Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Journal of Education Technology

ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Hamonangan, Alexander Simamora; Sudarma, I Komang
Journal of Education Technology Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.756 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menganalisis perangkat pembelajaran pada kurikulum 2013 berupa: (1) rencana pelaksanaan  pembelajaran (RPP), (2) buku guru dan buku siswa, dan (3) lembar kerja siswa (LKS) yang diterapkan di sekolah dasar (SD) ditinjau dari aspek persiapan, proses, dan hasil. Tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan hasil analisis RPP ditinjau dari Permendikbud  RI Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dan teori desain pembelajaran, (2) mendeskripsikan hasil analisis LKS ditinjau dari pengembangan nilai-nilai karakter sebagaimana tuntutan dalam kurikulum 2013, dan (3) mendeskripsikan hasil analisis buku guru dan buku siswa ditinjau dari aspek desain pesan pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi. Instrumen yang digunakan  adalah kuesioner, pencatatan dokumen, dan wawancara. Perangkat pembelajaran dikumpulkan dengan teknik kluster sampling, yaitu mengelompokkan berdasarkan sekolah. Setiap sekolah ditentukan 6 guru dan diambil masing-masing enam silabus, enam, RPP, enam LKS, dan enam buku teks pelajaran. Dengan demikian jumlah sampel keseluruhan adalah: 18 guru, 18 RPP, 18 LKS, dan 6 buku teks pelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: persiapan dan proses yang dilakukan guru dalam membuat perangkat pembelajaran sudah sangat baik. Berdasarkan hasil analisis, RPP yang dihasilkan oleh para guru berada pada kategori baik, LKS berada pada kategori sangat kurang, dan buku teks berada pada kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROYEK UNTUK MATA KULIAH FOTOGRAFI DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNDIKSHA Simamora, Alexander Hamonangan; Sudarma, I Komang; Prabawa, Dewa Gede Agus Putra
Journal of Education Technology Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan yang dilakukan memiliki tujuan untuk menghasilkan electronic modul (e-modul) untuk mata kuliah fotografi di Jurusan Teknologi Pendidikan FIP Undiksha. Tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan e-modul; dan (2) mendeskripsikan tanggapan ahli, dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa terhadap buku ajar yang dikembangkan.E-modul yang dikembangkan mengacu pada model pengembangan pembelajaran Dick, Carey, dan Carey (2005) yang memiliki 10 langkah. Adapun kesepuluh langkah tersebut, yaitu 1) tahap identifikasi kebutuhan dan menentukan tujuan umum, 2) melakukan analisis pembelajaran, 3) mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal peserta didik, 4) menulis tujuan pembelajaran khusus , 5) menyusun alat penilaian hasil belajar, 6) menyusun strategi pembelajaran, 7) memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif, 10) revisi.  Modul yang telah melewati tahap pengembangan selanjutnya perlu dievaluasi. Model evaluasi yang digunakan evaluasi formatif dari Dick, Carey, dan Carey (2005). Tahapan tersebut meliputi: (1) validasi ahli; (2) uji coba perorangan yang melibatkan tiga orang mahasiswa, dan (3) uji coba kelompok kecil yang melibatkan 12 orang mahasiswa. Selama evaluasi formatif digunakan instrumen berupa kuesioner. Data yang telah terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif.E-modul telah berhasil dikembangkan menggunakan model Dick and Carey. E-modul selanjutnya siap divalidasi oleh dua orang ahli yaitu ahli isi sekaligus ahli desain dan ahli media. Setelah itu akan diujicobakan di lapangan untuk mengetahui tanggapan mahasiswa tentang e-modul yang dikembangkan. Berdasarkan penilaian ahli, bahwa validitas isi e-modul memperoleh skor 92 yang berada pada kategori sangat baik, validitas desain pembelajaran memperoleh skor 93,91 yang berada pada kategori sangat baik, dan aspek media memperoleh skor 90 yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian mahasiswa bahwa e-modul berada pada kategori baik dengan skor 85,77.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER Wisada, Putu Darma; Sudarma, I Komang; Yuda S, Adr. I Wayan Ilia
Journal of Education Technology Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.168 KB) | DOI: 10.23887/jet.v3i3.21735

