Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran MIPA

ENHANCING STUDENTS’ PROBLEM-SOLVING SKILLS IN OSCILLATION AND SOUND WAVE CONCEPT BY UTILIZING A MULTIMEDIA BASED INTEGRATED INSTRUCTION Siahaan, Parsaoran; Hidayat, Syarif Rokhmat; Kaniawati, Ida; Chandra, Didi Teguh; Samsudin, Achmad; Suhendi, Endi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 23, No 1 (2018): JPMIPA: Volume 23, Issue 1, 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v23i1.13963

Abstract

Problem-solving skill is one of the fundamental skills that must be mastered by students in the 21st century. This study identifies the enhancement of students’ problem-solving skill in oscillation and sound wave concept by utilizing multimedia based integrated instruction (MBI2). The subjects of this research were 30 junior high school students in Bandung-West Java. Data and analysis result showed that students’ problem-solving skill was enhanced in moderate criteria, showed by Ngain value of 0.57. Therefore, it can be concluded that MBI2 can enhance students’ problem-solving skills in oscillation and sound wave concept.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MEMINIMALKAN MISKONSEPSI Suhandi, Andi; Sinaga, Parulian; Kaniawati, Ida; Suhendi, Endi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 13, No 1 (2009): JPMIPA: Volume 13, Issue 1, 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v13i1.35782

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang uji penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif, guna menjajagi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan kuantitas miskonsepsi. Pada pendekatan pembelajaran ini, media simulasi digunakan pada sesi pengenalan dan penggalian konsep. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa-siswi kelas XII pada salah satu SMA Negeri di kota Bandung dengan menggunakan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Materi pelajaran yang dibahas adalah tentang kemagnetan. Pendekatan pembelajaran konseptual interaktif tanpa menggunakan media simulasi digunakan sebagai perlakuan kontrol. Dari perbandingan rata-rata gain yang dinormalisasi dan kuantitas miskonsepsi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif dapat lebih meningkatkan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan miskonsepsi.
MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP MOMENTUM DAN IMPULS Sutrisno, Asep Dedy; Samsudin, Achmad; Liliawati, Winny; Kaniawati, Ida; Suhendi, Endi
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 20, No 1 (2015): JPMIPA: Volume 20, Issue 1, 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i1.36196

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian eksperimental tentang model pembelajaran Two Stay Two Stray di salah satu SMA di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep siswa pada materi momentum dan impuls dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray (TSTS). Pemahaman konsep siswa diukur dengan tes diagnosis berupa tes pilihan ganda dengan menggunakan skala Certainty of Response Index (CRI). Metode penelitian adalah Quasi Experimental dengan desain One Group Pretest Posttest yang melibatkan 37 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman konsep siswa SMA pada materi momentum dan impuls setelah pembelajaran meningkat, yaitu 16,8% pada pretest menjadi 70,6% pada posttest. Keefektivitasan pembelajaran dengan menggunakan model TSTS ini dapat dilihat dari nilai N-gain sebesar 0,64.ABSTRACTExperimental research about Two Stay Two Stray (TSTS) learning model has been conducted in one of senior high school in Bandung. This research aimed to analyze students’ understanding of momentum and impulse concepts by using TSTS learning model. Students’ conception were identified by multiple choice-diagnostics test using Certainty of Response Index (CRI) scale. Research method was pre-experimental design with one group pretest posttest design involving 37 students as research subjects. Results showed that profile of students’ understanding of momentum and impulse concepts were increased from 16,8% in pretest to 70,6% in posttest. Effectiveness of TSTS learning model was reflected by N-gain of 0.64.
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN INDUKSI MAGNET UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN AKADEMIK DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Adiputra, Yogaswara; Suhendi, Endi; Samsudin, Achmad
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 18, No 2 (2013): JPMIPA: Volume 18, Issue 2, 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i2.36136

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kecakapan akademik dan prestasi belajar siswa di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Subang. Hal tersebut dilihat dari metode pembelajaran yang sering digunakan dan dari nilai ujian siswa yang masih kurang dari nilai Kriteria Kelulusan Minimum (KKM), sehingga penelitian ini difokuskan pada upaya meningkatkan kecakapan akademik dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model guided inquiry pada pembelajaran induksi magnet. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian control group pretest-posttest design dengan teknik rotasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII IPA 1 dan XII IPA 5 di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Subang dengan jumlah siswa keduanya 86 orang yang di bagi kedalam 2 kelompok besar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, tes dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kecakapan akademik dan prestasi belajar siswa secara umum mengalami peningkatan setelah diterapkannya model pembelajaran guided inquiry. Kategori peningkatan untuk aspek kecakapan akademik dan prestasi belajar termasuk kedalam kategori rendah dengan perbedaan yang tidak signifikan antara kelompok pertama dan kelompok keuda.ABSTRACTThis research is motivated by the low academic skills and student achievement in one of the City Senior High School in Subang. It is seen from the learning model that is often used, and of student test results are still below the minimum passing criteria(MPC), So, the research focused on improving academic skills and student achievement through the application of guided inquiry of learning model in magnetic induction subject. The research method used is a quasi-experimental research design with pretest-posttest control group design with the rotation technique. The sample in this study were students of class XII and XII IPA IPA 1 5 in one of the City Senior High School in Subang with the number of students who are both 86 is classified into two major groups. The data was collected through interviews, tests and observation sheet. Based on the results obtained that the academic skills and student achievement in general have increased after the implementation of guided inquiry learning model. Improving of academic skill and student achievement are included in low category with not significant difference between first and second groups.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MEMINIMALKAN MISKONSEPSI Suhandi, A.; Sinaga, P.; Kaniawati, I.; Suhendi, E.
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 12, No 2 (2008): JPMIPA: Volume 12, Issue 2, 2008
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v12i2.35775

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang uji penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif, guna menjajagi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan kuantitas miskonsepsi. Pada pendekatan pembelajaran ini, media simulasi digunakan pada sesi pengenalan dan penggalian konsep. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa-siswi kelas XII pada salah satu SMA Negeri di kota Bandung dengan menggunakan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Materi pelajaran yang dibahas adalah tentang kemagnetan. Pendekatan pembelajaran konseptual interaktif tanpa menggunakan media simulasi digunakan sebagai perlakuan kontrol. Dari perbandingan rata-rata gain yang dinormalisasi dan kuantitas miskonsepsi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif dapat lebih meningkatkan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan miskonsepsi.