Claim Missing Document
Check
Articles

Resiliensi Dan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Hariati, Hariati; Deliana, Muthia; Pusparianda, Dewi; Anies, Neiliel Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12667

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dan kualitas hidup pada lansia yang menderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 209 lansia yang mengalami hipertensi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur kualitas hidup dan tingkat resiliensi, dengan kategori kualitas hidup tinggi dan rendah serta kategori resiliensi baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki kualitas hidup yang rendah (59,33%) dan tingkat resiliensi yang cukup (43,06%). Korelasi antara kualitas hidup dan resiliensi menunjukkan hubungan positif yang moderat (r = 0.551, p 0.05). Lansia dengan tingkat resiliensi yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan pentingnya peningkatan resiliensi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang lebih mendalam yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dengan hipertensi.
EDUKASI PENCEGAHAN GANGGUAN OTOT RANGKA AKIBAT KERJA (GOTRAK) PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DJASAMEN SARAGIH KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2023 Gina Kristina; Tio Ranti; Hariati
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan sistem otot rangka pada umumnya terjadi karena kontraksi otot yang berlebihan akibat pemberian beban kerja yang terlalu berat dengan durasi pembebanan yang panjang. Postur kerja yang salah merupakan salah satu risiko ergonomi yang paling berpengaruh terhadap terjadinya gangguan otot rangka akibat kerja Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari keserasian kerja dalam suatu sistem. Pada penerapannya pekerjaan akan menjadi aman bagi pekerja/manusia dan efisiensi kerja meningkat maka tercapai kesejahteraan manusia. Penerapan ergonomi yang benar di tempat kerja bertujuan agar pekerja dalam bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, aman, produktif dan sejahtera. Sebaliknya apabila penerapan ergonomi dilakukan dengan tidak benar malah berakibat timbulnya keluhan, penyakit kerja dari pekerja akibat pekerjaannya. Faktor individu berupa umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kesegaran jasmani, kekuatan fisik, masa kerja, dan Indeks Masa Tubuh (IMT).
SOSIALISASI PEMERIKSAAN GULA DARAH PUASA DENGAN METODE SEDERHANA BAGI MASYARAKAT DI POSBINDU PTM: SOSIALISASI PEMERIKSAAN GULA DARAH PUASA DENGAN METODE SEDERHANA BAGI MASYARAKAT DI POSBINDU PTM Amril Purba; Sri Sudewi Praitiwi Sitio; Rostiodertina Girsang; Selamat Ginting; Hariati -; Friska Ernita Sitorus
Pengabdian Deli Sumatera Vol 4 No 1 (2025): Artikel Pengabdian Juli 2025
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Di Indonesia, prevalensi DM terus melonjak, sering kali tanpa disadari oleh penderitanya karena kurangnya skrining dan deteksi dini. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan wadah strategis di tingkat masyarakat untuk melaksanakan kegiatan preventif dan promotif kesehatan, termasuk skrining gula darah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat di Posbindu PTM dalam melakukan pemeriksaan gula darah puasa dengan metode sederhana. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini mencakup sosialisasi interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri. Peserta diberikan pemahaman teoretis tentang DM dan pentingnya gula darah puasa, diikuti dengan demonstrasi penggunaan alat glukometer, serta sesi praktik mandiri di bawah bimbingan tim pelaksana. Hasil dan Dampak: Penelitian ini melibatkan 20 pasien di Posbindu PTM. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pemeriksaan metode glukometer (rata-rata 227,45 mg/dl) yang cenderung lebih tinggi dibandingkan metode GOD-PAP (rata-rata 206,15 mg/dl). Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi individu dengan kadar gula darah di atas normal dan menekankan pentingnya penggunaan glukometer sebagai alat screening awal. Kesimpulan: Sosialisasi pemeriksaan gula darah puasa di Posbindu PTM efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam deteksi dini DM. Pendekatan dengan metode sederhana dan praktik langsung terbukti lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Metode stik sangat sesuai untuk monitoring mandiri dan pemeriksaan cepat di lapangan, sementara GOD-PAP tetap menjadi standar diagnosis.
Edukasi Pentingnya Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk Diagnosis Akurat Tuberkulosis bagi Keluarga Pasien di Puskesmas Tanjung Morawa Suventy Safrina Ginting; Nada Amirah; Hariati Hariati; Friska Ernita Sitorus; Alprindo Sembiring Meliala; Nurul Aini Siagian
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Diagnosis TB yang cepat dan akurat sangat penting dalam memutus rantai penularan, dan WHO merekomendasikan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai pemeriksaan awal karena sensitivitas dan spesifisitasnya tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien TB tentang pentingnya TCM melalui edukasi interaktif yang dievaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 56 menjadi 86, dengan pergeseran peserta dari kategori “Kurang” (67%) ke kategori “Baik” (80%). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien TB mengenai pemeriksaan TCM, sehingga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan TCM secara lebih optimal di layanan primer.
Peran Apoteker Dalam Pencegahan Penyakit Degeneratif Di Puskesmas Talun Kenas Bunga Rimta Barus; Hariati Hariati
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.312

