Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Identifikasi Sebaran Batugamping Menggunakan Data Citra Landsat 8 Di Pulau Buton Bagian Selatan Andi Fahdli Heriyansyah; Citra Aulian Chalik; Muhamad Hardin Wakila; Harwan Harwan; Jamal Rauf Husain; Firdaus F
Jurnal Geomine Vol 10, No 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v10i4.985

Abstract

Indonesia memiliki potensi bahan galian industri cukup besar dan tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Pulau Buton yang terletak di salah satu lengan Sulawesi bagian tenggara adalah salah satu wilayah Indonesia yang memiliki potensi batugamping cukup besar, batugamping terumbu tersebut telah mengalami proses geologi hingga terangkat 700 m ke permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sebaran batugamping dengan menggunakan data Citra Landsat 8 OLI (Operational Land Imager). Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data Citra Landsat 8 kemudian dianalisis dan dilakukan beberapa metode interpretasi sehingga sebaran batugamping dapat teridentifikasi dengan baik. Metode interpretasi yang digunakan pada Citra Landsat 8 adalah metode composite band RGB (Red Green Blue), band ratios, dan band spectral. Pada data Citra Landsat 8, metode interpretasi yang dilakukan didapatkan dua klasifikasi sebaran batugamping yaitu sebaran batugamping potensi tinggi dan sebaran batugamping potensi rendah. Setelah pengolahan data Citra Landsat 8, penelitian ini juga melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk mendukung keberhasilan dari hasil interpretasi yang dilakukan. Penelitian ini memiliki implikasi yang cukup besar untuk memanfaatkan data Citra Landsat 8 untuk tujuan eksplorasi lebih lanjut.
KAJIAN KUALITAS ENDAPAN ASPAL DI DESA WAANGU-ANGU DAN DESA LAWELE, KABUPATEN BUTON M. H. Wakila; A. B. Thamsi; E. P. Umar; F. N. Yusuf; S. Bakhri
Jurnal Pertambangan Vol 6 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1013

Abstract

Eksploitasi sumberdaya aspal yang cukup lama mengakibatkan cadangan aspal semakin menipis. Di sisi lain, dampak pembangunan yang berkelanjutan membuat kebutuhan akan bahan galian aspal meningkat, sehingga diperlukan penelitian (eksplorasi) di daerah-daerah yang baru untuk menemukan atau mengetahui potensi dan kualitas dari endapan aspal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kadar bitumen dan kadar air, serta menentukan kualitas aspal terbaik dari masing-masing daerah. Metodologi penelitian dilakukan dengan dua tahapan yaitu pengambilan data lapangan dan analisa laboratorium dengan Metode Sohklet. Dari hasil analisa laboratorium diketahui bahwa sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar bitumen sebesar 23,14 % dan 24,32 %; dan sampel aspal Desa Waangu-angu memiliki kadar bitumen sebesar 17,07 % dan 18,59 %. Untuk kandungan air sampel aspal di Desa Waangu-angu memiliki kandungan air sebesar 2,20 % dan 2,25 %; dan untuk sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar air yaitu sebesar 7,4 % dan 7,3 %. Maka dapat disimpulkan bahwa Aspal di Desa Lawele memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan aspal dari Desa Waangu-angu karena memiliki nilai kadar bitumen yang lebih tinggi.
Karakterisasi Batubara Formasi Walanae Daerah Kaloling Kabupaten Sinjai Propinsi Sulawesi Selatan Anshariah Anshariah; Emi Prasetyawati Umar; Agus Ardianto Budiman; Hasbi Bakri; Alam Budiman Thamsi; Nurliah Jafar; Alfian Nawir; Andi Fadli Heriansyah; Muhamad Hardin Wakila; F Firdaus; Harwan Harwan
Jurnal Geomine Vol 10, No 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v10i3.1250

Abstract

Coal is a unique sedimentary rock, both in the process of formation and rock characteristics which are strongly influenced by the conditions of the depositional environment. Different depositional environments, the characteristics of the coal are different. The research method used in this research in the field is in the form of direct sampling in the field using the channel sampling ply by ply method, namely sampling by making channels on coal outcrops and taking samples that represent the lower, middle and upper layers of the coal seam to determine the average characteristics. The sample is then prepared to get a certain size and can be representative of the field sample. The prepared samples were then subjected to a proximate test to determine the moisture content, ash content, volatile matter and fixed carbon. Laboratory tests are carried out in the Lab. Analysis and Processing Hasanuddin University Makassar. The results of the proximate analysis  carried out show the coal characteristics of the Walanae Formation in the Kaloling Region which has a moisture content value that decreases from bottom to top with an average of 7.49%; coal ash content increased from bottom to top with an average value of 47.63% ash content; the value of volatile matter decreased from bottom to top with an average of 26.56% of volatile matter; and the value of fixed carbon which increases with increasing depth with an average value of 18.29%.
ANALISIS HIDROKIMIA DALAM PENENTUAN TIPE DAN GOLONGAN FLUIDA GEOTERMAL SULILI KABUPATEN PINRANG SULAWESI-SELATAN Emi Prasetyawati Umar; Muhamad Hardin Wakila; Jamal Rauf Husain; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsuddin Syamsuddin; Rizky Nurul Aulia
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i3.14897

