Claim Missing Document
Check
Articles

DESKRIPSI PETANI SINGKONG DESA LAMBU KIBANG Ria Andresta; Sumadi Sumadi; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.294 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe cassava farmers in the village of Lambu Kibang Kibang Budi Jaya west subdistrict Tulang Bawang Regency 2012. Research is using descriptive methods,with population of 251 families, a sample of 20% (50 families). Results of the study: 1). A total of 100% cassava farmers plant cassava poison. 2). The average land area of 2.82 ha respondents. 3). Total production average of 56,800 kg/farmers.4). Total production in the selling price of Rp. 780 and marketed to pabric.5). Rp.616.170.000 total production costs by an average of Rp. 12.323.400/farmers. 6). Total net revenues in the first planting time Rp.1.559.450.000 income of 26 respondents Rp.490.791.600 Rp.18.876.600/farmers average, net income of 24 respondents Rp.1.068.638.400 with an average of Rp 44.526.600/farmers. 7). All respondents 100% is able to meet the minimum basic.Tujuan penelitian mengkaji deskripsi petani singkong di Desa Lambu Kibang Kecamatan Kibang Budi Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2012. Penelitian menggunakan metode deskriptif, populasi sebanyak 251 KK, sampel sebanyak 20% (50 KK) .  Hasil penelitian : 1). Sebanyak 100% petani singkong menanam singkong racun. 2). Luas lahan rata-rata responden 2,82 ha.3).Produksi singkong rata-rata 56.800 kg/petani.4). Seluruh produksi singkong di jual dengan harga Rp. 780 dan dipasarkan ke pabrik.5).Total biaya produksi Rp.616.170.000 rata-rata Rp. 12.323.400/petani. 6). Total pendapatan bersih dalam 1 kali tanam Rp.1.559.450.000 dengan rata-rata pendapatan bersih 26 responden Rp.490.791.600 rata-rata Rp.18.876.600/petani, pendapatan bersih 24 responden Rp.1.068.638.400 rata-rata Rp 44.526.600/petani. 7). Seluruh responden 100% mampu memenuhi kebutuhan pokok minimum. Kata kunci : biaya produksi, kebutuhan pokok minimum, petani singkong
Analisis Kualitas Air Tanah Dangkal Untuk Keperluan Air Minum di Desa Pematang Dina Ameilia; I Gede Sugiyanta; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.294 KB)

Abstract

The study aims to determine the standard quality of shallow groundwater in Pematang village. Subjects in this study were shallow groundwater in Pematang village. The sampling technique used purposive sampling. The indicators is the water quality is good and bad. Data analysis used qualitative descriptive with a spatial approach. The results showed that the shallow groundwater used was observed from its physical properties partly qualified because the water condition was clear, colorless, odorless, tasteless, and at normal temperature. The chemical properties of shallow groundwater were also eligible because the iron content (Fe), content of hardness (CaCO3) content of chloride (Cl), the content of sulfate (SO4), and the suspended solid content is below the threshold, it’s just that pH type chemical parameters showed a low figure all samples.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar kualitas air tanah dangkal di Desa Pematang. Subjek penelitian ini air tanah dangkal di Desa Pematang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Indikator dalam penelitian ini adalah kualitas air yang layak dan tidak layak. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air tanah dangkal yang digunakan ditinjau dari sifat fisiknya sebagian memenuhi syarat karena kondisi air terlihat bening, tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan berada pada suhu normal. Sifat kimia air tanah dangkal juga memenuhi syarat karena kandungan besi (Fe), kesadahan (CaCO3), klorida (Cl), Sulfat (SO4), dan zat padat tersuspensi berada di bawah ambang batas maksimum, hanya parameter kimia jenis pH menunjukkan angka rendah pada semua sampel.Kata Kunci:   air tanah dangkal, parameter fisik, parameter kimia
Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Pabrik Tapioka Di Desa Rukti Basuki Tahun 2017 Bondan Prakoso; I Gede Sugiyanta; Sudarmi Sudarmi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.935 KB)

