Claim Missing Document
Check
Articles

PENGALAMAN MENJADI GAY (Studi Fenomenologi pada Pria Homoseksual Menuju Coming Out) Gallo Ajeng Yusinta Dewi; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.369 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19740

Abstract

Beren (2013) menyatakan bahwa homoseksualitas terjadi di seluruh lapisan masyarakat dunia dengan perkiraan 21% pria di dunia adalah kaum gay. Pandangan pro dan kontra yang terjadi di masyarakat menyebabkan kaum gay melakukan penyesuaian sosial setelah kaum gay melakukan coming out.  Penyesuaian diri pada kaum gay bukanlah hal yang mudah karena kaum gay menghadapi tekanan-tekanan dari dalam dirinya sendiri maupun tekanan dari lingkungan.  Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi.  Partisipan dalam penelitian ini memiliki karakteristik utama pria homoseksual yang sudah mengungkapkan diri sebagai  sebagai gay pada keluarga dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukan faktor pendukung individu menjadi gay adalah pola asuh yang salah, tidak adanya role model laki-laki yang terdapat pada figur ayah sehingga individu mengidentifikasi diri sebagai gay dan memutuskan untuk coming out. Persepsi lingkungan yang menerima atau menolak serta stressor yang dialami oleh gay mengakibatkan ketiga subjek untuk melakukan coping stress berupa sikap menghindar, mengalihkan perhatian,  menyembunyikan identitas, dan membatasi pergaulan sebagai usaha untuk berinteraksi dengan masyarakat.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN INTENSI KEKERASAN DALAM PACARAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Febryta Wardhani; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.30069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan intensi kekerasan dalam pacaran. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta yang memenuhi karakteristik sejumlah 92 orang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu skala harga diri (32 aitem valid, α = 0.915) dan skala intensi kekerasan dalam pacaran (28 aitem valid, α = 0.938). Hasil penelitian ditunjukan dengan angka koefisien korelasi sebesar -0,523 dengan  p = 0,000 (p < 0,05). Korelasi negatif ini memiliki arti bahwa semakin tinggi harga diri maka semakin rendah intensi kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta, demikian pula sebaliknya semakin rendah harga diri maka semakin tinggi intensi kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta. Harga diri memberikan sumbangan efektif sebesar 27,4% terhadap intensi kekerasan dalam pacaran.
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN PERNIKAHAN DENGAN WORK FAMILY ENRICHMENT PADA KARYAWAN PEREMPUAN DI PT. RIDHO AGUNG MITRA ABADI Siti Anisya Rahma Denty; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32937

Abstract

Istri yang bekerja tentu memiliki tantangan, salah satunya adalah menyeimbangkan peran antara pekerjaan dan keluarga, hal ini pun tenetunya membuat mereka memerlukan kondisi work family enrichment. Work family enrichment merupakan kondisi dimana individu dapat menerapkan pengalaman dari speran pekerjaan ke keluarganya. Salah satu faktor yang memberikan konstribusi terhadap work family enrichment adalah kepuasan pernikahan. Kepuasan pernikahan merupakan penilaian subjektif individu terhadap kepuasan dalam menjalin hubungan dengan pasangan pernikahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan pernikahan dengan work family enrichment pada karyawan perempuan PT. Ridho Agung Mitra Abadi. Populasi penelitian ini yaitu karyawan perempuan yang berada pada tahap dewasa awal berjumlah 128 orang dan sampel penelitian yang berjumlah 98 orang yang mana diambil dengan teknik simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah skala work family enrichment (42 aitem; α = 0,949) dan skala kepuasan pernikahan (33 aitem; α = 0,933). Pengolahan data dengan uji parametrik menunjukkan hasil rxy sebesar 0,251 dan nilai signifikansi 0,013 (p < 0,05) yang artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepuasan pernikahan dengan work family enrichment. Selain itu, dalam penelitian ini pula didapatkan nilai sumbangan efektif sebesar 6,3% dari variabel kepuasan pernikahan terhadap work family enrichment.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Randi Agung Pranata; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.463 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15148