Abstract

Pembelajaran pada abad ke-21 ini, selalu dituntut untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar mampu menghadirkan suasana kelas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Tapi sampai saat ini proses pembelajaran masih sangat jarang menerapkan teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran konvensional yang menyebabkan kurangnya minat belajar siswa dan rendahnya hasil pencapaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter, (2) menguji validitas video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter, (3) mengetahui efektivitas pengembangan video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini, yaitu: (1) rancang bangun video pembelajaran menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation, (2) Pengembangan video pembelajaran ini valid berdasarkan penilaian ahli isi mata pelajaran 98,3% predikat sangat baik, ahli desain pembelajaran 93,3% predikat sangat baik, ahli media pembelajaran 96,5% predikat sangat baik, uji coba perorangan 94,53% predikat sangat baik, uji coba kelompok kecil 92,32% predikat sangat baik, uji coba lapangan 91% predikat sangat baik, (3) Efektivitas pengembangan menunjukkan, video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter efektif meningkatkan hasil belajar Simulasi Digital (thitung = 17,900 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5%). Kata kunci: Pengembangan, Video Pembelajaran, Pendidikan Karakter
Enhancement Of Science Learning Outcomes Through Two Stay Two Stray Learning Model Assisted With Mind Mapping Media Rahayu, Mugi; Sudarma, I Komang; Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i3.25688

Abstract

The implementation of this research is based on the problems found at the time of observation, namely the difficulty of students learning, especially in science learning that has an impact on student learning outcomes and learning that is still teacher-centered that causes students to be passive. Based on these problems, this study aims to improve the learning outcomes of science students in grade V elementary school. This type of research is a quasi-experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The research design used is the post-test only control group design. The population in this study amounted to 147 students consisting of four classes. The determination of the sample is done by random sampling in the form of a draw. The number of samples was 72 students, namely the experimental class totaling 36 students and the control class totaling 36 students. The students' natural science post-test data collection is done by using multiple-choice objective test methods. Then, the t-test formula was analyzed. From the results of the analysis, it was shown that t-count = 3,920 was obtained and compared with t-table at the 5% significance level and dk = 36 + 36-2 = 70 so that the price of t-table = 1.99444 was obtained. Based on these results, there are significant differences in science learning outcomes between the classes given the treatment of the TSTS learning model aided by the mind mapping method and the classes given the treatment of conventional learning models. The results of the calculations obtained the experimental class has a higher mean than the control class, which is 79.06>68.75. Based on this, the TSTS learning model is assisted by an effective mind mapping method to the science learning outcomes of fifth-grade students of elementary school.
Multimedia for Culinary Students: Food and Beverage Processing Subject Cok. Istri Raka Marsiti; I Wayan Santyasa; Sudatha, Gde Wawan; Sudarma, I Komang
Journal of Education Technology Vol. 6 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v6i4.53518

Abstract

The use of learning media is less varied, monotonous, and still one-way. This study aims to develop multimedia on food and beverage processing elements and the sub-elements of hot and cold appetizers. This type of research is development. The model used for product development is the ADDIE model. The subjects of this study consisted of 2 learning content experts, 2 learning design experts, and 2 learning media experts. The product trial subjects totaled 40 students from class XII. The instrument used in this research is a questionnaire. The data analysis technique used in this study is descriptive qualitative, quantitative, and statistical inferential analysis techniques. The results of this study are that the process of developing learning multimedia in the elements of food and beverage processing, the sub-elements of hot and cold appetizers, obtains very good qualifications from experts and students so that they are suitable for use in learning. The use of multimedia learning can help students understand the material because it is equipped with concrete examples in the form of pictures and videos and can create student interaction in the learning process because students can operate and respond to questions given in this interactive learning multimedia, not just see and hear.
Contextual-Based Learning Videos for Sixth-Grade Elementary School Indonesian Language Content Yana, Ni Luh Ely; Sudarma, I Komang
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 3 (2023): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v7i3.64968