Abstract

Talun kenas merupakan sebuah desa yang terletak di tengah antara kecamatan Tanjang Morawa dengan kecamatan Deli Tua, Puskesmas Talun Kenas memiliki seorang Apoteker yang bertugas sebagai penanggung jawab bidang obat-obatan untuk pasien rawat jalan dan rawat inap. Permasalahan yang terdapat di sekitar Puskesmas Talun Kenas khususnya di bidang kesehatan adalah penyakit degeneratif. Penyebabnya karena penerapan pola hidup yang tidak sehat, kurang bergerak, Paparan Jangka Panjang terhadap Bahan Kimia atau Logam Berbahaya, dan terjadi nya penyakit degeneratif pada masyarakat sekitar disebabkan kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan. Kegiatan pengabdiaan ini di dukung oleh Hibah penelitian yang dilakukan oleh Ketua Tim Pengabdi pada Penelitian tahun 2021 tentang “Studi Mengenai Efek Pemberian Sediaan Kapsul yang Mengandung Ekstrak Daun Asam Jawa Rajangan sebagai Agen Antiglikemik pada Subjek Usia Paruh Baya (40–60 Tahun).”. Setelah melakukan pengabdian kepada masyarakat talun kenas sudah terbentuknya kader desa, masyarakat dapat mengecek kesehatan dan mengadakan sosisalisasi kepada masyarakat setempat.
The Association Between the Infection Prevention and Control (IPC) Committee's Performance and Compliance With the Use of Personal Protective Equipment (PPE) in Sembiring Hospital Alprindo Sembiring Meliala; Efrata Efrata; Friska Ernita Sitorus; Hariati Hariati; Rostiodertina Girsang; Zuliawati Zuliawati; Jekson Martiar Siahaan
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 3 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i3.25519

Abstract

Hospitals play a critical role in preventing nosocomial infections, and the use of personal protective equipment (PPE) is a key strategy for protecting healthcare workers and preventing pathogen transmission. This cross-sectional quantitative study aimed to assess the influence of the Infection Prevention and Control (IPC) Committee's performance on PPE compliance at Sembiring Hospital. A total of 57 healthcare workers participated and were surveyed using structured questionnaires. Data were analysed using univariate, bivariate (Chi-square) and multivariate (logistic regression) methods. All IPC performance indicators, surveillance, supervision, policy and procedure development, training, education effectiveness, participation and collaboration, and PPE availability, were significantly associated with PPE compliance. Multivariate analysis showed that education effectiveness had a significant effect on compliance (p = 0.002; Exp(B) = 16.655; 95% CI: 2.707?90.543). These findings suggest that strengthening the IPC Committee's role in delivering effective education is essential to improve PPE compliance among healthcare workers. For policy and practice, hospitals should prioritise continuous IPC training programmes and institutionalise periodic competency assessments to enhance adherence to PPE protocols and safeguard both staff and patients Keywords: IPC Committee, PPE Compliance, Infection Prevention, Hospital Policy
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode God-Pap Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode Stik Di Puskesmas Aek Raso Purba, Amril; Girsang, Rostiodertina; Ginting, Selamat; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Malau, Pitto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11956

