Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Atas Layanan Aplikasi Haji Pintar di Kab. Bangkalan Farida, Elly Nur; Supranoto, Supranoto; Anwar, Anwar
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v1i1.9

Abstract

Abstrak Artikel ini menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai aplikasi Haji Pintar di Kabupaten Bangkalan. Pelayanan berbasis e-government diharapkan mampu memberikan pelayanan yang mudah, murah, efektif dan efisien kepada masyarakat. Namun pada kenyataannya aplikasi Haji Pintar masih banyak mendapatkan komentar negatif karena dinilai tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Artikel ini didasarkan pada hasil penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat asosiatif. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bangkalan. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Bangkalan yang pernah menggunakan aplikasi Haji Pintar dari bulan April-Juni 2023 yang berjumlah 73 orang, dengan sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling, yaitu simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi yang terdiri dari faktor internal (X1), faktor eksternal (X2), dan faktor situasi berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap persepsi masyarakat (Y) mengenai layanan aplikasi Haji Pintar di Kabupaten Bangkalan. Kata kunci: e-government, persepsi
Kualitas Pelayanan Perijinan Bagi Usaha Menengah di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Jember Putra, Yuan Okta; Supranoto, Supranoto; Suryawati, Dina
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v1i1.10

Abstract

Abstrak Kualitas pelayanan perizinan usaha menengah di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jember penting untuk membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Regulasi perizinan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kadang menghambat proses izin. Keluhan masyarakat terkait lambatnya dan kurangnya keramahan pelayanan ini sering muncul di media. Artikelini bertujuan menjelaskan kualitas pelayanan perizinan UMKM di dinas tersebut dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Dalam Artikelini, 50 responden terlibat melalui accidental sampling. Kualitas pelayanan dinilai menggunakan model E-Service Quality atau Servqual yang mencakup enam dimensi: efisiensi, ketersediaan sistem, pemenuhan, privasi, responsivitas, dan kompensasi. Hasilnya menunjukkan kesenjangan antara persepsi masyarakat dan harapan mereka terhadap pelayanan perizinan, dengan gap negatif -14,3. Ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan perizinan usaha menengah di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jember belum memenuhi harapan masyarakat dan masih terkategori sebagai pelayanan yang cukup. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Perizinan, Usaha Menengah, E-Service Quality.
Kompensasi Finansial Dan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi Nurkasanah, Devi; Makmur, M Hadi; Supranoto, Supranoto
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v1i2.29

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan pengaruh kompensasi finansial terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja seorang pegawai atas tanggung jawab yang diberikan dalam periode tertentu. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kinerja pegawai salah satunya, yaitu kompensasi. Sistem kompensasi yang dikelola dengan tepat dapat berimplikasi terhadap kinerja pegawai, sehingga berbanding searah dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini terdiri atas 31 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diuji validitas dengan correlation product moment dan uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Data yang valid dan reliabel selanjutnya dilakukan uji korelasi menggunakan Rank Spearman dan uji signifikansi menggunakan uji T. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai rs adalah 0,881 dan uji signifikansi (t) menunjukkan nilai (17,254) (2,045). Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa h0 ditolak dan h1 diterima, yakni terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi.
Kepuasan Masyarakat Atas Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor 5 Tahunan Di Samsat Jombang Bahari, Adam; Supranoto, Supranoto; Suryo Negoro, Abul Haris
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v1i2.30

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengkaji kepuasan masyarakat atas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor 5 tahunan di SAMSAT Jombang. Menurut Kotler dan Keller (2009:144) semakin tinggi kualitas produk dan jasa maka semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap suatu pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi bersifat infinite dan pengambilan sampel menggunakan teknik insidental dengan sampel 96 respoden. Uji kualitas data menggunakan uji validitas dengan metode product moment dan uji reliabilitas dengan metode cronbach’s alpha. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data korelasi rank spearman dan uji signifikansi t-tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor 5 tahunan di SAMSAT Jombang.  
Pluralisme Hukum dalam Layanan Publik: Model Perlindungan Kopi Indikasi Geografis Banyuwangi Berbasis Aturan Lokal Petani Wahyudiono, Andhika; Supranoto, Supranoto; Wahyudi, Edy; Oktawirani, Panca; Khristianto, Wheny
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 12 (2025): GJMI - Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i12.1911

