Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Inverted

PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI KONTEN MEDIA PEMBELAJARAN MICROBLOG DALAM JARINGAN PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI MULTIMEDIA Ahmad Almukaroma Liow; Sitti Suhada; Nikmasari Pakaya
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 1, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.783 KB) | DOI: 10.37905/inverted.v1i2.13338

Abstract

AbstractCovid-19 is a pandemic that lasted from early 2019 to 2021, and it's unclear how it was followed. The thing that causes the tension of the learning process at school and eventually the learning is carried out at home. Many ways that can be used as part of innovative learning models, one with the use of instagram as a developed tool for off-school learning. Using each of these features on lnstagram makes a blog microblog to develop as a network learning medium to support the learning process. The study is a qualitative descriptive study with fieldresearch (field reseaech), a method of field research that enables respondents directly to obtain data or information. Research shows that the use of instagram as content of microblogging on a network with an 86% presentation means that the use of instagram can be put to good use by students as learning content. 
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran Administrasi Sistem Jaringan Fachrul Faisal Ibrahim; Moh Hidayat Koniyo; Sitti Suhada
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.581 KB) | DOI: 10.37905/inverted.v1i1.9299

Abstract

Abstract A preliminary study conducted in class XI TKJ at SMK Negeri 1 Limboto manages to identify a problem in network system administration subject particularly related to its conventional method of teaching. With this condition, students are no longer excited about the learning process, which eventually influencesthe teaching and learning process. The research aims to design an interactive multimedia-based learning media in network system administration subject in class XI TKJ of SMK Negeri 1 Limboto. This is a research and development which refers to Borg and Gall model prior to being tested to the user (student), the design learning media is validated by media expert and content expert. The data from both experts are collected by employing media eligibiliy test questionaire. The research finding show that (1) validation of media expert achieves a total score of 76 (89,41%) and (2) validation of content expert achieves a total score of 65(86,66%). After going through a set of validation, the learning media is tested on the user. The result of test reveals that the entire responses of students on the interactive multimedia-based learning media obtain a score of 1200 (90,91%) in conclusion, the learning media is eligible to use as an alternative in the teaching and the learning process, particularly in network system administration subject.Keywords: Interactive Multimedia, Eligibility, Network System Administration
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GOOGLE MEET DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL Sri Indah Cahyani; Agus Lahinta; Sitti Suhada; Tajuddin Abdillah; Eka Vickraien Dangkua
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 3, No 1: Januari 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v3i1.17688

Abstract

Aplikasi Google Meet menawarkan banyak fitur dengan salah satu fiturnya fitur video call yang memungkinkan guru sebagai peserta berbagi layar. Dengan kata lain, dapat mengubah layar utama menjadi file yang diperlukan pembelajaran. Guru dapat menyajikan Powert Point. Untuk mengetahui efektifitas dari penggunaan Google Meet dalam melakukan pembelajaran dan merkomendasikan metode penelitian yang dapat di ajukan secara daring pada mata pelajaran simulasi digital. Metode yang digunakan dalam pembuatan hipotesis ini adalah Metode Deskriptif Kuantitatif. Deskriptif Kuantitatif adalah dugaan terhadap suatu sampel walaupun didalamnya bisa terdapat beberapa kategori. Hasil analisis data pada pretest diperoleh nilai rata-rata sebesar 43,75 sedangkan nilai rata-rata  pada posttest sebesar 80,5. Hasil posttest menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media google meet mendapatkan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dari pretest tanpa mengguakan media Google Meet hal ini di perkuat dengan hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Sebelum melakukan uji paired sampel t-test maka terlebih dahulu melakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas.
EKSPLORASI INTENSITAS PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA (STUDI DESKRIPTIF PADA MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA UNG) Hermila A; Sri Ayu Ashari; Rahmat Taufik R.L Bau; Sitti Suhada
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 3, No 2: Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v3i2.21172