Abstract

Permasalahan remaja yang banyak ditemui salah satunya adalah adanya perilaku seksual pranikah. Remaja yang tertarik dengan lawan jenis akan melakukan aktivitas berpacaran. Salah satu faktor intensi seksual pranikah adalah adanya norma subjektif, kontrol perilaku yang tidak disadari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan intensi seksual pranikah pada remaja. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Semarang sejumlah 655 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 175 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas teman sebaya sebanyak 31 item dengan α=0,737 dan skala intensi seksual pranikah yang terdiri dari 40 item dengan α=0,970. Analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi sederhana menunjukan bahwa nilai rxy sebesar 0,359 pada p=0,000 (0,000 < 0,001), artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel. Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi juga intensi perilaku seksual prankiha dan sebaliknya. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 12,9% sedangkan 87,1% sisanya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN RELIGIUSITAS PADA KOMUNITAS CAH HIJRAH SEMARANG Garin Aryan Paninten; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.28944

Abstract

Religiusitas adalah internalisasi nilai agama seperti keyakinan, peribadatan, pengetahuan dan penghayatan terhadap ajaran agama yang kemudian diaktualisasikan dalam perbuatan dan sikap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan religiusitas pada komunitas Cah Hijrah Semarang. Populasi dari penelitian berujumlah 127 subjek yang berasal dari komunitas Cah Hijrah Semarang. Teknik Purposive sampling yang di gunakan dalam penelitian ini. Metode pengambilan data menggunakan skala dukungan sosial teman sebaya (32 aitem α=0,909) dan skala religiusitas (26 aitem α=0.868). Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan nilai rxy= 0. 0,557, dengan p = 0.000 (p<0.05), artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel dukungan sosial teman sebaya dengan variabel religiusitas. Dukungan sosial teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 31,1% terhadap religiusitas pada penelitian ini. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis yang telah di tetapkan yaitu semakin positif persepsi dukungan sosial teman sebaya, maka semakin tinggi religiusitas pada anggota komunitas Cah Hijah Semarang dapat diterima.
LELAH TAPI BERKAH: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PENGALAMAN PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK KEMBAR BEDA JENIS KELAMIN Lailatul Izzah; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36472

Abstract

Pengasuhan merupakan salah satu proses pembentukan karakter pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman pengasuhan anak kembar beda jenis kelamin. Penelitian ini melibatkan tiga partisipan dan menggunakan metode purposive dengan kriteria yaitu pelaku pengasuhan, memiliki anak kembar beda jenis kelamin, dan usia anak 6-12 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik in-depth interview dan dianalisis dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis. Penelitian ini memperoleh tiga tema induk, yaitu : (1) pengalaman pengasuhan anak kembar beda jenis kelamin, yang terdiri dari pengasuhan ganda, dan dukungan keluarga, hambatan pengasuhan dan tantangan pengasuhan; (2) makna pengasuhan terdiri dari kebersyukuran, pembelajaran dan perjuangan; (3) harapan pengasuhan yang terdiri dari terbentuknya karakter anak dan dukungan masa depan. Partisipan L merasa lelah dalam mengasuh anak kembar, namun tetap merasa bersyukur karena diberikan anak kembar beda jenis kelamin. Partisipan M merasa anak kembarnya cukup menjadi beban secara finansial namun kehadiran anak kembarnya dianggap sebagai anugerah karena diberikan anak lakilaki dan perempuan dalam satu waktu. Sedangkan partisipan A merasa anak kembar merupakan sesuatu yang patut disyukuri karena tidak semua orang merasakannya.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA WANITA PEMANDU KARAOKE DI KOTA PURWODADI Imbuh Sakti Ikhtiarini; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.558 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19746

