Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pokdarwis of Nagari Seribu Ngalau Efforts to Increase Fun-Tubing Tourism Development Sari, Deswita; Susanti, Reni
Indev: Literasi Media Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/indev.v4i1.14878

Abstract

The main issue in this research is the efforts of the Nagari Seribu Ngalau Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in developing Fun Tubing tourism and the supporting and inhibiting factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah. The type of research used by the researcher is Field Research with a qualitative method and a descriptive analysis approach. Data collection techniques employed by the researcher include observation, interviews, and documentation. Data management is conducted through descriptive analysis and then explained based on the issues encountered in the field. The data sources for this research are the Head of Nagari Sisawah, the Core Management of Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, members of Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, and the community around the Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah. To ensure the validity of the data, the researcher used source triangulation. The results of the research conducted at Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau in their efforts to develop Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah revealed several initiatives, such as providing facilities and infrastructure, including establishing a post, forming Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, and providing equipment like inflatable tubes, helmets, and life jackets, promoting through social media and word of mouth, participating in the Anugerah Desa Wisata Indonesia nomination, and organizing an annual event. The supporting factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah include good potential and attraction, the availability of alternative road access, services and support from the community, and improving the local economy. The hindering factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah are the lack of facilities, the presence of gold mining, and frequent rainy weather.
PELATIHAN PENGENALAN DAN PENGELOLAAN OBAT DALAM RUMAH TANGGA DI YAYASAN SENAM JANTUNG SEHAT PROVINSI BENGKULU Pertiwi, Reza; Wulandari, Septi; Susanti, Reni; Az Zahra, Farah; Khaliq, Iyas Nur; Mutyarini, Afiska; Sihombing, Imelda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat di rumah tangga pada masyarakat masih banyak yang tidak tepat dalam upaya swamedikasi. Hal tersebut beresiko memberikan dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Penting bagi masyarakat memiliki pengetahuan yang benar terkait obat agar terhindar dari dampak buruk tersebut. Oleh sebab itu, tim pengabdian melakukan kegiatan pengabdian yang terdiri dari penyuluhan tentang pengenaln obat dan pengelolaan obat di rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai penggunaan dan pengelolaan obat yang benar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) dalam pengelolaan obat rumah tangga. Pengabdian dilaksanakan pada masyarakat terkhususnya ibu-ibu peserta Senam Jantung Sehat di Stasion Kota Bengkulu. Evaluasi pengabdian dilakukan melalui sesi tanya jawab sebelum dan sesudah edukasi terkait pengenalan dan pengelolaan obat di rumah tangga. Hasil evaluasi observasi memperlihatkan semua peserta sudah mampu mempraktekkan dan menjelaskan cara pengelolaan obat di rumah tangga pada aspek menggunakan, menyimpan dan membuang obat. Dengan memahami dan menerapkan cara pengelolaan obat yang benar di rumah tangga maka tujuan pengobatan dapat tercapai serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
Pokdarwis of Nagari Seribu Ngalau Efforts to Increase Fun-Tubing Tourism Development Sari, Deswita; Susanti, Reni
Indev: Literasi Media Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/indev.v4i1.14878

Abstract

The main issue in this research is the efforts of the Nagari Seribu Ngalau Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in developing Fun Tubing tourism and the supporting and inhibiting factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah. The type of research used by the researcher is Field Research with a qualitative method and a descriptive analysis approach. Data collection techniques employed by the researcher include observation, interviews, and documentation. Data management is conducted through descriptive analysis and then explained based on the issues encountered in the field. The data sources for this research are the Head of Nagari Sisawah, the Core Management of Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, members of Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, and the community around the Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah. To ensure the validity of the data, the researcher used source triangulation. The results of the research conducted at Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau in their efforts to develop Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah revealed several initiatives, such as providing facilities and infrastructure, including establishing a post, forming Pokdarwis Nagari Seribu Ngalau, and providing equipment like inflatable tubes, helmets, and life jackets, promoting through social media and word of mouth, participating in the Anugerah Desa Wisata Indonesia nomination, and organizing an annual event. The supporting factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah include good potential and attraction, the availability of alternative road access, services and support from the community, and improving the local economy. The hindering factors in developing Fun Tubing tourism in Nagari Sisawah are the lack of facilities, the presence of gold mining, and frequent rainy weather.
Dukungan Guru dan Resiliensi Akademik Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Pekanbaru Komalasari, Yola; Susanti, Reni; Husni, Desma; Hadi, Cipto
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 6, No 2 (2025): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v6i2.32331

