Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS MENONTON FILM DRAMA ROMANTIS DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU SEKSUAL PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH II SEMARANG Nanda Syahrial Basri; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12993

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas menonton film drama romantis dengan kecenderungan perilaku seksual pada siswa SMK Muhammadiyah II Semarang. Variabel independen (X)  adalah intensitas menonton film drama romantis. Variabel dependen (Y) adalah kecenderungan perilaku seksual. Populasi penelitian ini adalah 101 siswa  SMK Muhammadiyah Semarang. Sampel penelitian berjumlah 61 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu Skala Intensitas Menonton Film Drama Romantis (22 aitem valid,  α = 0,907) dan Skala Kecenderungan Perilaku Seksual Pranikah (49 aitem valid, α = 0,953). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan hubungan positif antara intensitas menonton film drama romantis dengan kecenderungan perilaku seksual (r=0,879; p=0,025). Artinya semakin tinggi intensitas menonton film drama romantis, maka akan semakin meningkatkan kecenderungan perilaku seksual pada siswa. Sebaliknya semkain rendah intensitas menonton film drama romantis, maka akan semakin menurunkan kecenderungan perilaku seksual pada siswa. Intensitas menonton film drama romantis memberikan sumbangan efektif sebesar 77,3% pada kecenderungan perilaku seksual.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS X SMA ISLAM SULTAN AGUNG I SEMARANG Casmitaning Nimas; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.838 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15366

Abstract

Siswa memasuki tahun baru dan lingkungan sekolah baru dari Sekolah Menengah Pertama ke Sekolah Menegah ke Atas. Lingkungan baru kadangkala membawa siswa untuk membuka dirinya kepada dunia sekitar dan siswa diharapkan mampu berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar. Konsep diri membantu siswa untuk mengembangkan kompetensi interpersonalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan konsep diri dengan kompetensi interpersonal pada siswa kelas X SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling dan diperoleh sampel penelitian berjumlah 100 siswa. Metode penggalian data dengan menggunakan dua skala psikologi. Skala kompetensi interpersonal mempunyai 30 aitem valid (α= 0,918) dan skala konsep diri mempunyai 22 aitem valid (α = 0,889). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,514 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang artinya ada hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dengan kompetensi interpersonal, semakin positif konsep diri maka semakin tinggi kompetensi interpersonal. Sebaliknya semakin negatif konsep diri maka semakin rendah kompetensi interpersonal pada siswa kelas X SMA Islam Sultan Agung I Semarang.Sumbangan efektif konsep diri terhadap siswa kelas X SMA Sultan Agung 1 Semarang sebesar 26,4% dan sisanya sebesar 73,6% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SANTRI ASRAMA MTs PONDOK PESANTREN PABELAN MAGELANG Alif Ardiansyah; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.23 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7389

Abstract

Pondok pesantren adalah salah satu solusi pendidikan untuk memiliki wawasan keislaman dan kemanusiaan yang luas, berjiwa besar, dan ditantang untuk berani memasuki pergaulan nasional, bahkan internasional. Namun para santri dihadapkan pada situasi yang berbeda. Kegiatan yang dilakukan dengan sistem terpadu (24) jam yang sangat padat dan keadaan yang berbeda ketika di rumah, itu membutuhkan penyesuaian yang tinggi. Lingkungan pondok pesantren menjadi lingkungan sosial yang utama dalam mengadakan penyesuaian diri. Apabila santri tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, maka santri akan memiliki sikap negatif dan tidak bahagia. Sehingga dapat menimbulkan sikap prokrastinasi yang akan menghambat proses belajar mengajar di pondok pesantren.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan prokrastinasi akademik pada santri asrama MTs Pondok Pesantren Pabelan Magelang dengan subjek penelitian berjumlah 91 siswa. Pengambilan data penelitian menggunakan teknik cluster random sampling, dengan alat ukur berupa Skala penyesuaian diri yang terdiri dari 15 aitem (α = 0,863) dan Skala Prokrastinasi Akademik yang terdiri dari 21 aitem (α = 0,903).Hasil dari uji hipotesis diperoleh skor koefisien korelasi rxy = -0,662 dengan signifikan korelasi p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara penyesuaian diri dengan prokrastinasi akademik pada santri asrama MTs Pondok Pesantren Pabelan Magelang, sehingga membuktikan hipotesis penelitian dapat diterima. Semakin tinggi penyesuaian diri maka semakin rendah prokrastinasi akademik, demikian juga sebaliknya. Sumbangan efektif yang diberikan variabel penyesuaian diri terhadap prokrastinasi akademik sebesar 43,8%.
KONTROL DIRI DAN GAYA HIDUP HEDONIS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO Fatia Nur Azizah; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.478 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14313

