Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Pojok Baca Melalui Implementasi Gerakan Nasional Gemar Membaca bagi Masyarakat Kampung Poncowati Mudaim; Suci Ayu Putri; Widya Nurwani; Elisa Anindita; Marsela
KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 1 No 2 (2021): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.718 KB) | DOI: 10.56359/kolaborasi.v1i2.39

Abstract

Background: Creating a reading corner at the Village Hall in realizing government programs, especially the national library in carrying out the reading fondness movement, the Poncowati Village community service group established and facilitated a reading corner service that provided various types of books to be used as public reading material. The books were obtained as a grant from the people of Kampung Poncowati and there are 120 titles available consisting of various fields of education, health, agriculture, fisheries, economics, social, culture, religion, and so on. In managing the reading corner, books are still not in accordance with the needs of the community so that public interest in visiting the Reading Corner is still lacking. Therefore, a solution is needed to overcome this problem through a national program for reading fondness. The national movement for reading fondness is one of the means in realizing a dedicated, clean, orderly and united Indonesia. Through reading materials, there is a lot of information related to character messages that have the potential to change the mindset of the Indonesian people for the better in order to advance and educate the Indonesian people. Objective: Increase public awareness in rearranging the Reading Corner to attract reading interest in the people of Kampung Poncowati. Method: This program is implemented through methods of education and training, mentoring, dedication and guidance towards a clean, orderly, mutual cooperation, and service to Indonesia which is expected to be sustainable through the awareness of relevant parties, especially the government and regional libraries in paying attention to village library facilities and infrastructure. which has potential. in realizing the national program of the mental revolution-based reading movement. Through socialization activities for the mental revolution movement through empowerment Results: The implementation of the core program of Establishing the Reading Corner of Poncowati Village went smoothly because of the enthusiasm of the community to visit the Reading Corner of Poncowati Village starting from children, teenagers to adults.
Spiritual Care pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) untuk Mencegah Persepsi Citra Diri Negatif Tia Setiani; Eneng Linda Andriyan; Dewi Fitriani; Rahmania Abdan; Fany Syarifah Mudaim; Intan Niki Widyanisya; Iqmal Noor Alwadhy
KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2 No 3 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.98 KB) | DOI: 10.56359/kolaborasi.v2i3.111

Abstract

Introduction: Prevent the perception of negative self-image in people lived with HIV/AIDS (PLWHA) and increase positive self-image. The method used is by providing education through the Telenursing method. The final result achieved in this community service is to prevent the perception of negative self-image in PLWHA. Objective: Implementation of spiritual care for PLWHA to prevent the perception of negative self-image. Method: This community service uses an educational method that is carried out by telenursing. Researchers used observation sheets as a pre-implementation evaluation in the form of a scale of knowledge, perceptions, beliefs, moral views, beliefs, and attitudes. Telenursing is the use of technology as a method of providing long-distance health services so that patients and nurses do not need to meet face-to-face. This community service research is divided into 4 stages. Namely Environmental surveys and targets, Preparation of facilities and infrastructure, Implementation of community service education, and Evaluation. This activity was attended by 10 respondents under the auspices of the association of HIV/AIDS prevention activities in Ciamis Regency. Result: The results of spiritual care for PLWHA to prevent the perception of negative self-image as a form of implementing community service for 10 PLHAs in the Ciamis district show that it does not provide significant results because there are other inhibiting factors such as support and negative community stigma in the community. people living with HIV. Conclussion: Spiritual care has a positive impact on various parties, especially people with HIV/AIDS. Improved self-image is not only created from internal factors but must also be supported by various parties. Community service activities held regarding spiritual care for people with HIV/AIDS to prevent the perception of a negative self-image received a good response from PLWHA.
Pengaruh Layanan Penguasaan Konten terhadap Kesiapan Belajar Hadi Pranoto; Mudaim Mudaim; Ervina Gesti Anggraini
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 2 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v3i2.2346

