Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN RUMBAI BARAT KOTA PEKANBARU Novika Hesti Ariyantie; Sufian Hamim; Raden Imam Al HAfis; Dia Meirina Suri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12019

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan PATEN di Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori efektivitas organisasi Steers yang meliputi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PATEN telah berjalan efektif, ditandai dengan tercapainya tujuan pelayanan, koordinasi yang baik antaraparatur, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebijakan. Faktor pendukung meliputi kesiapan aparatur, kejelasan prosedur, dan komitmen pelayanan, sedangkan kendala utama berupa hambatan teknis pada beberapa jenis layanan yang memengaruhi waktu penyelesaian.
IMPLEMENTASI TANDA TANGAN ELEKTRONIK PADA PELAYANAN METROLOGI LEGAL: STUDI PADA PELAYANAN TERA DAN TERA ULANG TANGKI UKUR MOBIL (TUM) DI UPT METROLOGI LEGAL KOTA PEKANBARU. Herlina Vivianti; Sufian Sufian; Dia Meirina Suri; Eka Komalasari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12022

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Electronic Signatures (Tanda Tangan Elektronik/TTE) in the verification and re-verification services of Mobile Measuring Tanks (Tangki Ukur Mobil/TUM) at the Legal Metrology Unit of Pekanbaru City. The research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Digital Era Governance framework proposed by Dunleavy et al. (2006), which includes the dimensions of reintegration, needs-based holism, and digitalization. The findings indicate that the implementation of electronic signatures has supported the transformation of legal metrology services toward a digital-based administrative system. The use of TTE has accelerated administrative processes, improved service efficiency, and ensured the security, authenticity, and integrity of electronic documents through digital authentication and verification mechanisms. However, its implementation has not been fully optimized. In the reintegration dimension, obstacles include transitions of authorized signatories, data input errors, and the lack of full integration in the issuance system of Testing Result Certificates (Surat Keterangan Hasil Pengujian/SKHP). In the digitalization dimension, challenges involve unstable internet connectivity, limited computer facilities, and the absence of backup power systems. Meanwhile, within the needs-based holism dimension, some service users still experience delays in receiving SKHP documents despite their electronic issuance. The study concludes that TTE implementation has contributed to digital transformation and enhanced document security in TUM verification services. Nevertheless, improvements in system integration, information technology infrastructure, and service governance are required to achieve more effective, efficient, secure, and user-oriented public services.
Transformasi Digital Pengelolaan Aset Desa Melalui SIPADES di Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Siti Kurniasih; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12177

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital pengelolaan aset desa melalui penerapan Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) di Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan, operator SIPADES, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPADES telah mendukung digitalisasi administrasi aset desa melalui pencatatan, inventarisasi, pelaporan, dan pengawasan aset yang lebih terstruktur dibandingkan sistem manual. Implementasi SIPADES juga berkontribusi terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa serta memudahkan penyusunan laporan aset secara lebih cepat dan akurat. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum optimalnya pemutakhiran data aset, serta kendala teknis dalam pengoperasian sistem. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan pengawasan, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung pengelolaan aset desa yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, SIPADES menjadi instrumen penting dalam mewujudkan transformasi digital tata kelola aset desa yang baik.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Feiza Aurelita; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12315