Abstract

Rendahnya penerjemahan aturan lokal (petik merah) ke standar layanan publik formal, sehingga IG berisiko menjadi dokumen administratif tanpa kontrol kualitas riil. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi model layanan publik pluralistik yang mengharmonisasikan hukum negara dan living law komunitas petani untuk menjaga reputasi serta nilai ekonomi kopi. Metodologi menggunakan desain yuridis empiris kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara informan purposif, dan dokumen legal. Analisis memakai triangulasi teori. Teori utama mencakup pluralisme hukum Griffiths, tata kelola komunal Ostrom, dan perspektif budaya kekayaan intelektual Coombe. Lokasi penelitian mencakup empat kecamatan produsen kopi seluas 9.959 Ha. Hasil menunjukkan formalisasi IG oleh DJKI berdampak pada kenaikan harga Green Bean hingga 62% dan harga petik merah menyentuh Rp90.000/kg karena kepatuhan SOP komunal yang dimonitor MPIG. Kesimpulan menegaskan model layanan publik pluralistik yang fasilitatif memperkuat legitimasi aturan lokal dan keberlanjutan kualitas. Rekomendasi mencakup institusionalisasi model LPP di Pemkab, penguatan MPIG, standar verifikasi substantif, dan replikasi kebijakan IG komoditas lokal secara nasional.
RESPONSIVITAS PUBLIK: MENGINTEGRASIKAN INDIKASI GEOGRAFIS KOPI DAN MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL OSING DALAM TATA KELOLA BANYUWANGI Andhika Wahyudiono; Supranoto Supranoto; Edy Wahyudi; Panca Oktawirani; Wheny Khristianto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/qbavxb80

Abstract

The coffee industry in Banyuwangi requires formal legal safeguards to protect its communal value; nevertheless, the incorporation of Osing local wisdom into Geographic Indications (GI) governance remains routinely overlooked, posing risks to the cultural and economic reputation of coffee producers. This study aims to examine the proactive responsiveness of local government, bureaucratic adaptation mechanisms, and the influence of GI certification on farmer reputation. The methodology outlines a descriptive qualitative approach conducted within primary coffee-producing centres, employing purposeful sampling, interpretative narrative analysis, and data triangulation to ensure research validity. The core theoretical basis comprises communal governance responsiveness, common property regimes, and policy integration models. Findings indicate that local authorities have acted pre-emptively in consolidating technical and cultural datasets into bureaucratic processes; these measures have contributed to a 300–400 per cent rise in coffee production and market value whilst reaffirming Osing customary norms as a central pillar of reputational preservation. The study concludes that GI frameworks have upheld communal ownership principles, strengthened bureaucratic responsiveness, and supported sustainable economic trajectories for farmer communities. Key recommendations propose institutional reinforcement of the MPIG, formalisation of customary standard operating procedures, and market promotion rooted in communal narrative strategies.
Pengaruh Penambahab Sari Buah Lemon Terhadap Tekstur dan Warna Pada Yoghurt Susu Kambing Riki Aprianto; Supranoto Supranoto; Wida Nurnaningsih; Tri Sukmaningsih
MEDIA PETERNAKAN Vol. 27 No. 2 (2025): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan. Unwiku, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/mp.v27i2.53

Abstract

The research titled "The Effect of Lemon Juice Addition on Texture and Color of Goat Milk Yogurt" was conducted at the Laboratory of the Faculty of Animal Husbandry, Wijayakusuma University, Purwokerto, on June 26-27, 2024. The materials used in this study included 1000 ml of goat milk, 50 ml of yogurt starter, and 63 ml of lemon juice. The research method used was experimental with a Completely Randomized Design (CRD) in a one-way pattern. This study consisted of 4 treatments and 25 replications, with the treatments including P0 (no lemon juice addition), P1 (1% lemon juice addition from the total yogurt mixture volume), P2 (2% lemon juice addition from the total yogurt mixture volume), and P3 (3% lemon juice addition from the total yogurt mixture volume). The variables observed were organoleptic tests for texture and color, conducted by 25 semi-trained panelists. The data were analyzed using variance analysis followed by the Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that the addition of lemon juice had a very significant effect (P<0.01) on the texture and color of goat milk yogurt.
Watu Gilesan Jagung: Deskripsi, Eksistensi, Nilai Edukasi dan Rekomendasi Kebijakan Konservasi Edo Wahyudi, Kalvin; Supranoto, Supranoto
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 3 (2024): Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Watu gilesan jagung (the corn grinding stone) is a historical relic that had an important use in its time, namely for grinding corn kernels into corn rice or smaller grains. As technology develops, watu gilesan jagung are becoming obsolete. Some were even damaged or thrown away. In fact, watu gilesan jagung has symbolic values that are relevant for education. This research aims to describe, reveal the existence, outline symbolic values that are relevant for education and recommend conservation policies. The research approach used is qualitative. Data was collected using observation, interviews, FGD and document collection techniques. Data analysis uses interactive models and the validity of the data is tested using triangulation. The research results show several important things. First, watu gilesan jagung has a unique description/profile and is different from other relics. Second, the existence of watu gilesan jagung is considered threatened, because many are thrown away, damaged or removed because they are considered unusable. Third, watu gilesan jagung has values that are relevant to education, namely the value of religiosity, social values and the value of struggle. Apart from that, there is also learning potential that can be applied, namely appropriate technology and character education. Fourth, for conservation policy recommendations, we suggest that watu gilesan jagung can be registered as a cultural heritage object. However, if this recommendation is not acceptable, we propose another conservation policy recommendation, namely an integrated approach, including integration with education, tourism, community and social media.