Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT KUNJUNG ULANG PASIEN RAWAT JALAN DI RSU SEMBIRING DELI TUA Putri, Rizqi Nanda; Azhary, Muhammad Rifqi; Tampubolon, Elmina; Sitorus, Friska Ernita
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jikm.v6i1.2319

Abstract

The intention to revisit is a key component of patient loyalty, which can be strengthened through repeated use of hospital services. One of the primary factors influencing patient satisfaction is service quality. In the context of hospital services, service quality refers to providing healthcare that adheres to quality standards, ensuring that patient and family needs and expectations are met. This leads to greater satisfaction and ultimately enhances trust in the hospital. This study utilized an observational research design with a cross-sectional approach, involving 80 respondents who met the sample readiness criteria at the time of the study. Chi-square analysis was conducted, and the findings revealed that three service quality variables had a significant relationship with outpatient revisit interest at Sembiring Hospital: physical evidence (p = 0.001), reliability (p = 0.001), and responsiveness (p = 0.004). To enhance patient satisfaction and encourage revisit intention, Sembiring Hospital should improve service quality based on patient assessments, particularly in aspects that do not yet meet their expectations. Conducting staff training programs to enhance healthcare professionals’ skills and improve service quality and human resource (HR) performance is also recommended. Additionally, ensuring a comfortable and patient-friendly healthcare environment can make outpatient services more appealing and encourage repeat visits. By implementing these improvements, Sembiring Hospital can increase patient satisfaction, build loyalty, and strengthen trust in its healthcare services.
Implementation of Hypertension Management with Caregiver Empowerment to Improve the Quality of Life of the Elderly Hariati, Hariati; Barus, Bunga Rimta; Sitorus, Friska Ernita
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/5skbqn46

Abstract

As they age, the elderly experience various declines in body system function which can increase the risk of developing various diseases. One of the health conditions most commonly suffered by the elderly is hypertension, which is one of the main causes of death in this age group. If not controlled properly, hypertension can cause serious complications which can be fatal for the sufferer. Therefore, the role of caregivers or family members is very important in helping elderly people manage hypertension effectively. The aim of this service is to improve the quality of life of elderly people suffering from hypertension. An intervention based on caregiver empowerment was carried out in the work area of ??the Deli Tua Community Health Center.  This program method begins with an initial measurement of the quality of life of the elderly before intervention is carried out. Furthermore, caregivers are given education and training regarding the management of hypertension in the elderly which is monitored via the WhatsApp group. This monitoring lasted for one month, after which the quality of life of hypertensive elderly was measured again to assess the effectiveness of the intervention. The results show a significant increase in the quality of life of the elderly after caregiver empowerment. Before the intervention, the majority of elderly people, namely 54%, had a poor quality of life. However, after the program was running and interventions were implemented, this figure changed drastically, with 88% of elderly people showing an improvement in their quality of life. These results confirm that community service programs that focus on empowering caregivers in managing hypertension have a positive impact in improving the quality of life of elderly people suffering from this disease.
Hubungan Budaya Organisasi Dan Komitmen Organisasi Dengan Penerapan Good Hospital Governance Di Ruma Sakit Umum Sembiring Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Meliala, Alprindo Sembiring; Sitorus, Friska Ernita; Santira, Dwi Albari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11967

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan komitmen organisasi dengan penerapan Good Hospital Governance (GHG) di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Tahun 2025. Data diperoleh dari 88 responden melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dan penerapan GHG (p = 0,026), serta antara komitmen organisasi dan penerapan GHG (p = 0,013). Selain itu, uji simultan terhadap kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap penerapan GHG dengan nilai Pearson Chi-Square sebesar 24,52 dan p = 0,006. Secara nyata di lapangan, budaya organisasi yang kuat tercermin dari adanya nilai, norma, dan etos kerja yang dijunjung tinggi oleh staf rumah sakit, sementara komitmen organisasi tampak melalui loyalitas dan tanggung jawab pegawai dalam mendukung terciptanya tata kelola rumah sakit yang transparan dan akuntabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik budaya dan komitmen organisasi, maka semakin optimal pula penerapan prinsip Good Hospital Governance di rumah sakit tersebut
Perbedaan Hasil Pemeriksaaan Mycobacterium Tuberculosis Metode Tes Cepat Molekuler Dan Mikroskopis dengan Penundaan 18 Jam Di Puskesmas Binjai Serbangan Kabupaten Asahan Ginting, Suventi Safrina; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Meliala, Alprindo Sembiring; Siagian, Nurul Aini; Mendrofa, Wardah Nisa Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11954