Abstract

Kesiapan belajar merupakan suatu kondisi seseorang untuk memulai proses belajar agar ilmu yang diperoleh dapat dengan mudah dipahami danmasukdalamotak. Menurut Djamarah (2002: 35): „‟kesiapan belajar merupakan kondisi diri yang telah dipersiapkan untuk melakukan suatu kegiatan. Tujuan dalam penelitian yang ingin dicapai adalah, untuk mengetahui pengaruh positif layanan penguasaan konten terhadap kesiapan belajar peserta didik SMP Muhammadiyah 1 Pekalongan Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksperimen dengan One Group Pre-test-Post-test Design. Populasi penelitian sebanyak 30 orang.Sampel penelitian berjumlah 20 orang dengan menggunkan teknik purposive sampling.Instrumen dalam pengambilan data menggunakan angket. Analisi data yang digunakan yaitu uji t. dengan hasil yang diperoleh thitung = 28,008 sedangkan ttabel =1,724 dari signifikan ( ) sebesar 0,05, selain itu diketahui bahwa terjadi peningkatan skor pre-test sebesar 134,25 dan post-test sebesar 150,6 sehingga terjadi peningkatan skor sebanyak 38,95. Hal ini menunjukan bahwa bimbingan kelompok berpengaruh terhadap kesiapan belajar.Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh layanan penguasaan konten terhdap kesiapan belajar peserta didik SMP Muhammadiyah 1 Pekalongan Lampung Timur Tahun pelajaran 2020/2021
Langkah-langkah Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok secara Daring untuk Membantu Peserta Didik Mengenali Potensi Diri Mudaim Mudaim; Hadi Pranoto; Komang Nitasari
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 2 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v3i2.2352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Langkah-langkah Pra pelaksanaan, Pelaksanaan, dan Pasca pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara daring untuk membantu peserta didik mengenali potensi diri kelas X SMA Negeri 1 Kotagajah Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif. Subjek data adalah guru BK serta peserta didik. Data yang diperoleh peneliti melalui wawancara langsung dan tidak langsung, serta mengunakan observasi dengan mengunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Analisis data dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan atau verikfikasi. data dapat diuji dengan cara perpanjangan keikitsertaan, triangulansi sumber data, dan triangulansi metodelogi (observasi dan wawancara). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah langah-langkah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara daring untuk membantu peserta didik mengenali potensi diri kelas X dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap pra pelaksanaan layanan, tahap pelaksanaan layanan, dan tahap pasca pelaksanaan layanan. Untuk evaluasi hasil pasca layanan yang sudah dilakukan maka didapat hasil bahwa pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Secara daring untuk membantu peserta didik mengenali potensi diri, jika dibuat angka peserta didik yang sudah mampu mengenali potensi diri yang dimiliki sekitar 50%, hal tersebut dikarenakan masi terdapat peserta didik yang belum mampu mengenali jenis-jenis potensi diri yang dimiliki dengan baik, selain itu diperlukanya faktor pendukung keberhasilan layanan dari peserta didik dalam mengenali potensi diri yang dimiliki serta diperlukanya upaya baik dari peserta didik ataupun dari guru Bimbingan dan Konseling, Selain itu dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok secara daring terdapat hambatan yang ditemukan seperti terkendala oleh sinyal /jaringan, kuota atau paket data dari anggota kelompok.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN RESILIENSI PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 BATANGHARI LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Mudaim Mudaim; Karwono Karwono; Nanda Agustina
Counseling Milenial (CM) Vol 1 No 1 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara konsep diri denganresiliensi peserta didik SMA Negeri 1 Batanghari Lampung Timur tahun pelajaran 2019/2020.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi. Populasi penelitian ini sebanyak 216 pesertadidik. Sampel penelitian berjumlah 43 peserta didik dengan menggunakan teknik simple randomsampling. Instrument dalam pengambilan data menggunakan metode angket atau kuisioner modelskala likert. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasional dengan menggunakan rumusproduct moment. Berdasarkan hasil perhitungan analisis penelitian hubungan antara konsep diridengan resiliensi peserta didik SMA Negeri 1 Batanghari Lampung Timur yang telah dilakukandengan menggunakan rumus corelation product moment diperoleh taraf signifikan 5%.Dengan df =n-2 = 41 pada taraf signifikansi 5%, diperoleh rtabel sebesar 0.3008 Maka rhitung> rtabel atau 0,59>0,3008, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubunganyang signifikan antara konsep diri dengan resiliensi peserta didik SMA Negeri 1 BatanghariLampung Timur tahun pelajaran 2019/2020.
Kerjasama Antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan Wali Kelas dalam Mengatasi Perilaku Bullying Mudaim Mudaim; Eis Fitria Lestari
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1060