Abstract

This research aspects of social and economic, covering the number of children , the number of dependents , income levels and the level of subsistense minimum basic needs. Descriptive methods, by applying a technique data is observation, documentation and interview structured as well data analysis is based on the table the frequency of simple. Research results: 1. The number of children respondets are a little average two childrens. 2. The number of dependent respondets are a little average four persons. 3. The average income Rp 1.487.836,- respondents. 4. Basic needs 21 respondents did not fulfilled and 9 respondents fulfilled.Penelitian ini aspek kajiannya sosial ekonomi, meliputi jumlah anak, jumlah tanggungan, tingkat pendapatan dan tingkat pemenuhan kebutuhan pokok minimum. Metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara terstruktur serta teknik analisa data tabel persentase berdasarkan frekuensi sederhana. Hasil penelitian: 1. Jumlah anak responden tergolong sedikit dengan rata-rata dua orang anak. 2. Jumlah tanggungan responden tergolong sedikit dengan rata-rata empat orang. 3. Rata-rata pendapatan responden Rp 1.487.836,-. 4. Kebutuhan pokok 21 responden tidak terpenuhi dan 9 responden terpenuhi.Kata Kunci : buruh pabrik tapioka, ekonomi, sosial
KARAKTERISTIK KEPALA KELUARGA ANAK PUTUS SEKOLAH PADA TINGKAT SMA Adi Irawan; I Gede Sugiyanta; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.617 KB)

Abstract

The study aimed to analyze about characteristicsof family head of drop out students at senior high school level at Harapan Mukti Village sub-district Tanjung Raya regency Mesuji.Pressure point studies on socio-economic situation of parents. The method used is descriptive, the population in this study amounted to 49 respondents. Collecting data is using questionnaires techniques, interviews, and documentation. Analysis of the data by using a simple table as a percentage of the basic interpretation and description of a research report. The results showed that the level of education of parents whose children drop out of school (respondents); (1) A total of 21 people (42.85%) to pass the elementary school education, (2) A total of 17 people (34.69%) educated to graduate junior high school, (3) A total of five people (10.2%) educated to graduate high school and (4) A total of 6 people (12.26%) No School.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang karakteristik kepala keluarga anak yang putus sekolah di tingkat SMA di Desa Harapan Mukti Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji. Titik tekan kajiannya pada keadaan sosial ekonomi orang tua. Metode yang digunakan adalah deskriptif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 49 responden. Pengumpulan data menggunakan tekhnik kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik tabel presentase sederhana sebagai dasar interprestasi dan deskripsi pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua yang anaknya putus sekolah (responden); (1) Sebanyak 21 orang (42,85%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Dasar, (2) Sebanyak 17 orang (34,69%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Pertama, (3) Sebanyak 5 orang (10,2%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Atas dan (4) Sebanyak 6 orang (12,26%) Tidak Sekolah.Kata kunci : anak putus sekolah, karakteristik, keluarga.
PEMETAAN DATA MONOGRAFI KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2014 Joni Irawan; I Gede Sugiyanta; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.214 KB)

Abstract

This research aimed to create thematic maps by using Monograph Data of South Coast District in the form of data about location and number of junior and senior high school, the location of pekon government offices, the location of public offices distribution, number of population according to population density, sex ratio, number of households, acceptors, industries and the number of worship places map. This study used quasi experiment research. This research used descriptive informative.The results showed that Monograph Data of South Coast District could be presented in a map. The information was more innovative and communicative.Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta tematik dengan memanfaatkan Data Monografi Kecamatan Pesisir Selatan berupa data tentang letak dan jumlah SMA dan SMP Negeri, letak kantor pemerintahan pekon, letak sebaran kantor pelayanan umum, jumlah penduduk berdasarkan kepadatan penduduk, sex ratio, jumlah rumah tangga, jumlah akseptor KB, jumlah industri dan jumlah tempat ibadah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif informatif.Hasil dalam penelitian ini adalah Data Monografi Kecamatan Pesisir Selatandapat disajikan kedalam sebuah peta.Informasi yang dituangkan lebih inovatif dan komunikatif.Kata kunci: pemetaan, data monografi kecamatan, pesisir selatan.
KAJIAN TENTANG PENYEBAB TRANSMIGRAN BERTAHAN TINGGAL DI DESA TIRTA KENCANA Nurul Hasanah; Buchori Asyik; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.722 KB)