Abstract

Students still need to learn independently; this is due to the unavailability of interactive learning media. This research aimed at creating contextual-based learning videos for grade VI elementary school Indonesian language content. This type of research was developed using the ADDIE model. The research subjects included content, design and learning media experts, and individual and small group tests. Data collection methods in this development research used questionnaire methods and test methods. Data analysis methods and techniques were quantitative descriptive analysis techniques and t-test inferential statistics. Based on the evaluation results from content experts, the percentage was 96.66% of design expert, 92.85% of media expert, 92% of individual trial, and 99.33%  of Small Group Trials. The effectiveness of developing contextual-based learning videos obtained an average posttest result of 90.54, which was in a very good qualification, more significant than the average pretest result of 46.90, which was in the poor stuff. Based on the t-test results, it was obtained that the tcount was equal to 26.448, and the t table was similar to 2.018 for db equals 42 from a significance level of 5%. The results showed that there were significant results between before and after the use of contextual-based learning videos. The research concluded that learning videos effectively improves student learning outcomes in Indonesian language content for class VI elementary school.
ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Hamonangan, Alexander Simamora; Sudarma, I Komang
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 2 (2017): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v1i2.11777

Abstract

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menganalisis perangkat pembelajaran pada kurikulum 2013 berupa: (1) rencana pelaksanaan  pembelajaran (RPP), (2) buku guru dan buku siswa, dan (3) lembar kerja siswa (LKS) yang diterapkan di sekolah dasar (SD) ditinjau dari aspek persiapan, proses, dan hasil. Tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan hasil analisis RPP ditinjau dari Permendikbud  RI Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dan teori desain pembelajaran, (2) mendeskripsikan hasil analisis LKS ditinjau dari pengembangan nilai-nilai karakter sebagaimana tuntutan dalam kurikulum 2013, dan (3) mendeskripsikan hasil analisis buku guru dan buku siswa ditinjau dari aspek desain pesan pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi. Instrumen yang digunakan  adalah kuesioner, pencatatan dokumen, dan wawancara. Perangkat pembelajaran dikumpulkan dengan teknik kluster sampling, yaitu mengelompokkan berdasarkan sekolah. Setiap sekolah ditentukan 6 guru dan diambil masing-masing enam silabus, enam, RPP, enam LKS, dan enam buku teks pelajaran. Dengan demikian jumlah sampel keseluruhan adalah: 18 guru, 18 RPP, 18 LKS, dan 6 buku teks pelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: persiapan dan proses yang dilakukan guru dalam membuat perangkat pembelajaran sudah sangat baik. Berdasarkan hasil analisis, RPP yang dihasilkan oleh para guru berada pada kategori baik, LKS berada pada kategori sangat kurang, dan buku teks berada pada kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROYEK UNTUK MATA KULIAH FOTOGRAFI DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNDIKSHA Simamora, Alexander Hamonangan; Sudarma, I Komang; Prabawa, Dewa Gede Agus Putra
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 1 (2018): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v2i1.13809