Abstract

Field surveys in the Sulili Region show geothermal characteristics in the form of manifestations, namely hot water springs. This study aims to determine the type of geothermal fluid in the study area based on the Na-K-Mg geothermometer method and then classify it based on trilinear and ternary diagrams. The results showed that the types of hot springs from the three hot springs in the study area were included in the chloride type with a percentage between 96.209% -96.651% which was plotted on the trilinear diagram. Based on the ternary diagram plotting, the geothermal fluid in the study area belongs to the immature water group. Based on the results of the study it can be concluded that the type of hot water springs in the study area is chloride with one of the hot springs included in the immature water group, namely EPU-1 hot water spring station, while two hot water spring stations, such as EPU-2 and EPU-3 stations cannot plotted due to the high levels of Mg at that station.
PERENCANAAN PIT JANGKA MENENGAH BERDASARKAN UPDATE SURVEI PADA PIT 3 SELATAN PT TUBINDO PROVINSI KALIMANTAN UTARA A. S. Munir; A. B. Thamsi; R. M. Ismail; H. Anwar; M. H. Wakila
Jurnal Pertambangan Vol 7 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i2.1570

Abstract

Rancangan desain tambang memudahkan dalam mencapai target produksi yang diinginkan dan memberikan gambaran mengenai rencana kemajuan penambangan pada suatu periode waktu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merancang desain pit penambangan, desain sequence penambangan, dan menghitung nilai stripping ratio. Desain pit dirancang berdasarkan rancangan pit jangka menengah dengan target produksi 50.000 ton perbulan dan nilai stripping ratio yang ditetapkan perusahaan yaitu 4 : 1. Parameter yang digunakan sebagai pertimbangan pemilihan desain yang optimal adalah volume yang didapatkan dan nilai SR (stripping ratio). Volume yang diperoleh yaitu volume overburden dan volume batubara. Desain yang dibuat untuk rancangan sequence penambangan pit utara Bulan Juni dan Agustus mendapatkan overburden 683.548,31 BCM dan batubara 174.337,10 ton dengan stripping ratio 3,92 : 1. Untuk Bulan September dan Oktober jumlah overburden 601.121,13 BCM dan batubara 153.423,41 ton dengan stripping ratio 3,98 : 1 sedangkan Bulan November dan Desember jumlah overburden 346.021,89 BCM dan batubara 117.562,21 ton dengan stripping ratio 2,95 : 1 dengan luas yang akan ditambang mencapai 11,86 ha. Cadangan batubara yang diperoleh sesuai dengan design pit limit sebesar 445.322,72 ton, material penutup sebesar 1.693.691,33 BCM, dan luas 11,68 Ha. Sehingga diperoleh nilai stripping ratio yaitu 3,68 : 1. Berdasarkan hasil tersebut, cadangan batubara dan nilai stripping ratio yang diperoleh telah memenuhi target produksi jangka menengah dan desain pit layak untuk dilakukan penambangan.
Geochemical Characterization of Silica Sand in the Sidenreng Rappang Area Based on X-Ray Diffraction Analysis and X-Ray Fluorescence Analysis Suriyanto Bakri; Muhammad Anas; Muhamad Hardin Wakila; Citra Aulian Chalik
Journal of Geology and Exploration Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Geology and Exploration, June 2023
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jge.v2i1.36

Abstract

Silica sand is one of the mineral materials whose presence in nature is very abundant and can be utilized in various applications, but this material is still mixed with other elements. In the chemical element on the periodic table silica is symbolized (Si). The purpose of this study was to determine the types of minerals present in silica sand and to determine the percentage of silica sand mineral content. The research location is in the area of ​​Sidenreng Rappang Regency, Sidrap is a district in South Sulawesi Province, Indonesia. This research method uses XRD and XRF analysis methods. From the results of research on minerals contained in silica sand, among others, Albite and pyroxene. With mineral content that predominates in silica sand, among others, the albite mineral from sample 1 is 23.2%, sample 2 is 32.2% and sample 3 is 13.5% while the Pyroxene mineral from sample 1 is 17.6%. , sample 2 of 13.5% and sample 3 of 17.0%.
Alteration and Mineralization in the Coppo Village, Barru District, South Sulawesi Province Muhamad Hardin Wakila; Nurliah Jafar; Agung Fiqriansyah
Journal of Geology and Exploration Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Geology and Exploration, June 2023
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jge.v2i1.50

