Articles
The Influence of the Motor Vehicle Tax Reduction Program and Exemption of Name Transfer Duty on Taxpayer Compliance in the City of Banjararu, South Kalimantan
Subhan, Rizky;
Junaidy, Junaidy
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/neraca.v19i2.17077
Tax is a mandatory contribution that applies to every tax on tax objects and the proceeds received from the tax are handed over to the government. In essence, national development in a country is carried out by the community together with the government. The aim of this research is to determine the effect of reduced motor vehicle tax and exemption from transfer of title fees on taxpayer compliance. This research uses quantitative research based more on data that can be calculated to produce a solid quantitative assessment. With measurement using a Likert Scale. The samples in this research were 100 motor vehicle tax payers. This research questionnaire was tested using validity and reliability tests. Hypothesis testing data analysis uses multiple linear regression. Based on the results of hypothesis testing, it can be concluded that tax whitening has a positive and significant effect on taxpayer compliance. Exemption from transfer of name fees has a positive and significant effect on taxpayer compliance. And simultaneously, the variables of taxpayer whitening and exemption from transfer of name fees have a positive and significant effect on taxpayer compliance. This program can support the Banjarbaru city government to maximize revenue in the tax sector. For further research, you can use other variables in research on taxpayer compliance because in this study it only had a small effect of 41.2%, the remaining 58.8% was influenced by other variables.
Employee discipline in the city of banjarmasin: case study of employee discipline in public service review at the north banjarmasin district office
Dewi Merdayanty;
Arif Darmawan;
Syahrial Shaddiq;
Junaidy Junaidy;
Sitna Hajar Malawat
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/020233142
Employee discipline is very important in ensuring that the public services provided run efficiently and effectively. Employee discipline is not only important for the internal operational effectiveness of an organization but also has a significant impact on the quality of public services provided to the community, especially public services in North Banjarmasin District, Banjarmasin City. The purpose of this study was to determine employee discipline in improving public services in North Banjarmasin District, Banjarmasin City. The research method uses a qualitative descriptive with a case study approach. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study find (1) The discipline indicator for working time for civil servants is following the stipulated provisions, namely 37.5 hours in one week starting from Monday to Friday. (2) Disciplinary indicators for civil servant regulations are carried out under applicable procedures and all employees wear uniforms and attributes that have been determined. (3) Disciplinary indicators of civil servant work responsibilities in the use of tools and maintenance of equipment have been carried out properly, if damage occurs to the equipment, repairs are immediately carried out under established procedures
Pengaruh Dimensi E-Government Quality Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Bumbu
Muhammad Taufik Mufin;
Sitna Hajar Malawat;
Junaidy Junaidy;
Devia Hetty Hernany
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.7209
This research aims to analyze the influence of the E-Government Quality Dimension on community satisfaction with the Population and Civil Registration Services of Tanah Bumbu Regency.This research is quantitative with a correlational approach. The population in this research is all people who receive services from the Tanah Bumbu Regency Population and Civil Registration Service. The total sample was 140 people and the sampling technique used was random sampling. Data was collected through questionnaires and documentation and then analyzed using multiple linear regression.The research results show that the E-Government Quality Dimension has a positive and significant influence on community satisfaction with the Tanah Bumbu Regency Population and Civil Registration Service, both partially and simultaneously.