Abstract

Penelitian pengembangan yang dilakukan memiliki tujuan untuk menghasilkan electronic modul (e-modul) untuk mata kuliah fotografi di Jurusan Teknologi Pendidikan FIP Undiksha. Tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan e-modul; dan (2) mendeskripsikan tanggapan ahli, dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa terhadap buku ajar yang dikembangkan.E-modul yang dikembangkan mengacu pada model pengembangan pembelajaran Dick, Carey, dan Carey (2005) yang memiliki 10 langkah. Adapun kesepuluh langkah tersebut, yaitu 1) tahap identifikasi kebutuhan dan menentukan tujuan umum, 2) melakukan analisis pembelajaran, 3) mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal peserta didik, 4) menulis tujuan pembelajaran khusus , 5) menyusun alat penilaian hasil belajar, 6) menyusun strategi pembelajaran, 7) memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif, 10) revisi.  Modul yang telah melewati tahap pengembangan selanjutnya perlu dievaluasi. Model evaluasi yang digunakan evaluasi formatif dari Dick, Carey, dan Carey (2005). Tahapan tersebut meliputi: (1) validasi ahli; (2) uji coba perorangan yang melibatkan tiga orang mahasiswa, dan (3) uji coba kelompok kecil yang melibatkan 12 orang mahasiswa. Selama evaluasi formatif digunakan instrumen berupa kuesioner. Data yang telah terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif.E-modul telah berhasil dikembangkan menggunakan model Dick and Carey. E-modul selanjutnya siap divalidasi oleh dua orang ahli yaitu ahli isi sekaligus ahli desain dan ahli media. Setelah itu akan diujicobakan di lapangan untuk mengetahui tanggapan mahasiswa tentang e-modul yang dikembangkan. Berdasarkan penilaian ahli, bahwa validitas isi e-modul memperoleh skor 92 yang berada pada kategori sangat baik, validitas desain pembelajaran memperoleh skor 93,91 yang berada pada kategori sangat baik, dan aspek media memperoleh skor 90 yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian mahasiswa bahwa e-modul berada pada kategori baik dengan skor 85,77.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER Wisada, Putu Darma; Sudarma, I Komang; Yuda S, Adr. I Wayan Ilia
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 3 (2019): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v3i3.21735

Abstract

Pembelajaran pada abad ke-21 ini, selalu dituntut untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar mampu menghadirkan suasana kelas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Tapi sampai saat ini proses pembelajaran masih sangat jarang menerapkan teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran konvensional yang menyebabkan kurangnya minat belajar siswa dan rendahnya hasil pencapaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter, (2) menguji validitas video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter, (3) mengetahui efektivitas pengembangan video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini, yaitu: (1) rancang bangun video pembelajaran menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation, (2) Pengembangan video pembelajaran ini valid berdasarkan penilaian ahli isi mata pelajaran 98,3% predikat sangat baik, ahli desain pembelajaran 93,3% predikat sangat baik, ahli media pembelajaran 96,5% predikat sangat baik, uji coba perorangan 94,53% predikat sangat baik, uji coba kelompok kecil 92,32% predikat sangat baik, uji coba lapangan 91% predikat sangat baik, (3) Efektivitas pengembangan menunjukkan, video pembelajaran berorientasi pendidikan karakter efektif meningkatkan hasil belajar Simulasi Digital (thitung = 17,900 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5%). Kata kunci: Pengembangan, Video Pembelajaran, Pendidikan Karakter
Enhancement of Science Learning Outcomes through Two Stay Two Stray Learning Model Assisted with Mind Mapping Media Rahayu, Mugi; Sudarma, I Komang; Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 3 (2020): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i3.25688

