Articles
Augmented Reality Book Pengenalan Tata Letak Bangunan Pura Pulaki dan Pura Melanting
Putu Yoka Angga Prawira;
Padma Nyoman Crisnapati;
I Made Gede Sunarya;
I Gede Mahendra Darmawiguna
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v4i2.9777
Pura Pulaki berdiri di atas tebing berbatu yang langsung menghadap ke laut. Di latar belakangnya terbentang bukit terjal yang berbatu yang hanya sekali-sekali saja tampak hijau saat musim hujan. Pura ini tampak berwibawa, teguh dan agung, justru karena berdiri di tempat yang teramat sulit. Apalagi pemandangan yang ditampilkan begitu menawan. Jika berdiri di dalam pura lalu memandang ke depan, bukan hanya laut yang bakal tampak namun juga segugus bukit kecil di sebelah baratnya yang berbentuk tanjung. Kera-kera yang hidup di sekitar pura ini, meski terkesan galak, juga menciptakan daya tarik tersendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, untuk mengembangkan aplikasi Augmented Reality Book pengenalan tata letak Pura Pulaki dan Pura Melanting, dengan menggunakan model waterfall sampai pada tahap pengujian sistem. Aplikasi ini menggunakan library vuforia yang mampu menampilkan objek 3 dimensi bangunan ke dalam sebuah lingkungan nyata dengan menggunakan bantuan buku dan smartphone android. Hasil akhirnya berupa buku yang berisikan informasi dan gambar terkait Pura Pulaki dan Pura Melanting yang difungsikan sebagai penanda dan juga aplikasi Augmented Reality Book berbasis android yang mampu menampilkan objek bangunan Pura Pulaki dan Pura Melanting dalam bentuk 3 dimensi tepat di atas marker lengkap dengan suara narasi penjelasan. Aplikasi ini dapat dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya bangsa.
Pengembangan Aplikasi Konversi Video Digital Greyscale Menjadi Video Digital Berwarna Dengan Menggunakan Metode Global Image Matching
Ketut Widiantara;
Made Windu Antara Kesiman;
I Made Gede Sunarya
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v3i1.9790
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah aplikasi yang dapat mengkonversi video digital greyscale menjadi video digital berwarna secara cepat, mudah dan hasil pewarnaan yang memuaskan. Input dari aplikasi ini berupa video greyscale dan citra warna acuan, dan output dari aplikasi ini adalah sebuah video berwarna dengan nuansa warna yang mengacu pada citra warna acuan yang di-input-kan. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan metode Global Image Matching yang diimplementasikan pada lingkungan bahasa pemrograman Java dengan menggunakan editor NetBeans 7.2.1. Pada aplikasi yang dibuat terdapat tiga proses utama yaitu proses ekstrak video, proses pewarnaan, dan proses render. Proses ekstrak merupakan proses memecah video menjadi frameframe dan audio. Proses pewarnaan merupakan proses yang mengimplementasikan metode Global Image Matching, dimana frame-frame hasil ekstraksi akan dilakukan pewarnaan pada proses ini. Sedangkan proses render merupakan proses penggabungan frame-frame hasil pewarnaan dengan file audio hasil ekstraksi menjadi sebuah video berwarna. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi konversi video digital greyscale menjadi video digital berwarna ini dapat melakukan proses konversi dengan sangat mudah dan cepat.
Aplikasi Pembelajaran Pengenal Aksara Bali Menggunakan Metode Template Matching
Made Sulatri Dewi;
Made Windu Antara Kesiman;
I Made Gede Sunarya
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v3i1.9795
—Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah aplikasi pembelajaran pengenal Aksara Bali untuk memudahkan orang dalam belajar mengenal tulisan Aksara Bali secara lebih efisien dari segi waktu dan tempat. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan metode template matching. Input dari aplikasi ini berupa tulisan dari user menggunakan digital pen, touchpad maupun mouse dan keluarannya berupa gambar Aksara Bali yang memiliki nilai kesalahan (error) paling kecil. Implementasi dari metode template matching ini menghasilkan sebuah perangkat lunak yang disebut Balinese Character Matching. Aplikasi ini dikembangkan berbasis web sehingga dapat digunakan oleh banyak user tanpa keterbatasan tempat dan waktu. Pada aplikasi ini terdapat dua proses utama yaitu preprocessing dan pengenalan dengan metode template matching. Proses preprocessing terdiri dari grayscale, thresholding dan normalisasi ukuran. Pada normalisasi ukuran dilakukan proses pencarian batas, croping, penskalaan dan pemberian label 1 dan 0. Uji coba program dilakukan oleh admin (orang yang datanya disimpan pada database) dan user (orang yang datanya tidak disimpan pada database). Bagi admin yang melakukan uji coba hasil yang diperoleh lebih akurat yaitu dengan rata-rata 95,45%, sedangkan hasil pengujian pada user memperoleh rata-rata sebesar 86,25%.