PENYULUHAN PROGRAM KAMPUNG IKLIM BERBASIS PELAYANAN PUBLIK BAGI MASYARAKAT BERLAHAN RAWA DI KELURAHAN SUNGAI JINGAH KOTA BANJARMASIN
Dewi Merdayanty;
Junaidy Junaidy;
Nida Pratiwi Armidina;
Dina Mariana
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12586
Program Kampung iklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementrian Lingkungan hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai wujud pelayanan publik guna melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah serta memberi pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah. Kelurahan Sungai Jingah merupakan wilayah yang sebagian besar daerahnya memiliki rawa, telah mampu melaksanakan program kampung iklim dengan meraih juara pada tingkat Utama dan mendapatkan nilai tertinggi se-Kalimantan.Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat untuk melakukan penyuluhan program kampung iklim berbasis pelayanan publik bagi masyarakat berlahan rawa di Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin.Hasil setiap indikator setelah dilaksanakan proses penyuluhan adalah Indikator tangibels dan reliability mengalami peningkatan penyuluhan, untuk indikator responsiveness mengalami penurunan terhadap tingkat kesulitan dalam menanam pohon dan mengalami peningkatan alam memberikan respon untuk pelaksanaan program kampung iklim. Pada indikator assurance mengalami peningkatan tentang perlu ditingkatkannya oleh Kelurahan Sungai Jingah untuk pelaksanaan program kampung iklim, dan peningkatan pengetahuan terhadap dampak yang akan terjadi jika tidak ada upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Sedangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pada pemahaman awal semua peserta adalah sangat baik. Pada indikator emphaty, pemahaman awal semua peserta juga sangat baik.
TEACHER- STUDENTS EDUCATIONAL COMMUNICATION: A DESCRIPTIVE STUDY IN MIN 2 BANJAR
Risa Dwi Ayuni;
Noor Afifah;
Junaidy Junaidy;
Rizki Apriliyanti
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/muallimuna.v9i2.14085
Communication is an important aspect that involves interaction between teachers and students in the hope that the message will be well received and have an impact on understanding and changes in behavior. This research aims to analyze teacher-student communication in the educational process at MIN 2 Banjar. The method used is descriptive qualitative with interviews, observation and documentation. The result shows that communication in teaching and learning activities at MIN 2 Banjar very effective with approach of epistemological, axiological, and ontologically. The second, the Laswell Model is widely used in communication process that which can flexibly change from group communication to interpersonal communication; The third, educational communication is also effective because of the teacher play varied roles like speaker, moderator, mentor, and manager.
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KELURAHAN TERINTEGRASI (SIPALUI) PADA KELURAHAN ALALAK UTARA KOTA BANJARMASIN
Hairansyah Hairansyah;
Alma Rizkia;
Junaidy Junaidy;
Beni Akhmad
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 10, No 1 (2025): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/as.v9i2.12898
Tujuan penelitin ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) dan untuk nmengetahui faktor yang menjadi kendala Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin. Untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi PALUI sebagai pelayanan administrasi di Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasi.Maka dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, dokumentasi dan observasi.Dari hasil penelitian, Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (PALUI) Pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin belum bisa dikatakan efektif. karena masih belum terpenuhinya ketiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Dilihat dari banyaknya masyarakat yang masih melakukan urusan dengan datang langsung ketempat kelurahan dari pada menggunakan aplikasi PALUI, serta belum adanya sosialisasi dari pihak kelurahan dan tidak terbiasanya masyarakat dengan aplkasi PALUI. faktor kendalanya yaitu Kurangnya mengadakan sosialisasi mengenai adanya Aplikasi Palui Oleh Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin, Kurangnya antusias masyarakat terhadap adanya Aplikasi Palui dan Masyarakat Kelurahan Alalak Utara tidak terbiasa dengan perkembangan teknologi Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan.