Abstract

Platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube telah menjadi sangat populer di seluruh dunia. Setiap platform menawarkan fitur unik dan memfasilitasi berbagai jenis interaksi sosial, seperti berbagi pesan, memposting konten, mengomentari, dan mengikuti akun. Sosial media tidak lagi hanya tentang berbagi teks dan gambar. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok pengguna aktif media sosial sekaligus usia terbanyak pengguna media sosial. Eksplorasi tingkat penggunaan media sosial mencakup penelitian dan analisis tentang seberapa banyak orang menggunakan platform media sosial, jenis konten yang mereka konsumsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model studi deskriptif yang dilakukan di jurusan Tehnik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Responden sebanyak 147 orang mahasiswa jurusan Tehnik Informatika. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan; 1) perangkat elektronik yang digunakan oleh mahasiswa dalam mengakses media sosial adalah smartphone, 2) media sosial yang dimiliki oleh mahasiswa paling banyak whatsup, Instagram dan tiktok, 3) media sosial yang paling sering dikunjungi adalah whatsup, tiktok dan Instagram, 4) durasi penggunaan media sosial oleh mahasiswa diatas dua jam, 5) aktivitas yang sering dilakukan mahasiswa ketika membuka media sosial yaitu mencari informasi (terbaru dan lama), melihat berita terkini, mencari hiburan (video lucu, berita viral, menonton), komunikasi jarak jauh, melihat story teman, belajar tutorial, berbagi story, sekedar eksplor beranda, 6) fungsi media sosial berdasarkan perspektif mahasiswa sebagai; sarana berkomunikasi, sumber informasi yang mudah di akses, media hiburan,  media untuk belajar, sarana mendapat hal-hal baru, sarana untuk berbisnis, sarana mendapatkan motivasi dari berbagai postingan orang lain, sarana berinteraksi jarak jauh, 7)enurut mahasiswa media sosial menarik untuk digunakan sebagai sarana pembelajaran dengan membuat konten video berdurasi singkat namun jelas dan mudah dipahami informasi yang disampaikan., 8) stimasi biaya yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengakses internet. menunjukkan bahwa dominan mahasiswa menggunakan kisaran biaya Rp.50.000-Rp.100.000  untuk mengakses media sosial.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas X TKJ Pada Materi Orientasi Dasar Teknik Jaringan Komputer Dan Telekomunikasi Di SMK Negeri 4 Gorontalo Astuti, Wahyu; Latief, Mukhlisulfatih; Suhada, Sitti; Pakaya, Nikmasari
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21868

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas X di SMK Negeri 4 Gorontalo khususnya pada materi orientasi dasar Teknik jaringan computer dan telekomunikasi yaitu saat proses pembelajaran guru dikelas hanya menggunakan metode diskusi dengan bahan ajar modul sesuai acuan pembelajaran kurikulum merdeka. sehingga hanya sebagian siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran dan masih banyak siswa yang bermalas-malasan serta kurang memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya variasi di kelas saat proses pembelajaran seperti penggunaan model pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match terhadap minat belajar siswa pada materi orientasi dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Group Pretest Posttest Design dan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini memiliki dua kelompok yaitu kelompok kelas kontrol dengan jumlah sampel 20 orang dan kelompok kelas eksperimen dengan jumlah sampel 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data menggunakan Independent Sample Test diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0,000 0,05 maka sesuai dengan kesepakatan uji independent sample test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional dan minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Make A Match.Kata kunci: Make A Match; Minat Belajar; Orientasi Dasar TJKT
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pada Materi Structured Query Language (Sql) Kelas XI Rpl Di Smk N 5 Gorontalo Huraju, Risnawati M; Latief, Mukhlisulfatih; Suhada, Sitti; Pakaja, Jemmy
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21907

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di kelas XI RPL di SMK Negeri 5 Gorontalo ditemukan permasalahan pada pada materi structured query language terutama pada proses pembelajaran yang  masih menggunakan modul pembelajaran. Kondisi ini membuat siswa tidak tertarik dalam proses pembelajaran sehingga berpengaruh pada proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia pada materi SQL, Mengukur kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan dan kepraktisan. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (research and development) menggunakan model Borg ang Gall. Sebelum di uji cobakan kepada pengguna (siswa), media pembelajaran yang dikembangkan terbih dahulu divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Untuk mengumupulkan data ahli media dan ahli materi peneliti menggunakan angket uji kelayakan media. Hasil penelitian menunjukan : (1) validasi ahli media tahap 1 mendapatkan skor total 91 (95,78 %) dan validasi ahli media tahap 2 mendapatkan skor total 91 (95,78 %), (2) hasil validasi ahli materi tahap 1 dengan skor 104 (86,66 %) dan hasil validasi ahli materi tahap 2 dengan skor 118 (98,33 %). Setelah melalui serangkaian validasi ahli kemudian di uji cobakan ke pada pengguna. Hasil dari uji coba media pembelajaran multimedia interaktif di kelas XI RPL SMK Negeri 5 Gorontalo memperoleh skor 1233 (94,84%). Dapat disimpulakan bahwa penggunaan media pembelajaran layak digunakan sebagai alternative guru dalam prosesbelajar mengajar khusunya pada materi SQL.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Kelayakan, Structured Query Language.
Analisis Kejenuhan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika di SMK Negeri 1 Gorontalo Pulumoduyo, Mohammad Fahmi; suhada, sitti; Dwinanto, Arif; Dangkua, Eka Vickraien
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.25759