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan yang sering terjadi penundaan pemeriksaan sputum dikarenakan banyaknya pemeriksaan dan jarak antara faskes-faskes pengirim sampel ke Puskesmas Binjai Serbangan yang memerlukan waktu, sehingga sampel baru tiba di sore hari. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis secara mikroskopis dan tes cepat molekuler dengan penundaan 18 jam. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenal. Hasil : Dari 35 sampel sputum, 18 pemeriksaan mikroskopis dan 20 sampel pemeriksaan tes cepat molekuler mendapatkan skor 0; 3 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 4 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 1; 5 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 6 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 2 yang artinya ada perbedaan hasil antara dua metode pemeriksaan tersebut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil sebesar 5,6% dari hasil negatif; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil Scanty dan MTB Detected Very Low; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil positif satu dan MTB Detected Low pada pemeriksaan mikroskopis dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode God-Pap Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode Stik Di Puskesmas Aek Raso Purba, Amril; Girsang, Rostiodertina; Ginting, Selamat; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Malau, Pitto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11956

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan penumpukan gula darah (glukosa) diatas nilai normal yaitu melebihi yaitu 120 mg/dl dalam keadaan puasa dan 180 mg/dl dalam keadaan tidak puasa. Pemeriksaan glukosa darah dapat menggunakan dua alat yaitu glukometer atau metode stik (point of care test) dan spektrofotometer (metode GOD-PAP). Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui perbandingan Kadar Glukosa Darah puasa metode GOD-PAP dengan Kadar Glukosa Darah puasa metode stik di Puskesmas Aek Raso. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi komparatif. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorik dengan perolehan sampel sebanyak 20 sampel. hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dengan metode stik di Puskesmas Aek Raso menunjukan bahwa dari 20 responden yang dilakukan pemeriksaan terdapat perbedaan rata-rata hasil pemeriksaan glukosa darah yang di lakukan dengan metode GOD-PAP dan metode Stik. Rata-rata kadar glukosa menggunakan metode stik 227,45 mg/dl dan rata-rata kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP 206,15 mg/dl. Hasil pemeriksaan metode Stik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dengan selisih 21,3
Pengaruh Kombinasi Mindfulnes Breathing And Guided Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan Emosi Negatif Pada Ibu Post Sectio Caesarea Purba, Tetty Junita; Ariani, Peny; Pasaribu, Sumihar; Sitorus, Friska Ernita; Sembiring, Alprindo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12206

Abstract

Abstrak- Sectio caesarea merupakan prosedur bedah mayor yang sering menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan dan emosi negatif pada ibu postpartum. Kondisi ini dapat mengganggu pemulihan, menghambat ikatan ibu dan bayi, serta meningkatkan risiko depresi postpartum. Intervensi non-farmakologis seperti mindfulness breathing dan guided imagery dipandang efektif dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan regulasi emosi, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi mindfulness breathing dan guided imagery terhadap penurunan kecemasan dan emosi negatif pada ibu post-sectio caesarea. Penelitian menggunakan desain pre–post test without control group dengan jumlah responden sebanyak 49 orang ibu post-sectio caesarea yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale-Anxiety (HADS-A) untuk mengukur kecemasan dan Positive and Negative Affect Schedule-Negative Affect (PANAS-NA) untuk mengukur emosi negatif. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired t-test.Rata-rata skor kecemasan menurun dari 11,18 (SD = 3,68) menjadi 6,90 (SD = 4,34), sedangkan rata-rata skor emosi negatif menurun dari 29,96 (SD = 5,55) menjadi 23,73 (SD = 5,88). Uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kecemasan (t(48) = 7,95; p < 0,001) dan emosi negatif (t(48) = 8,42; p < 0,001). Kombinasi mindfulness breathing dan guided imagery terbukti efektif menurunkan kecemasan dan emosi negatif pada ibu post-sectio caesarea. Intervensi ini sederhana, mudah diterapkan, minim efek samping, dan dapat diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan maternitas sebagai upaya mendukung pemulihan psikologis ibu postpartum
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Mental Pada Remaja Wanita Meliala, Alprindo Sembiring; Sitorus, Friska Ernita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7732