Sharing Screen Capture Android Application
I G. Uttaram;
I Gede Mahendra Darmawiguna;
I Made Gede Sunarya
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v3i2.9806
Pendidikan dan teknologi merupakan sesuatu yang sering dikatakan memiliki kaitan erat dewasa ini. Karena dengan teknologi pendidikan menjadi semakin menarik untuk dipelajari. Kegiatan ceramah dalam proses pengajaran dapat dibuat interaktif melalui presentasi yang ditanyangkan dengan proyektor. Sehingga pendidik dapat mentransfer ilmunya melalui media audio dan visual yang lebih imajinatif.Perangkat berjalan atau mobile devices sudah menjadi kebutuhan primer saat ini. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sudah sangat fasih menggunakan alat-alat seperti notebook, smartphone, dan tablet pc. Apalagi dengan meledaknya OS android yang bersifat terbuka, sehingga membuat penetrasi perangkat mobile seperti smartphone dan tablet pc menjadi semakin gencar. Bahkan karena hal tersebut dalam dunia mobile telah menciptakan suatu istilah perangkat mobile baru yaitu phablet (phone tablet). Dengan kondisi ini maka sangat memungkinkan untuk menggunakan alat-alat tersebut pada proses belajarmengajar serta dengan bersifat terbukanya os android sehingga mempermudah untuk pengembangan aplikasi, khususnya aplikasi untuk pendidikan.Penelitian ini bertujuan (1) merancang aplikasi SharingScreenCapture; (2) mengimplementasikan rancangan aplikasi SharingScreenCapture. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, mengembangkan aplikasi Sharing Screen Capture, dengan menggunakan model waterfall sampai pada tahap pengujian sistem. SharingScreenCapturemerupakan aplikasi yang akan dikembangkan oleh peneliti menggunakan android os, dengan tujuan untuk mempermudah proses presentasi. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti proyektor dengan perangkat mobile, sehingga lebih mempermudah proses belajar-mengajar karena menggunakan alat-alat mobile yang dimiliki peserta didik dalam menampilkan presentasi dari perangkat android pendidik yang terkoneksi pada jaringan wireless yang sama.
Augmented Reality Book Pengenalan Tata Letak Bangunan dan Landscape Alam Pura Lempuyang
Agung Ayu Hanna Cahyani;
Padma Nyoman Crisnapati;
I Made Gede Sunarya;
I Ketut Resika Arthana
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 3 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v3i3.9822
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melestarikan salah satu bentuk kebudayaan Pulau Bali yaitu bangunan Pura Lempuyang yang rawan terjadi longsor dan erosi sehingga sangat beresiko membahayakan bangunan pura. Perangkat lunak yang dibangun memanfaatkan teknologi buku berbasis augmented reality sehingga dapat menjadi salah satu media interaktif edukatif dalam mempelajari Pura Lempuyang. Aplikasi ini juga bisa dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan bentuk kebudayaan Pulau Bali yang dikenal oleh sebutan ‘Pulau Seribu Pura’ kepada masyarakat internasional dengan digunakannya narasi berbahasa inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model waterfall yaitu requirement definition yaitu tahap pengumpulan informasi dan analisis kebutuhan sistem, system and software design yaitu membuat rancangan aplikasi, implementation yaitu tahap implementasi rancangan, sampai pada tahap system testing yaitu pengujian perangkat lunak. Hasil akhir project ini berupa buku yang berisikan informasi dan gambar terkait Pura Lempuyang serta aplikasi berbasis augmented reality yang dapat diinstall pada smartphone android. Gambar pada buku juga difungsikan sebagai penanda untuk aplikasi ini yang mampu menampilkan objek bangunan Pura Lempuyang beserta Landscape Alamnya dalam bentuk 3 dimensi tepat di atas gambar penanda. Dalam menampilkan objek 3D, aplikasi ini juga dilengkapi dengan suara narasi penjelasan dalam bahasa inggris dan musik pengiring. Kata kunci — Pura Lempuyang, Objek 3 Dimensi, Augmented Reality Book, Android.