Abstract

Dunia hiburan musik di Indonesia sekarang ini menyediakan berbagai macam jenis hiburan, salah satunya adalah tempat karaoke. Setiap orang berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehingga terdapat beberapa orang yang bersedia bekerja sebagai pemandu karaoke meskipun citra yang ada di lingkungan sekitar buruk.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan pengambilan keputusan pada wanita pemandu karaoke.Kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk menghadapi persoalan makna dan nilai, dalam konteks makna yang lebih luas.Pengambilan keputusan merupakan proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindak lanjuti sebagai suatu cara pemecahan masalah dalam melakukan aktivitas.Populasi penelitian ini adalah 150 wanita yang bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke. Jumlah subjek penelitian sebanyak 105 wanita pemandu karaoke yang diambil dengan menggunakan teknik incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Spiritual (25 aitem valid, α = 0,904) dan Skala Pengambilan Keputusan (22 aitem valid, α = 0,862). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana, ada hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan pengambilan keputusan (r= 0,574 ; p<0,001).Kecerdasan spiritual memberikan sumbangan efektif sebesar 33% terhadap pengambilan keputusan pada Wanita Pemandu Karaoke di Kota Purwodadi, 67% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN SELFDIRECTED LEARNING PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PGSD UNIVERSITAS TERBUKA DI WILAYAH KABUPATEN DEMAK Sri Wahyuning Pamungkas; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.336 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15169

Abstract

Mahasiswa PGSD Universitas Terbuka dituntut untuk dapat bekerja sebagai guru dan belajar mandiri guna mencapai derajat Sarjana, oleh karena itu membutuhkan self-directed learning atau kemampuan untuk mengarahkandiri dalam belajar. Self-directed learning tidak terbentuk begitu saja, namun juga dipengaruhi oleh efikasi diri akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara efikasi diri akademik dan selfdirectedlearning pada mahasiswa PGSD Universitas Terbuka. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Subjek penelitian berjumlah 138 mahasiswa PGSD semester delapan Universitas Terbuka di wilayah Kabupaten Demak. Koefisien reliabilitas Skala Efikasi Diri Akademik sebesar 0,918 dan Skala Self- Directed Learning sebesar 0,908. Hasil analisis statistik menggunakan regresi sederhana, didapatkan koefisien korelasi 0,756 dengan p=0,000 (p<0,001). Nilai koefisien korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan, artinya semakin tinggi efikasi diri akademik maka semakin tinggi self-directed learning. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,571, artinya efikasi diri akademik memberikan pengaruh sebesar 57,1% pada self-directedlearning.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KECEMASAN MENGALAMI CEDERA BERAT PADA PEMAIN BOLA BASKET DI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG ALVERLY NOVERIANTO; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.091 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19996

Abstract

Anxiety of serious injury are one of the problems athletes had because it makes them feels unconfident and decrease the performance. This study aims to examine the relationship between spiritual intelligence and anxiety of serious injury for basketball player in Diponegoro University Semarang. The population in this study was 155 basketball player that are college student of Diponegoro University and used to played a basketball tournament with university basketball team. 107 basketball player were participated in this study by using convenience sampling. To measure the basketball player’s spiritual intelligence, we used Spiritual Intelligence Scale (24 item, α = .88), to measure the basketball player’s anxiety of serious injury, we used Anxiety of Serious Injury Scale (38 item, α = .92). The result of Spearman’s method showed that there is negative relationship but not significant between spiritual intelligence with anxiety of serious injury toward basketball player in Diponegoro University Semarang, with rxy -.15 and p = .14 (p > .05). The suggestions for next researches are to consider another variable that can affect the anxiety of serious injury, so that the significant result can be expected.   
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERAFILIASI DENGAN LOYALITAS PADA ANGGOTA KOMUNITAS MOTOR JUPITER MX COMMUNITY KOTA SEMARANG Sirajudin Islam; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.885 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20194

