p-Index From 2021 - 2026
9.484
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Keperawatan Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Belitung Nursing Journal Jurnal Keperawatan Silampari Nursing Current : Jurnal Keperawatan Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) The Indonesian Journal of Infectious Diseases Media Keperawatan Indonesia Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Riset Kesehatan Nasional Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Nursing Sciences Journal MAHESA : Malahayati Health Student Journal Nursing Information Journal JRKN Journal of Nursing Science Update DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Merdeka JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Medika Usada Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JRKN

DEPRESI DAN STIGMA TB DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS PARU Vika Endria; sri yona
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.89 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.151

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru dapat menimbulkan penurunan terhadap kualitas hidup pasien TB Paru. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut adanya depresi yang dialami pasien TB Paru akibat proses penyakit dan stigma negatif terhadap penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dan stigma dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalam penelitian ini adalah pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT di poli paru RSUP Persahabatan. Teknik pengambilan sampling yang digunakan teknik concecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Data dianalisis dengan uji analisa univariat dan bivariat, hasil uji bivariat menggunakan pearson menunjukan hasil  p = 0,000 (p < 0,05) Berdasarkan hasil tersebut terdapat adanya hubungan adepresi dan kualitas hidup serta stigma dan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru. Hasil penelitian tersebut direkomendasikan untuk melakukan deteksi dini depresi dan stigma pada pasien poliklinik oleh perawat.
EFEKTIFITAS MANDI CHLORHEXIDINE GLUCONATE TERHADAP PENURUNAN ANGKA KEJADIAN HAIs: LITERATURE REVIEW Tia Atnawanty; Sri Yona; Riri Maria
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2630.072 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.234