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) remaja adalah orang yang berusia 10-19 tahun. rata-rata 16,8%-81% wanita di seluruh dunia menderita nyeri haid. Sebanyak 15% remaja putri di Amerika Serikat mengalami nyeri haid yang parah (Sulistyorinin, 2017). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Namorambe Tahun 2023”. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan metode one group pretest-posttest design, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 1 Namorambe. Desain ini tidak menggunakan kelompok pembanding. Penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok eksperimen, dimana nyeri haid diukur sebelum dan sesudah goyang panggul. Pengukuran dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran nyeri haid pertama (pretest) dengan perubahan yang terjadi setelah (posttest) percobaan (Setiadi, 2007). Berdasarkan penelitian didapatkan hasil uji pengaruh signifikan pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023. Berdasarkan sebaran data skala nyeri sebelum dilakukan pelvic rocking, mayoritas merasakan nyeri 4-6 25 responden dan sebagian kecil merasakan nyeri 7 -10 11 responden. Sedangkan sebaran data skala nyeri setelah dilakukan goyang panggul mayoritas merasakan nyeri 1-3 sebanyak 19 responden dan minoritas merasakan nyeri 4-6 sebanyak 17 responden. Ada pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023 dengan nilai signifikansi 0,000 menggunakan uji parametrik yaitu uji wilcoxon.
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN COVID-19 TAHUN 2022-20223 DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK Harahap, Mery Silvia; ., Irwandi; Rusli, Kevin; Hasian, Muhammad Tsawaby; Rachmasari, Novita; Sembiring, Rasman Gunadi; Sitorus, Friska Ernita; Rosa, Amelia
Deli Medical and Health Science Journal Vol 2 No 1 (2024): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v2i1.2097

Abstract

Clean and healthy living behavior (PHBS) is a software established to improve health. for the reason that Covid-19 pandemic, the PHBS program, in particular hand washing with soap, has all started to be socialized on a large scale. therefore, analyzing the fundamental relationship between Covid-19 and one's behavior in dwelling easy and wholesome is crucial. This look at aimed to investigate clean and wholesome living behavior with the preval__ence of Covid-19 in 2022-2023 at H. Adam Malik valuable preferred medical institution.The kind of research used in this observe is quantitative with a Case-manage studies design. The sample on this observe have been patients who had and had never been wonderful for Covid-19 and have been treated at the H. Adam Malik principal trendy health facility in the range of 2022 - 2023, namely eighty human beings. records collection on this observe using a questionnaire. records have been analyzed quantitatively with univariate and bivariate eval__uation. most respondents in this have a look at were aged 26-35 years, male and woman respondents had the equal range, and the general public of respondents in this observe labored as non-medical examiners. The results confirmed that there has been a dating among the use of a mask, washing arms with soap, the use of a hand sanitizer, keeping distance, keeping off crowds, converting garments and bathing when you get home after traveling, consuming nutritious food, and physical pastime for at the least 30 minutes an afternoon, getting sufficient relaxation, masking your mouth when coughing, sneezing, along with your higher arm or tissue and then immediately throwing the tissue right into a closed trash can and straight away washing your fingers (ethics when sneezing and coughing) with the occurrence of Covid-19 with a p-price <zero.05.it is recommended to everybody, in particular health workers in hospitals, to continually practice easy and wholesome living behaviors (PHBS) in normal life, not handiest all through the Covid-19 pandemic.