Abstract

Gaya hidup hedonis merupakan pola hidup atau interaksi seseorang dengan lingkungannya yang hanya berorientasi pada kesenangan atau kenikmatan dalam kegiatan, minat, dan pendapat. Kontrol diri adalah kemampuan untuk membimbing tingkah laku sendiri dan kemampuan untuk menekankan atau merintangi impuls-impuls atau tingkah laku impulsif. Individu dengan kontrol diri tinggi akan mampu mengurangi untuk bergaya hidup hedonis, sebaliknya individu dengan kontrol diri rendah maka kemampuan mengontrol kepuasan dan kesenangan pribadi menjadi lemah sehingga akan bergaya hidup hedonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis pada mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Sampel penelitian berjumlah 70 orang, yang diperoleh dengan menggunakan teknik convinience sampling. Data diambil dengan menggunakan Skala Gaya Hidup Hedonis dengan 23 aitem, dan Skala Kontrol Diri dengan 26 aitem. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan yang negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonis pada mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (r = -0,480; p<0,001). Semakin tinggi kontrol diri mahasiswa maka semakin rendah gaya hidup hedonisnya, dan sebaliknya semakin rendah kontrol dirinya maka semakin tinggi gaya hidup hedonis yang dimiliki subjek penelitian. Sumbangan efektif kontrol diri terhadap gaya hidup hedonis sebesar 23%. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa terdapat faktor-faktor lain sebesar 77% yang ikut mempengaruhi gaya hidup hedonis yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA KELAS VIII MTSN BAWU JEPARA Lisa Riskiana; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.714 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan regulasi emosi pada siswa kelas VIII MTsN Bawu Jepara. Regulasi emosi adalah usaha yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar dalam memonitor, mengevaluasi, dan memodifikasi emosi, sehingga mampu mengekspresikan emosi sesuai dengan lingkungannya. Dukungan sosial orangtua adalah persepsi seorang anak terhadap dukungan sosial yang diterima dari orangtua secara moril serta materil dimana dukungan tersebut membuat anak merasa berharga dan dicintai oleh orangtuanya. Populasi penelitian yaitu siswa-siswi aktif kelas VIII MTsN Bawu Jepara dengan usia 12 hingga 15 tahun dan tinggal bersama kedua orangtua lengkap dirumah, dari karakteristik tersebut didapat subjek penelitian sebanyak 124 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling Pengumpulan data menggunakan Skala Dukungan Sosial Orangtua (44 aitem, α =  0,904) dan Skala Regulasi Emosi (30 aitem, α = 0,935). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan regulasi emosi (rᵪᵧ = 0,471; p = 0,000). Semakin positif dukungan sosial yang diterima oleh siswa, maka regulasi emosi yang dimiliki semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya, semakin negatif dukungan sosial yang diterima oleh siswa, maka regulasi emosi pada siswa juga semakin rendah. Dukungan sosial orangtua memberikan sumbangan efektif sebesar 22.2% terhadap regulasi emosi siswa.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI MENYONTEK PADA SISWA SMA KESATRIAN 2 SEMARANG Pradini Fauzia Wahyuningtyas; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.117 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21671