Abstract

Bullying merupakan salah satu kenakalan remaja yang biasanya terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini perlu mendapat perhatian dari guru dan komponen sekolah lainnya dalam mengangani permasalahan terkait bullying Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kerjasama antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan Wali Kelas dalam mengatasi bullying peserta didik SMP Negeri 1 Trimurjo Tahun Pelajaran 2018/2019”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan metode observasi. Metode wawancara dipergunakan untuk menemukan data yang akurat dari subyek penelitian terkait dengan kerjasama antara guru Bimbingan dan Konseling dan wali kelas dalam mengatasi perilaku bulying peserta didik. Sedangkan yang peneliti wawancarai adalah guru Bimbingan dan Konseling dan wali kelas di SMP Negeri 1 Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan dari hasil analisis diketahui bahwa perlaku bullying yang dilakukan oleh peserta didik, masih tergolong ke dalam bullying ringan. Untuk mengatasi perilaku bullying peserta didik tersebut sebaiknya diperlukan hubungan kerjasama yang bersinergi antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan wali kelas dalam mengatasi perilaku bullying peserta didik.
Pengembangan Media Audio Visual dengan Konsep Film Bimbingan Konseling Sebagai Layanan Orientasi Mudaim Mudaim; Achmad Irfan Muzni; Hari Setiawan
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1808

Abstract

Tujuan pengembangan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media audio visual dengan konsep film bimbingan konseling sebagai layanan orientasi yang memuat cerita dan permasalahan yang sering muncul pada peserta didik zaman milenial. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Mix Metode yaitu data kualitatif dari hasil saran dan masukan oleh validasi ahli, kemudian data kuantitatif dari hasil skor penilaian validasi ahli dan respon peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE: analisis, desain, development dan evaluasi. Hasil penelitian pengembangan ini: 1) Menghasilkan Media Audio Visual dengan Konsep Film Bimbingan Konseling Sebagai Layanan Orientasi di Sekolah, 2) Media Audio Visual yang dikembangkan sudah mendapatkan penilaian dengan kategori “Sangat Layak” yang diantaranya sebagai berikut: a) hasil validasi ahli media terhadap media audio visual memperoleh skor 84,14% dengan kategori “Sangat Layak”, b) hasil validasi ahli materi terhadap media audio visual memperoleh skor 87,68% dengan kategori “Sangat Layak”, c) hasil validasi ahli bahasa terhadap media audio visual memperoleh skor 87,27% dengan kategori “Sangat Layak”, d) hasil validasi ahli praktisi terhadap media audio visual memperoleh skor 84,14% dengan kategori “Sangat Layak”, e) hasil penilaian respon peserta didik memperoleh skor 86,66% dengan kategori “Sangat Layak”.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membantu Meningkatkan Mengelola Emosi Peserta Didik yang Orang Tuanya Broken Home Mudaim Mudaim; Agus Wibowo; Putu Wina Meilani
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1811

Abstract

In this study, the focus of research is directed at the role of guidance and counseling teachers in helping students improve emotional management. Based on the focus of the problem above, the formulation of the research problem is: How is the emotional management of students whose parents are broken homes? What is the role of BK teachers in helping to improve the ability to manage emotions in students whose parents are broken homes? This research method uses qualitative research with descriptive research type. The presence of researchers as research data collectors as well as analyze data. The instrument in this study used interview sheets, observations, and documentation. Data analysis used descriptive inductive data analysis. The results of this study concluded that: Management of students' emotions before the role and intervention of guidance and counseling teachers, the condition of emotional management was still less than optimal. This is marked by students who have not been able to overcome the volatile emotions within themselves, are less able to control emotions, still have negative thoughts, stress, and withdraw from association. The role of the guidance and counseling teacher in helping to improve the emotional management of students is that the guidance and counseling teacher always acts as a guide, counselor, friend, advisor, and motivator for students. Through this role, the emotional management of students slowly improves well.
Konseling Kelompok dengan Teknik Assertive Training terhadap Asertifitas I Made Ugu Sudaryanto; Satrio Budi Wibowo; Mudaim Mudaim
Counseling Milenial (CM) Vol 4 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v4i1.3138

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Positif Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Assertive Training terhadap asertifitas pada Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Metro Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan disain penelitian kuantitatif eksperiment dengan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian sebanyak 40 peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 8 orang dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu skala.Analisis data yang digunakan yaitu independent samples test. Hasil perhitungan diperoleh hasil perhitungan t= 8.387 (p = 0,00).Selain itu dketahui Pada kelompok kontrol yang tidak diberikan treatment mengalami peningkatan3% berbeda dengan kelompok eksperimen yang diberikan treatment mengalami peningkatan 37%. Kesimpulanya pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh layanan konseling kelompok teknik assertive training terhadap asertifitas peserta didik SMA Negeri 4 Metro tahun pelajaran 2019/2020. Saran sebaiknya Untuk guru Bimbingan dan Konseling sebaiknya mengadakan kegiatan dengan menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training secara rutin untuk meningkatkan asertifitas peserta didik, dan dapat memecahkan berbagai masalah lain pada umumnya.
Pelaksanaan Bimbingan Belajar Calistung di Era Pandemi Covid-19 Mudaim Mudaim; Agus Wibowo; Tyas Sasmita Louisky
Counseling Milenial (CM) Vol 4 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v4i1.3143