Augmented Reality Book Pengenalan Tata Letak Bangunan Beserta Landscape Alam Pura Luhur Batukaru
Made Bunga Anindya;
Padma Nyoman Crisnapati;
I Made Gede Sunarya;
Made Windu Antara Kesiman
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 3 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v3i3.9823
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu aplikasi yang digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan Pura Luhur Batukaru kepada masyarakat lokal maupun internasional, sehingga dapat menarik minat mereka untuk mengetahui, mempelajari, dan bahkan melestarikan Pura Luhur Batukaru. Penelitian ini termasuk metode penelitian dan pengembangan. Dalam mengembangkan aplikasi ini menggunakan model waterfall sampai pada tahap pengujian sistem. Aplikasi ini menggunakan library vuforia yang mampu menampilkan objek 3 dimensi bangunan Pura ke dalam sebuah lingkungan nyata dengan menggunakan bantuan buku dan smartphone Android. Teknik pengujian aplikasi ini dilakukan dengan cara memberikan angket kepada responden. Angket ini digunakan untuk menguji kesesuain objek dengan marker, lama menampilkan objek di luar dan di dalam ruangan, serta menguji kesesuaian aplikasi pada beberapa smartphone Android yang berbeda. Hasil penelitian ini berupa sebuah buku yang berisikan informasi dan gambar penanda (marker) terkait Pura Luhur Batukaru dan juga aplikasi Augmented Reality Book berbasis android yang mampu menampilkan objek bangunan Pura Luhur Batukaru dalam bentuk 3 dimensi tepat di atas gambar penanda (marker) lengkap dengan suara narasi penjelasan dalam bahasa Inggris. Aplikasi ini dapat dijadikan sebagai media untuk menjaga, memperkenalkan, sekaligus melestarikan aset budaya bangsa.
Pengembangan Aplikasi Markerless Augmented Reality Balinese Story “I Gede Basur”
I Gusti Gede Raka Wiradarma;
I Gede Mahendra Darmawiguna;
I Made Gede Sunarya
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v6i1.9927
Penelitian ini bertujuan untuk (1) merancang dan mengimplementasikan aplikasi Markerless Augmented Reality Balinese Story “I Gede Basur” (2) mengetahui respon pengguna terhadap aplikasi Markerless Augmented Reality Balinese Story “I Gede Basur”. Hal ini dikarenakan dewasa ini cerita rakyat yang kaya akan pesan moral dan pembelajaran menjadi suatu hal yang kurang menarik bagi masyarakat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti masuknya produk impor yang terus menggerus produk kebudayaan lokal itu sendiri. Penelitian ini menggunakan menggunakan proses SDLC (System Development Life Cycle) dengan model ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluate). Model ADDIE terdiri dari 5 fase, yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluate (Evaluasi). Aplikasi ini menggunakan library vuforia dengan teknik user defined target yang mempu menampilkan animasi objek 3 dimensi cerita I Gede Basur ke dalam sebuah lingkungan nyata dengan menggunakan bantuan objek nyata. Hasil akhir berupa aplikasi augmented reality markerless dengan teknik user defined target (UDT) yang mempu menampilkan animasi 3 dimensi cerita I Gede Basur tepat di atas objek yang dideteksi lengkap dengan suara narasi cerita dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris serta diiringi musik pengiring. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, aplikasi berada dalam kategori sangat baik dalam setiap pengujian. Aplikasi ini dapat dijadikan media untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan cerita rakyat Bali.