Abstract

Hydrothermal alteration can be used to interpret and identify undiscovered mineralization, and can lead to the discovery of such mineralization. In the research area, it was found that there were outcrops that were altered with the physical characteristics of weathered outcrops. The research location is in the Camba Formation of Volcano Rock Members, and there are indications of sulfide mineralization, megascopically this study took 3 (three) alteration samples, selected based on the differences in color and texture of the rocks found. Samples we reanalyzed to determine alteration mineral assemblages using petrographic and XRD analysis methods, then to determine the type of alteration in sulfide deposits in the study area using the classification by Corbett and Leach, 1996. The results of the petrographic analysis showed that sample 1 consisted of chlorite, epidote, quartz and mineral assemblages. opaque minerals, sample 2 consists of plagioclase minerals, kfeldspar, clay minerals and quartz, sample 3 consists of epidote minerals, calcite and opaque minerals. The results of the XRD analysis showed that sample 1 consisted of the minerals quartz, chlorite, epidote and pyrite, sample 2 consisted of the minerals kaolinite, illite and pyrite, sample 3 consisted of the minerals quartz, chlorite, dolomite, epidote and auricuprite. The results of the analysis of alteration minerals assemblages were classified using Corbett and Leach, 1996 and it was found that the types of alteration in the research area were propylitic and argillic alteration types.
ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE CIRCULAR, STUDI KASUS: DAERAH TANJUNG PALAS TENGAH, KALIMANTAN UTARA M. H. Wakila; Anshariah .; A. F. Heriansyah; K. Idris
Jurnal Pertambangan Vol 7 No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i3.1586

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumberdaya alam berlimpah, satu satunya adalah batubara. Untuk mengetahui jumlah sumberdaya batubara diperlukan metode estimasi yang sesuai dengan karakteristik endapan batubara, sehingga dipilih Metode Circular. Pada penelitian-penelitian sebelumnya yang mengkaji tentang estimasi sumberdaya menggunakan Metode Circular hanya difokuskan pada kondisi geologi sederhana dan daerah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Namun belum ditemukan penggunaan Metode Circular untuk mengestimasi sumberdaya batubara di daerah Kalimantan Utara dengan kondisi geologi moderat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan arah sebaran batubara dan mengestimasi sumberdaya batubara di daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk mengestimasi sumberdaya batubara adalah Metode Circular. Metode Circular adalah metode dengan bentuk lingkaran dengan radius lingkaran merupakan jarak informasi terluar sebagai batas (area of influence) sesuai dengan ketetapan SNI 5015:2011. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kondisi geologi daerah penelitian dikategorikan ke dalam kondisi geologi moderat. Hal ini bisa dilihat dari aspek sedimentasi yaitu ketebalan lapisan cukup bervariasi, dan kesinambungan lapisan batubara sampai ratusan meter. Aspek tektonik menunjukkan adanya sesar namun cukup jarang, lapisan terlipat sedang, dan kemiringan sedang. Kualitas batubara di daerah penelitian cenderung bervariasi. Dapat disimpulkan bahwa arah sebaran batubara berarah tenggara-barat laut N 325° NE dan nilai dip sebesar 25°. Jumlah sumberdaya batubara terukur adalah 1.293.358,982 ton, sumberdaya batubara tertunjuk adalah 2.931.825,371 ton, serta sumberdaya batubara tereka adalah 7.196.119,244 ton.
ANALISIS MINERAL BIJIH, PARAGENESIS, DAN TEKSTUR ENDAPAN MANGAN DI DESA TEBBA KECAMATAN SALOMEKKO KABUPATEN BONE Wakila, Muhamad Hardin Wakila; Harwan; Iqbal Rustam, Muhammad
KURVATEK Vol 8 No 2 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekitar 92% konsumsi mangan secara global berkaitan langsung dengan industri baja dan sisanya digunakan dalam aplikasi nir besi seperti baterei sel kering, bahan pewarna dan industri kimia lainnya. Provinsi Sulawesi Selatan memiliki potensi sumberdaya mangan yang tersebar di beberapa Daerah, Namun belum ditemukan penelitian tentang potensi mangan di Kab. Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, yang mana di Desa Tebba, Kec. Salomekko, Kab. Bone ditemukan singkapan batuan pembawa mangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mineral bijih dan asosiasi, menentukan tekstur dan paragenesis dari endapan mangan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengambilan sampel, analisis Mineragrafi dan Mineral bijih yang ditemukan yaitu Pyrochorite, Pyrolusit, dan Rhodocrosite. Untuk mineral asosiasi yang ditemukan yaitu: kuarsa, albit, aragonit, klorit, arsenopirit, dan kalkopirit. Tekstur endapan mangan yaitu, tekstur Replacement dan Intergrowt. Paragenesis endapan mangan yaitu Pyrolusit tahap 1 Intergrowt tahap 2 Intergrowt. Rhodonite tahap 1 tidak ada, tahap 2 Replacement. Rhodochrosite tahap 1 Intergrowt, tahap 2 Replacement.
Landslide Susceptibility Mapping using Geographic Information System (GIS) and Remote Sensing Data in North Luwu, South Sulawesi Province, Indonesia Chalik, Citra Aulian; Wakila, Muhamad Hardin; Jafar, Nurliah; Nurhawaisyah, Sitti Ratmi; Firdaus; Heriansyah, Andi Fahdli
Journal of Geology and Exploration Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Geology and Exploration, December 2023
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jge.v2i2.115