Abstract

Pembelajaran saat pandemi banyak mengalami kendala dan pada akhirnya menimbulkan beberapa permasalahan, khususnya untuk peserta didik.Terutama untuk peserta didik kelas I, II, dan III sekolah dasar.Banyak peserta didik yang mengalami keterlambatan dalam kemampuan Calistung atau membaca, menulis, dan berhitung. Melaksanakan salah satu program tambahan di luar jam pelajaran akademik sekolah adalah salah satu alternatif kegiatan yang dapat diupayakan untuk mengatasi masalah tersebut. Melakukan penjaringan lalu membentuk kelompok belajar adalah tahap perencanaan pertama.Melakukan program bimbingan belajar calistung dengan membentuk kelompok belajar dengan teknik klasikal dirasa dapat mengembalikan semangat belajar peserta didik sekaligus mampu meningkatkan kemampuan calistung peserta didik.Pelaksanaan bimbingan belajar Calistung dibimbing oleh wali setiap kelas secara tatap muka dan tetap menjaga protokol kesehatan.
Co-Authors Abu, Ardillah Achmad Irfan Muzni Afifah Zahra Cahyani Agus Wibowo Agus Wibowo Akbar, Alfian Alfonsus Dea Novan Alhabsyi , Firdiansyah Alhabsyi, Firdiansyah Anisah Azzahra Aprianti, Sovi Rosita Arini, Yestina Armaichi, Ella Azizah, Selvia Nurul Azma, Azma BELARDO FARJANTOKY, BELARDO Cahyani, Afifah Zahra Citra, Sofi Aulia Danawan, Agus Darahim, Muspai Dasrieny Pratiwi, Dasrieny Dewi Fatmawati Dewi Fitriani Dian Komala Dewi Diana Pance Hestiyani Dyah Ratnawati Eis Fitria Lestari Eko Susanto EKO SUSANTO, EKO Elisa Anindita Elisa Anindita Eneng Linda Andriyan Ervina Gesti Anggraini Firdaus, Rifki Fajril Fitria, Yanti Galih Putra Linarto Hadi Pranoto Hadi Pranoto Hari Setiawan Hasriani Hasriani, Hasriani Hotman P Simanjuntak I Made Ugu Sudaryanto Idyana Adha Ilham Aziz Aryoso Intan Niki Widyanisya Iqmal Noor Alwadhy Karwono Karwono Khasanah, Nurfayatun Komang Nitasari Kurnia Sari, Selda Ika Ladiva, Hasmai Bungsu Lopen, L Leonotus Maharama, Afifa Zulfa Marsela Marsela Marsela Marzuki Noor Maulidia, Raisa Mega Fatimah Rosana Mochammad Arsyi Mughni Mu'in, Juhri Abdul Muhfahroyin Nadya Mutiara Rani Nanda Agustina Nelly Astimar Nurfayatun Khasanah Nurmalasari Nurmalasari Nursan Nursyam Nursyam Nurur Rohmah Oskia, Umi Pujayanti, Septa Putu Wina Meilani Rahmania Abdan Ramadhani, Tirta Samudera Rani, Nadya Mutiara RI, Putri Noveria Rifki Fajril Firdaus Risdiana - Ristiawati Rohmah, Nurur Ruslin Sabitta, Valin Rizkia Saebani, Beni Ahmad Saepudin Mashuri Sahrul Hidayat Saimima, Khosi Samintang Samintang, Samintang Satrio Budi Wibowo Selda Ika Kurnia Sari Selvia Nurul Azizah Septiani, Ana Siti Nurhaliza Siti Nurhaliza Siti Zubaidah Sofi Aulia Citra Sovi Rosita Aprianti Suci Ayu Putri Suci Ayu Putri Suci Ayu Putri A Suharno Zein, Suharno Suktomansyah, Andi Muh. Syam, Hijrah Tia Setiani Toetik Koesbardiati Tresnayadi, Budi Tri Anjar Tyas Sasmita Louisky Wahyuni, Alvina Wardoyo Wardoyo Widya Nurwani Widya Nurwani Widya Nurwani D.J Yestina Arini Yoan Darul Yuli Diniawati Yuli Diniawati Yulianti Yulianti Yuni Novitasari