Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PERKEMBANGAN SAINS DI ABAD 21 Susanti, Reni; Fadriati, Fadriati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang konsep pendidikan agama Islam dan perkembangan sains di abad 21. Permasalahannya adalah apa yang dimaksud pendidikan Agama Islam, bagaimana sejarah pendidikan agama Islam di Indonesia, bagaimana perkembangan sains di abad 21, apa saja peran guru dalam menghadapi perkembangan sains di abad 21 dan apa saja problematika dan strategi pendidikan agama Islam yang dihadapi dalam menyongsong tantangan abad 21. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang pendidikan agama Islam, mengetahui pendidikan Islam di Indonesia, mengetahui perkembangan sains di abad 21, apa saja peran guru, dan problematika yang dihadapi dalam upaya pendidikan Islam menghadapi perkembangan sains di abad 21. Penelitian dilakukan dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode riset kepustakaan (Library Research). Data dikumpulkan dengan cara menelaah buku, jurnal dan berbagai literatur lainnya yang berkaitan dengan pendidikan agama Islam dan perkembangan sains di abad 21. Temuan data kemudian dianalisis dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa Pendidikan Islam adalah suatu usaha membina dan mengembangkan pendidikan agama yang titik beratnya terletak pada internalisasi nilai iman, Islam dan Ihsan dalam pribadi manusia muslim yang berilmu pengetahuan luas. pendidikan Islam memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan zaman. Integrasi antara pendidikan agama Islam dengan sains dan teknologi dapat membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Untuk menyongsong tantangan abad 21.
REGULASI DIRI DALAM BELAJAR DAN HUBUNGANNYA DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENJALANI KULIAH DARING Evi Nursalisa; Indah Damayanti; Reni Susanti
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 2 No. 1 (2023): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka ke daring menyebabkan mahasiswa mengalami stres akademik. Salah satu hal yang bisa menanggulangi stres akademik adalah dengan memiliki regulasi diri dalam belajar. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional dengan sampel sebanyak 251 orang mahasiswa Fakultas Psikologi yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu skala regulasi diri dalam belajar berdasarkan teori Zimmermaan (2011) dan Skala Stres Akademik berdasarkan teori Gadzella (2012). Hipotesis pada penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara regulasi diri dalam belajar dan stres akademik pada mahasiswa yang menjalani kuliah daring. Berdasarkan analisis data dengan teknik Pearson Product Moment correlation diperoleh koefisien korelasi sebesar r = - 0,12 dengan taraf signifkansi 0,029 (p<0,05). Artinya hipotesis diterima, hal ini menunjukan bahwa semakin baik kemampuan individu dalam membuat perencanaan, mencari informasi ketika ada hal yang tidak di pahami, mampu untuk mengulang dan mencatat kembali materi pembelajaran serta mampu menciptakan lingkungan yang nyaman selama pembelajaran maka tekanan yang dialami pada mahasiswa yang berasal dari tugas atau fasilitas yang tidak mendukung akan rendah. Oleh karena itu, untuk menurunkan stres akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring, mahasiswa perlu menerapkan regulasi diri dalam belajar.
APAKAH MAHASISWA MEMBUTUHKAN DUKUNGAN KELUARGA UNTUK MENGEMBANGKAN RESILIENSI AKADEMIK? Reni Susanti; Rahimi Sa'adiah
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 2 No. 2 (2023): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performa akademik mahasiswa dipengaruhi oleh kemampuannya dalam mengembangkan sikap belajar yang lebih positif saat menghadapi berbagai rintangan akademik dan non-akademik. Mahasiswa yang memiliki daya lenting dan mampu menghadapi berbagai masalah tersebut secara adaptif akan menjadi resilien. Selama masa pandemi Covid-19 lalu, dukungan keluarga menjadi salah satu elemen penting bagi pengembangan resiliensi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dukungan keluarga terhadap resiliensi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menguji hubungan tersebut. Jumlah sampel penelitian sebanyak 270 orang mahasiswa, yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Skala dukungan keluarga dan resiliensi akademik digunakan untuk pengumpulan data penelitian. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan resiliensi akademik dalam pembelajaran daring pada mahasiswa. Dengan demikian dorongan, pujian, informasi, dan umpan balik dari keluarga dapat meningkatkan resiliensi mahasiswa.
PERAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STUDENT WELL BEING SISWA MADRASAH TSANAWIYAH BERBASIS PONDOK PESANTREN: PERAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STUDENT WELL BEING SISWA MADRASAH TSANAWIYAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Esha, Dina; Susanti, Reni
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 3 No. 2 (2024): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student well-being will affect the socialization of students at school. The transition from childhood to adolescence and changes in the academic situation faced in junior high schoolmake some teenagers feel more negative affect and dissatisfaction with life, indicating students' low psychological well-being. One of the factors that affect student well-being is social support. Social support from the closest people makes individuals feel loved, valued, and needed. This study aims to see whether there is a positive relationship between social support and student well-being.This study uses quantitative research methods. The samples in this study are 202 students from Mts boarding school based in Pelalawan, Riau, selected using cluster random sampling. The instrument used is a social support scale with a reliability coefficient of 0.852 and a student well-being scale with a reliability coefficient of 0.862. Based on Pearson's product-moment correlation analysis, obtained r = 0.479 and a significance of 0.000 (p≤0.01). Its mean, there is a positive relationship between social support and student well-being in MTs students at Pondok Pesantren.