Abstract

Siswa sekolah menengah kejuruan memiliki tuntutan akademik yang khas dan dapat mempengaruhi resiliensi akademiknya. Salah satu faktor lingkungan yang dapat menstimulasi berkembangnya resiliensi akademik siswa adalah guru.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan guru dan resiliensi akademik siswa SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 170 orang siswa SMK Y, yang dipilih menggunakan teknik two stage cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan skala resiliensi akademik dan skala dukungan sosial. Kedua skala memiliki reliabilitas yang baik yaitu 0,914 dan 0,887. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson product momentdiperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,512 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,01). Dapat disimpulkan bahwa dukungan guru memiliki hubungan positif dengan resiliensi akademik. Dengan demikian dengan mengoptimalkan dukungan dari guru  akan dapat meningkatkan resiliensi akademik siswa.
The role of religiousity: Keikutsertaan dalam pembinaan keislaman mahasiswa dan implikasinya terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa tahun pertama Raudatussalamah, .; Susanti, Reni
Jurnal Psikologi Islam Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.589 KB) | DOI: 10.47399/jpi.v4i2.48

Abstract

Tahun pertama di perguruan tinggi merupakan masa adaptasi dan transisi yang menantang mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Tantangan ini mempengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa dan menjadi sumber permasalahan yang lebih serius. Seperti ketidakmampuan meregulasi diri yang berdampak pada pencapaian prestasi akademik serta perilaku maladjustment yang tidak sesuai dengan norma yang ada di masyarakat. Untuk itu diperlukan suatu usaha yang dapat membantu mahasiswa melewati proses tersebut secara lebih sehat. Salah satunya adalah membekali mahasiswa dengan pengetahuan keislaman dan mendorong mereka untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program pembinaan keislaman diharapkan religiusitas mahasiswa mengalami peningkatan. Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengetahui bagaimana peran religiusitas dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa yang mengikuti pembinaan keislaman. Subjek penelitian berjumlah 94 orang mahasiswa psikologi tahun pertama pada TA 2016/2017. Skala kesejahteraan psikologis menggunakan Ryff’s Psychological Well-Being Scale (1995) dengan reliabilitas sebesar 0,876. Sedangkan skala religiusitas disusun berdasarkan teori Fetzer (1999) dan diperoleh reliabilitas skala sebesar 0,942. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh F sebesar 16.980, r = 0.395 (p=0.000), dengan nilai R Square sebesar 0,156. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa religiusitas berpengaruh terhadap kesejahteran psikologis mahasiswa tahun pertama, dengan kontribusi sebesar 15.6%. Program pembinaan keislaman yang komprehensif dan berkelanjutan dapat menunjang religiusitas mahasiswa dan mengembangkan kesejahteraan psikologis yang lebih baik.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS IV Susanti, Reni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.353

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SDN 008 Salo pada mata pelajaran tematik dengan objek penelitian siswa kelas IV pada semester ganjil 2019/2020. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar tema 1 untuk siswa kelas IV. Penggunaan media gambar dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rata-rata tes serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Nilai rata-rata pra-tindakan adalah 66 (baik). Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 72,3 (baik). Nilai rata-rata pada siklus 2 adalah 76,5 (baik). Aktifitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rata-rata tes dan ketuntasan belajar didapat dari nilai tes siklus I dan II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi penggunaan media gambar di kelas IV SD Negeri 008 Salo mampu meningkatkan hasil belajar tematik yang ditunjukkan dengan rata-rata tes dan ketuntasan klasikal disetiap siklus
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Kemampuan Literasi Matematis Kelas V SD Negeri 17 Pekanbaru Susanti, Reni; Amir MZ, Zubaidah; Vebrianto, Rian
Instructional Development Journal Vol 7, No 1 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i1.24863

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan pemahamam konsep matematis dan kemampuan literasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian bahwa nilai t hitung kelas eksperimen adalah sebesar -0,281. Karena nilai t hitung -0,281 < t tabel 2,042, maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya, tidak ada perbedaan antara kemampuan literasi matematis siswa kelas V yang menerima perlakuan menggunakan model
Pengelompokan Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Menggunakan Algoritma K-Medoids Nurfadilah, Nova Siska; Budianita, Elvia; Nazir, Alwis; Insani, Fitri; Susanti, Reni
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 7 No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v7i1.7409