Abstract

Tirta Kencana is one of the villages which became the settlement of transmigrant from Java in the year 1973/1974. Location hebitable be supporting settlement that transmigrants remain in transmigration sites. In addition, the area of land they have also influenced decisions to survive. Traditional still life in Java have implications for the economic life of the family and next-generation transmigrants. The issue of land and the narrowing of the rampant crime situation in the village was not making transmigrants in Tirta Kencana move to another place. This situation is interesting to study so that the purpose of this study was to determine the cause of transmigrants survive living in  Tirta Kencana subdistrict of Tulang Bawang Tengah regency of Tulang Bawang Barat in 2012. The population in this study as many as 329 migrants. Samples taken are as many as 66 samples with Proportional Random Sampling technique in seven hamlets. The method used is descriptive method and data collection techniques are observation, structured interviews and documentation. Data analysis techniques using frequency tables and cross-tabulations as the basis for describing the data obtained and responding to expressed. The results showed that transmigrants endure living in the village of Tirta Kencana subdistrict of Tulang Bawang Tengah regency of Tulang Bawang Barat in 2012 because 1) The availability of facilities and adequate transportation infrastructure (89.4%), 2) as well as the relatives who have blood relations (98.5%). As for 3) Land owned (60.6%) is caused migrants to survive living in the village of Tirta Kencana and 4) ownership of valuable goods is not proven to be the cause of migrants survive living in the village of Tirta Kencana (48.5%).Key words:  Last recidence, location of transmigration
Deskripsi Kecamatan Kedamaian Sebagai Hasil Pemekaran Wilayah Kecamatan Tanjungkarang Timur Tahun 2018 Noris Subhan; I Gede Sugiyanta; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.826 KB)

Abstract

This research examined of expansion Kedamaian Subdistrict. The research fokused after the expansion area with the description (1) the large area (2) the number of inhabitans (3) Economic condition (4) facilities and infrastructure. The method used in this research is descriptive method, Data collection used observation method, unstructured interview, and documentation. Analysis data used percentage This research : (1) the area didn’t qualification of the new subdistrict (2) the population of Kecamatan Kedamaian has qualification the requirement of the new kecamatan (3) the economic condition of Kecamatan Kedamaian with good facilities (4) the means of Kecamatan Kedamaian is good enough.Penelitian ini mengkaji pemekaran wilayah Kecamatan Kedamaian. Titik kajiannya setelah pemekaran wilayah dengan pendeskripsian tentang (1) Keadaan jumlah penduduk (2) luas wilayah (3)  Keadaan ekonomi (4) Sarana dan Prasarana. Metode yang digunakan penelitian adalah metode deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara tidak terstruktur dan  dokumentasi. Analisis data mengunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: (1) luas wilayah tidak memenuhi syarat pembentukan kecamatan baru (2) jumlah penduduk kecamatan Kedamaian telah memenuhi syarat pembentukan kecamatan baru (3) keadaan ekonomi Kecamatan Kedamaian di tunjang dengan sarana yang baik (4) keadaan sarana Kecamatan Kedamaian sudah cukup baik.Kata Kunci : deskripsi, kedamaian, pemekaran 
Karakteristik Sosial Ekonomi Penduduk Yang Bermukim di Bantaran Sungai Cungkeng Kelurahan Kotakarang Ni Komang Susilawati; I Gede Sugiyanta; Nani Suawarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.618 KB)