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berafiliasi dengan loyalitas pada anggota komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang. Loyalitas adalah sikap anggota untuk menaati, melaksanakan peraturan-peraturan dengan penuh kesadaran, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, serta berusaha sebaik-baiknya untuk menunjang tercapainya tujuan organisasi. Motivasi berafiliasi adalah dorongan dari dalam diri individu untuk membangun, menjalin hubungan dengan individu lain. Populasi penelitian yaitu telah menjadi anggota resmi komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang minimal selama satu tahun, anggota resmi komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang belum menikah. Sampel penelitian berjumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi berafiliasi (26 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,922) dan skala loyalitas (28 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,929). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi berafiliasi dengan loyalitas (rᵪᵧ=0,477; p=0,000). Semakin tinggi motivasi berafiliasi maka semakin tinggi pula loyalitas, dan semakin rendah motivasi berafiliasi maka semakin rendah pula loyalitas. Motivasi berafiliasi memberikan sumbangan efektif sebesar 22,7% terhadap loyalitas.   
Co-Authors Ade Tri Wijayanti Adi Dinardinata, Adi Aditya Tjipta Kusuma Ahmed, Faisal Alif Ardiansyah ALVERLY NOVERIANTO Alvindi Ayu Agasni Amad Saptono Amalina Ghasani Amelia Juwitaningrum Andaryanti, Bunga Candrarupa Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Andriani Andriani Anggun Resdasari Prasetyo Annisa Rachmawati Asterina Kurniasari Astuti, Arie Dyah AULIA, MAHARANI CITRA Bagas Tripambudi Bambang Wijo Seno Casmitaning Nimas Cerlyawati, Hugi Cerroy Saragi Chasan Nafi’ Darosy Endah Hyoscyamina Desiyanti Setiorini Destiantari, Erizka Kusma Destyantita Fairuz Panewaty Desyandri Desyandri Deti Anisa Jayanti DIAN LESTARI Dian Ratna Sawitri Dillo Augustdi Putra Dimas Rizka Sabila Dimas Yudi Prasetyo Dinan Anggun Setyowati Dinda Khairunnisa, Dinda Dini Ratri D. Dini Ratri Desiningrum Dinie Ratri Desiningrum Dwi Astuti Dwike Putri Hilman Dzatalina Diya Azhima Dzuni’mah Ilmi Edwin Maulana B. Ellis Claudia Panggabean Faiz Hadiyanul Mubdi, Faiz Hadiyanul Fajri, Jihan Syarifa Amanta Fatia Nur Azizah Fatmasari, Agustin Erna Fauzan Ashariyanto Fauzianah, Haula Febryta Wardhani Felia Kusuma U Dewi Ferry Hernoyo Budhi Festika A Karim Fika Widiyarini Sulistyo Gallo Ajeng Yusinta Dewi Garin Aryan Paninten Gerri Gradiyanto Gustav Einstein, Gustav Hanindya Sekar Mayasari Hanindya Sucita Putri Hantoro Adhi Mulya Ika Isti Sofiana Ike Rosalina Dewanti Imbuh Sakti Ikhtiarini Irmania Sekar Widiarti Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo Kartika Prasetyaningtyas Khadhofal Arif Kristiana, Trifena Wahyu Annisia Kurniawan Harefa Lailatul Izzah Lesly Elisa Simanjuntak Lestari, Dwi Anggun Lisa Riskiana Lita Susanti W. Maftuhatul Muna Mareta Yuriansa D Melyza Syarifa Merida Sukma Praptiwi Meta Amelia Widya Saputri Meydian Effendy Meyra Filus Meytha Fitri Hapsari Miftah Setyaning Rahma Muh. Aqso Anfajaya Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muna, Maftuhatul Nadia Franciska Sukarno Nailul Fauziah Nanda Syahrial Basri Ni Made Martiniasih Nia Andriyani Novi Qonitatin Noviana Wahyu Basuki, Noviana Wahyu Novita Rosa Prima Paundra Kartika Permata Sari Pertiwi, Lintang Putri Phricillia Devi Adi Putri Pradini Fauzia Wahyuningtyas Prastowo, Akbar Sakti Dyan Puspita Palupi Putri Hastari Putri, Novinda Intani Radhitya Arief Noerpratama Rajab Ali Randi Agung Pranata Ready Nurdian Syah Reza Anantyo Adhi Putra Rindang Purindawati Rizky Ghoffar Ismail Salsabila, Wina Klarissa Sirajuddin Islam Sirajudin Islam Siti Anisya Rahma Denty Sri Wahyuning Pamungkas Sulistiyowati Sulistiyowati Suryanto Suryanto Tika Rosani Tri Puji Astuti Ulumuddin, Fiqhunnisa Upadianti, Luh Putu S. Velda Fiska Saputri Winda Putri D.J Y. Franz La Kahija Yahya Ghozy Baisa Yasinta Amalia Febriyani Yuriko Adriel Yusril Nur Annas Yusuf Susanto Zakka Ryan Rahardian Zaky Hafizhudin Zelin Eka Septia