Abstract

INTISARI : Latar Belakang: Insiden Health-care Associated Infections (HAIs) atau infeksi yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan di dunia semakin meningkat sehingga menyebabkan morbiditas, mortalitas, dan biaya tinggi bagi rumah sakit. Klorheksidin glukonat sebagai antiseptik dengan aktivitas antimikroba spektrum luas telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian sebagaiABSTRAKLatar belakang: Penyakit infeksi di fasilitas kesehatan atau disebut juga Healthcare Associated Infections (HAIs) menjadi masalah besar yang masuk ke rumah sakit karena dapat meningkatkan angka morbiditas (kesakitan), angka mortalitas (kematian) dan menambah biaya perawatan yang besar bagi rumah sakit. Chlorhexidine gluconate sebagai antiseptik dengan aktivitas antimikroba spektrum luas merupakan komponen penting dalam pencegahan infeksi. Rutinitas mandi harian di perawatan kritis dan intensif dan mandi sebelum operasi dengan sabun Chlorhexidine gluconatetelah menurunkan infeksi aliran darah, infeksi daerah operasi dan akuisi organisme patogen berbahaya dan resisten yang terdapat di rumah sakit. Namun karena belum konsistennya hasil penelitian terkait hal ini, akibatnya mandi Chlorhexidine belum dilakukan secara universal sebagai prosedur tetap dan masih menyisakan sampai sekarang. Kajian literatur ini bertujuan untuk menilai efektifitas mandi Chlorhexidine gluconate terhadap penurunan kejadian infeksi yang berkaitan dengan kesehatan dan mikroorganisme penyebabnya.Metode: Penulis melakukan pencarian literatur dengan mengumpulkan beberapa artikel terindeks yang berhubungan dengan topik yang diangkat menggunakan database seperti Clinical key, Elsevier, ProQuest , dan ScienceDirect dengan kata kunci chlorhexidine gluconate, chlorhexidine bathing, health care related infeksi .Hasil: Dari 3871 artikel umum, dilakukan penyaringan menjadi 269 artikel yang terkait, dikumpulkan sebanyak 16 artikel yang sesuai dengan topik dan 8 artikel yang sesuai kriteria sebagai bahan kajian literatur.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa mandi dengan Chlorhexidine gluconate secara rutin penerapan “ bundles ” pencegahan dapat menurunkan prevalensi mikroorganisme berbahaya termasuk kuman patogen yang resisten terhadap antimikroba, namun efektifitas biaya, integritas kulit dan resistensi tetap harus. Kata kunci: chlorhexidine gluconate, mandi chlorhexidine, infeksi terkait perawatan kesehatan ABSTRAKLatar Belakang: Infectious diseases in health facilities also known as Healthcare Associated Infections (HAIs) are major problem facing hospitals because they can increase morbidity rates (pain), mortality rates (deaths) and increase the cost of care for hospitals. Chlorhexidine gluconate as an antiseptic with broad spectrum antimicrobial activity is an important component in infection prevention. Daily bathing routine in critical or intensive care and pre-surgery showers with Chlorhexidine soap have reduced bloodstream infections, surgical area infections and the acquisition of harmful and resistant pathogenic organisms found in hospitals. However, due to the inconsistency of research results related to this matter, as a result chlorhexidine bathing has not been done universally as a permanent procedure and still leaves debate until now. This literature review aims to assess the effectiveness of chlorhexidine gluconate baths in reducing the incidence of infections related to health services and their causative microorganisms. Metode: Penulis melakukan pencarian dengan mengumpulkan beberapa artikel terindeks yang berhubungan dengan topik yang diangkat dari beberapa database seperti Clinical keys, Elsevier, ProQuest dan ScienceDirect dengan kata kunci chlorhexidine gluconate, chlorhexidine bathing, perawatan kesehatan terkait infeksi .Hasil: Dari 3871 artikel umum yang disaring menjadi 269 artikel terkait, didapatkan sebanyak 16 artikel yang sesuai dengan topik dan 8 artikel yang memenuhi kriteria sebagai bahan studi literatur.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa mandi dengan klorheksidin glukonat secara rutin dengan aplikasi “bundel” pencegahan infeksi dapat menurunkan prevalensi mikroorganisme berbahaya termasuk patogen resisten antimikroba, namun pertimbangan efektivitas biaya, integritas kulit, dan resistensi tetap harus diperhatikan. Kata kunci: klorheksidin glukonat, mandi klorheksidin, infeksi terkait perawatan kesehatankomponen tant dalam pencegahan infeksi di unit perawatan pasien. Salah satunya dengan rutinitas mandi sehari-hari di ruang perawatan kritis / intensif dan mandi sebelum operasi dengan sabun klorheksidin telah mengurangi infeksi aliran darah, infeksi area operasi dan didapatnya organisme patogen berbahaya dan resisten yang terdapat di rumah sakit. Namun karena ketidakkonsistenan hasil penelitian terkait hal tersebut, akibatnya mandi klorheksidin belum dilakukan secara universal sebagai prosedur permanen dan masih menyisakan perdebatan hingga saat ini. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menilai keefektifan mandi klorheksidin glukonat dalam mengurangi kejadian infeksi yang berkaitan dengan layanan kesehatan dan mikroorganisme penyebabnya.Metode: Metode yang digunakan adalah penelusuran literatur baik nasional maupun internasional yang dilakukan dengan menggunakan database Clinical keys, Elsevier, ProQuest, dan lain-lain.Hasil: Dari hasil pencarian diperoleh sebanyak 22 artikel terkait yang dijadikan studi literatur.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa mandi dengan klorheksidin glukonat secara rutin dengan aplikasi “bundel” pencegahan infeksi dapat menurunkan prevalensi mikroorganisme berbahaya termasuk patogen resisten antimikroba, namun pertimbangan efektivitas biaya, integritas kulit, dan resistensi tetap harus diperhatikan.
Co-Authors Addawiah, Rabiatul Adha, Alfi Kurnia Agung Waluyo Ahmidati, Afiif Ainur & Moch.Achwandi, Ika Alandia, Alandia Allenidekania Allenidekania Amelia Ganefianty Anastania, Yeane Anggri Noorana Zahra Arief Andriyanto Aries Sulaiman Arifiati, Mulida Arisdiani, Triiana Arisdiani, Triiana Armunanto, Anung Widi Astuti Yuni Nursasi Atnawanty, Tia Bambang Budi Siswanto Bambang Wispriyono Chaterina Janes Pratiwi Dahlia, Debie - Debbie Dahlia Dewi Gayatri Dewi Irawaty Dewiyanti Toding Dikha Ayu Kurnia Edianto Edianto Edianto Edianto Edis Mari Eko Edy Soesanto Effita Piscesiana Elly Nurachmah Elysabeth Sinulingga Elysabeth Sinulingga Endria, Vika Enggarwati, Pandan Enny Virda Yuniarti Etty Rekawati Eusabius Separera Niron Fatoni, Mukhamad Firman Firman Fransiska Kurniati Natul Gde Yasa Antarika Handayani, Wita Hasibuan, Riska Eka Fatma Herdiana, Dian Herdiana, Dian Herdiana Herliana , Rini Hesti Rahayu Himmatul Khaira Huda , Khoirul I Gd. Nym Ardi Supartha I Made Kariasa I Putu Adi Suryawan Ikhda Ulya, Ikhda Ina Martiana Isnaeni Nur Khayati Iswanto Iswanto jamilah, mimi Jelang, Destya Wenny Juita, Juita Khumaidi Khumaidi Komang Noviantari Krisna Yetti Kurnianingsih, Neniek Liya Arista Maria Syelvrida Tumina Maria, Riri Maria, Riri Masfuri - Meisa Ndari, Arni Budi Melawati, Wati Meta Agil Ciptaan Muh Abdul Rozaq Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Fikri Indra, Muhammad Fikri Mulida Arifiati Mulida Arifiati Mustikasari Mustikasari Nana Rochana, Nana Natul, Fransiska Kurniati Nia Khusniyati Nirwanto K. Rahim Novarita, Maria Devi Nurdahlia Nurdahlia Parman, Dewy Haryanti Prasetyanto, Deny - Rahmat Kurniawan Ratna Aryani Ratna Aryani Ratna Sitorus Regina Situmorang Reptes, Puteri Hirika Riri Maria Rita Ismail Rizal, Imam Kurniawan S., Chiyar Edison Santa Manurung Sari, Mulat Senja Paramita Sidik Awaludin Sitti Shoimatul A Sofa, Ibnu Sri Endah Handayani Sri Wirayuni Ni Luh Putu SUKARMIN Sukarmin Sukarmin Sukarmin Syafa'atun Mirzanah Syafdewiyani Syafdewiyani Syafdewiyani, Syafdewiyani Tia Atnawanty Titi Sulastri Tony Suharsono, Tony Triani Banna Tris Eryando Tris Yonado Tumina, Maria Syelvrida Tuti Herawati Vika Endria Vika Endria Waluyi=o, Agung Wanto Juli Silalahi Wardin, Rany Novia Wirastiningtyas, Shendika Yati Afiyanti Yudi Elyas Yulia Yulia Yuliasih Yuliasih Yunisar Gultom