Abstract

This research purposed to examine the social economy characteristic of the citizen living in the Cungkeng Riverbank of Kotakarang Urban Village. The point of this research are on education, the type of work, distance of the house with the workplace and status of house. This research used descriptive method. The population as much as 165 household heads, the number of sample were 33 household heads taken by proportional random sampling. Data collected by interview, observation and documentation. Data were analyzed using frequency tabulation and percentage. Result showed: (1) the education level of the household heads is at the level of basic education 78,79%. (2)The majority of household heads worked as fisherman as much as 69,70%. (3) As many as 63,64% of household heads income are below the average. (4) A many as 75,76% household heads live close to the workplace. (5) 72,73% of household heads do not own their own house with rent and contract status.Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik sosial ekonomi penduduk yang bermukim di Bantaran Sungai Cungkeng Kelurahan Kotakarang. Titik tekan kajian pada pendidikan, jenis pekerjaan, tingkat penghasilan, jarak rumah dengan tempat kerja, dan status rumah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 165 kepala keluarga, jumlah sampel sebanyak 33 kepala keluarga yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tingkat pendidikan kepala keluarga berada pada tingkat pendidikan dasar 78,79%. (2) Jenis pekerjaan kepala keluarga mayoritas sebagai nelayan sebanyak 69,70%. (3) sebanyak 63,64% kepala keluarga berpendapatan dibawah rata-rata. (4) Sebanyak 75,76% kepala keluarga bermukim dekat dengan tempat bekerja. (5) Sebanyak 72,73% kepala keluarga belum memiliki rumah sendiri dengan status menyewa dan mengontrak.Kata kunci: bantaran sungai, penduduk, sosial ekonomi
PERUBAHAN LUAS MANGROVE TAHUN 1994-2014 MELALUI CITRA LANDSAT DI KECAMATAN PADANG CERMIN Yunidar Buana; I Gede Sugiyanta; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.902 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out mangrove forest area changes from 1994 until 2014. The method that used in this research is visual interpretation time-series data of Landsat satellite images in 1994, 2001, and 2014. This satellite images data is used to monitor mangrove forest area changes in the coastal area of Padang Cermin District Pesawaran Regency. The result of this research show that from 1994 until 2001 mangrove forest area has been decreased around 166,97 ha, While from 2001 until 2014 mangrove forest area has been decreased around 14,75 ha. The total changes of mangrove forest area of Padang Cermin Districtin 1994 until 2014, mangrove forest area has been decreased around 181,72 ha.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luas hutan mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Padang Cermin dari tahun 1994 sampai 2014. Metode yang digunakan penelitian adalah interpretasi visual citra satelit landsat tahun 1994, 2001, dan 2014 dalam rangka melakukan monitoring perubahan luas hutan mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Hasil penelitian menunjukan perubahan luas hutan mangrove tahun 1994 sampai 2001 berkurang sebanyak 166,97 ha, perubahan luas hutan mangrove tahun 2001 sampai 2014 berkurang sebanyak 14,75 ha. Total perubahan luas hutan mangrove dari tahun 1994 sampai 2014 di wilayah pesisir Kecamatan Padang Cermin mengalami pengurangan sebanyak 181,72 ha.Kata kunci: hutan mangrove, kecamatan padang cermin, landsat
Analisis Dan Pemetaan Sebaran Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2015 Alkat Melya; Buchori Asyik; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.387 KB)

