Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN DISIPLIN KERJA PADA GURU SMP NEGERI 6 DAN 8 DI KABUPATEN PEMALANG Zakka Ryan Rahardian; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.891 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20247

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja pada guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang. Disiplin kerja adalah sikap seseorang untuk menaati semua peraturan yang diperintahkan organisasi dan norma-norma sosial yang berlaku, sadar akan tugas dan tanggung jawabnya serta menghargai waktu kerja sesuai ketentuan. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memotivasi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Populasi penelitian yaitu guru di SMP Negeri 6 dan 8 Pemalang dengan karakteristik subjek penelitian yaitu guru yang sudah menerima sertifikasi, usia 40 sampai 65 tahun. Sampel penelitian berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional (25 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,898) dan skala disiplin kerja (42 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,940). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan disiplin kerja dengan koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,626. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin baik disiplin kerja dan semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin rendah disiplin kerja. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif terhadap disiplin kerja sebesar 39,2%.
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN GAYA HIDUP HEDONIS PADA SISWA DI SMA PL DON BOSKO SEMARANG Nadia Franciska Sukarno; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.855 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21702

Abstract

Gaya hidup hedonis adalah pola perilaku yang dapat diketahui dari aktivitas, minat dan pendapat yang menekankan pemuasan kebutuhan materi dalam pencapaian kesenangan hidup sebagai tujuan utama. Konformitas teman sebaya adalah kecenderunga untuk merubah sikap, perilaku, dan keyakinannya agar sama dengan perilaku teman sebaya atau kelompok yang memiliki kesamaan usia sebagai hasil dari adanya keinginan untuk diterima atau adanya tekanan dari kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan gaya hidup hedonis pada siswa SMA PL Don Bosko Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan skala konformitas teman sebaya (27 aitem valid dengan α = 0,909) dan skala gaya hidup hedonis (25 aitem valid dengan α = 0,923) sebagai alat pengambilan data. Populasi penelitian yaitu suswa kelas XI SMA PL Don Bosko Semarang dengan jumlah 185 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Penelitian dilakukan pada 123 siswa kelas XI SMA. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rxy = 0,436 dengan p = 0,000 (p<0,05) artinya hipotesis yang diajukan peneliti diterima. Konformitas teman sebaya yang tinggi akan meningkatkan gaya hidup hedonis siswa, begitu pula sebaliknya. Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa SMA PL Don Bosko memiliki konformitas teman sebaya dan gaya hidup hedonis yang tergolong sedang. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif pada gaya hidup hedonis sebesar 19%, sedangkan 81% lainnya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG Dwike Putri Hilman; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.66 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19748

Abstract

Kenakalan remaja di Indonesia telah mencapai tingkat yang cukup meresahkan masyarakat. Tindak perilaku menyimpang yang dilakukan pada usia yang relatif muda menyebabkan remaja pada akhirnya harus mempertanggungjawabkan tindakannya dan menerima konsekuensi hukuman berupa sanksi pidana penjara di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini berfokus pada narapidana remaja laki-laki yang menjalani proses hukum pidana penjara di Lapas Klas I Semarang. Bertujuan untuk memahami gambaran faktor penyebab remaja melakukan tindak pidana dan memahami pengalaman serta dampak psikologis yang terjadi pada narapidana remaja selama menjalani proses hukum pidana penjara di Lapas Klas I Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah tiga orang, ditentukan dengan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumen audio. Hasil penelitian menemukan bahwa gambaran kualitas hubungan dengan keluarga dan lingkungan pergaulan yang negatif memberi pengaruh besar bagi ketiga dalam melakukan tindak pidana. Pengalaman menjadi narapidana remaja memberikan dampak positif dan negatif pada narapidana remaja. Dampak positif yang dirasakan oleh ketiga subjek yaitu merasa lebih dapat peduli dengan orang disekitar dan mandiri. Dampak negatif yang dirasakan yaitu, subjek 1 merasa dirinya malu menjadi narapidana, sedangkan subjek 2 menilai dirinya sebagai penjahat karena berada dipenjara dan subjek 3, merasa masih sulit menilai keadaan dirinya saat ini.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN HARGA DIRI PADA SISWI KELAS XII SMA KRISTEN TERANG SEMARANG Lesly Elisa Simanjuntak; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.31001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan harga diri pada sisiwi kelas XII SMA Kristen Terang Bangsa Semarang. Populasi dari penelitian ini adalah 139 siswa SMA Kristen Terang Bangsa, dengan sampel penelitian sebanyak 97 subjek. Dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi model likert yang terdiri dari dua skala, yaitu skala dukungan sosial teman sebaya (35 aitem, α = 0,936)dan skala harga diri (33 aitem, α = 0,899). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 21.0. hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan harga diri pada siswi kelas XII SMA Kristen Terang Bangsa Semarang (rxy = 0,489, p= 0,000). Semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya maka harga diri akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial teman sebaya maka harga diri semakin rendah. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,239 artinya dukungan sosial teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 23,9%.
HUBUNGAN ANTARA IDENTITAS SOSIAL DENGAN PERILAKU MENGEMUDI AGRESIF PADA KOMUNITAS MOTOR RX-KING DI SEMARANG Zaky Hafizhudin; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.548 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15438