Abstract

The rapid advancement of information technology requires organizations to optimize the implementation of Management Information Systems (MIS) to improve organizational effectiveness and efficiency. The success of MIS implementation is determined not only by the availability of technological infrastructure but also by the quality of Information Technology (IT) human resources responsible for managing and operating the system. Therefore, policies for the development of IT human resources play a crucial role and need to be evaluated to ensure the achievement of organizational objectives. This study aims to evaluate the policy of Information Technology human resource development in the implementation of Management Information Systems, identify supporting and inhibiting factors in its implementation, and formulate recommendations for improving policy effectiveness. The evaluation is conducted using a public policy evaluation approach that focuses on aspects of effectiveness, efficiency, adequacy, responsiveness, and appropriateness of the policy. The research employs a qualitative approach with an evaluative research design. Data are collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving stakeholders responsible for IT human resource development and Management Information System implementation. Data analysis is carried out descriptively to examine the implementation of the policy and assess its alignment with the established objectives. The findings of this study are expected to provide a comprehensive overview of the effectiveness of IT human resource development policies in supporting the implementation of Management Information Systems. Furthermore, the results are anticipated to serve as a reference for policymakers in formulating more adaptive human resource development strategies that align with technological advancements and organizational needs.
Evaluasi Pelayanan Persetujuan Teknis Andalalin pada Dinas Perhubungan Provinsi Riau Silvia Indriani; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan Persetujuan Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) pada Dinas Perhubungan Provinsi Riau. Permasalahan penelitian meliputi pelayanan yang masih manual, masyarakat atau pemohon masih diharuskan datang langsung ke kantor pelayanan serta melakukan kunjungan berulang dalam proses pelengkapan dokumen dan revisi administrasi, belum optimalnya transparansi pelayanan, keterbatasan tenaga IT dan arsiparis, serta pengelolaan arsip yang belum tertata dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Persetujuan Teknis ANDALALIN telah berjalan namun belum optimal, terutama pada aspek pelayanan digital, kecepatan pelayanan, dan pengelolaan arsip. Masalah lainnya, Pelayanan Persetujuan Teknis ANDALALIN belum terintegrasi dalam sistem OSS, meskipun Persetujuan Teknis ANDALALIN merupakan bagian dari persyaratan perizinan lingkungan yang telah terintegrasi melalui sistem OSS. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian ANDALALIN dari perspektif administrasi publik yang selama ini lebih banyak diteliti dari aspek transportasi dan teknik sipil. Selain itu, penelitian ini mengembangkan indikator SERVQUAL dengan menambahkan aspek digitalisasi pelayanan, pengelolaan arsip, dan transparansi pelayanan berbasis elektronik. Kata kunci: Evaluasi Pelayanan, ANDALALIN, Pelayanan Publik.
SENSING, SEIZING DAN RECONFIGURING: KEMAMPUAN UTAMA DAN RUTINITAS ORGANISASI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN, DI NEGARA BAGIAN TERANGGANU DARUL IMAN, MALAYSIA Septian Wahyudi; Dia Meirina Suri; Abdul Munir; Wan Mohd Adzim Bin Wan Mohd Zain
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4065

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin batik di Terengganu dalam menghadapi tantangan globalisasi dan adaptasi teknologi modern. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan daya saing batik Terengganu di pasar global. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Dynamic Capability, yang melibatkan tiga tahapan utama: sensing (pengenalan peluang pasar), seizing (pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital), dan reconfiguring (restrukturisasi operasional). Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan intensif dalam pengembangan desain modern, adopsi teknologi ramah lingkungan, pemasaran digital, serta pembentukan ekosistem kolaborasi antara pengrajin, asosiasi, pemerintah, dan akademisi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas pengrajin dalam mengenali tren pasar, efisiensi produksi melalui teknologi baru, serta strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Selain itu, terbentuk kelompok kerja yang berfokus pada pengembangan desain, pemasaran, dan keberlanjutan usaha. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses teknologi dan resistensi terhadap perubahan, pendekatan persuasif dan pelatihan tambahan berhasil mengatasinya. Kesimpulannya, program ini tidak hanya meningkatkan daya saing pengrajin batik di pasar global, tetapi juga mendorong keberlanjutan sosial dan lingkungan melalui inovasi produk serta pelestarian budaya lokal.
Birokrasi Inklusif dalam Perspektif ASN Tuli: Analisis Narasi Pengalaman Kerja melalui Media Sosial Instagram @santi_setyaningsih Faqi Asnan Kasoghi; Sufian Hamim; Admiral; Dia Meirina Suri
Indonesian Journal of Public Administration Review Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/par.v3i3.6036

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) penyandang disabilitas tuli dalam konteks birokrasi Indonesia melalui analisis narasi konten media sosial Instagram @santi_setyaningsih. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis naratif, penelitian ini mengidentifikasi tema-tema sentral yang mencerminkan tantangan, strategi adaptasi, dan kondisi birokrasi inklusif yang dihadapi ASN Tuli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat regulasi yang mendukung inklusi disabilitas dalam aparatur negara, implementasi di lapangan masih jauh dari ideal. Hambatan komunikasi, minimnya akomodasi yang wajar, stigma sosial, dan keterbatasan infrastruktur aksesibilitas menjadi persoalan utama. Di sisi lain, ASN Tuli menampilkan resiliensi, strategi komunikasi adaptif, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai respons terhadap lingkungan kerja yang belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menegaskan perlunya reformasi birokrasi yang lebih substantif dalam mengintegrasikan perspektif disabilitas ke dalam sistem administrasi publik Indonesia.