Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik dengan Pendekatan Pembelajaran Metaphorical Thinking Wahid, Rahmatul; Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Azmir, Safinah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2543

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical thinking di kelas VIII MTsN 6 Kota Padang. Penelitian ini adalah quasy experiment dengan randomized control group only design. Populasinya adalah seluruh kelas VIII MTsN 6 Kota Padang yang terdiri dari 14 kelas dengan VIII.13 dan VIII.14 sebagai kelas sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis dan dianalisis secara statistic seperti uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil tes kemampuan koneksi matematis peserta didik yaitu kelas eksperimen 82.03 dan kelas kontrol 76.08. Uji hipotesis dengan = 0.05 diperoleh ttabel = 1.67 dan thitung = . Dengan demikian ditolak dan diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical tinking lebih tinggi dari yang tidak menggunakan pendekatan tersebut. Dari hasil ini diharapkan guru dapat menerapkan pendekatan pembelajaran metaphorical thinking.
Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Pujokerto Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah Tahun 2023/2024 Puspita, Desi; Agustriyani, Feri; Ardinata; Susanto, Andi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa. Komplikasi yang terjadi pada penyakit Diabetes Melitus mengakitbatkan terjadinya perubahan Psikologis yaitu kecemasan. Dampak kecemasan pada pasien Diabetes Melitus akan memunculkan reaksi fisiologis, salah satu faktor yang memengaruhi kecemasan pasien Diabetes Melitus adalah Mekanisme koping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Pujokerto Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectinal. Penelitian dilakukan pada bulan November 2023. Sampel penelitian ini adalah pasien yang menderita penyakit Diabetes Melitus di Puskesmas Pujoketo berjumlah 83 orang, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk Kecemasan yaitu Zung Self- Rating Anxiety Scale dan mekanisme koping menggunakan BRIEF-COPE, dan analisis data menggunakan uji Gamma. Hasil: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Pujokerto Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023 dengan nilai P-Value 0,000. Simpulan: Diharapkan petugas kesehatan di Puskesmas Pujokerto dapat mengadakan program home care dan penyuluhan terkait penyakit Diabetes Melitus untuk mengatasi tingkat kecemasan pada pasien di lingkungan Puskesmas Pujokerto.
THE EFFECTIVENESS OF YOUTUBE-ASSISTED FLIPPED CLASSROOM TO IMPROVE STUDENT MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY Ilahi, Rahmat; Susanto, Andi; Khaidir, Christina
Math Educa Journal Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v8i2.9885

Abstract

The mathematical problem solving ability of students at Universitas Islam Negeri Sjech Djamil Jambek Bukittingi is still relatively low. The flipped classroom learning model assisted by YouTube is one of the solutions. The purpose of this study was to determine the difference in mathematical problem solving ability of students who learn with the flipped classroom learning model assisted by YouTube and the mathematical problem solving ability of students who learn with conventional learning. This research is a type of pseudo-experimental research with a randomized control group only design. The population of this study were students of the Islamic economics study program at the State Islamic University Sjech M. Djamil Djambek Bukit Tinggi with Islamic economics class C as the experimental class and Islamic economics D as the control class. The number of students from each class is 30 people. The instrument used is a test of mathematical problem solving ability. From the research results, the average mathematical problem solving ability of students in the experimental class was 78.47 while the control class was 68.73. The analysis results of the classical assumption test showed that the students' mathematical problem solving ability was normally distributed and had a homogeneous variance. Testing with independent sample t-test results in the value of t count (3.130) t table (2.002) and sig value (0.003) 0.05. The results of this test explain that there is a significant difference in mathematical problem solving ability in the experimental class using the flipped classroom learning method assisted by YouTube with the control class using conventional learning. Based on the findings of this study, it is recommended for lecturers to have their own YouTube channel that helps them to deliver lecture material, so that it can be accessed and used at any time by students.
PERNIKAHAN BEDA AGAMA MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 Faizin, Mohammad; Susanto, Andi
SAMAWA Vol 2 No 2 (2022): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v2i2.61

Abstract

Pernikahan beda agama memang bukan merupakan hal yang baru bagi manyarakat Indonesia yang multikultural. Pernikahan tersebut telah terjadi di kalangan masyarakat (di berbagai dimensi sosialnya) dan sudah berlangsung sejak lama. Namun demikian, tidak juga berarti bahwa persoalan pernikahan beda agama tidak di permasalahkan, bahkan cenderung selalu menuai kontroversi di kalangan masyarakat.Ada anggapan bahwa penyebabnya adalah keberadaan UU No. 1 Tahun 1974 yang tidak mengakomodir persoalan pernikahan beda agama. Persoalan yang muncul belakangan ini adalah banyaknya orang yang telah beriman tetapi belum memeluk agama islam. Hal ini tentu menjadi permasalaan tersendiri di samping banyaknya berbagai pendapat Fuqaha terhadap pernikahan beda agama ini.Pernikahan adalah salah satu media dakwah menyerukan orang menuju ke jalan yang benar sesuai dengan ajaran yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Dengan ada peluang seperti ini, melalui jalan pernikahan diharapkan calon yang telah beriman tersebut mendapat tuntunan dan ajaran dari pasangannya yang muslim.Dengan melalui proses pendekatan emosional dapat memahami islam secara baik, sehingga menjadi muallaf dan memahami islam secara utuh kedepannya
TRANSAKSI UTANG-PIUTANG BERBASIS ONLINE DI APLIKASI PINJAM YUK MENURUT PERSPEKTIF ISLAM Susanto, Andi
SAMAWA Vol 3 No 1 (2023): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v3i1.76

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih sangat memudahkan bagi setiap orang dalam melakukan transaksi secara online. Khususnya dalam hal perekonomian. Transaksi yang terjadi secara online pada saat ini tidaklah hanya seputar jual beli. Selain itu, transaksi hutang-piutang juga dapat dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi berupa pinjaman online. Dalam transaksi hutang-piutang yang dilakukan secara online juga harus memenuhi beberapa syarat sebagaimana mestinya. Transaksi hutang-piutang berbasis online tentunya juga diatur dalam islam. Banyak permasalahan yang terjadi ketika melakukan transaksi hutang-piutang secara online, baik keuntungan dan juga kerugian dari nasabah ataupun perusahaan yang memberikan pinjaman. Maka dari itu dalam bertransaksi secara online harus sesuai dengan aturan yang ada di dalam islam. Agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Dalam penulisan artikel ini, penulis menggunakan metode Library Research (kajian pustaka). Yang mana, penulis menggunakan buku, jurnal, hadits, dan juga al-qur’an yang menjadi sumber data dalam penulisan artikel ini. Kesimpulan dari penulisan artikel ini adalah menjelaskan tentang transaksi hutang-piutang berbasis online di aplikasi pinjam yuk menurut pandangan islam. Dalam hal ini, islam tidak membolehkan adanya transaksi hutang-piutang berbasis online di aplikasi pinjam yuk. Dikarenakan, transaksi hutang-piutang di aplikasi pinjamyuk tidak sesuai dengan hukum islam karena mengandung riba. Dan dalam islam, riba sangat diharamkan.
AKAD ARIYAH TERHADAP BOLPOIN YANG BERKURANG SUBSTANSINYA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Susanto, Andi; Muslimah, Nur
KASBANA Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v3i2.91

Abstract

Islam adalah agama yang sempurna dan merupakan penutup bagi agama agama sebelumnya, dan sesungguhnya agama yang benar hanyalah agama islam. Islam mengatur segala aspek manusia yang mengantarkannya pada fitrahnya sebagai manusia, menghamba pada tuhannya. Salah satunya Muamalah yang mengatur hubungan antar manusia, hubungan sosial, atau hablum minannas. Macam macam muamalah antanya: Jual Beli, Khiyar, Mukhabarah, Muzara'ah, Musaqah, Ariyah, Utang Piutang, Syirkah dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini akan di bahas akad ariyah yang merupakan bagian dari kegiatan mu’amalah. Ariyah (pinjam meminjam) adalah satu dari berbagai macam fiqih muamalah. Pinjam meminjam ialah membolehkan kepada orang lain mengambil manfaat sesuatu yang halal untuk mengambil manfaatnya dengan tidak merusak zatnya, dan dikembalikan setelah diambil manfaatnya dalam keadaan tetap tidak rusak zatnya. berdasarkan ulama Syafi’iyah dan Hanafiyah, ‘ariyah didefinisikan Kebolehan memanfaatkan sesuatu tanpa imbalan. Jadi yg dimaksud dengan al-‘ariyah merupakan memberikan manfaat suatu barang dari seseorang pada orang lain secara cuma-cuma (gratis) Jika digantikan menggunakan sesuatu atau terdapat imbalannya, maka hal itu tak bisa disebut al-‘ariyah. Jumhur ulama fiqh, menyatakan bahwa rukun dan syarat ‘ariyah ada tiga, yaitu: kedua belah pihak (Mu`ir/Peminjam dan Musta`ir/Pemberi Pinjaman), adanya barang (objek yang dipinjamkan) dan sighat.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KERUGIAN YANG DISEBABKAN OLEH GHASAB DAN PENINGKATAN KESADARAN SANTRI TERHADAP PERILAKU GHASAB (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH CERMEE BONDOWOSO) Susanto, Andi; Abrori, Muhammad; Sintia Bela, Dina; Sadiah, Aminatus
KASBANA Vol 4 No 2 (2024): JULI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v4i2.147

Abstract

The purpose of writing this article is to find out how the Islamic point of view answers the issue of ghasab that occurs in pesantren and increasing santri awareness of ghasab behavior. ghasab behavior. Methods and types of data collection in this research is to use a qualitative approach of the case study type. The results The results showed that ghasab behavior occurred due to two forms of deviation, the first is individual deviation. deviation, the first is individual deviation, ghasab behavior occurs due to lack of awareness, lust for revenge, and social conditions. behavior occurs due to lack of awareness, lust for revenge, and social and cultural conditions that affect the psychology of students. cultural conditions that affect the psychology of santri. Second, deviation situational deviation, ghasab behavior occurs due to urgent situations, and the opportunity to ghasab. there is an opportunity for ghasab. There are prevention efforts that There are prevention efforts made by the Darul Falah Islamic Boarding School in Ramban Kulon Cermee Bondowoso. These prevention efforts can be divided into two, first: Prevention Prevention in the form of regulations such as the prohibition of ghasab in the form of posters and rules contained in the santri handbook. contained in the santri guidebook. Second, in the form of indirect prevention indirect prevention through the education of learning boarding books, fulfillment of facilities, and positive boarding school activities, facilities, and positive boarding school activities.     Keywords: Islamic Law, Ghasab, Pesantren.
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 2x11 ENAM LINGKUNG YANG BELAJAR DENGAN MODEL RECIPROCAL TEACHING DAN MODEL EKSPOSITORI Amin, Muhammad Fakhril; Susanto, Andi; Mardika, Fitria
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10976

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMPN 1 2×11 Enam Lingkung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan model Ekspositori dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain randomized control group only design. Sampel penelitian terdiri dari 57 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (Reciprocal Teaching) dan kelas kontrol (Ekspositori). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematis yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa kelas eksperimen (78,28) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (67,68), dengan hasil uji-t menunjukkan nilai thitung=  (2,97) ttabel=  (2,37). Kesimpulannya, model Reciprocal Teaching lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dibandingkan model Ekspositori. Hasil ini memberikan implikasi bahwa model Reciprocal Teaching dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang lebih aktif dan berorientasi pada siswa.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik yang Belajar dengan Google Classroom Susanto, Andi; Yanti, Yulia Desri; Fitriza, Rozi
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 8 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v8i2.4729

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pendidik matematika di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian pada bulan Desember 2020 di SMA Negeri 2 Solok. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom: 1) Pendidik meminta peserta didik untuk meresume/meringkas kembali materi yang telah dipelajari. 2) Pendidik mengirimkan materi berupa file, powerpoint atupun video yang disajikan secara terstruktur dan dilengkapi  gambar. 3) Pendidik meminta peserta didik untuk menganalisis video dari materi pembelajaran. 4) Pendidik memberikan remedial untuk peserta didik yang belum tuntas dan memberikan pengayaan untuk peserta didik yang sudah tuntas. Jadi dapat disimpulkan ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok.
Mathematical problem-solving ability with blended learning model of flipped classroom type assisted by learning video Yanti, Nova Devi; Susanto, Andi; Utami, Nita Putri
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 12 No 2 (2024): VOLUME 12 NOMOR 2 DESEMBER 2024
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v12i2.6261

Abstract

This research aims to analyze the differences in students' mathematical problem-solving abilities using the Flipped Classroom Type Blended Learning model assisted by learning videos compared to scientific Learning. The study employed a quasi-experimental method with a Randomized Control group-only design. The research population comprised all 286 eighth-grade students at SMP Negeri 5 Padang. Samples were selected using a random sampling technique, with class VIII.5 as the experimental class and class VIII.4 as the control class. The research instrument was a mathematical problem-solving ability test. Data analysis used a t-test. The results showed that students' mathematical problem-solving abilities taught using the Flipped Classroom Type Blended Learning model assisted by learning videos were higher than those using scientific Learning. This is evidenced by the experimental class average score of 72.54 is higher than the control class at 67.85 and t count (2.95) > t table (1.67).