Abstract

Identitas sosial merupakan penilaian positif atau negatif seseorang tentang siapa dirinya (termasuk di dalamnya adalah atribut pribadi dan atribut yang dibaginya bersama orang lain), berdasarkan keanggotaannya dalam suatu kelompok sosial seperti kelompok gender, ras, agama, dan kelompok sosial lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara identitas sosial dengan perilaku mengemudi agresif pada komunitas Rx-King di Semarang. Subjek penelitian adalah 100 orang anggota Club of Rx-King Semarang (CORS). Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Identitas Sosial (29 aitem valid, α = 0,929) dan Skala Perilaku Mengemudi Agresif (31 aitem valid, α = 0,904). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi rxy = 0,511 dengan p=0,000 (p<0,001). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara identitas sosial dengan agressive driving pada komunitas motor rx-king Semarang. Artinya, semakin tinggi identitas sosial, maka semakin tinggi pula perilaku mengemudi agresif yang terlihat, begitupun sebaliknya. Identitas sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 26,1% pada perilaku mengemudi agresif yang artinya perilaku mengemudi agresif tidak selalu terjadi karena identitas sosial masih ada faktor lain sebesar 73,9% yang tidak diukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN HARGA DIRI SISWA KELAS XII SMAN 1 SEMARANG Edwin Maulana B.; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.056 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas komunikasi interpersonal dengan harga diri siswa kelas XII SMAN 1 Semarang. Harga Diri adalah evaluasi yang dibuat individu terhadap diri sendiri mengenai perasaan berarti dan berharga yang diekspresikan melalui sikap-sikap individu terhadap dirinya. Efektivitas Komunikasi Interpersonal adalah sejauh mana komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih dimana pesan yang disampaikan dapat dimengerti, dipersepsi dan menghasilkan reaksi. Sehingga komunikasi yang terjalin dapat dikatakan efektif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas XII SMAN 1 Semarang dengan karakteristik subjek penelitian yaitu terdaftar sebagai siswa atau siswi kelas XII SMA Negeri 1 Semarang, usia 15-18 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 205 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random smpling. Pengumpulan data menggunakan Skala Efektivitas Komunikasi Interpersonal (37 aitem valid; α = 0,930) dan Skala Harga Diri (29 aitem valid; α = 0,894). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efektivitas komunikasi intrpersonal dengan harga diri dengan koefisien korelasi rxy = 0,680 (p < .001). Artinya semakin positif persepsi terhadap efektivitas komunikasi interpersonal maka semakin tinggi harga diri dan semakin negatif persepsi terhadap efektivitas komunikasi interpersonal maka semakin rendah harga dirinya. Efektivitas komunikasi interpersonal memberikan sumbangan efektif terhadap harga diri sebesar 46,2%.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA DAN SISWI KELAS VII YAYASAN PONDOK PESANTREN FUTUHIYYAH MRANGGEN KABUPATEN DEMAK DIAN LESTARI; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.196 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.20098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian diri pada siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah. Penyesuaian diri adalah usaha individu dalam merespons mental dan tingkah laku untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan, ketegangan, konflik dan frustasi yang dialami, sehingga terwujud keselarasan antara tuntutan dari dalam diri dan lingkungan. Religiusitas adalah penghayatan nilai agama individu melalui internalisasi ajaran agama sehingga menjadi kerangka acuan dalam bersikap dan bertingkah laku. Subjek adalah siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah. Sampel penelitian berjumlah 183 orang dengan menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu skala religiusitas (27 aitem, α = 0,894) dan skala penyesuaian diri (28 aitem, α = 0,845). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri pada siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah (rᵪᵧ = 0,414, p = 0,000). Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 17,1%.  
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN INTENSI AGRESI PADA SISWA KELAS XI SMK X SEMARANG Reza Anantyo Adhi Putra; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.508 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK X Semarang.Populasi penelitian sebanyak 146 siswa kelas XI SMK X Semarang.Uji coba diberikankepada 67 siswa kelas XI SMK X Semarang dan penelitian dilakukan kepada 79 siswa kelas XI SMK X Semarang.Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling.Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala intensi agresi (46 aitem, α = 0,923) dan skala kecerdasan emosional (30 aitem, α =0,901).Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatifsignifikan antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi pada siswakelas XI SMK X Semarang (r= -0,549; p< 0,001). Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK X Semarang dapat diterima. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah intensi agresi pada siswa kelas XI SMK X Semarang, sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin tinggi intensi agresi siswa kelas XISMK X Semarang. Variabelkecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 30,1% terhadap intensi agresi.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MEMBELI KOSMETIK PADA MAHASISWI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO ANGKATAN 2019 Hanindya Sekar Mayasari; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28677