Abstract

Climate, topography, and rock conditions in Indonesia are relatively diverse, both physical and chemical, these conditions can cause adverse consequences such as floods, landslides, forest fires, and droughts. The Information from Volcanology and Geological Disaster Mitigation on Monday, July 13, 2020, flash floods and flow of debris due to landslides have occurred in Masamba and Baebunta, North Luwu, South Sulawesi Province. The purpose of this paper is to map the distribution of landslide susceptibility area using remote sensing and GIS data. The Method used to analyze the landslide susceptibility estimation model refers to the Indonesian Center for Agricultural Land Resources Research and Development (ICALRD). The parameters used in this model are rainfall, soil type, rock type, slope, land use, and land movement. The ICALRD Landslide Susceptibility Estimation Model in study area shows that there are three classes of landslide susceptibility, such as low, medium, and high susceptibilities. There are six subdistricts which are in medium to high landslide susceptibility, and the others are low to medium landslide susceptibility. The locations of landslides and flash floods that occurred in Masamba and Baebunta indicate areas with medium to high landslide susceptibility.
Co-Authors A. F. Heriansyah A. S. Munir Abdul Salam Munir Agung Fiqriansyah Agus Ardianto Budiman Alam Budiman Thamsi Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Alfian Nawir Andi Fadhli Heriansyah Andi Fadli Heriansyah Andi Fahdli Heriansyah Annisa Annisa Annisa Annisa Anshariah . Anshariah Anshariah Anshariah, Anshariah Arif Nur Warkito Arif Nurwaskito Arifin, Mubdiana Aulia, Rizky Nurul Awalludin, Nur Bakri, Hasbi Bakri, Suriyanto Chalik, Citra Aulian Citra Aulian Chalik E. P. Umar F. N. Yusuf Fahirah, Fiki Firdaus Firdaus F Firdaus Firdaus Firdaus, Muh. Aryan Firman Nullah Yusuf Fitria, Ade Nurul Gouw, Jihan Fitri Ramdita Putri H. Anwar Habibie Anwar Harwan Harwan Harwan, Harwan Herman, Nurhaedah Idris Juradi, Muhammad Ikhsan, Abdul Imran Imran Iqbal Rustam, Muhammad Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamal Rauf Husain Jamaluddin . Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin K. Idris Khadijah Rezkiani Tamar Maria . Maria Maria Miftah Farid Moh Salman Said Muhaimin, Al Muhammad Anas Muhammad Aswadi Muhammad Ikra Rambu Nawir, Alfian Nompo, Supardin Nur Asmiani Nurhawaisyah, Sitti Ratmi Nurhawaisyah, Sitti Ratmi Nurliah Jafar Nurliah Jafar, Nurliah Permatasari, Maya Pongkessu, Agriani Prasetyawati Umar, Emi R. M. Ismail Rahma, Kismu Rizky Nurul Aulia Rizky Nurul Aulia Romla Noor Hakim Saleh, Muh. Iqbal Sitti Ratmi Nurhawaisyah Syam, Nur Ilahi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsul Bakhri Tamar, Khadijah Rezkiani Windawati Windawati, Windawati Zulkifli Zulkifli