Abstract

This research aimed to know (1) the health facility distribution (2) the differences of health facilities amount (3) the completeness of structures and infrastructures in each sub district. This research used a descriptive method. The subject of this research are all public health service centers and their supporting branches in West Lampung district in 2015. Data were collected by using observation and documentation. Data were analyzed by using nearest neighbour statistic and precentage table. The research results showed that (1) the distribution pattern of health facilities had group pattern, there were 5 sub districts with uniform distribution patterns, 9 sub districts with grouping pattern, and 1 sub district without distribution pattern (2) each sub district had different amounts of health facilities (3) 10 sub districts had complete structures and infrastructures, 5 sub districts had 1 complete facilitiy while some others are not complete.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pola sebaran fasilitas kesehatan (2) perbedaan jumlah fasilitas kesehatan pada setiap kecamatan (3) kelengkapan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang ada di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2015. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis parameter tetangga terdekat dan tabel persentase. Hasil penelitian ini menunjukan (1) pola sebaran fasilitas kesehatan secara umum mengelompok, 5 kecamatan memiliki pola sebaran seragam, 9 kecamatan memiliki pola sebaran mengelompok, dan 1 kecamatan tidak memiliki pola sebaran (2) terdapat perbedaan jumlah fasilitas kesehatan (3) 10 kecamatan seluruh fasilitas tidak lengkap, 5 kecamatan terdapat 1 fasilitas yang lengkap sedangkan beberapa lainnya tidak lengkap.Kata kunci: fasilitas kesehatan, pemetaan, sebaran
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Shinta Trianingrum Adi Irawan Adipka, Asrul Aditya Eko Saputra Aditya Eko Saputra, Aditya Eko Aditya Murdani Aditya Murdani, Aditya Afif Suryatama Ajis, Olvrias Tenisa Alayubi, Muhamad Salahudin Alkat Melya Almira Honesta Amar Daumi Ambarwati, Iis Ameilia, Dina Andi Susanto Andi Susanto Andresta, Ria Apri Setiawan Aprilia Endra Dewi Arizal Tri Setiawan Asiah, Siti Nur Asrul Adipka Avriliani, Olivia Berlinda Duwi Faulana Sari Bety Tri Astuti Bety Tri Astuti, Bety Tri Bondan Prakoso Bondan Prakoso, Bondan Buchori Asyik Catur Pangestu W Catur Pangestu W, Catur Pangestu Citra Setyo Pratiwi Damar Alip Purnomo Daumi, Amar Debi Ranu Meiharja Debi Ranu Meiharja, Debi Ranu Dedy Miswar Desi Ratnasari Dewi Laila Nurjanah Dewi Laila Nurjanah, Dewi Laila Dewi, Aprilia Endra Dina Ameilia Dwi Agus Sari Dwi Hastuti Ebbie Prambesi Ebbie Prambesi, Ebbie Edy Haryono Elan Artono Nurdin Fahrur Rozi Subnata Faulana Sari, Berlinda Duwi Fauziah, Naili Rijkhan Felayati, Asruri Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Fitroh, Syaiful Handayani, Viva Desi Hasanah, Marfu'atun Hayat Tunur Hesti Apala Hesti Apala, Hesti Hidayah, Syarifatul Honesta, Almira I Kadek Agus Setiawan I Wayan Andreas Prayoga Iis Ambarwati Iis Kurniati Iis Kurniati Imam Ahmad Mustain Indaryono Indaryono Indaryono Indaryono, Indaryono Irma Lusi Nugraheni Irma Lusi Nugraheni Jabbari, Sabri Jangita Sari, Salas Ayu Jati, Ririh Pintoko Jaya, M Thoha B Sampoerna Joni Irawan Joni Irawan, Joni Juniar, Riska Khotimah, Nur Khusnul Kusuma W, Nur Eka Laksono Trisnantoro Luh Putu Ratna Sundari M Thoha B Sampoerna Jaya Marfu'atun Hasanah Marviyanasari, Siska Melya, Alkat Muhamad Salahudin Alayubi Mustain, Imam Ahmad Mutiara Seftia Rosa Kenamon Naili Rijkhan Fauziah Nani Suawarni Nani Suwarni Ni Komang Susilawati nia kurniasih Nia Kurniasih Noor Rizqa Noor Rizqa, Noor Noris Subhan Nova Fitria Resiwiyasa Nur Andriyani Pratiwi Nur Eka Kusuma W Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nyoman Lusiani Nyoman Lusiani, Nyoman Olivia Avriliani Pratiwi, Citra Setyo Pratiwi, Nur Andriyani Prayoga, I Wayan Andreas Purnomo, Damar Alip Rahma Kurnia Sri Utami Rani, Shintia Rahma Reno Deri Yasta Resiwiyasa, Nova Fitria Ria Andresta Rini Susanti Ririh Pintoko Jati Rosana Rosana Rosita, Dewi Sabri Jabbari Salas Ayu Jangita Sari Sari, Yoga Puspa Serly Susanti Setiawan, Apri Setiawan, Arizal Tri Shintia Rahma Rani Silalahi, Apriyana Dewi Siska Marviyanasari Siti Nur Asiah Sokhibul Anshor Sokhibul Anshor, Sokhibul Sri Krisna Wisnu Wardhana Suawarni, Nani Subhan, Noris Subnata, Fahrur Rozi Sudarmi Sudarmi Sugeng Widodo Sugeng Widodo SUMADI SUMADI Sumadi Sumadi Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Suryatama, Afif Susanti, Serly Susilawati, Ni Komang Syaiful Fitroh Syarifatul Hidayah Trianingrum, Ade Shinta Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Tunur, Hayat Ummah Nurjannah Viva Desi Handayani Wan Hakki Wan Hakki, Wan Wayan Juana Riskawati Wayan Juana Riskawati, Wayan Juana Wibowo, Yoan Renate Windarsih Windarsih Windarsih, Windarsih Wulandari, Pristia Kartika Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yasta, Reno Deri Yunidar Buana Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain