Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Minat Siswa dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dengan Model Pembelajaran React Aljabar, Muhammad Asimulades; Susanto, Andi; Mardison, Safri
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i2.9546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan minat belajar. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh yang diajar dengan model REACT ditinjau dari minat belajar matematika. Penelitian ini adalah mixed methods, berdesain one shot case study, pada populasi kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2023/2024 dengan sampel kelas VIII.11. Instrumen yang digunakan angket minat belajar dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Berdasarkan hasil tes, diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis adalah 80,83, dan minat 75,23. Selanjutnya berdasarkan analisis data diketahui siswa dengan minat tinggi dan kemampuan pemahaman konsep tinggi sebanyak 2 orang, dan minat belajar sedang pemahaman konsep tinggi sebanyak 17 orang. Berikutnya siswa dengan minat sedang pemahaman konsep sedang sebanyak 6 orang, siswa dengan minat sedang pemahaman konsep rendah sebanyak 1 orang serta siswa dengan minat rendah pemahaman konsep rendah sebanyak 4 orang. Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki minat belajar tinggi, sedang atau rendah juga memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang berbeda pula yaitu tinggi, sedang, dan rendah.
Pemahaman Konsep Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Aplikasi Geogebra Putri, Sinta Maidatul; Susanto, Andi
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v3i2.7490

Abstract

This study was motivated by the low ability of concept understanding assisted by class VII SMP N 1 Padang Panjang. This is because the selected media-assisted learning model has not developed concept understanding skills. The solution is to use Problem Based Learning Model assisted by GeoGebra Application. This study aims to determine the concept understanding ability of students who learn using the Problem Based Learning Model assisted by Geogebra Application is higher than the concept understanding ability of students who learn using ordinary lessons. The type of research is quasy experiment with control group only design. The population is VII grade students of SMP N 1 Padang Panjang. The instrument used is a test of concept understanding ability assisted by data analyzed by t-test. The experimental class concept understanding ability test results were 79.33 assisted control class was 70.33. Hypothesis test  with obtained tcount = 1,81 and   . It is concluded that the ability to understand concepts taught with Problem Based Learning Model assisted by GeoGebra Application is higher than the ability to understand the concepts of students with ordinary learning.Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan pemahaman konsep berbantuan kelas VII SMP N 1 Padang Panjang. Hal ini dikarenakan model pembelajaran berbantuan media yang dipilih belum mengembangkan kemampuan pemahaman konsep. Adapun solusi dilakukan adalah menggunakan Model Problem Based Learning berbantuan Aplikasi GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Aplikasi Geogebra lebih tinggi dibandingkan kemampuan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan pelajaran biasa. Jenis penelitian adalah quasy eksperiment dengan control group only design. Populasimya adalah siswa kelas VII SMP N 1 Padang Panjang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep berbantuan data dianalisis dengan uji-t. Hasil tes kemampuan pemahaman konsep kelas eksperimen adalah 79.33 berbantuan kelas kontrol adalah 70.33. Uji hipitesis dengan didapatkan . Disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep yang diajar dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Aplikasi GeoGebra lebih tinggi dari pada kemampuan pemahaman konsep siswa dengan pembelajaran biasa.
Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Gejala Fobia Sosial pada Mahasiswa Keperawatan di Universitas Aisyah Pringsewu Arianti, Rima; Damayanti, Rika; Susanto, Andi; Ardinata
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i3.545

Abstract

Pendahuluan: Fobia sosial terjadi ketika seseorang memiliki ketakutan yang kuat terhadap lingkungan sosial, banyak terjadi dikalangan mahasiswa perguruan tinggi. Prevalensi kecemasan sosial dikalangan mahasiswa  diseluruh dunia sekitar 7-33%. Dampak fobia sosial yaitu seseorang cenderung menghindari kontak dengan orang lain, kecemasan yang berlebihan dan mempengaruhi kinerja akademik. Teknik relaksasi nafas dalam adalah teknik olah nafas dapat meningkatkan ventilasi alveolar, mengurangi stres fisik, mental, mengurangi kecemasan dan kecemasan sosial. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap gejala fobia sosial pada mahasiswa keperawatan di Universitas Aisyah Pringsewu. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental design dengan pendekatan one-grup pre-test-post-test-design. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu berjumlah 423 responden, dengan sampel 20 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability dengan metode purpusive sampling. Penelitian ini menggunakan uji -t sampel berpasangan (paired sampel t-test). Hasil: Hasil Uji statistik paried sample t-test menunjukkan pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap gejala fobia sosial pada mahasiswa keperawatan di Universitas Aisyah Pringsewu dengan p-value = 0,000 < 0,05. Simpulan: Diharapkan agar bisa memberikan informasi tentang gejala fobia dan mengadakan kegiatan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi stres, mengurangi kecemasan sosial serta mengurangi tingkat gejala fobia sosial pada mahasiswa.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja Di SMP Negeri 15 Bandar Lampung Khalillah, Yolanda Aulia; Damayanti, Rika; Agustriyani, Feri; Susanto, Andi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i3.547

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan masa perkembangan yang berfokus pada perubahan biologis, koginitif, dan sosial emosional. Kecerdasan emosional bagaimana seorang individu mampu mengelola emosinya dengan cerdas, terutama dalam interaksi dengan orang lain. Salah satu penyebab remaja mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial adalah ketidakmampuan dalam mengontrol emosinya dengan cerdas sehingga remaja akan berprilaku agresif, kurangnya penerimaan sosial (teman sebaya), kurangnya kemampuan dalam beradaptasi dan kurangnya pengembangan keterampilan sosialnya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Metode: Sampel dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMP Negeri 15 Bandar Lampung yang berjumlah 89 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proporsional stratafied random sampling. Penelitian ini  menggunakan uji statistik gamma. Hasil: Hasil uji statistik gamma didapat p-value = 0,003 < 0,05 artinya terdapat hubungan kecerdasan emosional dengan interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Simpulan: Diharapkan bagi pihak sekolah untuk memberikan informasi atau mengadakan kegiatan yang bisa di ikuti semua remaja seperti mengintegrasi pendidikan kecerdasan emosional, aktifkan ekstrakulikuler, adakan sesi konseling dan dukungan emosional.
Hubungan Self Efficacy Dengan Kualitas Hidup Korban Bullying Pada Remaja Di SMK PGRI 1 Kedondong Pesawaran Kurniyawan, Andi; Susanto, Andi; Agustriyani, Feri; Ardinata
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i3.555

Abstract

Pendahuluan: Kasus Bullying masih menjadi teror bagi anak-anak dilingkungan sekolah. Korban bullying yang memiliki efikasi diri yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik, sedangkan efikasi rendah akan mengalami kualitas hidup buruk. Dampak perilaku bullying terhadap korbannya, akan membuat korban takut terancam dan menjadi seorang yang tidak memiliki percaya diri karena menurunnya efikasi diri. Efikasi diri memungkinkan korban bullying untuk mengatasi dampak negatif . Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kulitas hidup korban bullying pada remaja di SMK PGRI 1 Kedodong Pesawaran. Metode: Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK PGRI 1 Kedodong Pesawaran yang berjumlah 116 kelas X, dengan sampel 54 responden. Teknik sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan uji gamma. Hasil: Hasil penelitian dari uji gamma diperoleh nilai p-value 0,000 < 0,05 artinya terdapat hubungan self efficacy dengan kualitas hidup korban bullying pada remaja di SMK PGRI 1 Kedodong Pesawaran dengan nilai korelasi 0,770 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Simpulan: Diharapkan remaja dapat meningkatkan self efficacy dalam menghadapi, mengatasi dampak negatif bullying, supaya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan dalam waktu panjang dalam upaya menghindari upaya bullying.
Pengaruh terapi peningkatan kepercayaan diri dan spiritual terhadap penurunan tingkat gejala depresi remaja di SMKN 1 gedong tataan Nofita, Reni; Susanto, Andi; Damayanti, Rika; Agustriyani, Feri
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i3.556

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan individu, di mana mereka menghadapi berbagai tantangan seperti pergaulan bebas, penggunaan narkoba, merokok, dan alkohol. Stresor-stresor ini dapat menyebabkan perasaan tidak berdaya, rendah diri, dan putus asa, yang berkontribusi pada timbulnya depresi. Depresi pada remaja ditandai dengan perasaan sedih, tidak berharga, rasa bersalah, penarikan diri dari sosial, kesulitan tidur, serta kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari. Memahami penyebab utama dari masalah emosional ini sangat penting untuk mendukung kesehatan mental dan ketahanan remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi peningkatan kepercayaan diri dan spiritual dalam mengurangi gejala depresi pada remaja. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 21 remaja yang mengalami gejala depresi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari terapi peningkatan kepercayaan diri dan spiritual terhadap penurunan gejala depresi. Uji statistik yang dilakukan menunjukkan distribusi data tidak normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon, yang menghasilkan p-value (0,000) < 0,05. Simpulan: Temuan ini menegaskan bahwa terapi yang diberikan efektif dalam menurunkan tingkat gejala depresi pada remaja, memberikan harapan bagi pengembangan intervensi serupa di masa depan.
Kemampuan berpikir komputasional matematis pada materi trigonometri Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Santana, Rayhan Meldi; Safitri, Tasya
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v14i1.9746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami konsep trigonometri. Berpikir komputasional merupakan keterampilan mendasar dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya dalam mengidentifikasi pola, melakukan abstraksi, dan merancang algoritma solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain post-test only, yang melibatkan partisipan yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan hasil tes keterampilan berpikir komputasional. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi aspek-aspek pemikiran komputasional mahasiswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami trigonometri dikategorikan menjadi tiga tingkatan berdasarkan interval nilai, yaitu tinggi (x ≥ 77,72) dengan 11 mahasiswa, sedang (39,46 ≤ x 77,72) dengan 37 mahasiswa, dan rendah (x 39,46) dengan 7 mahasiswa. Mahasiswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang tinggi mampu menerapkan strategi pemecahan masalah secara sistematis seperti dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan penggunaan algoritma. Sebaliknya, siswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang rendah mengalami kesulitan memahami konsep trigonometri dasar dan kurang mampu menerapkan strategi solusi yang efektif. Temuan ini menyoroti peran penting peningkatan keterampilan berpikir komputasional dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep trigonometri. Berdasarkan hasil temuan, disimpulkan bahwa kemampuan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami materi trigonometri berada dalam kategori tinggi, sedang dan rendah.Kata kunci: Berpikir Komputasional; Matematika; Pembelajaran Matematika; Pemecahan Masalah; Trigonometri;
TOP-DOWN TO PARTISIPATIF: TRANSFORMASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN INKULUSIF Susanto, Andi; Miftah, Zaini
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 4 No. 1 (2025): The 4rd International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment is a crucial strategy in creating sustainable social change, especially amidst the challenges of social inequality and limited access. In the context of national development, community empowerment is a strategic component in improving welfare, as well as creating socio-economic independence at the grassroots level. However, various social policies that have been implemented so far are often top-down, less responsive to local needs, and have not fully empowered communities as subjects of development. This study aims to analyze and formulate the direction of social policy development that is oriented towards increasing community capacity and participation in various areas of life. A qualitative approach is used through literature studies, policy analysis and interviews with related stakeholders. The focus of the analysis is directed at three main aspects: social policy design, implementation of empowerment programs, and community participation in the decision-making process. This study also evaluates inter-institutional integration and synergy between the government, civil society organizations, and the private sector. The results of the study indicate that participatory social policies, responsive to local needs, and based on community assets are more effective in encouraging community independence. In addition, integration between government programs and civil society initiatives is key to creating an inclusive empowerment ecosystem. This study recommends the need for social policy reformulation through a multi-sector approach, strengthening local institutions, and developing success indicators based on long-term social impacts.
Efektivitas Pesan Humas dalam Membangun Citra Netralitas Muhammadiyah pada Konstelasi Pemilu 2024 Susanto, Andi
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.76

Abstract

Pesan humas dalam membangun citra lembaga harus bisa efektif dalam memenuhi tujuan organisasi. Pada faktanya terdapat lembaga dalam membangun citra lembaganya kurang efektif dalam pesan humas yang berkesinambungan dalam merespon isu-isu yang merusak citra yang diharapkan dan kurang konsisten dalam isi pesan humas, sehingga pemangku kepentingan memiliki citra negatif. Muhammadiyah memiliki efektivitas dalam pesan humas membentuk citra sebagai lembaga menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis. Tulisan ini menggunakan teori efektvitas pesan humas, dan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Artikel ini menggunakan sumber data pesan humas yang disampikan oleh lembaga atau pihak yang mewakili Muhammadiyah dalam menyampaikan sikap dan sanggahan mengenai Netralitas Muhammadiyah dalam pemilu 2024. Hasil dari studi ini menunjukkan pesan humas memiliki: (1) adanya pesan, dan jenis pesan humas dalam membangun tahapan ide/gagasan netralitas  (2) adanya pesan dan jenis komunikasi humas dalam tahapan umpan balik, (3) pesan humas yang dibangun memiliki efektivitas berdasarkan 7C (credibility, context, content, clarity, continuity and consistency, channel, capability of the audiens) terutama dalam berkesinambungan pesan dalam merespon isu dan konsisten mengenai sikap netralitas dalam setiap pesan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dengan Model Eliciting Activities dan Problem Based Learning Susanto, Andi; Saputra, Pance; Mardika, Fitria; Fajriah, Wina
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar MEA dan PBL kelas VIII SMP Negeri 30 Padang. Populasi penelitian ini terdiri dari 244 siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Padang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling, dan sampel yang terpilih adalah kelas VIII E sebagai kelas eksperimen I (MEA) dan kelas VIII F sebagai kelas eksperimen II (PBL). Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis yang dianalisis dengan uji t. Rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis siswa dengan MEA sebesar 75,85 dan PBL sebesar 73,13. Untuk menguji hipotesis yang diperoleh, ditetapkan t_hitung=0,607 dan t_tabel=2,00. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan MEA dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan PBL. Abstract This study aims to determine differences in the mathematical communication skills of students who are taught by MEAs and PBL class VIII SMP Negeri 30 Padang. This study's population consisted of 244 students from class VIII at SMP Negeri 30 Padang. The sample collection technique was random sampling, and the selected samples were class VIII E as experimental class I (MEAs) and class VIII F as experimental class II (PBL). The instrument used was a test of mathematical communication skills, which were analyzed by the t-test. The average test of students mathematical communication skills with MEAs was 75,85 and PBL was 73,13. To test the hypothesis obtained, set t_count=0,607 and t_table=2,00. This shows that there is no significant difference in the mathematical communication abilities of students who study with MEAs and the mathematical communication abilities of students who study with PBL.