Pengembangan Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia
I Gede Mahendra Darmawiguna;
I Made Gede Sunarya;
Ni Putu Ratna Puspitarini
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v6i1.9928
Pakaian adat tradisional merupakan simbol dari suatu daerah. Pakaian adat sangat identik dalam suatu prosesi upacara adat di Indonesia. Pakaian adat biasanya dipakai untuk memperingati hari besar seperti kelahiran, pernikahan, kematian, serta hari-hari besar keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Membuat rancang bangun pengembangan Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia, 2). Mengimplementasikan rancangan Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia, 3). Mengetahui respon pengguna terhadap Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia ini dikembangkan dengan model waterfall. Aplikasi ini diimplementasikan dengan bahasa pemrograman C# dengan menggunakan editor UNITY 3D dan Kinect sebagai sensor gerak. Hasil akhir dari project ini berupa aplikasi desktop yang memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pakaian adat tradisional Indonesia. Aplikasi ini dapat menampilkan objek 3D yang mampu mengikuti gerakan pengguna dan informasi dari pakaian adat ke-34 provinsi di Indonesia. Hasil pengujian aplikasi memperlihatkan bahwa aplikasi mampu digunakan dengan lancar pada kondisi tertentu dan respon dari penguna aplikasi dikategorikan sangat positif dengan rata- rata persentase 93,8%. Aplikasi Kinect Digital Display Pakaian Adat Indonesia ini dapat dijadikan sebagai media informasi, hiburan, maupun pelajaran tentang Keragaman Pakaian Adat Tradisional Indonesia.
Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita dan Alternatif Pencegahan Menggunakan Metode Certainty Factor
I Made Gede Sunarya;
I Made Agus Wirawan;
Ni Made Nafta Sukendry
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v6i1.9929
Tujuan penelitian ini untuk (1) mengimplementasikan Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita dan Alternatif Pencegahan Menggunakan Metode Certainty Factor. (2) Untuk mengetahui uji kesesuaian Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita dan Alternatif Pencegahan Menggunakan Metode Certainty Factor terhadap data. (3) Untuk mengetahui uji akurasi dan presisi Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita dan Alternatif Pencegahan Menggunakan Metode Certainty Factor terhadap data. (4) Untuk mengetahui respons pengguna sistem dan pakar dalam Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita dan Alternatif Pencegahan Menggunakan Metode Certainty Factor. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan ADDIE yang menggunakan lima tahap dalam pengaplikasian yakni Analysis-Design-Develop- Implement-Evaluate.Fungsi ADDIE menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program. Perancangan dilakukan dengan menggunakan DFD. Untuk mengetahui respon pengguna terhadap sistem ini diperoleh menggunakan metode angket. Sistem pakar ini diimplementasi menggunakan framework CodeIgniter, PHP, dan CSS3. Untuk implementasi basis data dari sistem pakar ini menggunakan MySQL melalui aplikasi XAMPP. Sistem Pakar Pendeteksi Gizi Balita telah berhasil diimplementasikan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Terdapat menu Beranda, Konsultasi, Informasi Penyakit, Member dan Bantuan. Hasil uji kesesuaian sistem dapat dikategorikan sangat baik dengan persentase 92%. Hasil uji akurasi dapat dikategorikan sangat baik dengan persentase 93.25% dan hasil uji presisi dengan persentase 92.85%. Respon pengguna yaitu masyarakat umum dapat dikategorikan sangat baik dengan persentase 90.26%. Maka, dapat disimpulkan
Convolutional Neural Network untuk Pendeteksian Patah Tulang Femur pada Citra Ultrasonik B–Mode
Rika Rokhana;
Joko Priambodo;
Tita Karlita;
I Made Gede Sunarya;
Eko Mulyanto Yuniarno;
I Ketut Eddy Purnama;
Mauridhi Hery Purnomo
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 8 No 1: Februari 2019
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1222.712 KB)
The bone fracture detection using X–rays or CT–scan produces accurate images but has harmful effect radiation. This paper presented the use of ultrasonic waves (US) as an alternative to substitute those two instruments. This study used femur bovine and chicken bones in conditions with and without meat. The fractures are artificially made on transverse and oblique patterns. The scanning US probe produces two-dimensional (2D) B–mode images. Fracture detection is done using five variations of the Convolutional Neural Network (CNN) architectural design, i.e., CNN1–CNN5. The results showed that the CNN4 is the best design of bone contour recognition and bone fracture classification compared to the other tested designs, with 95.3% accuracy, 95% sensitivity, and 96% specificity. The comparison with the Support Vector Machine (SVM) and k-NN classification methods indicate that CNN has superior performance in accuracy, sensitivity, and specificity.