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan penumpukan gula darah (glukosa) diatas nilai normal yaitu melebihi yaitu 120 mg/dl dalam keadaan puasa dan 180 mg/dl dalam keadaan tidak puasa. Pemeriksaan glukosa darah dapat menggunakan dua alat yaitu glukometer atau metode stik (point of care test) dan spektrofotometer (metode GOD-PAP). Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui perbandingan Kadar Glukosa Darah puasa metode GOD-PAP dengan Kadar Glukosa Darah puasa metode stik di Puskesmas Aek Raso. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi komparatif. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorik dengan perolehan sampel sebanyak 20 sampel. hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dengan metode stik di Puskesmas Aek Raso menunjukan bahwa dari 20 responden yang dilakukan pemeriksaan terdapat perbedaan rata-rata hasil pemeriksaan glukosa darah yang di lakukan dengan metode GOD-PAP dan metode Stik. Rata-rata kadar glukosa menggunakan metode stik 227,45 mg/dl dan rata-rata kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP 206,15 mg/dl. Hasil pemeriksaan metode Stik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dengan selisih 21,3
Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSU Sembiring Deli Tua Girsang, Rostiodertina; Zuliawati, Zuliawati; Sitorus, Friska Ernita; Hariati, Hariati; Sembiring, Nora Ervina; Sembiring, Alprindo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11040

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah penurunan fungsi nefron ginjal yang lambat, progresif, samar (insidious) dan irreversible yang terjadi lebih dari 3 bulan, berapa kelainan struktural atau fungsional, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Saat terjadi penurunan jumlah nefron dan massa ginjal yang disertai dengan penurunan filtrasi glomerulus, sekresi tubulus, dan reabsorpsi secara bertahap, kondisi ini dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Akhirnya, gagal ginjal mencapai tahap akhir, di mana ginjal tidak lagi mampu membuang sisa metabolik dan mengatur keseimbangan cairan elektrolit dengan baik. Ada hubungan antara gangguan kognitif yang disebabkan oleh gagal ginjal dan ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan metabolit beracun dari dalam tubuh melalui saluran kemih. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampling purposive sample yang berjumlah 51 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur fungsi kognitif adalah MMSE,yang merupakan instrument yang umum digunakan untuk menilai fungsi kognitif.Hasil penelitian berdasarkan hasil analsis statistik menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikasi p value 0,001 0,05 dengan kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meneliti lebih lanjut terkait dengan faktor yang mempengaruhi gangguan kognitif pada pasien hemodialisa dan diharapkan kepada perawat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan fungsi kognitif pada pasien hemodialisa yang beresiko gangguan kognitif
The Impact of a Structured Physical Exercise Program on Physical Function and Quality of Life among Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis Friska Ernita Sitorus; Alprindo Sembiring Meliala; Hariati Hariati; Jekson Martiar Siahaan; Rostiodertina Girsang; Bahtera Bindavid Purba; Putri Ayu Yessy Ariecha; Nurul Aini Siagian; Peny Ariani; Tetty Junita Purba; Elmina Tampubolon
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 6 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhsj.v6i2.677

Abstract

Chronic kidney disease is a progressive condition characterized by a permanent decline in kidney function and requires renal replacement therapy, one of which is hemodialysis. Patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis often experience decreased physical function and quality of life due to activity limitations, fatigue, and psychological impacts. One non-pharmacological therapy that can be applied to address these problems is a physical exercise program. This study aims to determine the effect of a physical exercise program on physical function and quality of life among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at Sembiring General Hospital Deli Tua in 2026. This study used a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. Sampling was conducted using a purposive sampling technique, resulting in a total sample of 54 respondents. Data analysis was performed using the Wilcoxon test with a significance level of α=0.05. The results showed that the mean score of physical function before the intervention was 54.56 and increased to 57.50 after the intervention. Similarly, the mean score of quality of life increased from 56.83 before the intervention to 58.93 after the intervention. The Wilcoxon test analysis revealed a p-value of 0.000<α=0.05 for both physical function and quality of life. The conclusion shows that the physical exercise program had a significant effect on improving physical function and quality of life among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at Sembiring General Hospital Deli Tua in 2026. It is recommended that physical exercise program can be implemented for patients with chronic kidney disease to enhance their physical function and quality of life.
Optimalisasi Kinerja Panitia Mahasiswa melalui Pelatihan Pengelolaan Lomba Poster Ilmiah, Essay Ilmiah, dan Video Edukasi pada Kegiatan POSIL 2026 di Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua: Pelatihan Pengelolaan Lomba Tasnim Tasnim; Herri Novita Br Tarigan; Putri Ayu Yessy Ariescha; Sofia Rahmi; Hariati Hariati; Alfi Syahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i3.3063