Kinerja Pegawai Dalam Pelaksanaan Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan
Sugiannor, Sugiannor;
Kuncoro, Decky;
Junaidy, Junaidy
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 5, No 2 (2020): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/gov.v5i2.3995
Assesment of public service rendered by the government depending on his employee performances. Performances employees in public service can be seen through some performance indicators. Indicators used to rate employees performance Sungai Tabuk sub district included, responsiveness, responsibility, and accountability. All three indicators will be used for as a basic judging the performances employees in providing public services. To answer research questions, the researcher uses a qualitative descriptive methode. Research has shown that employees performances in public services is good enough. There are a few point that make a good record in this research; 1) Staff responsibility discriminatory in rendering services; 2) Employee response to community service has been adjusted with the urgency situation; 3) Accountability of employee performance in giving service, have conformed to the applicable values and norms of society. Its intended value and norms is berelaan, bubuhan, gawi manuntung, dalas belangsar dada, and bisa-bisa maandak awak. In an effort to improve performance to achieve good public service, there are certain obstacle in particular that deal with the lack of public knowledge of the conditions to be prepared, and the undisciplined of an employee when it comes to working hours.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR FISIK DESA DALAM PERSPEKTIF OTONOMI DESA (STUDI PADA DESA BANTUIL KECAMATAN CERBON, BARITO KUALA)
Akhmad, Beni;
Fibriyanita, Fika;
Anhar, Deli;
Junaidy, Junaidy
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 9, No 2 (2024): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/gov.v9i2.7699
Pembangunan infrastruktur fisik desa memang sangat penting untuk meningkatkan kualitas desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur fisik desa merupakan prioritas utama yang di rencanakan oleh pemerintah Desa Bantuil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan perencanaan pembangunan infrastruktur fisik desa di Desa Bantuil Kecamatan Cerbon. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode diskriptif. Peneliti akan menganalisis secara kualitatif yang didapatkan berupa data dari lapangan bertujuan untuk memperoleh gambaran seutuhnya menurut pandangan peneliti saat didapatkan dilapangan. Secara umum perencanaan pembangunan infrastruktur masih terkendala dengan keuangan desa karena keuangan Desa Bantuil masih di bagi lagi dengan adanya Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Desa Bantuil merencanakan pembangunan infrastruktur dengan membuat program pembangunan infrastruktur Desa Bantuil agar mencapai target dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa pada umumnya, sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah desa dengan lebih baik. Pembangunan infrastruktur fisik desa menjadi prioritas utama dalam kegiatan desa dan rencana dalam keuangan desa setiap tahunnya. Sarana dan prasarana merupakan fokus dan tujuan dari pembangunan infrastruktur fisik desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bantuil. Kata Kunci: Pembangunan, Infrastruktur Fisik, Otonomi
Attitude Change, Respect and Empathy Konsekuensi hubungan positif dalam Komunikasi yang Efektif
Junaidy, Junaidy
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51214/bip.v1i3.351
Salah satu indikasi bahwa manusia sebagai makhluk sosial, adalah perilaku komunikasi antar manusia. Manusia tidak dapat hidup sendiri, pasti membutuhkan orang lain. Interaksi manusia dengan manusia menunjukan bahwa setiap orang memerlukan bantuan dari orang lain disekitarnya, untuk itu setiap manusia melakukan komunikasi. Komunikasi adalah proses dimana seseorang berusaha untuk memberikan pengertian atau pesan kepada orang lain melalui pesan simbolis. Komunikasi bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan berbagai media komunikasi yang tersedia. Komunikasi langsung berarti komunikasi disampaikan tanpa penggunaan mediator atau perantara, sedangkan komunikasi tidak langsung berarti sebaliknya.
IMPLEMENTASI HAK PENGEMBANGAN POTENSI PARA WARGA BINAAN DI LAPAS TERBUKA KELAS III RUMBAI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN
Junaidy, Junaidy; Ardiansah, Ardiansah;
Libra, Robert
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : ANDREW Law Center
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61876/alj.v4i1.84
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi hak pengembangan potensi para Warga Binaan di Lapas Terbuka Kelas III Rumbai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan, dan untuk menganalisis hambatan dan upaya dalam implementasi hak pengembangan potensi para Warga Binaan di Lapas Terbuka Kelas III Rumbai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.. Jenis penelitian yang digunakan oleh Peneliti adalah penelitian hukum Sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama Implementasi hak pengembangan potensi para Warga Binaan di Lapas Terbuka Kelas III Rumbai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan sudah terlaksana dibuktikan dengan adanya program manajemen pelatihan kerja dan keterampilan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rumbai. Kedua: Penghambat implementasi hak pengembangan potensi para Warga Binaan di Lapas Terbuka Kelas III Rumbai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan adalah kurangnya minat warga binaan dalam mengikuti program pembinaan menjadikan kendala dalam pelaksanaan program pembinaan karena warga binaan sebelum mereka masuk ke lingkungan Lembaga Pemasyarakatan mereka telah hidup bebas tanpa mementingkan aturan. Kurangnya sarana penunjang dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian juga menjadi faktor kendala dalam pelaksanaan program implementasi hak pengembangan potensi para Warga Binaan.