Abstract

The implementation of this research is based on the problems found at the time of observation, namely the difficulty of students learning, especially in science learning that has an impact on student learning outcomes and learning that is still teacher-centered that causes students to be passive. Based on these problems, this study aims to improve the learning outcomes of science students in grade V elementary school. This type of research is a quasi-experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The research design used is the post-test only control group design. The population in this study amounted to 147 students consisting of four classes. The determination of the sample is done by random sampling in the form of a draw. The number of samples was 72 students, namely the experimental class totaling 36 students and the control class totaling 36 students. The students' natural science post-test data collection is done by using multiple-choice objective test methods. Then, the t-test formula was analyzed. From the results of the analysis, it was shown that t-count = 3,920 was obtained and compared with t-table at the 5% significance level and dk = 36 + 36-2 = 70 so that the price of t-table = 1.99444 was obtained. Based on these results, there are significant differences in science learning outcomes between the classes given the treatment of the TSTS learning model aided by the mind mapping method and the classes given the treatment of conventional learning models. The results of the calculations obtained the experimental class has a higher mean than the control class, which is 79.06>68.75. Based on this, the TSTS learning model is assisted by an effective mind mapping method to the science learning outcomes of fifth-grade students of elementary school.
Co-Authors A.A. Gede Agung Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Akhris Fuadatus, Sholihah Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Angga, Pande Made Weda Apsari, Putu Linda Ardika, Gede Arianti, Ni Kadek Lilik Arta, I Made Astiti, Putu Juli Astuti, Ni Komang Gina Basilius Redan Werang Bramasta, I Gede Bayu Cantona, I Gede Eric Cok. Istri Raka Marsiti Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewantara, Kadek Andre Karisma Dewi Jumaheni, I Gusti Ayu Irma Dewi, Anak Agung Sri Dewi, Deshinta A Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Farid, Ayyul Fauziyah, Syifa'ul Febriyanti, Dinda Dwi Gede Wira Bayu Geni, Komang Hendra Yoga Wijaya Ginting, Dikki Aleksander Hamonangan, Alexander Simamora Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi Hastari, Gusti Ayu Wina Hastari, Gusti Ayu Wina Heny M. C. Sine, Heny M. C. Hermayanti, Putu I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Puger I Kadek Suartama I Ketut Gading I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Suka Ardiyasa, I Nyoman Suka I Wayan Santyasa I Wayan Sujana Ignatius I Wayan Suwatra Jian-Bang Deng Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Andre Karisma Dewantara Kadek Panji Yustisio Kadek Yudiana Kamaludin, Desmon Ketut Agustini Ketut Pudjawan Ketut Somenadi Ketut Susiani Lase, Kurnia Sotatema Lende, Aloysius Ngongo Leonardo Veliz Lyesmaya, Dyah M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Sugiarta Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manissa, Athalla Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Melyastiti, Ni Made Mugi Rahayu Nanda, Kadek Krisna Nanda, Kadek Krisna Ni Komang Tendriana Merdeka Wati Ni Made Asih Suastini Ni Nyoman Parwati Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nirarta, Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nugraha, Gusti Ngurah Satria Nugraha, Gusti Ngurah Satria Pasek, I Gede Sadhu satwika Pasek, I Gede Sadhu Satwika Ponza, Putu Jerry Radita Ponza, Putu Jerry Radita Prabanitha, Made Indah Praditya, Putu Agus Dellon Praditya, Putu Agus Dellon Pujiani, N.L Nopi Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, I Wayan Eka Santika Putra, I Wayan Eka Santika Putri, Ni Made Lastri Karsiani Putri, Nyoman Prasilia Ariandi Putri‎, Dewi ‎Arum Widhiyanti Metra Putu Parmiti, Desak rizky, Miftahul rizky, Miftahul S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sagita, Gede Doni Harta Sagita, Gede Doni Harta Sari, Ni Luh Chintya Sariwedani, Ni Made Galuh Septiani, Putu Ersa Setiawan, I Made Dedi Setiawan, I Made Dedi Siddiq, Yunia Isni Suarmika, Pande Bagus Andika Suarmika, Pande Bagus Andika Sudarwati, Ni Ketut Ari Sudarwati, Ni Ketut Ari Sudatha, Gde Wawan Sudiartini, Ni Pande Kadek Dewi Sukayanti, 134 PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING TIPE F Sukayanti, 134 PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING TIPE F Sundria, Ida Bagus Nyoman Suryanti Kusuma, Aniek Suyadnya, I Gusti Bagus Wangi, Ni Nengah Ayu Widiana, I Komang Widiani, Ni Nyoman Widiarti, Ni Komang Windayani, Ni Luh Ika Wiraha, Made Adi Wisada, Putu Darma Yana, Ni Luh Ely Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma Yuda S, Adr. I Wayan Ilia Zikrun, Anastasya Qori