Abstract

Academic stress is one of the common problems issues by university students due to heavy with heavy workloads, grade pressure, and various academic This condition can have a negatively impact on mental health, productivity and overall academic performance. In the long term, unmaged stress may lead serious psychological disorders. Therefore, it is important to accurately identify and classify the levels of academic stress. This study aims to cluster students’ academic stress levels by utilizing the K-Medoids algorithm. The data analyzed in the research were collected through questionnaires that were filled out by 507 students from the 2021-2023 cohorts, based on a modified version of the Perception of Academic Stress Scale (PASS). The results show that the K-medoids algorithm successfully clustered the data in 2 groups: cluster 0, which represents a moderate stress level with 212 students, and cluster 1, which indicates a high stress level with 295 students. This high-stress cluster exhibited higher average cores on questions 12 and 13 (score 3-5), which fall under the favorable category and are suspected to be the main triggers of academic stress among students in this group. Based on two evalutation metrics-Silhouette Coeficient and Davies-Bouldin Index (DBI)-it can be concluded that the optimal number of clusters for this data set is K=2. However, the clustering separation was not optimal due to he variation in study programs and the uneven distribution of respondets across academic years. This research is expected to provide direction the development intervation policies and strategies to support student welfare.
Penerapan Algoritma K-Means Untuk Mengelompokkan Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Wiranti, Lusi Diah; Budianita, Elvia; Nazir, Alwis; Insani, Fitri; Susanti, Reni
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 7 No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v7i1.7410

Abstract

Academic stress is a prevalent concern among university students, often arising from various challenges within the academic environment. These challenges may include tight assignment deadlines, elevated expectations from both lecturers and parents, ineffective time management, and negative self-assessment. If left unaddressed, such stress can negatively impact students’ academic performance and mental well-being. This study focuses on categorizing student academic stress levels using the K-Means clustering algorithm. Data were collected from 507 participants through a customized version of the Perception of Academic Stress Scale (PASS) questionnaire, adapted to suit the study context. Prior to analysis, the data were preprocessed and converted into a numerical format. Clustering was performed using Python on the Google Colab platform. To assess the clustering performance, two evaluation metrics were used: the Davies-Bouldin Index (DBI) and the Silhouette Coefficient. Lower DBI values suggest that the clusters formed are more compact and distinct from each other, while higher Silhouette values indicate better clustering performance. From the evaluation, the best clustering result was found when the number of clusters was 2, with a DBI score of 1.43 and a Silhouette score of 0.27. Nonetheless, these values still fall short of the ideal range, likely due to the heterogeneous nature of the data, as participants came from five different departments within the Faculty of Science and Technology. Moreover, the number of responses varied across academic years (2021–2023). Cluster 1 comprised 229 students identified as having low levels of academic stress, as shown by their lower questionnaire scores. In contrast, Cluster 2 consisted of 278 students with higher levels of stress, as reflected in their higher scores (ranging from 3 to 5) on positively worded items.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI Susanti, Reni; Krihariyani, Dwi; Endarini, Lully Hanni; Suliati, Suliati
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v4i2.6391

Abstract

ABSTRACT Iron deficiency anemia is a common nutritional problem among adolescent girls in developing countries such as Indonesia, affecting both health and academic performance. The government has implemented a school-based iron supplementation program to address this issue. This study aims to evaluate the effectiveness of iron tablet supplementation in increasing hemoglobin levels among 10th-grade female students at MAN 3 Magetan. The study used a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. A total of 122 students aged 15–18 years participated based on inclusion criteria and parental consent. The intervention involved weekly iron tablet supplementation for three months. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a HemoCue device, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank test. The results showed a significant increase in hemoglobin levels after the intervention (p < 0.05). Prior to supplementation, 39% of the students were anemic, which decreased to 8% after the intervention, with 92% having normal hemoglobin levels. These findings indicate that regular iron supplementation effectively improves hemoglobin levels and reduces anemia prevalence. The program should be continued with sustained nutrition education and monitoring of compliance to ensure long-term effectiveness. ABSTRAK Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah gizi yang umum pada remaja putri di negara berkembang seperti Indonesia, berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar. Pemerintah telah menjalankan program pemberian tablet tambah darah (TTD) di sekolah sebagai upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pemberian TTD terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi kelas X di MAN 3 Magetan. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sebanyak 122 siswi usia 15–18 tahun menjadi responden berdasarkan kriteria inklusi dan persetujuan orang tua. Intervensi berupa pemberian TTD dilakukan seminggu sekali selama tiga bulan. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat HemoCue, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kadar hemoglobin setelah intervensi (p < 0,05). Sebelum intervensi, 39% siswi mengalami anemia, sementara setelahnya hanya 8%, dengan 92% memiliki kadar hemoglobin normal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian TTD secara rutin efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan prevalensi anemia. Program ini perlu dilanjutkan secara berkelanjutan dengan edukasi gizi dan pemantauan kepatuhan konsumsi untuk hasil jangka panjang.