Abstract

Penampilan adalah salah satu hal yang mendapat perhatian khusus bagi seorang wanita dan untuk menunjang penampilannya membuat banyak wanita berperilaku konsumtif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.  Populasi penelitian ini adalah 228 mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Diponegor angakatan 2019 yang sesuai dengan karakteristik, dan didapatkan sampel penelitian berjumlah 152 orang. Penelitian ini  menggunakan teknik convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi likert yang terdiri dari dua skala, yaitu skala konformitas teman sebaya (27 aitem, α=0,936) dan skala perilaku konsumtif membeli kosmetik (35 aitem α=0,928). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS Versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi angkatan 2019 Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (rxy =0,569; p=0,000; F= 71,686). Persamaan garis regresi dalam penelitian ini adalah Y=36,771+0,725. Variabel perilaku konsumtif membeli kosmetik akan berubah sebesar 0,725 untuk setiap unit perubahan yang terjadi pada variabel konformitas teman sebaya. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,323, artinya konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 32,2% pada perilaku konsumtif membeli kosmetik.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER PADA SISWA KELAS XII SMK HIDAYAH SEMARANG Gerri Gradiyanto; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28609

Abstract

Masa pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah pengambilan keputusan yang banyak terkait dengan masa depan. Masalah pengambilan keputusan yang karier adalah mengembangkan pengetahuan tentang pekerjaan dunia dan berdasarkan minat untuk mengasah kemampuan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam mengambil keputusan bagi siswa adalah keluarga. Orang tua memiliki pola asuh yang berbeda-beda, salah satunya adalah pola asuh otoriter. Pola asuh otoriter merupakan pola asuh yang diberikan orang tua kepada anak yang dipersepsikan mengekang, menuntut, dan membatasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pola asuh otoriter dengan pengambilan keputusan karier siswa SMK.Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XII SMK Hidayah Semarang yang mungkin 142 siswa. Subjek pengambilan menggunakan teknik cluster random sampling . Pengumpulan data menggunakan Skala Pola Asuh Otoriter (30 aitem valid dengan α = 0,913) dan Skala Pengambilan Keputusan Karier (25 aitem valid dengan α = 0,920). Analisis data menggunakan metode analisis statistik regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII SMK Hidayah Semarang (rxy = -0,345; p = 0,000). Pola asuh otoriter memberikan sumbangan efektif sebesar 11,9% terhadap pengambilan keputusan karier.