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi menyontek pada siswa SMA Kesatrian 2 Semarang. Intensi Menyontek adalah niat atau keinginan siswa untuk melakukan perbuatan curang secara akademik dengan memanfaatkan orang lain tanpa perlu belajar terlebih dahulu. Konformitas Teman Sebaya adalah sikap siswa yang mengikuti teman-teman di sekolah guna untuk memperoleh pengakuan dari kelompok. Populasi penelitian yaitu siswa maupun siswi aktif bersekolah di SMA Kesatrian 2 Semarang dan berusia 15 hingga 17 tahun sebanyak 718 siswa. Sampel penelitian berjumlah 238 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konformitas teman sebaya (28 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,938) dan skala intensi menyontek (35 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,954). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dengan intensi menyontek (rᵪᵧ=0,634; p=0,000). Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi pula intensi menyontek, dan semakin rendah konformitas teman sebaya maka semakin rendah pula intensi menyontek. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 40,3% terhadap intensi menyontek. 
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI JUDI PADA KOMUNITAS FANS CLUB “X” INDONESIA REGIONAL SEMARANG Yahya Ghozy Baisa; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.116 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi judi pada komunitas fans club “X” Indonesia regional Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota fans club “X” Indonesia regional Semarang. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu, Skala Intensi Judi 31 aitem (α= 0,934) dan Skala Konformitas Teman Sebaya 20 aitem (α=0,869). Subjek penelitian adalah anggota fans club “X” Indonesia dengan jumlah subjek 34 orang dengan penentuan sampel menggunakan Convenience Sampling. Hasil pengolahan data menggunakan teknik analisis regresi sederhana menunjukan nilai koefisen sebesar 0,552 dengan p= 0,001 (p<0,001). Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan intensi judi pada komunitas fans club “X” Indonesia regional Semarang dapat di terima. Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi intensi judi. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 30,4% pada intensi judi dan sisanya sebesar 69,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN DISIPLIN BERLALU LINTAS PADA REMAJA KELAS XI SMA NEGERI 3 SEMARANG Asterina Kurniasari; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.928 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan disiplin berlalu lintas pada remaja kelas XI SMA Negeri 3 Semarang dan seberapa besar sumbangan efektifnya. Hipotesis yang diajukan peneliti adalah hubungan positif antara dukungan sosial keluarga dengan disiplin berlalu lintas pada remaja siswa kelas XI SMA 3 Semarang. Semakin tinggi dukungan sosial keluarga maka semakin tinggi disiplin berlalu lintas, demikian juga sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial keluarga maka semakin rendah disiplin berlalu lintas pada remaja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 59 orang siswa SMA Negeri 3 Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional sampling.Penelitian ini menggunakan Skala Disiplin Berlalu Lintas dan Skala Dukungan Sosial Keluarga dalam pengambilan data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Korelasi Product Moment dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial keluarga dengan disiplin berlalu lintas pada remaja siswa kelas XI SMA 3 Semarang dengan nilai rxy = 0,504 p = 0,000 dan (p < 0,01), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Adapun sumbangan efektif variabel dukungan sosial keluarga terhadap disiplin berlalu lintas sebesar 25,4%.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN INTENSI AGRESI PADA SISWA KELAS XI SMK HIDAYAH SEMARANG Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.463 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26521

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Populasi pada penelitian sebanyak 107 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Uji coba diberikan kepada 45 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang dan penelitian dilakukan kepada 62 siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala pola asuh otoriter (29 aitem, α =0,931) dan skala intensi agresi ( 37 aitem, α =0,945). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan positif signifikan antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi (rxy = 0,446 ; p= 0,000). Hal ini menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terkait hubungan positif antara pola asuh otoriter dengan intensi agresi pada siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang dapat diterima. Pola asuh otoriter pada penelitian ini memberikan sumbangan efektif sebesar 0,199 atau 19,9% terhadap intensi agresi.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA KARYAWAN BAGIAN CUSTOMER SERVICE PT. GARUDA INDONESIA Felia Kusuma U Dewi; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.197 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23588