Abstract

Proses pembelajaran adalah aktivitas penting dalam penyampaian materi pelajaran dari guru ke siswa. Namun, sering terjadi kendala yang menyebabkan proses pembelajaran kurang efektif, salah satunya adalah kejenuhan belajar. Kejenuhan belajar pada siswa bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi siswa, lingkungan kelas, cara penyampaian materi oleh guru, dan faktor eksternal di luar sekolah. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran menjadi tidak efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab kejenuhan belajar serta mengetahui tingkat kejenuhan pada siswa. Metode yang digunakan adalah metode campuran dengan model terpadu bersama-sama (Concurrent Embedded Strategy), meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Data tingkat kejenuhan siswa yang diperoleh melalui angket yang menunjukkan 9 siswa (14%) dalam kategori rendah, 43 siswa (68%) dalam kategori sedang, dan 11 siswa (18%) dalam kategori tinggi dari total 63 siswa. Sementara itu analisis kualitatif menunjukkan beberapa faktor penyebab kejenuhan belajar antara lain materi pembelajaran yang kurang diminati, strategi mengajar guru, jam pelajaran yang kurang efektif, dan kurangnya sarana prasarana.  Kesimpulan penelitian diketahui rata-rata siswa mengalami kejenuhan belajar dalam kategori sedang (68%). Serta empat faktor utama penyebab kejenuhan: materi pelajaran, jam pelajaran, strategi mengajar guru, dan kurangnya sarana prasarana.
Penerapan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Internet Gateway Ongku, Sriwahyuni A.; Latief, Mukhlisulfatih; Kadim, Ahmad Azhar; Suhada, Sitti; Olii, Salahudin; Ahaliki, Budiyanto
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i2.33198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan media pembelajaran pada materi Internet gateway dan mengetahui apakah penerapan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukan bahwa Materi Internet gateway dapat di terapkan dengan menggunakan media pembelajaran berbasis youtube, dapat dilihat dari persentase kelayakan media mencapai mencapai 96% atau masuk kategori sangat layak, sedangkan untuk presentase kelayakan materi mencapai 80% atau masuk kategori layak. Media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa dan mendapat respon positif dari siswa dilihat dari hasil pembagian kuisioner dengan tingkat kepuasan sebesar 86% dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif maupun psikomotorik. Adapun sebelum penerapan media pembelajaran, presentase hasil belajar pra-siklus siswa yaitu sebesar 58%. Sementara itu, pada presentase ketuntasan hasil belajar kognitif siswa meningkat sebesar 33% dari siklus I 61% ke siklus II mencapai 94% Sedangkan pada aspek psikomotorik, presentase ketuntasan siswa meningkat 26% dari siklus I 68% pada siklus II meningkat mencapai 94%.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Materi Peralatan Komputer di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo Azis, Ilham Abd.; Suhada, Sitti; Dwinanto, Arif; Hadjaratie, Lillyan; Mas'ud, Huzaima; Suwandi, Ihsanulfu'ad; A, Hermila
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i2.32113

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi peralatan komputer sering kali disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran konvensional yang kurang mampu memvisualisasikan komponen-komponen secara nyata. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi peralatan komputer serta mengetahui tingkat kelayakannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru, serta angket kepada ahli materi, ahli media, dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran AR yang dikembangkan tergolong “sangat layak”, dengan persentase dari ahli materi sebesar 89,29%, serta dua ahli media masing-masing sebesar 90% dan 80%. Uji coba kepada siswa menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 73 (kategori “Good”) dan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,75, yang menunjukkan konsistensi pengukuran yang baik. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis AR ini tidak hanya layak digunakan, tetapi juga mampu memberikan alternatif pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam memahami materi peralatan komputer
Model Cooperative Learning Menggunakan Teknik Jigsaw untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Ismail, Hamid; Bouty, Abd Aziz; Ashari, Sri Ayu; Hadjaratie, Lillyan; Suhada, Sitti; Muthia, Muthia; H, Haeriani
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i2.32098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model Cooperative Learning dengan teknik Jigsaw dalam pembelajaran materi Usecase Diagram pada siswa SMK Negeri 5 Gorontalo, serta mengevaluasi kepraktisan dan efektivitas model tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap Usecase Diagram, yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Jigsaw dalam model Cooperative Learning memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa. Siswa menunjukkan peningkatan yang nyata dalam memahami elemen dan relasi pada Usecase Diagram, serta mengalami perkembangan dalam aspek keterampilan sosial, komunikasi, tanggung jawab, motivasi belajar, dan kemandirian. Hasil analisis kepraktisan menunjukkan bahwa model ini termasuk dalam kategori "sangat praktis" dengan skor rata-rata 3,843. Sementara itu, analisis N-Gain dan uji statistik menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan secara statistik antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning teknik Jigsaw efektif dan praktis untuk diterapkan dalam pembelajaran di SMK, khususnya pada materi yang bersifat konseptual seperti Usecase Diagram. Model ini juga mendukung pencapaian tujuan pembelajaran abad ke-21 melalui peningkatan keterlibatan aktif, kolaborasi, dan hasil belajar siswa.
Co-Authors Abdul Aziz Bouty Abdulaziz Ahmed siyad Agus Herwanto Agus Lahinta Ahmad Almukaroma Liow Ahmad Azhar Kadim Alfian Zakaria Antula, Nur Savira Anwar, Ridha Alvariza Apriyati Rahmi Pateda Pateda Arip Mulyanto Asraf Humonggio Astuti, Wahyu Azis, Ilham Abd. Bait Syaiful Rijal Bouty, Abd. Azis Budiyanto Ahaliki Butsiarah Dadi, Heru Hartato Dai, Roviana H. Dian Novian Diana Novita Dwinanto, Arif Edi Setiawan Eka Vickraien Dangkua, Eka Vickraien Elsy Rahajeng, Elsy Fachrul Faisal Ibrahim Fadik Sadjar Fitrian Bilontalo Gafur Gafur Jamada Gede Sandika, I Wayan Gede Sandika H, Haeriani Hamlina, Robin Y. Hanifah Mardlatillah Hermawan Paramata Hermila A Hidayatullah, Galih Sarwo Huraju, Risnawati M Huraju, Risnawati M. I Wayan Gede Sandika I Wayan Gede Sandika Ikhwan Fauzy Djuhu Imam B. Buke Imudi, La Indhitya R Padiku Ishak Isa Ismail, Hamid Ita Fitriati Izah, Nurul Jemmy A Pakaya Kahar, Nurrahmah Fitirani Karim Bahu Kilo, Juriah R. Laksono, Agung Wahyu Lamarana, Ilfa Lanto Ningrayati Amali Lillyan Hadjaratie Manda Rohandi Mardlatillah, Hanifah Mas'ud, Huzaima Mas’ud, Huzaima Mas’ud, Huzaima Melinda Melinda Moh Ramdhan Arif Kaluku Moh. Hidayat Koniyo mohammad syafri tuloli Mohi, Nur Zalfaa Alfathi Mongilong, Mohammad Farhan Muchlis Polin Muhammad Yassir Mukhlisulfatih Latief Musa, Wahyu Mustapa, Muhammad Syarif Muthia, Muthia Mutmaina A. Usuli Nikmasari Pakaya Nikmasari Pakaya Nikmasari Pakaya Nurrahmah Fitirani Kahar Nurtianingrat Zees Ongku, Sriwahyuni A. Pakaya, Jemmy A Pakaya, Jemmy A. Pakaya, Nikmasari Paputungan, Salsabila Nakia Pateda, Apriyati Rahmi Pateda Puluhulawa, Alda Cahyani Pulumoduyo, Mohammad Fahmi Rahman Takdir Rahmat Riansah Husain Rahmat Taufik R.L Bau Rifadli Bahsuan Rochmat Mohammad Thohir Yassin Roy Budiharjo Salahudin Olii Siyad, Abdulaziz Ahmed Sri Ayu Ashari Sri Indah Cahyani Sri Yayunda Adjun Sudirman, Randi Sunardi Sunardi Sunarty Suly Eraku Suwandi, Ihsanulfu'ad Tajuddin Abdillah Thohir Yassin, Rochmat Mohammad Tri Alfandra Labuga Trias Saputra Singo Ulfa Rahmatin Umar, Brahmantio Putra Usman, Wahyu Setiawan Usuli, Mutmaina A. Utiah, Moh Hikam A. Wibowo, Sela Febrianti Wirahman Salsabil Husain Yassin, Rochmad M Thohir Yassin, Rochmad Mohammad Thohir Yuliati - Yunus, Adinda putri