Co-Authors Ade Tri Wijayanti Adi Dinardinata, Adi Aditya Tjipta Kusuma Ahmed, Faisal Alif Ardiansyah ALVERLY NOVERIANTO Alvindi Ayu Agasni Amad Saptono Amalina Ghasani Amelia Juwitaningrum Andaryanti, Bunga Candrarupa Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Andriani Andriani Anggun Resdasari Prasetyo Annisa Rachmawati Asterina Kurniasari Astuti, Arie Dyah AULIA, MAHARANI CITRA Bagas Tripambudi Bambang Wijo Seno Casmitaning Nimas Cerlyawati, Hugi Cerroy Saragi Chasan Nafi’ Darosy Endah Hyoscyamina Desiyanti Setiorini Destiantari, Erizka Kusma Destyantita Fairuz Panewaty Desyandri Desyandri Deti Anisa Jayanti DIAN LESTARI Dian Ratna Sawitri Dillo Augustdi Putra Dimas Rizka Sabila Dimas Yudi Prasetyo Dinan Anggun Setyowati Dinda Khairunnisa, Dinda Dini Ratri D. Dini Ratri Desiningrum Dinie Ratri Desiningrum Dwi Astuti Dwike Putri Hilman Dzatalina Diya Azhima Dzuni’mah Ilmi Edwin Maulana B. Ellis Claudia Panggabean Faiz Hadiyanul Mubdi, Faiz Hadiyanul Fajri, Jihan Syarifa Amanta Fatia Nur Azizah Fatmasari, Agustin Erna Fauzan Ashariyanto Fauzianah, Haula Febryta Wardhani Felia Kusuma U Dewi Ferry Hernoyo Budhi Festika A Karim Fika Widiyarini Sulistyo Gallo Ajeng Yusinta Dewi Garin Aryan Paninten Gerri Gradiyanto Gustav Einstein, Gustav Hanindya Sekar Mayasari Hanindya Sucita Putri Hantoro Adhi Mulya Ika Isti Sofiana Ike Rosalina Dewanti Imbuh Sakti Ikhtiarini Irmania Sekar Widiarti Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo Kartika Prasetyaningtyas Khadhofal Arif Kristiana, Trifena Wahyu Annisia Kurniawan Harefa Lailatul Izzah Lesly Elisa Simanjuntak Lestari, Dwi Anggun Lisa Riskiana Lita Susanti W. Maftuhatul Muna Mareta Yuriansa D Melyza Syarifa Merida Sukma Praptiwi Meta Amelia Widya Saputri Meydian Effendy Meyra Filus Meytha Fitri Hapsari Miftah Setyaning Rahma Muh. Aqso Anfajaya Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muna, Maftuhatul Nadia Franciska Sukarno Nailul Fauziah Nanda Syahrial Basri Ni Made Martiniasih Nia Andriyani Novi Qonitatin Noviana Wahyu Basuki, Noviana Wahyu Novita Rosa Prima Paundra Kartika Permata Sari Pertiwi, Lintang Putri Phricillia Devi Adi Putri Pradini Fauzia Wahyuningtyas Prastowo, Akbar Sakti Dyan Puspita Palupi Putri Hastari Putri, Novinda Intani Radhitya Arief Noerpratama Rajab Ali Randi Agung Pranata Ready Nurdian Syah Reza Anantyo Adhi Putra Rindang Purindawati Rizky Ghoffar Ismail Salsabila, Wina Klarissa Sirajuddin Islam Sirajudin Islam Siti Anisya Rahma Denty Sri Wahyuning Pamungkas Sulistiyowati Sulistiyowati Suryanto Suryanto Tika Rosani Tri Puji Astuti Ulumuddin, Fiqhunnisa Upadianti, Luh Putu S. Velda Fiska Saputri Winda Putri D.J Y. Franz La Kahija Yahya Ghozy Baisa Yasinta Amalia Febriyani Yuriko Adriel Yusril Nur Annas Yusuf Susanto Zakka Ryan Rahardian Zaky Hafizhudin Zelin Eka Septia