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku individu yang bebas dan tidak secara langsung dengan sistem reward dan bertujuan untuk meningkatkan fungsi organisasi secara efektif. Kualitas kehidupan kerja adalah persepsi karyawan terhadap kesejahteraan fisik dan mental di tempat kerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan OCB pada karyawan bagian customer service PT. Garuda Indonesia. Sampel dalam penelitian ini merupakan karyawan tetap bagian customer service PT. Garuda Indonesia sebanyak 108 karyawan Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua buah skala, yaitu skala kualitas kehidupan kerja (65 aitem valid dengan α= 0.957) dan skala OCB (32 aitem valid dengan α= 0.913). Berdasarkan analisis regresi sederhana didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas kehidupan kerja dengan OCB (Rxy = 0.796 dengan p = 0.000).  Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan OCB. Semakin tinggi kualitas kehidupan kerja individu maka semakin tinggi juga OCB.  Selain itu, kualitas kehidupan kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 63,4% terhadap OCB.
Co-Authors Ade Tri Wijayanti Adi Dinardinata, Adi Aditya Tjipta Kusuma Ahmed, Faisal Alif Ardiansyah ALVERLY NOVERIANTO Alvindi Ayu Agasni Amad Saptono Amalina Ghasani Amelia Juwitaningrum Andaryanti, Bunga Candrarupa Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Andriani Andriani Anggun Resdasari Prasetyo Annisa Rachmawati Asterina Kurniasari Astuti, Arie Dyah AULIA, MAHARANI CITRA Bagas Tripambudi Bambang Wijo Seno Casmitaning Nimas Cerlyawati, Hugi Cerroy Saragi Chasan Nafi’ Darosy Endah Hyoscyamina Desiyanti Setiorini Destiantari, Erizka Kusma Destyantita Fairuz Panewaty Desyandri Desyandri Deti Anisa Jayanti DIAN LESTARI Dian Ratna Sawitri Dillo Augustdi Putra Dimas Rizka Sabila Dimas Yudi Prasetyo Dinan Anggun Setyowati Dinda Khairunnisa, Dinda Dini Ratri D. Dini Ratri Desiningrum Dinie Ratri Desiningrum Dwi Astuti Dwike Putri Hilman Dzatalina Diya Azhima Dzuni’mah Ilmi Edwin Maulana B. Ellis Claudia Panggabean Faiz Hadiyanul Mubdi, Faiz Hadiyanul Fajri, Jihan Syarifa Amanta Fatia Nur Azizah Fatmasari, Agustin Erna Fauzan Ashariyanto Fauzianah, Haula Febryta Wardhani Felia Kusuma U Dewi Ferry Hernoyo Budhi Festika A Karim Fika Widiyarini Sulistyo Gallo Ajeng Yusinta Dewi Garin Aryan Paninten Gerri Gradiyanto Gustav Einstein, Gustav Hanindya Sekar Mayasari Hanindya Sucita Putri Hantoro Adhi Mulya Ika Isti Sofiana Ike Rosalina Dewanti Imbuh Sakti Ikhtiarini Irmania Sekar Widiarti Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo Kartika Prasetyaningtyas Khadhofal Arif Kristiana, Trifena Wahyu Annisia Kurniawan Harefa Lailatul Izzah Lesly Elisa Simanjuntak Lestari, Dwi Anggun Lisa Riskiana Lita Susanti W. Maftuhatul Muna Mareta Yuriansa D Melyza Syarifa Merida Sukma Praptiwi Meta Amelia Widya Saputri Meydian Effendy Meyra Filus Meytha Fitri Hapsari Miftah Setyaning Rahma Muh. Aqso Anfajaya Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muhammad Zulfa Alfaruqy Muna, Maftuhatul Nadia Franciska Sukarno Nailul Fauziah Nanda Syahrial Basri Ni Made Martiniasih Nia Andriyani Novi Qonitatin Noviana Wahyu Basuki, Noviana Wahyu Novita Rosa Prima Paundra Kartika Permata Sari Pertiwi, Lintang Putri Phricillia Devi Adi Putri Pradini Fauzia Wahyuningtyas Prastowo, Akbar Sakti Dyan Puspita Palupi Putri Hastari Putri, Novinda Intani Radhitya Arief Noerpratama Rajab Ali Randi Agung Pranata Ready Nurdian Syah Reza Anantyo Adhi Putra Rindang Purindawati Rizky Ghoffar Ismail Salsabila, Wina Klarissa Sirajuddin Islam Sirajudin Islam Siti Anisya Rahma Denty Sri Wahyuning Pamungkas Sulistiyowati Sulistiyowati Suryanto Suryanto Tika Rosani Tri Puji Astuti Ulumuddin, Fiqhunnisa Upadianti, Luh Putu S. Velda Fiska Saputri Winda Putri D.J Y. Franz La Kahija Yahya Ghozy Baisa Yasinta Amalia Febriyani Yuriko Adriel Yusril Nur Annas Yusuf Susanto Zakka Ryan Rahardian Zaky Hafizhudin Zelin Eka Septia