emosional anak-anak pascabencana. Secara keseluruhan, integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan dampak yang signifikan terhadap pemulihan masyarakat secara holistik, mencakup aspek ekologis, ekonomi, dan psikososial. Program ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi dan keberlanjutan mampu meningkatkan kapasitas adaptif dan resiliensi masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana. Oleh karena itu, model yang dihasilkan memiliki potensi untuk direplikasi sebagai strategi pemulihan masyarakat berbasis komunitas di wilayah terdampak bencana lainnya