Abstract

The 2026 Sports, Arts and Science Week (POSIL) at the Deli Husada Deli Tua Health Institute is an annual event aimed at improving students' academic abilities, creativity, and organizational skills. One of the POSIL 2026 activities is the Scientific Poster, Scientific Essay, and Educational Video competitions involving students as the organizing committee. This community service (PKM) activity aims to optimize the performance of the student committee through training and mentoring in managing scientific competition activities. The coaching activity was carried out on May 4–16, 2026 at the Deli Husada Deli Tua Health Institute Campus, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, involving 7 student committee members. The methods used included direct direction, assignments, supervision, and mentoring from the preparation stage to the announcement of the competition winners. The mentoring activities included preparing promotional flyers, developing registration procedures, preparing an online registration system, uploading works and assessing them using Google Forms, coordinating and appointing a jury team, and mentoring the assessment process and determining the competition winners. The results of the activity demonstrated that the student committee was able to carry out all stages of the activity according to established procedures. The committee also demonstrated improved organizational, coordination, communication, and administrative management skills in scientific activities. Furthermore, the competition was successfully implemented and produced winners in the Scientific Poster, Scientific Essay, and Educational Video categories. This activity can serve as a model for student development in improving managerial and leadership skills through professional and sustainable management of campus scientific activities.
Co-Authors Abdi Lestari Sitepu Alfi Syahri Alprindo Sembiring Alprindo Sembiring Meliala Amirah, Nada Amril Purba Amril Purba Ananda Putri Pratama Anies, Neiliel Fitriana Ariescha, Putri Ayu Yessy Bahtera Bindavid Purba Barus, Bunga Rimta barus, dewi Barus, Dewi Tiansa Bela Syahputri Bunga Mari Sembiring Bunga Rimta Barus Damayanti . Deliana, Muthia Dewi Elizadiani Suza Dewi Pusparianda Dewi Pusparianda Dewi Pusparianda, Dewi Dewi Safitri Ginting Dewi Susanti Dewi Tiansa Barus Dian Anggriyanti Efrata Sembiring Elmina Tampubolon Elmina Tampubolon Elmina Tinambunan Erniyati, Erniyati FAHDI, FIRDAUS Fahliani Dwi Armarin Friska Ernita Sitorus Friska Ernita Sitorus Gina Kristina GINTING, SELAMAT Ginting, Sulastri Ginting, Suventi Safrina Girsang, Rostiodertina Herri Novita Br Tarigan Herviani Sari Hutabarat, Vitrilina Indra Syahputra Jhan Saberlan Jon Piter Sinaga Jon Piter Sinaga, Jon Piter Kardina Hayati Kardina Hayati Karokaro, Tati Murni Kristina, Gina Linda Margata Mahanta Qaribi malau, pitto Mendrofa, Wardah Nisa Fitri Meta Rosaulina Muthia Deliana Muthia Deliana Muthia Deliana Nasution, Siti Saidah Nasution, Windya Sari Neiliel Fitriana Anies Nora Ervina Sembiring Novrika Silalahi Nurul Aini Siagian Peny Ariani Pitto Malau Pratiwi Christa Simarmata Purba, Amril Rentawati Purba Riyanto . Riyanto Riyanto Riyantoi, Riyanto Rosina Tarigan Rostiodertina Girsang Rostiodertina Girsang Rostiodertina Girsang Rostiodertina Girsang Rostiodertina Girsang Safril Matua Harahap Sari Desi Esta Ulina Sitepu Sari, Nur Selamat Ginting Selamat Ginting Sembiring, Nora Ervina Siagian, Nurul Aini Siahaan, Jekson Martiar Silalahi, Rini Debora Sinambela, Megawati Sirait, Reni Aprinawaty Siregar, GF Gustina Siregar, Yohana Dwi Margareta Siti Marlina Siti Marlina, Siti Sitio, Sri Sudewi Pratiwi Sitorus, Friska Ernita Sofia Rahmi Tambusai Sri Sudewi Praitiwi Sitio Sulastri Br Ginting Suventy Safrina Ginting Tarigan, Rosina Tasnim Tasnim Tedty Rohaya Tinambunan Tetty Junita Purba Tio Ranti Sari Br Sembiring Tumanggor, Lili Suryani Yohana Dwi Margareta Siregar Zuliawati Zuliawati Zuliawati, Zuliawati